Tetap Tenang Bunda, Ini Tips Merawat Anak Sakit di Rumah

Saat anak sakit, wajar jika Bunda resah dan kadang bingung apa yang harus dilakukan untuk merawatnya. Yuk, cermati apa yang perlu dan tidak perlu dilakukan agar Si Kecil lekas sembuh.

Merawat anak yang sedang sakit, apalagi yang masih bayi dan balita, memang perlu kesabaran dan ketenangan khusus, Bun. Bunda juga perlu memahami hal-hal penting apa saja yang perlu diperhatikan selama merawat Si Kecil di rumah, termasuk tanda atau gejala yang membutuhkan penanganan dokter segera.

Hal yang Perlu Dilakukan Saat Merawat Anak Sakit di Rumah

Hal pertama yang dapat Bunda lakukan saat merawat anak yang sedang sakit adalah mendengarkan kemauan Si Kecil. Misalnya, jika Bunda ingin ia tidur di kamar tetapi Si Kecil ingin tidur di sofa, coba turuti di mana ia merasa nyaman.

Selain itu, ada juga beberapa hal yang perlu Bunda lakukan agar Si Kecil lekas pulih, antara lain:

1. Menempatkan anak di ruangan dengan sirkulasi udara yang baik
Baik di kamar maupun di ruangan lain, Bunda perlu memastikan sirkulasi udara tempat anak dirawat selalu berjalan. Bunda dapat membuka jendela atau pintu, sehingga pertukaran udara tetap baik.

2. Memberikan asupan bernutrisi
Jika hari pertama sakit Si Kecil tidak mau makan, tidak perlu memaksanya. Tetap tawarkan sedikit demi sedikit agar ia makan, meski hanya beberapa suap. Namun, yang paling penting adalah memastikan anak selalu mendapat asupan cairan yang cukup.

Berikan Si Kecil makanan maupun minuman bernutrisi, seperti susu atau sup ayam. Makanan yang lunak, hangat, dan berkuah mungkin dapat lebih mudah diterima anak yang merasa mual atau sakit tenggorokan.

3. Memastikan anak cukup istirahat
Anak yang sakit menghabiskan lebih banyak energi, sehingga akan sangat lelah dan membutuhkan banyak istirahat. Agar Si Kecil bisa beristirahat dan tidur lelap, Bunda bisa bantu membacakan cerita atau memperdengarkan musik yang menenangkan. Buatlah suasana kamar nyaman untuknya.

4. Tidak sembarangan memberi obat
Bunda bisa memberi Si Kecil obat bebas untuk menurunkan demam atau meredakan nyeri yang ia rasakan. Namun, pastikan Bunda mengerti betul aturan dan cara pemakaiannya. Jangan ragu untuk bertanya kepada apoteker mengenai cara pemakaian obat untuk anak.

Menemani Si Kecil yang sedang sakit tentu dapat membuatnya lebih tenang. Namun, apabila Bunda dan Ayah sama-sama bekerja, cobalah bergantian izin ke kantor untuk merawatnya. Selain itu, jangan sampai Bunda terlalu lelah dan jatuh sakit juga. Bergantianlah dengan Ayah atau anggota keluarga lain agar Bunda bisa beristirahat.

Jika memang Bunda terpaksa meminta bantuan orang lain untuk menjaga Si Kecil, jangan lupa untuk memberikan informasi secara detail tentang kondisi dan kebutuhannya, termasuk daftar obat yang diminum dan buku catatan medis yang mungkin diperlukan jika Si Kecil harus segera dibawa ke dokter.

Gejala-Gejala yang Perlu Diwaspadai Ketika Merawat Anak Sakit di Rumah

Rumah memang bisa menjadi tempat yang lebih nyaman untuk anak saat sedang sakit. Namun, ada kalanya anak membutuhkan pemeriksaan dan perawatan yang lebih memadai. Ada beberapa gejala yang perlu diwaspadai sebagai tanda anak perlu segera dibawa ke dokter atau unit gawat darurat di rumah sakit, di antaranya:

Tidak mau makan atau minum sama sekali
Terus menerus muntah dan diare, apalagi jika disertai darah
Mengalami demam lebih dari 38 derajat Celsius, terutama jika memiliki riwayat kejang demam
Mengalami gangguan pernapasan yang ditandai dengan batuk berkepanjangan, sesak napas, atau napas pendek dan cepat
Mengalami perubahan status mental, seperti kejang, tidak sadar, tidak dapat berkomunikasi, atau gaduh gelisah
Mengalami tanda-tanda dehidrasi
Permukaan kulit atau bibir yang tampak gelap atau kebiruan
Mengalami kekakuan pada leher
Jika anak menderita penyakit kronis, seperti diabetes atau penyakit jantung bawaan, dan gejalanya terlihat memburuk selama sakit, sebaiknya jangan menunda untuk membawanya ke dokter atau rumah sakit terdekat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.