Analgesia Inhalasi

Inhalasi intermiten 40 – 50 % N2O bisa menyebabkan analgesia ringan meskipun jarang diberikan pada saat persalinan kala satu. Alat resusitasi harus tersedia selama mengunakannya. Dibutuhkan suatu alat yang bisa membatasi konsentrasi N2O dan harus selalu dicek untuk mencegah pemberian […]

Opioid dalam Analgesia Persalinan

Fentanil adalah opioid sintetik yang bersifat mudah larut dalam lemak dan mempunyai potensi kira-kira 100 kali dari pada morfin dan 800 kali petidin. Fentanil bekerja cepat dan sangat mengikat protein. Ketika diberikan dalam dosis rendah, fentanil memiliki masa kerja pendek […]

Psikoprofilaksis dan Analgesia Sistemik

Psikoprofilaksis Pengetahuan yang kurang memadai, informasi yang kurang keliru, takut, dan cemas dalam mempersiapkan kelahiran akan membuat ibu sensitive terhadap nyeri sehingga meningkatkan kebutuhan analgesia. Lamaze memperkenalkan metode nonfarmakologik yang paling popular berupa program pendidikan untuk ibu mengenai fisiologi persalinan […]

Nyeri Saat Persalinan

Persalinan Kebanyakan ibu mengalami tingkat nyeri persalinan sedang sampai berat. Nyeri persalinan meliputi komponen visceral dan somatic. Pada persalinan kala satu, nyeri visceral yang timbul adalah dari koreksi uterus dan dilatasi serviks. Rasa nyeri ditransmisikan melalui aferen tersebut saraf visceral, […]

Analgesia Dan Anestesia Dalam Obstetri

Selama kehamilan terjadi perubahan fisiologis pada hampir semua system organ tubuh ibu seperti kardiovaskular, pernapasan, metabolism, hematologi, dan system gastro intestinal. Perubahan ini disebabkan oleh sekresi hormone yang dikeluarkan oleh korpus luteum dan plasenta. Contohnya volume darah, detak jantung, dan […]

Penyelamatan Darah dan Hemodilusi Normovolemik

Penyelamatan Darah pada Saat Pembedahan Berlangsung Penyelamatan darah pada saat pembedahan berlangsung adalah pengumpulan dan penuangan kembali secara steril darah yang keluar akibat pembedahan. Kontraindikasi termasuk infeksi dan kontaminasi dengan sel ganas. Apakah prosedur ini aman untuk penyelamatan pada saat […]

Pengambilan dan Penggunaan Darah Autologous

Penggunaan Darah Autologous Transfusi Autologous adalah pengumpalan dan penuangan kembali darah pasien sendiri. Sejak kebanyakan prosedur pembedahan berencana tidak mengakibatkan kehilangan darah dalam jumlah yang besar, tidak semua pasien perlu penanganan transfusi autologous. Tiga teknik transfusi autologous yang ada adalah […]

Efek Transfusi Darah

Infeksi, aloimunsasi, dan reaksi transfusi adalah komplikasi utama yang dihubungkan dengan transfuse komponen-komponen darah. Ada korelasi bermakna antara risiko, jumlah unit transfuse, dan lokasi geografis pendonor. Walaupun hepatitis dan human immunodeficiency virus (HIV) menjadi pusat perhatian terbesar, bermacam infeksi yang […]

Transfusi Plasma Segar Beku

Plasma Segar Beku Plasma segar beku hanya dapat diberikan ketika pasien sudah menunjukkan kekurangan factor pembekuan atau ketika suatu konsentrat factor yang spesifik tidak tersedia. Itu terutama berguna dalam pengobatan berbagai factor defisiensi seperti penyakit hati, disseminated intravascular coagulation, transfusi […]

Transfusi Trombosit Pada Kebidanan

Trombosit Pekat Transfusi trombosit diberikan untuk mengontrol atau mencegah perdarahan yang berhubungan dengan kekurangan jumlah atau fungsi trombosit. Transfusi trombosit yang bersifat profilaksis bisa diberikan untuk perempuan dengan trombosit kurang dari 20 x 109/I (20.000/mm3). Transfusi juga diberikan untuk trombosit […]

Eritrosit adalah Komponen Transfusi Darah

Eritrosit Eritrosit tersedia dalam bentuk sel darah merah atau darah lengkap. Satu-satunya indikasi pemberian eritrosit adalah untuk meningkatkan daya angkut oksigen pada pasien-pasien anemia dan hipotensi ortostatik sekunder karena kehilangan darah. Kemampuan daya angkut oksigen yang yang memadai dijumpai pada […]

Pemberian Transfusi Darah Oleh Petugas Kesehatan

Mengidentifikasi secara benar setiap unit darah adalah sangat penting. Dokter dan perawat harus bersungguh-sungguh saat mengidentifikasi produk darah ketika akan memulai transfuse. Petugas medis lainnya juga harus mengecek setiap unit sebelum dilakukan transfuse. Menghangatkan komponen-komponen darah jarang diperlukan. Namun, jika […]

Transfusi Darah dan Kriopresipitat Dalam Kebidanan

Transfusi Darah Kemajuan teknologi memungkinkan suatu unit darah utuh dipisah menjadi berbagai komponen. Dengan demikian, masing-masing unit darah perdonor dapat menghasilkan eritrosit (sel darah merah, atau Red Blood Cells), trombosit pekat (thrombocyte concentrate), kriopresipitat, dan plasma segar beku (Fresh Frozen […]

Cara Perawatan Bayi Pasca Lahir

Meminimalkan risiko infeksi bayi baru lahir dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut. 1. Pakai sarung tangan dan apron plastic atau karet kalau menangani bayi, sampai darah, mekonium, atau cairan amnion dibersihkan dari kulit bayi 2. Bersihkan darah dan cairan tubuh […]

Perawatan Ibu Pascapersalinan

Untuk meminimalkan infeksi nosokomial pada ibu pascapersalinan perhatikan hal-hal sebagai berikut. a. Gunakan sarung tangan pemeriksaan sewaktu membersihkan perineum, menyentuh lokia, atau episiotomi. b. Pada waktu pascapersalinan dini, yakinkan ibu dapat berkemih tanpa kesukaran. c. Ajari ibu bagaimana membersihkan daerah […]