Kriteria Persalinan Normal

https://www.ibudanbalita.netFriedman berusaha memilih criteria yang akan member batasan-batasan persalinan normal, sehingga kelainan-kelainan persalinan yang signifikan dapat segera diidentifikasi.

Kelompok perempuan yang diteliti adalah nulipara dan multipara yang tidak mempunyai disproporsi  fetopelfik, tidak ada kehamilan ganda, dan tidak ada yang diobati dengan sedasi berat, analgesia konduksi, oksitosin, atau intervensi operatif.

Semuanya mempunyai panggul normal, kehamilan aterm dengan presentasi vertex, dan bayi berukuran rata-rata. Dari penelitian ini, friedman mengembangkan konsep tiga bagian fungsional persalinan yaitu:

Loading...

1. Persiapan,

2. Dilatasi

3. Pelvic

Untuk menjelaskan sasaran-sasaran fisiologik pada setiap bagian persalinan. Ia menemukan bahwa bagian persiapan dalam persalinan mungkin sensitive terhadap sedasi dan analgesi konduksi.

Meskipun terjadi dilatasi serviks kecil pada waktu ini, terjadi perubahan besar pada matriks ekstraselular (kolagen dan komponen-komponen jaringan ikat lainnya) pada serviks.

Bagian dilatasi persalinan, sewaktu terjadi dilatasi dengan laju yang paling cepat, pada prinsipnya tidak terpengaruh oleh sedasi atau analgesi konduksi.

Bagian pelvic persalinan mulai bersamaan dengan fase deselerasi dilatasi serviks. Mekanisme-mekanisme klasik persalinan, yang melibatkan pergerakan-pergerakan utama janin, terutama terjadi selama bagian pelvic persalinan ini.

MENARIK:  Perawatan Lanjutan Persalinan Normal

Awal bagian pelvic ini jarang dapat dipisahkan secara klinis dari bagian dilatasi persalinan. Selain itu, kecepatan dilatasi serviks tidak selalu berkurang ketika telah dicapai dilatasi lengkap; bahkan mungkin malah lebih cepat.

Ketuban pecah

Pecah ketuban secara spontan paling sering terjadi sewaktu-waktu pada persalinan aktif. Pecah ketuban secara khas tampak jelas sebagai semburan cairan yang normalnya jernih atau sedikit keruh, hampir tidak berwarna dengan jumlah yang bervariasi.

Selaput ketuban yang masih utuh sampai bayi lahir lebih jarang ditemukan. Jika kebetulan selaput ketuban masih utuh sampai pelahiran selesai, janin yang lahir dibungkus oleh selaput ketuban ini, dan bagian yang membungkus kepala bayi yang baru lahir kadangkala disebut sebagai caul. Pecah ketuban sebelum persalinan mulai pada tahapan kehamilan mana pun disebut sebagai ketuban pecah.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading...