ragi dalam proses pengguguran kandungan


Pemberian Antibiotika Pada Kehamilan dan Persalinan

Pemberian Antibiotika Pada Kehamilan dan Persalinan

Antibiotika harus diberikan apabila terhadap infeksi, misalnya pada kasus sepsis, syok septic, cedera intraabdominal, dan perforasi uterus. Apabila tidak terdapat tanda-tanda infeksi, misalnya pada syok perdarahan, antibiotika tidak perlu diberikan. Apabila diduga  ada proses infeksi yang sedang berlangsung, sangat penting untuk memberikan antibiotika dini. Sebelum pembedahan dilakukan, antibiotika harus diberikan setidak-tidaknya sebagai pencegahan. Pada kasus syok, pemberian antibiotika intravena lebih diutamakan sebab lebih cepat menyebarkan obat ke jaringan yang terkena […]

Penyuluhan Pemberian ASI dan Ruang Bersalin

Penyuluhan Pemberian ASI dan Ruang Bersalin

Selama masa antenatal ibu dipersiapkan fisik dan psikologis. Untuk persiapan fisik, ibu perlu diberi penyuluhan tentang kesehatan dan gizi ibu selama hamil. Untuk persiapan psikologis, ibu diberi penyuluhan agar termotivasi untuk memberikan ASI karena keinginan untuk memberi ASI adalah factor yang sangat penting untuk keberhasilan menyusui. Adapun penyuluhan yang dianjurkan adalah sebagai berikut. 1. Penyuluhan mengenai fisiologi laktasi 2. Penyuluhan mengenai pemberian ASI secara eksklusif 3. Penyuluhan ibu mengenai manfaat […]

Ciri-Ciri dan Tanda Wanita Mengalami Keguguran

Ciri-Ciri dan Tanda Wanita Mengalami Keguguran

IBUDANBALITA.NET – Mengalami keguguran bukanlah harapan setiap wanita yang normal. Apalagi jika kehamilannya merupakan suatu hal yang sudah lama ditunggu-tunggu. Keguguran adalah proses hilangnya kandungan pada saat janin berusia di bawah 20 minggu. Berdasarkan catatan berbagai sumber, sekitar satu dari enam kehamilan berakhir dengan keguguran. Sebagian besar terjadi sebelum minggu ke-16. Keguguran bisa saja terjadi jika ibu hamil tidak menjaga janinnya dengan baik. Sebelum keguguran benar-benar terjadi, biasanya terdapat sejumlah […]

Pemberian Air Susu Ibu Pada Bayi

Pemberian Air Susu Ibu Pada Bayi

Resolusi World Health Assembly (WHA) tahun 2001 menegaskan bahwa tumbuh kembang anak secara optimal merupakan salah satu hak azasi anak. Modal dasar pembentukan manusia berkualitas dimulai sejak bayi dalam kandungan dilanjutkan dengan pemberian  air susu ibu (ASI). Menyusui adalah salah satu komponen dari proses reproduksi yang terdiri atas haid, konsepsi, kehamilan, menyusui, dan penyapihan. Jika semua komponen berlangsung dengan baik, proses menyusui akan berhasil. Setiap mamalia telah dipersiapkan dengan sepasang […]

Menggugurkan Kandungan atau Aborsi

Menggugurkan Kandungan atau Aborsi

IBUDANBALITA.NET – Tidak sedikit wanita yang saat ini tengah mencari cara menggugurkan kandungan mereka. Tentu ada banyak pertimbangan sehingga pilihan untuk menggugurkan kandungan mereka lakukan. Proses menggugurkan kandungan dalam ilmu kedokteran dikenal dengan istilah abortus atau aborsi. Abortus adalah ancaman atau pengeluaran hasil konsepsi pada usia kehamilan kurang dari 20 minggu atau berat janin kurang dari 500 gram. Istilah abortus dipakai untuk menunjukkan pengeluaran hasil konsepsi sebelum janin dapat hidup […]

