Langkah Langkah Menjaga Kesehatan Bagi Ibu Menyusui

Istimewa

Tak ada satupun nutrisi yang lebih baik daripada Air Susu Ibu (ASI) untuk bayi. ASI kaya berbagai nutrisi penting yang dibutuhkan bayi. Sebut saja protein, lemak, karbohidrat, dan berbagai vitamin serta Togel Sydney mineral penting lainnya. Ringkasnya, ASI mampu memenuhi kebutuhan gizi tubuhnya.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), American Academy of Pediatrics (AAP), American Academy of Family Physicians (AAFP) dan Ikatan dokter Anak Indonesia (IDAI) merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan dan pemberian ASI dapat dilanjutkan sampai 2 tahun.

Nah, masalahnya ada berbagai kendala untuk memberikan ASI pada buah hati. Kondisi ini biasanya dialami oleh ibu menyusui yang juga sibuk bekerja. Hal yang perlu ibu menyusui pahami, ASI bukan cuma menyoal kuantitas saja, tapi ibu juga harus memperhatikan kualitasnya. Salah satu faktor yang memengaruhinya adalah kesehatan dan asupan gizi ibu.

Langkah Perawatan Diri Bagi Ibu Menyusui

Untuk mendapatkan fisik dan mental yang sehat serta terhindar dari gangguan kesehatan pascamelahirkan, Busui perlu melakukan perawatan diri. Perawatan diri yang dimaksud bukan hanya sekadar pijat, manikur, atau spa, tapi juga menerapkan pola hidup yang sehat.

Berikut ini adalah tips perawatan diri yang perlu Busui terapkan:

1. Konsumsi makanan bernutrisi

Busui disarankan untuk selalu mengonsumsi makanan sehat agar tubuh tetap berenergi. Pilihlah makanan yang bernutrisi tinggi, seperti daging, ikan, telur, buah-buahan, sayuran, atau kacang-kacangan.

Lengkapi dengan konsumsi susu atau produk olahan susu yang bebas atau rendah lemak serta mengandung kalsium tinggi. Pastikan juga Busui memperbanyak minum air putih agar tetap terhidrasi.

Perhatikan waktu makan, ya, Busui. Kesibukan mengurus Si Kecil jangan sampai membuat Busui lupa untuk makan. Selain untuk kebutuhan togel singapore energi Busui, mengonsumsi makanan bernutrisi dan mencukupi asupan cairan juga dibutuhkan untuk memproduksi ASI.

2. Cukupi waktu istirahat

Merawat Si Kecil tentunya akan menyita waktu Busui, sehingga waktu istirahat pun akan berkurang. Hal ini tentu dapat membuat Busui menjadi lelah dan tidak konsentrasi ketika mengurus Si Kecil. Namun, di tengah kesibukan ini, pastikan Busui tetap mencukupi waktu istirahat, ya.

Sebisa mungkin, tidurlah saat Si Kecil tidur. Dengan begitu, Busui akan memiliki tambahan waktu tidur dan lebih bertenaga untuk mengurus Si Kecil.

Busui disarankan untuk mematikan ponsel dan lampu sebelum tidur, atau melakukan aktivitas yang bisa membuat tidur lebih berkualitas, misalnya mendengarkan lagu atau meminum teh chamomile.

3. Lakukan olahraga

Sempatkanlah waktu untuk berolahraga, ya. Busui bebas kok memilih olahraga apa saja yang disukai. Namun, sebaiknya lakukan olahraga dengan intensitas yang ringan atau sedang saja, seperti berjalan kaki atau yoga.

Susui Si Kecil atau pompa ASI terlebih dahulu sebelum memulai olahraga. Selain itu, pastikan Busui mengenakan bra yang tepat dan mandi setelah berolahraga. Rutin berolahraga akan membuat tubuh lebih rileks dan berenergi serta menghilang rasa pegal-pegal.

4. Lakukan aktivitas yang disukai

Sisihkanlah waktu untuk me time dengan melakukan aktivitas yang disukai, misalnya bermeditasi, memasak menu baru, menonton film, berkebun, atau hanya sekadar minum secangkir teh di teras rumah. Busui juga bisa melakukan perawatan diri, seperti creambath, masker wajah, berlulur, atau mempercantik kuku.

Selain membuat tubuh menjadi rileks, melakukan aktivitas yang disukai juga membuat mood meningkat, sehingga Busui akan lebih bersemangat merawat Si Kecil. Saat melakukan aktivitas ini, Busui bisa menitipkan Si Kecil kepada pasangan atau anggota keluarga lainnya.

5. Ikuti komunitas ibu menyusui

Bergabunglah dengan komunitas ibu menyusui. Di sini, Busui bisa memperluas pengetahuan seputar menyusui dan merawat bayi, serta bisa saling bertukar cerita. Berada di dalam komunitas ini juga membuat Busui dan anggota lainnya saling menguatkan serta mendukung satu sama lain.

Fisik dan mental yang sehat merupakan kunci utama untuk sukses menyusui dan merawat Si Kecil. Oleh karena itu, pastikan Busui menerapkan perawatan diri yang telah dipaparkan di atas agar tubuh berenergi dan suasana hati menjadi lebih baik.

Cara Mengatasi Pegal Linu dengan Aman dan Efektif

Cara Mengatasi Pegal Linu dengan Aman dan Efektif – Pegal linu adalah salah satu kondisi yang paling sering dikeluhkan oleh banyak orang. Pegal linu biasanya disebabkan oleh beberapa hal seperti kesalahan cara duduk, posisi tidur, stres, hingga kelainan otot. Dan terdapat beberapa cara untuk mengatasinya.

1. Kafein

Cara mengobati pegal linu yang pertama adalah dengan mengonsumsi kafein atau suplemen bromelain. Kafein digunakan untuk menghalangi adenosin RTP. Terdapat bahan kimia dari kafein saat merespons rasa sakit dari nyeri. Kafein juga dapat memengaruhi sistem otak dan tulang belakang.

2. Vitamin

Cara mengobati pegal linu yang kedua adalah dengan mengonsumsi vitamin. Asupan vitamin yang tepat dapat fungsi tubuh berjalan dengan normal. Vitamin juga membantu menambah nutrisi yang kurang pada tubuh. Asupan vitamin sangat berguna untuk otot dan tulang. Jadi, perhatikan konsumsi vitamin agar pegal/nyeri dapat diatasi.

3. Keratin

Cara mengatasi pegal linu yang ketiga adalah dengan mengonsumsi keratin. Suplemen keratin mampu membantu meredakan pegal linu dengan mengandalkan kandungan asam aminonya. Asam amino akan menyalurkan energi ke sel-sel tubuh, terutama bagian otot.

4. Garam Epsom

Cara mengatasi pegal linu yang keempat adalah dengan mandi berendam menggunakan garam epsom. Berendam air hangat diketahui dapat mengurangi pegal linu. Namun, dengan tambahan garam epsom bisa menjadi cara mengobati pegal linu yang lebih cepat.

5. Yoga dan Meditasi

Cara mengobati pegal linu yang kelima adalah dengan rutin melakukan yoga dan meditasi. Yoga dan meditasi termasuk dalam cara mengobati pegal linu dengan alami. Kedua olahraga ini membuat otot Anda menjadi lebih lentur dan terhindar dari cedera. Gerakan-gerakan inilah yang akan memperkuat otot.

6. Air Putih

Cara mengatasi pegal linu yang keenam adalah dengan mengonsumsi air putih yang cukup. Menjaga tubuh tetap terhidrasi dapat menjadi cara termudah bagi Anda untuk mengatasi pegal linu. Cairan akan bergerak ke seluruh sistem dalam tubuh sehingga akan memudahkan meredakan peradangan, membuang racun, dan menyuplai nutrisi otot. Perhatikan juga warna urin untuk mengetahui kecukupan asupan air putih.

Penyebab Pegel Pundak dan Cara Mengatasinya

Pegel Pundak Nich – Dibagian pundak dan leher terdir dari otot, tulang, pembulu darah, saraf, ligamen dan rangka baccarat online tulang belakang. Struktur ini memungkinkan leher untuk bergerak dengan sesuai aliran darah dari dan menuju kepala, serta menopang beban kepala.

Tapi,struktur leher dapat mengalami cedera atau kelainan sampai menimbulkan nyeri leherdan pundak.

Berbagai Penyebab Nyeri Leher dan Pundak

Berikut adalah kondisi – kondisi yang bisa menyebabkan nyeri pundak dan leher:

1. Gangguan pada persedian tulang leher

Seiring dengan bertambahnya umur, resiko terjadinya osteoporosi pada persendian tulang belakang leher juga semakin meningkat. Konidsi ini dapat menyebabkan terbentuknya tonjolan tulang baru dicelah persedian leher yang menimbulkan kerusakan leher sampai mengakibatkan nyeri Situs Judi Bola.

2. Ketegangan otot

Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan otot leher tegang sampau memicu nyeri leher dan pundak, mulai dari terlalu sering memakai otot dibagian leher, terlalu lama menunduk, spasme kejang otot leher sampai posisi tidur yang kurang baik.

3. Cedera Kepala dan Leher

Cedera kepala dan leher adalah penyebab utama terjadinya nyeri pundak dan leher. Cedera leher yang menyebabkan kepala tersentak atau cedera yang membuat leher tertekuk bisa menimbulkan kerusakan otot, tulang, dan saraf leher sampai muncul nyeri bentuk dan leher.

4. Penyakit Tertentu

Penyakir tertentu seperti rematik, meningtisis, tumor di daerah sekitar leher, dan seragam jantung, dapat menimbulkan slot kamboja nyeri leher dan pundak yang menjalar sampai ke tangan.

5. Syaraf tulang belakang dan leher terjepit

Adanya pergeseran pada struktur tulang belakang bisa menyebabkan saraf terjepit kondisi ini bisa menimbulkan rasa nyeri, kaku atau kesemutan yang menjalar dari tulang belakang dan leher tubuh lainnya seperti pundak sampai lengan.

Cara Meredakan Nyeri Pundak dan Leher

  1. Kompres air dingin dan hangat, Untuk  nyeri leher yang terjadi dalam 48 jam pertama, coba berikan kompres dingin pada leher. Kalian bisa membungkus es dengan dengan handuk atau kain, lalu menempelkan pada leher yang nyeri selama 15 – 20 menit.
  2. Pijat Leher, Pemijatan pada leher dapat dilkukan untuk membantu mengurangi ketegangan otot, tapi pastikan pijat leher dilakukan oleh terapis yang sudah terlatih memijat bagian tersebut.
  3. Konsumsi Obat – obatan, Apabila langkah  langkah sebelumnya tidak berhasil mengurangu nyeri leher dan pundak, cobalah mengkonsumsi obat nyeri yang dijual bebas, seperti obat kemasan yang ada dimarket. Untuk nyeri leher parah yang disertai kaku otot, mungkin akan diperlukan obat pereda nyeri dan pelemas otot yang dapat didapat dengan resep dokter.
  4. Ubah posisi Tidur, Salah posisi tidur dapat memicu nyeri leher dan pundak. Oleh karean itu, atur posisi tidur supaya kepala tidak terlalu tinggi dari badan, kalian bisa tidur dalam posisi lurus dan taro aja bantal kecil di bawah dengkul situs slot gacor, Terus kalian juga pake bantal khusus leher buat ngurangin tegang otot leher kalian.