Infeksi Penyebab Abortus

Teori peran mikroba infeksi terhadap kejadian abortus mulai diduga sejak 1917, ketika DeForest dan kawan-kawan melakukan pengamatan kejadian abortus berulang pada perempuan yang ternyata terpapar brucellosis. Beberapa jenis organisme tertentu diduga berdampak pada kejadian abortus antara lain: 1. Bacteria a. […]

Klasifikasi dan Kriteria Anti Phospholipid Syndrome

The International Consensus Workshop pada 1998 mengajukan klasifikasi criteria untuk APS, yaitu meliputi: 1. trombosit vascular satu atau lebih episode thrombosis arteri, venosa atau kapilar yang dibuktikan dengan gambaran Doppler, pencitraan, atau histopatologi pada histopatologi, trombosisnya tanpa disertai gambaran inflamasi […]

Hubungan Abortus dan Autoimun

Penyebab Autoimun Terdapat hubungan yang nyata abortus berulang dan penyakit autoimun. Misalnya, pada Systematic Lupus Eryhematosus (SLE) dan Antiphospholipid Antibodies (aPA). aPA merupakan antibody spesifik yang didapati pada perempuan dengan SLE. Kejadian abortus spontan di antara pasien SLE sekitar 10%, […]

Defek Anatomic Uterus

Anatomik Defek anatomic uterus diketahui sebagai penyebab komplikasi obstetric, seperti abortus berulang, prematuritas, serta malpresentasi janin. Insiden kelainan bentuk uterus berkisar 1/200 sampai 1/600 perempuan. Pada perempuan dengan riwayat abortus, ditemukan anomaly uterus pada 27 % pasien. Studi oleh Acien […]

Kelainan Genetik Penyebab Abortus

Struktur kromosom merupakan kelainan kategori ketiga. Kelainan structural terjadi pada sekitar 3 % kelainan sitogenetik pada abortus. Ini menunjukkan bahwa kelainan structur kromosom sering diturunkan dari ibunya. Kelainan struktur kromosom pada pria bisa berdampak pada rendahnya konsentrasi sperma, infertilitas, dan […]

Penyebab Abortus

Etiologi Penyebab abortus (early pregnancy loss) bervariasi dan sering diperdebatkan. Umumnya lebih dari satu penyebab. Penyebab terbanyak di antaranya adalah sebagai berikut. 1. Factor genetik. Translokasi parental keseimbangan genetik Mendelian Multifactor Robertsonian resiprokal 2. Kelainan congenital uterus Anomaly duktus Mulleri […]

Jenis Abortus Dalam Kehamilan

Abortus adalah ancaman atau pengeluaran hasil konsepsi sebelum janin dapat hidup di luar kandungan. Sebagai batasan ialah kehamilan kurang dari 20 minggu atau berat janin kurang dari 500 gram. Abortus yang berlangsung tanpa tindakan disebut abortus spontan, sedangkan abortus yang […]

Antibiotika Kombinasi dan Perdarahan Pada Kehamilan Muda

Antibiotika Kombinasi untuk Pasien Gawat Darurat (dengan skala pilihan) 1. Seftriakson 250 – 500 mg dosis tunggal atau Siprofloksasin 3 x 500 mg atau spektinomisin 2 g dosis tunggal. 2. Seftriakson 1 g (I.V.) dosis tunggal + metronidazol 2 x […]

Pilihan Obat Untuk Analgesia dan Anestesia

Bupivakain adalah obat anestetik local epidural yang umum digunakan selama persalinan. Pada masa lalu, pemberian cairan konsentrasi 0,5% mengakibatkan anesthesia yang kuat dan waktu kerja yang panjang. Bagaimanapun, ini menyebabkan blok yang berlebihan pada sensorik dan motorik dan kenaikan risiko […]

Indikasi dan Kontraindikasi Analgesia Epidural

Indikasi utama analgesia epidural adalah keinginan ibu untuk dihilangkan nyerinya. Indikasi medic analgesia epidural selama proses persalinan adalah antisipasi intubasi sulit, riwayat hipertermi maligna, penyakit-penyakit kardiovaskular dan pernapasan, pencegahan atau pengobatan hiperreflkesia otonom dalam persalinan karena lesi medulla spinalis tinggi. […]

Analgesia Epidural

Analgesia lumbar epidural telah dipakai secara meluas untuk blok regional penghilang nyeri saat persalinan, dan menimbulkan analgesia yang memuaskan tanpa sedasi. Dengan memakai jarum epidural no 16 atau 18 G melewati ligamentum flavum ke ruang epidural, biasanya pada L.2 – […]

Analgesia Dan Anestesia Dalam Obstetri

Selama kehamilan terjadi perubahan fisiologis pada hampir semua system organ tubuh ibu seperti kardiovaskular, pernapasan, metabolism, hematologi, dan system gastro intestinal. Perubahan ini disebabkan oleh sekresi hormone yang dikeluarkan oleh korpus luteum dan plasenta. Contohnya volume darah, detak jantung, dan […]

Pengambilan dan Penggunaan Darah Autologous

Penggunaan Darah Autologous Transfusi Autologous adalah pengumpalan dan penuangan kembali darah pasien sendiri. Sejak kebanyakan prosedur pembedahan berencana tidak mengakibatkan kehilangan darah dalam jumlah yang besar, tidak semua pasien perlu penanganan transfusi autologous. Tiga teknik transfusi autologous yang ada adalah […]

Eritrosit adalah Komponen Transfusi Darah

Eritrosit Eritrosit tersedia dalam bentuk sel darah merah atau darah lengkap. Satu-satunya indikasi pemberian eritrosit adalah untuk meningkatkan daya angkut oksigen pada pasien-pasien anemia dan hipotensi ortostatik sekunder karena kehilangan darah. Kemampuan daya angkut oksigen yang yang memadai dijumpai pada […]

Komplikasi dan Penanganan Syok Hemoragik Dalam Kebidanan

Komplikasi Syok yang tidak dapat segera diatasi akan merusak jaringan di berbagai organ sehingga dapat terjadi komplikasi-komplikasi seperti gagal ginjal akut, nekrosis hipofise (sindroma Sheehan), dan koagulasi intravascular diseminata (DIC). Mortalitas Perdarahan 500 ml pada partus spontan dan 1000 ml […]