Masalah yang Dihadapi Pasca Persalinan

Masalah yang Dihadapi Pasca Persalinan

Masalah psikologi pada pascapersalinan bukan merupakan komplikasi yang jarang ditemukan. Masalah ini dapat dihindari dengan adanya dukungan sosial serta dukungan pelaksana pelayanan kesehatan selama kehamilan, persalinan, dan pascapersalinan. Status nutrisional pada masa remaja, kehamilan, dan laktasi memiliki dampak langsung pada  kesehatan maternal dan bayi selama masa nifas. Intake nutrisi pascapersalinan harus ditingkatkan untuk mengatasi kebutuhan energi selama menyusui. Tiga defisiensi vitamin dan mineral adalah kelainan yang terjadi sebagai akibat kekurangan […]

Tips Menyiapkan Ibu dan Keluarga Untuk Membantu Proses Pimpinan Meneran

Tips Menyiapkan Ibu dan Keluarga Untuk Membantu Proses Pimpinan Meneran

1. Memberi  tahu ibu pembukaan sudah lengkap dan keadaan janin baik. Membantu ibu berada dalam posisi yang nyaman sesuai  dengan keinginannya. a. Menunggu hingga ibu mempunyai keinginan untuk meneran. Melanjutkan pemantauan kesehatan dan kenyamanan ibu serta janin sesuaidengan pedoman persalinan aktif dan mendokumentasikan temuan-temuan. b. Menjelaskan kepada anggota keluarga bagaimana mereka dapat mendukung dan memberi semangat pada ibu  saat mulai meneran. 2. Meminta bantuan keluarga untuk menyiapkan posisi ibu untuk […]

Asuhan Sayang Ibu Dalam Proses Persalinan

Asuhan Sayang Ibu Dalam Proses Persalinan

Asuhan sayang ibu dalam proses persalinan: 1. Panggil ibu sesuai namanya, hargai, dan perlakukan ibu sesuai martabatnya. 2. Jelaskan asuhan dan perawatan yang akan diberikan pada ibu sebelum memulai asuhan tersebut. 3. Jelaskan proses persalinan pada ibu dan keluarganya. 4. Anjurkan ibu untuk bertanya dan membicarakan rasa takut atau khawatir 5. Dengarkan dan tanggapi pertanyaan dan kekhwatiran ibu. 6. Berikan dukungan, besarkan hatinya, dan tentramkan perasaan ibu beserta anggota keluarga […]

Fungsi Pencatatan dan Rujukan Dalam Asuhan Persalinan

Fungsi Pencatatan dan Rujukan Dalam Asuhan Persalinan

Pencatatan (Dokumentasi) Catat semua asuhan yang telah diberikan kepada ibu dan/atau bayinya. Jika asuhan tidak dapat dicatat dapat dianggap bahwa  tidak pernah dilakukan asuhan yang dimaksud. Pencatatan adalah bagian penting dari proses membuat keputusan klinik karena memungkinkan penolong persalinan untuk terus-menerus memperhatikan asuhan yang diberikan selama proses persalinan dan kelahiran bayi. Mengkaji ulang catatan memungkinkan untuk menganalisis data yang telah dikumpulkan dan dapat lebih efektif dalam merumuskan suatu diagnosis serta […]

Cara Membuat Keputusan Klinik dan Asuhan Sayang Ibu

Cara Membuat Keputusan Klinik dan Asuhan Sayang Ibu

Membuat keputusan klinik Membuat keputusan klinik adalah proses pemecahan masalah yang akan digunakan untuk merencanakan asuhan bagi ibu dan bayi baru lahir. Hal ini merupakan suatu proses sistematik dalam mengumpulkan dan menganalisis informasi, membuat diagnosis kerja, membuat rencana tindakan yang sesuai dengan diagnosis, melaksanakan rencana tindakan dan akhirnya mengevaluasi hasil asuhan atau tindakan yang telah diberikan kepada ibu dan atau bayi baru lahir. Empat langkah proses pengambilan keputusan klinik: 1. […]

Penggunaan Partograf dalam Persalinan

Penggunaan Partograf dalam Persalinan

Partograf Partograf adalah alat bantu yang digunakan  selama persalinan. Tujuan utama penggunaan partograf adalah untuk: 1. Mencatat hasil observasi dan kemajuan persalinan dan 2. Mendeteksi apakah proses persalinan berjalan secara normal. Dengan demikian, juga dapat dilaksanakan deteksi secara dini, setiap kemungkinan terjadinya partus lama. Jika digunakan secara tepat dan konsisten, partograf akan membantu penolong persalinan untuk mencatat kemajuan persalinan, kondisi ibu dan janin, asuhan yang diberikan selama persalinan dan kelahiran, […]

9 Kegiatan Dalam Asuhan Persalinan Normal

9 Kegiatan Dalam Asuhan Persalinan Normal

Kegiatan yang tercakup dalam asuhan persalinan normal, adalah sebagai berikut: 1. Secara konsisten dan sistematik menggunakan praktek pencegahan infeksi, misalnya mencuci tangan secara rutin, menggunakan sarung tangan sesuai dengan yang diharapkan, menjaga lingkungan, yang bersih bagi proses persalinan dan kelahiran bayi, serta menerapkan standar proses peralatan. 2. Memberikan asuhan rutin dan pemantauan selama persalinan dan setelah bayi lahir, termasuk penggunaan partograf. Partograf digunakan sebagai alat bantu untuk membuat suatu keputusan […]

Prinsip Pencegahan Infeksi dan Tehnik Aseptic

Prinsip Pencegahan Infeksi dan Tehnik Aseptic

Prinsip-prinsip pencegahan infeksi: 1. Setiap orang harus dianggap dapat menularkan penyakit karena infeksi yang terjadi bersifat asimptomatik. 2. Setiap orang harus dianggap berisiko terkena infeksi 3. Permukaan tempat pemeriksaan, peralatan, dan benda-benda lainnya yang akan dan telah bersentuhan dengan kulit tidak utuh/selaput mukosa atau darah, harus dianggap terkontaminasi sehingga setelah selesai digunakan harus dilakukan proses pencegahan infeksi secara benar. 4. Jika tidak diketahui apakah permukaan, peralatan, atau benda lainnya telah […]

Dilatasi Serviks

Dilatasi Serviks

Jika dibandingkan dengan korpus uteri, segmen bawah uterus dan serviks merupakan daerah yang resistensinya lebih kecil. Oleh karena itu, selama terjadi kontraksi, struktur-struktur ini mengalami peregangan, yang dalam prosesnya serviks mengalami tariikan sentrifugal. Ketika kontraksi uterus menimbulkan tekanan pada selaput ketuban, tekanan hidrostatik kantong amnion akan melebarkan saluran serviks. Bila selaput ketuban sudah pecah, tekanan pada bagian terbawah janin terhadap serviks dan segmen bawah uterus juga sama efektifnya. Selaput ketuban […]

Mekanisme Ekstrusi Plasenta

Mekanisme Ekstrusi Plasenta

Bila terjadi pemisahan plasenta tipe sentral, atau tipe biasa, hematoma retroplasenta di percaya mendorong plasenta menuju ke rongga uterus., pertama bagian tengah dan kemudian sisanya. Dengan demikian, plasenta mengalami inverse dan dibebani oleh hematoma tersebut, kemudian turun,. Karena membrane disekitarnya menempel kaku pada desidua,plasenta hanya dapat turun dengan menyeret membrane secara perlahan-lahan; kemudian membrane-membran tersebut mengelupas bagian perifernya. Akibatnya, kantong yang terbentuk oleh membrane tersebut mengalami inverse, dan yang muncul […]

Pelepasan Plasenta

Pelepasan Plasenta

Kala tiga persalinan dimulai setelah kelahiran janin dan melibatkan pelepasan dan ekspulsi plasenta.  Setelah kelahiran plasenta dan selaput janin, persalinan aktif selesai. Karena bayi sudah lahir, uterus secara spontan berkontraksi keras dengan isi yang sudah kosong. Normalnya, pada saat bayi selesai dilahirkan rongga uterus hampir terobliterasi dan organ ini berupa suatu massa otot yang hampir padat, dengan tebal beberapa sentimeter diatas segmen bawah yang lebih tipis. Fundus uteri sekarang terletak […]

6 Alasan Bagi Ibu Hamil Untuk Memeriksakan Kandungan

6 Alasan Bagi Ibu Hamil Untuk Memeriksakan Kandungan

Asuhan Antenatal Asuhan antenatal adalah upaya preventif program pelayanan kesehatan obstetric untuk optimalisasi luaran maternal dan neonatal melalui serangkaian kegiatan pemanttauan rutin selama kehamilan Ada 6 alasan penting untuk mendapatkan asuhan antenatal yaitu: Membangun rasa saling percaya antara klien dan petugas kesehatan Mengupayakan terwujudnya kondisi terbaik bagi ibu dan bayi yang dikandungnya Memperoleh informasi dasar tentang kesehatan ibu dan kehamilannya Mengidentifikasi dan menatalaksana kehamilan resiko tinggi Memberikan pendidikan kesehatan yang […]

Nyeri Didaerah Abdominopelvikum dan Kunjungan Kehamilan

Nyeri Didaerah Abdominopelvikum dan Kunjungan Kehamilan

Nyeri hebat didaerah abdominopelvikum Bila hal tersebut diatas terjadi pada kehamilan trimester kedua atau ketiga dan disertai dengan riwayat dan tanda-tanda dibawah ini, maka diagnosisnya mengarah pada solusio plasenta, baik dari jenis yang disertai perdarahan  (revealed) maupun tersembunyi (concealed): 1. Trauma abdomen 2. Preeklampsia 3. Tinggi fundus uteri lebih besar dari usia kehamilan 4. Bagian-bagian janin sulit diraba 5. Uterus tegang dan nyeri 6. Janin mati dalam rahim Gejala dan […]

Deposisi Kalsium Menyebabkan Kalsifikasi Plasenta

Deposisi Kalsium Menyebabkan Kalsifikasi Plasenta

Kalsifikasi plasenta Kalsifikasi plasenta merupakan proses fisiologis yang terjadi dalam kehamilan akibat deposisi kalsium pada plasenta. Klasifikasi pada plasenta terlihat mulai kehamilan 29 minggu dan semakin meningkat dengan bertambahnya usia kehamilan, terutama setelah kehamilan 33 minggu. Pada pemeriksaan USG deposisi kalsium terlihat sebagai bercak-bercak ekogenik yang tidak memberikan gambaran bayangan akustik. Deposisi kalsium terutama terdapat dibagian basal  dan septa plasenta, sehingga didaerah tersebut gambaran klasifikasi terlihat lebih kasar. Proses kalsifikasi […]

Perdarahan Pada Kehamilan Trimester I

Perdarahan Pada Kehamilan Trimester I

Abortus iminens pada kehamilan trimester I biasanya disebabkan oleh perdarahan retrokorionik yang letaknya dibelakang korion frondosum, dan perdarahan subkorionik yang letaknya di belakang selaput korion dan mengisi kavum uteri. Pardarahan terjadi karena terlepasnya sebagian korion frondosum dari dinding uterus. Perdarahan retrokorionik dan subkorionik umumnya terjadi bersamaan. Perdarahan yang masih baru akan terlihat hiperekoik terhadap korion; sedangkan perdarahan yang lamanya sudah 1 – 2 minggu akan terlihat hipoekoik atau anekoik. Gambaran […]