Cara merawat kulit bayi yang sensitif

Cara merawat kulit bayi yang sensitif – Untuk mencegah terjadinya kulit bayi merah dan masalah pada kulit bayi sensitif yang rentan mengalami iritasi. Berikut ini cara yang bisa Anda lakukan untuk merawat kulit bayi yang sensitif.

1. Cuci baju bayi

Anda harus selalu mencuci pakaian bayi yang baru sebelum digunakan. Cara ini dapat membantu menghilangkan potensi iritasi yang disebabkan oleh toko atau pabrik yang dapat mengganggu kulit bayi Anda.

Namun, saat mencuci baju bayi sebaiknya gunakan deterjen cair dengan formula yang ringan, hypoallergenic, dan bebas dari pewarna.”Jika menyangkut deterjen bayi, lebih sedikit aroma, lebih sedikit pewarna,” kata Nanette Silverberg, kepala dermatologi anak di New York City.

2. Jangan terlalu sering memandikan bayi

Bayi tidak perlu mandi terlalu sering karena hal ini dapat menghancurkan penghalang kulit, menjadikan kulit bayi kering, dan menghilangkan minyak serta zat lain yang melindungi kulit bayi dari infeksi dan iritasi.

Menurut Karl Neumann dokter anak di Forest Hills Pediatric Associates dan kontributor Kids Travel Doc, sebaiknya bayi mandi dua atau tiga kali seminggu. Selain itu, saat memandikan bayi, jangan gunakan air yang terlalu hangat. Hal ini dapat mempercepat hilangnya kelembaban di lapisan pelindung kulit. Lalu gunakan pembersih yang ringan dan memiliki pH netral.

3. Pilih produk khusus perawatan bayi

Gunakan produk bayi seperti sabun mandi bayi untuk kulit sensitif dan sampo yang khusus diformulasikan untuk bayi, “Sampai bayi berusia sekitar satu tahun,” kata Dr. Neumann.

“Umumnya, produk-produk bayi ‘tidak beracun,’ tidak mengandung atau sedikit pewarna, deodoran, alkohol, dan bahan-bahan lain yang dapat berbahaya bagi kulit bayi Anda,” lanjutnya.

Hindari penggunaan produk agen sbobet orang dewasa pada bayi karena produk orang dewasa dapat merusakan kulit bayi yang tipis, halus, dan rentan iritasi. Ketika Anda bingung mencari produk bayi, sebaiknya Anda melihat label dan memilih produk dengan kandungan bahan kimia paling sedikit.

4. Cek kandungan produk

Sebelum membeli, cek dan baca kandungan yang terdapat pada kemasan produk untuk menghindari kandungan yang dapat menyebabkan iritasi dan masalah kulit. Beberapa kandungan yang perlu dihindari, yaitu:

  • Bebas pewangi dan pewarna
    Produk yang mengandung zat pewangi dan pewarna dapat berpotensi mengiritasi kulit bayi, terutama kulit bayi yang sensitif.
  • Tidak mengandung antibakteri dan antimikroba
    Walau bisa membunuh kuman, produk yang mengandung antibakteri dan antimikroba tidak baik untuk kesehatan kulit bayi. Oleh karena itu, pilih produk dengan bahan yang lembut tanpa mengandung alkohol.
  • Bebas paraben dan phthalates
    Paraben merupakan zat pengawet. Sedangkan phthalate biasa digunakan sebagai pelembut pada produk perawatan kulit. Namun, kedua bahan tersebut dapat berisiko membuat kulit bayi mengalami alergi dan gangguan pada tumbuh kembangnya.
  • Label hypoallergenic
    Keterangan “hypoallergenic” pada produk perawatan bayi menunjukkan bahwa produk tersebut memiliki risiko yang lebih rendah untuk membuat bayi mengalami reaksi alergi.
  • Bebas alkohol
    Pada kemasan produk perawatan kulit bayi, kandungan alkohol biasanya ditulis dengan nama ethyl alkohol atau etanol. Jenis alkohol ini dapat mengiritasi kulit bayi yang sensitif. Namun, ada pula produk yang mengandung alkohol, tapi tidak menyebabkan kulit bayi iritasi atau kering, jenis alkohol ini ditulis dengan nama cetearyl alcohol dan fatty alcohol.
  • Sesuai pH kulit bayi
    Kulit bayi memiliki tingkat asam basa (pH) sekitar 5,5. Untuk itu, pilihlah produk perawatan kulit bayi yang memiliki pH yang mendekati angka 5,5. Meski begitu, memilih produk dengan pH netral juga tidak bermasalah selama kulit bayi tidak kering dan sehat.
  • Bahan dasar alami
    Produk perawatan tubuh bayi umumnya berbahan dasar alami sehingga aman untuk digunakan pada bayi. Namun, ada juga beberapa bahan alami yang memiliki risiko mengakibatkan iritasi dan alergi. Apalagi jika si kecil memiliki alergi atau riwayat alergi dalam keluarga.

5. Cek kondisi kemasan pada produk

Sebelum menggunakan produk perawatan pada si kecil, cek tanggal kadaluarsa dan lama produk bertahan setelah kemasan dibuka. Selain itu, pastikan kemasan produk masih disegel dan kemasan produk tidak rusak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *