proses persalinan zaman dulu


4 Penyebab Utama Kematian Dalam Obstetri

4 Penyebab Utama Kematian Dalam Obstetri

Kasus gawat darurat obstetri ialah kasus obstetri yang apabila tidak segera ditangani akan berakibat kesakitan yang berat, bahkan kematian ibu dan janinnya. Kasus ini menjadi penyebab utama kematian ibu, janin, dan bayi baru lahir. Dari sisi obstetri empat penyebab utama kematian ibu, janin, dan bayi baru lahir ialah : 1. Perdarahan; 2. Infeksi dan sepsis; 3. Hipertensi dan preeclampsia/eklampsia, serta 4. Persalinan macet (distosia). Persalinan macet hanya terjadi pada saat [...]

Tips Menyiapkan Ibu dan Keluarga Untuk Membantu Proses Pimpinan Meneran

Tips Menyiapkan Ibu dan Keluarga Untuk Membantu Proses Pimpinan Meneran

1. Memberi  tahu ibu pembukaan sudah lengkap dan keadaan janin baik. Membantu ibu berada dalam posisi yang nyaman sesuai  dengan keinginannya. a. Menunggu hingga ibu mempunyai keinginan untuk meneran. Melanjutkan pemantauan kesehatan dan kenyamanan ibu serta janin sesuaidengan pedoman persalinan aktif dan mendokumentasikan temuan-temuan. b. Menjelaskan kepada anggota keluarga bagaimana mereka dapat mendukung dan memberi semangat pada ibu  saat mulai meneran. 2. Meminta bantuan keluarga untuk menyiapkan posisi ibu untuk [...]

Dilatasi Serviks

Dilatasi Serviks

Jika dibandingkan dengan korpus uteri, segmen bawah uterus dan serviks merupakan daerah yang resistensinya lebih kecil. Oleh karena itu, selama terjadi kontraksi, struktur-struktur ini mengalami peregangan, yang dalam prosesnya serviks mengalami tariikan sentrifugal. Ketika kontraksi uterus menimbulkan tekanan pada selaput ketuban, tekanan hidrostatik kantong amnion akan melebarkan saluran serviks. Bila selaput ketuban sudah pecah, tekanan pada bagian terbawah janin terhadap serviks dan segmen bawah uterus juga sama efektifnya. Selaput ketuban [...]

Asuhan Sayang Ibu Dalam Proses Persalinan

Asuhan Sayang Ibu Dalam Proses Persalinan

Asuhan sayang ibu dalam proses persalinan: 1. Panggil ibu sesuai namanya, hargai, dan perlakukan ibu sesuai martabatnya. 2. Jelaskan asuhan dan perawatan yang akan diberikan pada ibu sebelum memulai asuhan tersebut. 3. Jelaskan proses persalinan pada ibu dan keluarganya. 4. Anjurkan ibu untuk bertanya dan membicarakan rasa takut atau khawatir 5. Dengarkan dan tanggapi pertanyaan dan kekhwatiran ibu. 6. Berikan dukungan, besarkan hatinya, dan tentramkan perasaan ibu beserta anggota keluarga [...]

Fungsi Pencatatan dan Rujukan Dalam Asuhan Persalinan

Fungsi Pencatatan dan Rujukan Dalam Asuhan Persalinan

Pencatatan (Dokumentasi) Catat semua asuhan yang telah diberikan kepada ibu dan/atau bayinya. Jika asuhan tidak dapat dicatat dapat dianggap bahwa  tidak pernah dilakukan asuhan yang dimaksud. Pencatatan adalah bagian penting dari proses membuat keputusan klinik karena memungkinkan penolong persalinan untuk terus-menerus memperhatikan asuhan yang diberikan selama proses persalinan dan kelahiran bayi. Mengkaji ulang catatan memungkinkan untuk menganalisis data yang telah dikumpulkan dan dapat lebih efektif dalam merumuskan suatu diagnosis serta [...]

Penggunaan Partograf dalam Persalinan

Penggunaan Partograf dalam Persalinan

Partograf Partograf adalah alat bantu yang digunakan  selama persalinan. Tujuan utama penggunaan partograf adalah untuk: 1. Mencatat hasil observasi dan kemajuan persalinan dan 2. Mendeteksi apakah proses persalinan berjalan secara normal. Dengan demikian, juga dapat dilaksanakan deteksi secara dini, setiap kemungkinan terjadinya partus lama. Jika digunakan secara tepat dan konsisten, partograf akan membantu penolong persalinan untuk mencatat kemajuan persalinan, kondisi ibu dan janin, asuhan yang diberikan selama persalinan dan kelahiran, [...]

Fase Persalinan Normal dan Kala Persalinan

Fase Persalinan Normal dan Kala Persalinan

Fase-Fase Persalinan Normal Beberapa jam terakhir kehamilan ditandai dengan adanya kontraksi uterus yang menyebabkan penipisan, dilatasi serviks, dan mendorong janin keluar melalui jalan lahir. Banyak energy dikeluarkan pada waktu ini. Oleh karena itu, penggunaan istilah in labor (kerja keras) dimaksudkan untuk menggambarkan proses ini. Kontraksi miometrium pada persalinan terasa nyeri sehingga istilah nyeri persalinan digunakan untuk mendiskripsikan proses ini. Tiga Kala Persalinan Persalinan aktif dibagi menjadi tiga kala yang berbeda. [...]

Cara Membuat Keputusan Klinik dan Asuhan Sayang Ibu

Cara Membuat Keputusan Klinik dan Asuhan Sayang Ibu

Membuat keputusan klinik Membuat keputusan klinik adalah proses pemecahan masalah yang akan digunakan untuk merencanakan asuhan bagi ibu dan bayi baru lahir. Hal ini merupakan suatu proses sistematik dalam mengumpulkan dan menganalisis informasi, membuat diagnosis kerja, membuat rencana tindakan yang sesuai dengan diagnosis, melaksanakan rencana tindakan dan akhirnya mengevaluasi hasil asuhan atau tindakan yang telah diberikan kepada ibu dan atau bayi baru lahir. Empat langkah proses pengambilan keputusan klinik: 1. [...]

9 Kegiatan Dalam Asuhan Persalinan Normal

9 Kegiatan Dalam Asuhan Persalinan Normal

Kegiatan yang tercakup dalam asuhan persalinan normal, adalah sebagai berikut: 1. Secara konsisten dan sistematik menggunakan praktek pencegahan infeksi, misalnya mencuci tangan secara rutin, menggunakan sarung tangan sesuai dengan yang diharapkan, menjaga lingkungan, yang bersih bagi proses persalinan dan kelahiran bayi, serta menerapkan standar proses peralatan. 2. Memberikan asuhan rutin dan pemantauan selama persalinan dan setelah bayi lahir, termasuk penggunaan partograf. Partograf digunakan sebagai alat bantu untuk membuat suatu keputusan [...]

Gaya-Gaya Tambahan Pada Persalinan

Gaya-Gaya Tambahan Pada Persalinan

Setelah serviks berdilatasi penuh, gaya yang paling penting pada proses ekspulsi janin adalah gaya yang dihasilkan oleh tekanan intraabdominal ibu yang meninggi. Gaya ini terbentuk oleh kontraksi otot-otot abdomen secara bersamaan melalui upaya pernapasan paksa dengan glottis tertutup. Gaya ini disebut mengejan. Sifat gaya yang ditimbulkan sama dengan gaya yang terjadi pada defekasi, tetapi intensitasnya biasanya jauh lebih besar. Pentingnya tekanan intraabdominal pada ekspulsi janin paling jelas terlihat pada persalinan [...]

Cara Menolong Kelahiran Kepala dan Bahu Bayi

Cara Menolong Kelahiran Kepala dan Bahu Bayi

Lahirnya Kepala 1. Saat kepala bayi membuka vulva dengan diameter  5 – 6 cm, lindungi perineum dengan satu tangan yang dilapisi kain, letakkan tangan yang lain dikepala bayi dan lakukan tekanan yang lembut dan tidak menghambat pada kepala bayi, membiarkan kepala keluar  perlahan-lahan. Menganjurkan ibu untuk meneran perlahan-lahan atau bernapas cepat saat kepala lahir. 2. Dengan lembut menyeka  muka,  mulut, dan hidung bayi dengan kain atau kasa yang bersih. (langkah [...]

Pemberian ASI dan Pasca Persalinan

Pemberian ASI dan Pasca Persalinan

Ibu memberikan ASI sacara dini lebih sedikit akan mengalami masalah dengan menyusui. Bimbingan yang tidak benar dan teratur dari tenaga kesehatan merupakan kendala utama pemberian ASI. Bagaimana cara mendukung dan memicu pemberian ASI dijelaskan dalam WHO/UNICEF Join Statement “Promoting, Protecting and Supporting Breasfeeding – the special role of the martenity services”, yang  kemudian disimpulkan dalam 10 Langkah Menyusui (Ten Steps to Successful Breastfeeding) yang kemudian menjadi dasar The Baby Friendly [...]

Pelepasan Plasenta

Pelepasan Plasenta

Kala tiga persalinan dimulai setelah kelahiran janin dan melibatkan pelepasan dan ekspulsi plasenta.  Setelah kelahiran plasenta dan selaput janin, persalinan aktif selesai. Karena bayi sudah lahir, uterus secara spontan berkontraksi keras dengan isi yang sudah kosong. Normalnya, pada saat bayi selesai dilahirkan rongga uterus hampir terobliterasi dan organ ini berupa suatu massa otot yang hampir padat, dengan tebal beberapa sentimeter diatas segmen bawah yang lebih tipis. Fundus uteri sekarang terletak [...]

Hubungan Seksual pada Periode Pasca Persalinan

Hubungan Seksual pada Periode Pasca Persalinan

Kebutuhan informasi dan konseling tentang kehidupan seksual dan kontrasepsi merupakan salah satu pertanyaan yang banyak diajukan pada masa pascapersalinan. Ada kemungkinan besar bahwa sebagian besar ibu menghindari hubungan seksual selama terjadinya kehamilan sampai dengan persalinan. Kelelahan dan gangguan tidur adalah keluhan yang paling sering menyebabkan terjadinya penurunan libido. Kembalinya perilaku seksual sebelum kehamilan pada umumnya akan berjalan sangat lambat. Setelah 8 minggu pascapersalinan, 71 % responden menyatakan telah melakukan hubungan [...]

Asuhan Persalinan Setelah Bayi Lahir

Asuhan Persalinan Setelah Bayi Lahir

Saat Bayi Lahir, Lakukan Penilaian Sebagai Berikut. a. Apakah kehamilan cukup bulan? b. Apakah air kebutan jernih dan tidak terkontaminasi mekonium? c. Apakah bayi bernafas adekuat atau menangis? d. Apakah tonus otot bayi baik? Bila semua pertanyaan di atas dijawab dengan “ya”, lakukan perawatan rutin. Perawatan rutin ialah memberikan kehangatan, membuka/membersihkan jalan napas, mengeringkan, dan menilai warna. Bila salah satu atau lebih pertanyaan dijawab “tidak”, lakukan langkah awal resusitasi. Ventilasi [...]

Masalah yang Dihadapi Pasca Persalinan

Masalah yang Dihadapi Pasca Persalinan

Masalah psikologi pada pascapersalinan bukan merupakan komplikasi yang jarang ditemukan. Masalah ini dapat dihindari dengan adanya dukungan sosial serta dukungan pelaksana pelayanan kesehatan selama kehamilan, persalinan, dan pascapersalinan. Status nutrisional pada masa remaja, kehamilan, dan laktasi memiliki dampak langsung pada  kesehatan maternal dan bayi selama masa nifas. Intake nutrisi pascapersalinan harus ditingkatkan untuk mengatasi kebutuhan energi selama menyusui. Tiga defisiensi vitamin dan mineral adalah kelainan yang terjadi sebagai akibat kekurangan [...]

Cara Menjaga Kebersihan dan Keamanan dalam Persalinan

Cara Menjaga Kebersihan dan Keamanan dalam Persalinan

Kebersihan dan Keamanan 1. Menempatkan semua peralatan di dalam larutan klorin 0,5% untuk dekontaminasi  (10 menit). Mencuci dan membilas peralatan setelah dekontaminasi. 2. Membuang bahan-bahan yang terkontaminasi ke dalam tempat sampah yang sesuai . 3. Membersihkan ibu dengan menggunakan air disinfeksi tingkat tinggi. Membersihkan cairan ketuban, lendir, dan darah. Membantu ibu memakai pakaian yang bersih dan kering. 4. Memastikan bahwa ibu nyaman. Membantu ibu memberikan ASI. Menganjurkan keluarga untuk memberikan [...]

Vaksinasi Ibu Hamil dan Pasca Persalinan

Vaksinasi Ibu Hamil dan Pasca Persalinan

Semua ibu harus mendapatkan imunisasi dengan paling sedikit 2 kali pemberian Tetanus Toksoid sebagai upaya pencegahan terjadinya tetanus pada ibu ataupun bayinya. Dosis ketiga diberikan dalam 6 bulan setelah pemberian suntikan yang kedua dan 2 dosis yang terakhir diberikan paling lambat setelah satu tahun atau selama kehamilan yang berikutnya. Bila terdapat risiko yang tinggi untuk terjadinya penularan Tuberkulosis, imunisasi BCG harus diberikan pada bayi segera setelah kelahiran. Vaksin Difteria-pertusis-tetanus direkomendasikan [...]

Fisiologi Persalinan Normal

Fisiologi Persalinan Normal

Kehamilan secara umum ditandai dengan aktivitas otot polos miometrium yang relative tenang yang memungkinkan pertumbuhan dan perkembangan janin intrauterine sampai dengan kehamilan aterm. Menjelang persalinan, otot polos uterus mulai menunjukkan aktivitas kontraksi secara terkoordinasi, diselingi dengan suatu periode relaksasi, dan mencapai puncaknya menjelang persalinan, serta secara berangsur menghilang pada periode postpartum. Mekanisme regulasi yang mengatur aktivitas kontraksi miometrium selama kehamilan, persalinan, dan kelahiran, sampai saat ini masih belum jelas benar. [...]

Penyebab Kematian Ibu Pasca Persalinan

Penyebab Kematian Ibu Pasca Persalinan

Faktor predisposisi adalah infeksi genital pada masa nifas yang disebabkan oleh persalinan macet, ketuban pecah dini, pemeriksaan dalam yang telalu sering, pemantauan janin intravaginal, dan bedah sesar. Walaupun bedah sesar termaksud dalam resiko, sebenarnya hal ini disebabkan oleh persalinan dan lingkungan (keterbatasan sarung tangan, air bersih, sabun dll). Pada bedah sesar, resiko infeksi didapatkan lebih tinggi dari pada persalinan pervaginam. Kuman penyebab utama adalah E.coli, streptococci, anaeorobic microorganisms seperti bacteroides, [...]