Cara Mengatasi Diare pada Anak

Cara Mengatasi Diare pada Anak – Diare dapat menyerang si kecil saat berusia 3-6 tahun. Penyebab diare pada anak utamanya karena lingkungan yang kotor atau makanan yang terkontaminasi bakteri. Menurut Kementerian Kesehatan melalu Kata Data, pentebab kematian balita usia 12-59 bulan di Indonesia adalah diare. Tercatat 314 kematian karena diare pada anak di Indonesia pada tahun 2019.

Cara Mengatasi Diare pada Anak

Saat si kecil sudah terjangkit diare, ibu bisa mengatasi diare pada anak secara tradisional dengan memberinya larutan garam dan gula, larutan oralit, dan tetap minum ASI bagi anak berusia di bawah 2 tahun.

Cara mengatasi diare pada anak usia lebih dari tiga tahun adalah dengan membuat larutan garam dan gula dengan mencampurkan 1 sendok teh garam, 2 sendok teh gulam dan 250 cc air minum. Selain mengatasi diare pada anak secara tradisional dengan membuat larutan oralit, anak juga harus makan yang bergizi, banyak minum air putih, serta beristirahat yang cukup.

Baca Juga: Penyebab Demam pada Anak dan Cara Mengatasinya

Sedangkan untuk pencegahan diare pada anak, ada beberap langkah yang bisa ibu lakukan:

  1. Cuci tangan anak setelah buang air besar
  2. Gunakan air matang untuk minum
  3. Cuci tangan anak sebelum makan
  4. Ibu juga harus mencuci tangan sebelum memasak dan mengolah makanan
  5. Hindari makan di tempat yang kurang bersih
  6. Cuci perlatan makan, masak, dan bahan masakan dengan air mengalir.
  7. Makan makanan yang bergizi dan rutin mengonsumsi buah-buahan.
  8. Minum susu pertumbuhan yang mengandung 14 vitamin dan 9 mineral serta serat pangan inulin untuk kesehatan pencernaannya.

Penyakit diare pada anak merupakan salah satu penyakit yang sering terjadi di negara berkembang. Indonesia pun tak luput dari serangan penyakit ini. Kurangnya kepedulian terhadap kebersihan menjadi salah satu faktor penyebab diare yang sering terjadi di Indonesia.

Masih banyak yang suka membuang sampah sembarangan, mencuci piring dalam ember, tidak mencuci tangan setelah buagn air dan sebelum makan, dan sebagainya.

Diperlukan kesadaran diri untuk hidup bersih dan sehat agar bisa terhindar dari penyakit. Mulailah dari diri sendiri, lakukan secara berkelanjutan, dan tularkan kebiasaan baik kepada si kecil, Sangat penting untuk membiasakan anak hidup bersih dan sehat sejak dini agar ia selalu terbiasa melakukannya hingga ia dewasa nanti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *