pusat baby bernanah


Sumber Utama Infeksi Pada Bayi

Sumber Utama Infeksi Pada Bayi

Infeksi berasal dari 2 sumber utama, ibu dan lingkungan, termasuk didalamnya tempat persalinan, tempat perawatan dan rumah. Infeksi yang terjadi pada hari pertama kehidupan pada umumnya berasal dari kontak dengan mikroorganisme yang berasal dari ibu. Infeksi yang terjadi setelah itu lebih sering berasal dari lingkungan mungkin tampak pada saat persalinan. Bagaimanapun tindakan yang dilakukan selama persalinan dapat menjadi penyebab potensial terjadinya infeksi. Hasil pengobatan akan menjadi jauh lebih baik apabila [...]

Cara Penegangan Tali Pusat dan Pemijatan Uterus Pada Persalinan

Cara Penegangan Tali Pusat dan Pemijatan Uterus Pada Persalinan

Penegangan Tali Pusat Terkendali 1. Memindahkan klem pada tali pusat. 2. Meletakkan satu tangan diatas kain yang ada diperut ibu, tepat diatas tulang pubis, dan menggunakan tangan ini untuk melakukan palpasi kontraksi dan menstabilkan uterus. Memegang tali pusat dan klem dengan tangan yang lain. 3. Menunggu uterus berkontraksi dan kemudian melakukan penegangan ke arah bawah pada tali pusat dengan lembut. Lakukan tekanan yang berlawanan arah pada bagian  bawah uterus dengan [...]

Kelainan Pembuluh Darah Tali Pusat

Kelainan Pembuluh Darah Tali Pusat

Arteri umbilical tunggal (AUT) merupakan kelainan tali pusat yang paling sering terjadi, dan ditemukan pada sekitar 0,2-1,1 % kelahiran. Kelainan ini sering kali disertai kelainan congenital mayor, prematuritas, PJT, kematian perinatal, dan kelainan kromosom. Kelainan congenital dijumpai pada 20-50% neonatus dengan AUT, dan 20% di antaranya merupakan kelainan multipel. Arteri umbilical tunggal dijumpai pada lebih dari 80% janin dengan trisomi 18, dan pada 10-50% janin dengan trisomi 13. Apabila tidak [...]

Simpul dan Lilitan Tali Pusat di Leher Janin

Simpul dan Lilitan Tali Pusat di Leher Janin

Simpul Tali Pusat Simpul tali pusat harus dibedakan dari simpul palsu pada tali pusat. Simpul tali pusat palsu merupakan variasi normal, terjadi karena varises setempat dari pembuluh darah umbilical atau akumulasi setempat dari jeli Wharton, sehingga membentuk tonjolan yang letaknya eksentrik pada tali pusat. Simpul tali pusat palsu tidak membahayakan janin. Pada pemriksaan USG simpul palsu terlihat sebagai tonjlan ireguler pada tali pusat, berisi pembuluh darah yang terlihat kontinuitasnya. Pemeriksaan [...]

Bentuk dan Ukuran Tali Pusat

Bentuk dan Ukuran Tali Pusat

Tali pusat bentuknya  bergulung dan berada bebas didalam kantong amnion, sehingga panjang tali pusat tidak mungkin dapat diukur melalui pemeriksaan USG. Selama kehamilan tali pusat akan bertambah panjang, dan mencapai panjang finalnya sekitar 50-60 cm (berkisar antara 22-130 cm) pada kehamilan 28 minggu. Panjang tali pusat dipengaruhi oleh mobilitas janin. Tali pusat yang panjang dijumpai pada janin yang banyak bergerak, sedangkan tali pusat yang pendek dijumpai pada janin yang kurang [...]

Solusio Plasenta dan Tali Pusat

Solusio Plasenta dan Tali Pusat

Solusio plasenta Solusio plasenta adalah peristiwa terlepasnya plasenta yang letaknya normal dari dinding uterus sebelum waktunya. Kelainan ini terjadi pada sekitar 1% kehamilan tetapi menyebabkan tingkat kematian perinatal sekitar 20-60%. Lokasi pelepasan plasenta bisa di daerah retroplasenta atau didaerah marginal. Pelepasan plasenta didaerah retroplasenta terjadi karena rupture arteri spiralis, sedangkan pelepasan plasenta didaerah marginal terjadi karena rupture vena-vena marginalis. Solusio plasenta seringkali tidak terdiagnosis melalui pemeriksaan USG, meskipun secara klinis [...]

Kondisi Yang  Mempengaruhi Kesehatan Bayi

Kondisi Yang Mempengaruhi Kesehatan Bayi

Penyebab utama kematian dan kecacatan pada bayi selama masa pascapersalinan termasuk prematuritas, neonatal sepsis, infeksi saluran respirasi, neonatal tetanus dan infeksi pada tunggul tali pusat, kelainan  bawaan, trauma persalinan atau asfiksia. Bayi dengan prematuritas serta berat badan lahir rendah memiliki risiko  lebih terjadinya kerentanan terhadap udara dingin, lebih sering terkena infeksi, sehingga lebih sering memerlukan tindakan resusitasi, serta lebih sukar memberi makan. Suhu tempat perawatan juga harus diatur agar tidak [...]

