Artikel Terbaru

Infeksi Penyebab Abortus

Infeksi Penyebab Abortus

Teori peran mikroba infeksi terhadap kejadian abortus mulai diduga sejak 1917, ketika DeForest dan kawan-kawan melakukan pengamatan kejadian abortus berulang pada perempuan yang ternyata terpapar brucellosis. Beberapa jenis organisme tertentu diduga berdampak pada kejadian abortus antara lain: 1. Bacteria a. Listeria monositogenes b. Klamidia trakomatis c. Ureaplasma hominis d. Bakterial vaginosis 2. Virus a. Sitomegalovirus b. Rubela c. Herpes simpleks virus (HSV) d. Human immunodeficiency virus (HIV) e. Parvovirus 3. […]

Klasifikasi dan Kriteria Anti Phospholipid Syndrome

Klasifikasi dan Kriteria Anti Phospholipid Syndrome

The International Consensus Workshop pada 1998 mengajukan klasifikasi criteria untuk APS, yaitu meliputi: 1. trombosit vascular satu atau lebih episode thrombosis arteri, venosa atau kapilar yang dibuktikan dengan gambaran Doppler, pencitraan, atau histopatologi pada histopatologi, trombosisnya tanpa disertai gambaran inflamasi 2. Komplikasi kehamilan tiga atau lebih kejadian abortus dengan sebab yang tidak jelas, tanpa kelainan anatomic, genetic, atau hormonal satu atau lebih kematian janin di mana gambaran morfologi secara sonografi […]

Hubungan Abortus dan Autoimun

Hubungan Abortus dan Autoimun

Penyebab Autoimun Terdapat hubungan yang nyata abortus berulang dan penyakit autoimun. Misalnya, pada Systematic Lupus Eryhematosus (SLE) dan Antiphospholipid Antibodies (aPA). aPA merupakan antibody spesifik yang didapati pada perempuan dengan SLE. Kejadian abortus spontan di antara pasien SLE sekitar 10%, disbanding populasi umum. Bila digabung dengan peluang terjadinya pengakhiran kehamilan trimester 2 dan 3, maka diperkirakan 75 % pasien dengan SLE akan berakhir dengan terhentinya kehamilan. Sebagian besar kematian janin […]

Defek Anatomic Uterus

Defek Anatomic Uterus

Anatomik Defek anatomic uterus diketahui sebagai penyebab komplikasi obstetric, seperti abortus berulang, prematuritas, serta malpresentasi janin. Insiden kelainan bentuk uterus berkisar 1/200 sampai 1/600 perempuan. Pada perempuan dengan riwayat abortus, ditemukan anomaly uterus pada 27 % pasien. Studi oleh Acien (1996) terhadap 170 pasien hamil dengan malformasi uterus, mendapatkan hasil hanya 18,8 % yang bisa bertahan sampai melahirkan cukup bulan, sedangkan 36,5 % mengalami persalinan abnormal (premature, sungsang). Penyebab terbanyak […]

Kelainan Genetik Penyebab Abortus

Kelainan Genetik Penyebab Abortus

Struktur kromosom merupakan kelainan kategori ketiga. Kelainan structural terjadi pada sekitar 3 % kelainan sitogenetik pada abortus. Ini menunjukkan bahwa kelainan structur kromosom sering diturunkan dari ibunya. Kelainan struktur kromosom pada pria bisa berdampak pada rendahnya konsentrasi sperma, infertilitas, dan bisa mengurangi peluang kehamilan dan terjadinya keguguran. Kelainan sering juga berupa gen yang abnormal, mungkin karena adanya mutasi gen yang bisa mengganggu proses implantasi bahkan menyebabkan abortus. Contoh untuk kelainan […]

Abortus Spontan

Abortus Spontan

Penyebab Genetik Sebagian besar abortus spontan disebabkan oleh kelainan kariotip embiro. Paling sedikit 50 % kejadian abortus pada trimester pertama merupakan kelainan sitogenetik. Bagaimanapun, gambaran ini belum termasuk kelainan yang disebabkan oleh gangguan gen tunggal (misalnya kelainan Mendelian) atau mutasi pada beberapa lokus (misalnya gangguan poligenik atau multifaktor) yang tidak terdeteksi dengan pemeriksaan kariotip. Kejadian tertinggi kelainan sitogenetik konsepsi terjadi pada awal kehamilan. Kelainan sitogenetik embrio biasanya berupa aneuploidi yang […]

Penyebab Abortus

Penyebab Abortus

Etiologi Penyebab abortus (early pregnancy loss) bervariasi dan sering diperdebatkan. Umumnya lebih dari satu penyebab. Penyebab terbanyak di antaranya adalah sebagai berikut. 1. Factor genetik. Translokasi parental keseimbangan genetik Mendelian Multifactor Robertsonian resiprokal 2. Kelainan congenital uterus Anomaly duktus Mulleri Septum uterus Uterus bikornis Inkompetensi serviks uterus Mioma uteri Syndroma Asherman 3. Autoimun Aloimun Mediasi imunitas humoral Mediasi imunitas seluler 4. Defek fase luteal Factor endokrin eksternal Antibody antitiroid hormone […]

Jenis Abortus Dalam Kehamilan

Jenis Abortus Dalam Kehamilan

Abortus adalah ancaman atau pengeluaran hasil konsepsi sebelum janin dapat hidup di luar kandungan. Sebagai batasan ialah kehamilan kurang dari 20 minggu atau berat janin kurang dari 500 gram. Abortus yang berlangsung tanpa tindakan disebut abortus spontan, sedangkan abortus yang terjadi dengan sengaja dilakukan tindakan disebut abortus provokatus. Abortus provokatus ini dibagi 2 kelompok yaitu abortus medisinalis dan abortus provokatus kriminalis. Disebut medisinalis bila didasarkan pada pertimbangan dokter untuk menyelamatkan […]

Antibiotika Kombinasi dan Perdarahan Pada Kehamilan Muda

Antibiotika Kombinasi dan Perdarahan Pada Kehamilan Muda

Antibiotika Kombinasi untuk Pasien Gawat Darurat (dengan skala pilihan) 1. Seftriakson 250 – 500 mg dosis tunggal atau Siprofloksasin 3 x 500 mg atau spektinomisin 2 g dosis tunggal. 2. Seftriakson 1 g (I.V.) dosis tunggal + metronidazol 2 x 1 g (I.V.) 3. Siprofloksasin 3 x 1 g (I.V.) + Gentamisin 2 x 80 mg (I.V.) +Klindamisin 3 x 600 mg (I.V.) Perdarahan Pada Kehamilan Muda Salah satu komplikasi […]