Cara Menangani Bayi Baru Lahir dan Oksitosin

Cara Menangani Bayi Baru Lahir dan Oksitosin

Penanganan Bayi Baru Lahir 1. Menilai bayi dengan cepat (dalam 30 detik), kemudian meletakkan bayi diatas perut ibu dengan posisi kepala bayi sedikit lebih rendah  dari tubuhnya (bila tali pusat terlalu pendek, meletakkan bayi ditempat yang memungkinkan). Bila bayi mengalami asfiksi, lakukan resusitasi. 2. Segera membungkus kepala dan badan  bayi dengan handuk dan biarkan kontak kulit ibu – bayi. Lakukan penyuntikan oksitosin/ i.m. 3. Menjepit  tali pusat menggunakan klem kira-kira [...]

Cara Melakukan Prosedur Pasca Persalinan

Cara Melakukan Prosedur Pasca Persalinan

1. Menilai ulang uterus dan memastikannya berkontraksi dengan baik. 2. Mencelupkan kedua tangan yang memakai sarung tangan ke dalam larutan klorin 0,5 %; membilas kedua tangan yang masih bersarung tangan tersebut dengan air disinfeksi tingkat tinggi dan mengeringkannya dengan kain yang bersih dan kering. 3. Menempatkan klem tali pusat disinfeksi tingkat tinggi  atau steril atau mengikatkan tali disinfeksi tingkat tinggi dengan simpul mati sekeliling tali pusat  sekitar 1 cm dari [...]

Cara Mengeluarkan Plasenta

Cara Mengeluarkan Plasenta

1. Setelah plasenta terlepas, meminta ibu untuk meneran sambil menarik tali pusat ke arah bawah dan kemudian ke arah atas, mengikuti kurva jalan lahir sambil meneruskan tekanan berlawanan arah pada uterus. a. Jika tali pusat bertambah panjang, pindahkan klem hingga berjarak sekitar 5 -10 cm dari vulva. b. Jika plasenta tidak lepas setelah melakukan penegangan tali pusat selam 15 menit : Mengurangi pemberian oksitosin 10 unit I.M. Menilai kandung kemih [...]

Perdarahan Tali Pusat Pada Bayi Karena Kelalaian

Perdarahan Tali Pusat Pada Bayi Karena Kelalaian

Pada artikel berikut ini saya akan mencoba membahas tentang perdarahan tali pusat pada bayi akibat kelalaian yang umumnya harus di perhatikan demi keselamatan bayi yang baru lahir. Pendarahan tali pusat pada bayi adalah trauma yang disebabkan ikatan tali pusat yang longgar, atau kegagalan pembentukan thrombus yang normal. Kemungkinan lain sebab perdarahan adalah penyakit perdarahan pada neona Ins dan infeksi lokal maupun sisternik. Tali pusat harus di awasi terus-menerus pada hari-hari [...]

Cara Menolong Kelahiran Kepala dan Bahu Bayi

Cara Menolong Kelahiran Kepala dan Bahu Bayi

Lahirnya Kepala 1. Saat kepala bayi membuka vulva dengan diameter  5 – 6 cm, lindungi perineum dengan satu tangan yang dilapisi kain, letakkan tangan yang lain dikepala bayi dan lakukan tekanan yang lembut dan tidak menghambat pada kepala bayi, membiarkan kepala keluar  perlahan-lahan. Menganjurkan ibu untuk meneran perlahan-lahan atau bernapas cepat saat kepala lahir. 2. Dengan lembut menyeka  muka,  mulut, dan hidung bayi dengan kain atau kasa yang bersih. (langkah [...]

Perkembangan Gerakan Motorik Pada Anak

Perkembangan Gerakan Motorik Pada Anak

Pada umumnya anak memiliki pola pertumbuhan dan perkembangan normal yang merupakan hasil interaksi banyak faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Perkembangan anak merupakan suatu proses tumbuh kembang yang seharusnya diperhatikan dengan istimewa oleh para orangtuanya masing-masing. Dengan demikian, anak akan tumbuh dan berkembang dengan memaksimalkan seluruh potensi yang dimilikinya. 1.   Perkembangan Motorik Kasar. Tugas perkembangan jasmani berupa koordinasi gerakan tubuh, seperti berlari, berjinjit, melompat, bergantung, melempar dan menangkap,serta menjaga [...]

Persiapan Pertolongan Pada Persalinan

Persiapan Pertolongan Pada Persalinan

Pada kesempatan ini saya akan mencoba membahas mengenai tindakan apa saja yang harus di persiapkan untuk pertolongan pada persalinan karena pada artikel yang lalu kita telah membahas mengenai trauma pada bayi yang baru lahir yang biasanya terjadi akibat dari kesalahan penanganan semasa dan sesudah proses persalinan. Oleh karena itu artikel kali ini akan membahas mengenai persiapan pertolongan persalinan standar yang wajib diketahui oleh para praktisi bidan agar tidak terjadi hal-hal [...]

Tahapan Persalinan Normal

Tahapan Persalinan Normal

Dengan fleksi kepala janin memasuki ruang panggul dengan ukuran yang paling kecil, yakni dengan diameter suboksipitobregmatikus (9,5 cm) dan dengan sirkumferensia suboksipitobregmatikus (32 cm) sampai didasar panggul kepala janin berada didalam keadaan fleksi maksimal. Kepala yang sedang turun menemui diafragma pelvis yang berjalan dari belakang keatas kebawah depan. Akibat kombinasi elastisitas diafragma pelvis dan tekanan intrauterine disebabkan oleh his yang berulang-ulang, kepala mengadakan rotasi, disebut pula putaran paksi dalam. Didalam [...]

Cairan Amnion dan Mekanisme Pengaturannya

Cairan Amnion dan Mekanisme Pengaturannya

Cairan amnion Cairan amnion mempunyai peran yang sangat penting bagi perkembangan dan pertumbuhan janin. Kelainan jumlah cairan amnion dapat terjadi, dan sering kali merupakan petanda yang paling awal terlihat pada janin yang mengalami gangguan. Dipihak lain, kelainan jumlah cairan amnion dapat menimbulkan gangguan pada janin, seperti hipoplasia baru, deformitas janin, kompresi tali pusat, PJT, prematuritas, kelainan letak, dan kematian janin. Oleh sebab itu, kelainan jumlah cairan amnion yang terjadi oleh [...]

Mengenal Oligohidramnion dan Polihidramnion

Mengenal Oligohidramnion dan Polihidramnion

Oligohidramnion Beberapa keadaan yang dapat menyebabkan oligohidramnion adalah kelainan kogenital, PJT, ketuban pecah, kehamilan postterm, insufisiensiplasenta, dan obat-obatan (misalnya dari golongan antiprostaglandin). Kelainan congenital yang paling sering menimbulkan oligohidramnion adalah kelainan system saluran kemih (kelainan ginjal bilateral dan obstruksi uretra) dan kelainan kromosom (triploidi, trisomi 18 dan 13). Trisomi 21 jarang memberikan kelainan pada saluran kemih , sehingga tidak menimbulkan oligihidramnion. Insufisiensi plasenta oleh sebab apa pun dapat menyebabkan hipoksian [...]

Pemisahan Amniokorion dan Ekstrusi Plasenta

Pemisahan Amniokorion dan Ekstrusi Plasenta

Pemisahan Amniokorion. Pengurangan besar-besaran luas permukaan rongga uterus secara bersamaan menyebabkan membrane janin (amniokorion) dan desidua parietalis terlepas menjadi lipatan yang banyak sekali dan menambah ketebalan lapisan tersebut dari kurang 1 mm menjadi 3 sampai 4 mm. Lapisan uterus pada awal stadium ketiga menunjukkan bahwa banyak dari lapisan parietal desidua parietalis termasuk didalam lipatan-lipatan amnion dan korion leave yang melekuk-lekuk tersebut. Membrane-membran tersebut biasanya tetap in situ sampai pemisahan plasenta [...]

Penilaian Jumlah Cairan Amnion

Penilaian Jumlah Cairan Amnion

Penilaian jumlah cairan amnion melalui pemeriksaan USG dapat dilakukan dengan cara subjektif ataupun semikuantitatif. Penilaian Subjektif Dalam keadaan normal, janin tampak bergerak bebas dan dikelilingi oleh cairan amnion. Struktur organ janin, plasenta dan tali pusat dapat terlihat jelas. Kantung-kantung amnion terlihat dibeberapa tempat, terutama pada daerah diantara kedua tungkai bawah dan diantara dinding depan dan belakang uterus. Pada kehamilan trimester III biasanya terlihat sebagian dari tubuh janin bersentuhan dengan dinding [...]

Depresi Ibu Pasca Melahirkan

Depresi Ibu Pasca Melahirkan

Depresi pasca melahirkan merupakan masalah yang signifikan dan menjadi perhatian masyarakat sejak lama. Walaupun terkadang sering tidak terdeteksi karena minimnya pelaporan, penelitian menyebutkan bahwa sekitar 10%-20% wanita yang melahirkan menderita depresi. Depresi pasca melahirkan selain membuat penderitaan batin untuk si ibu, juga membuat renggangnya perkawinan dan dapat menyebabkan menurunnya fungsi sosial ibu dan kualitas hidupnya. Penelitian terbaru juga mengatakan bahwa ibu yang depresi dapat menyebabkan gangguan emosional dan kognitif pada [...]