penyuluhan cara mencegah kdrt


Pemberian Antibiotika Pada Kehamilan dan Persalinan

Pemberian Antibiotika Pada Kehamilan dan Persalinan

Antibiotika harus diberikan apabila terhadap infeksi, misalnya pada kasus sepsis, syok septic, cedera intraabdominal, dan perforasi uterus. Apabila tidak terdapat tanda-tanda infeksi, misalnya pada syok perdarahan, antibiotika tidak perlu diberikan. Apabila diduga  ada proses infeksi yang sedang berlangsung, sangat penting untuk memberikan antibiotika dini. Sebelum pembedahan dilakukan, antibiotika harus diberikan setidak-tidaknya sebagai pencegahan. Pada kasus syok, pemberian antibiotika intravena lebih diutamakan sebab lebih cepat menyebarkan obat ke jaringan yang terkena [...]

Syarat dan Kontra Indikasi Rawat Gabung

Syarat dan Kontra Indikasi Rawat Gabung

Syarat Rawat Gabung Tidak semua bayi atau ibu dapat dirawat gabung. Syaratnya adalah: a. Usia kehamilan > 34 minggu dan berat lahir > 1800 gram, berarti refleks menelan dan menghisapnya sudah baik b. Nilai agar pada lima menit ≥ 7 c. Tidak ada kelainan kongenital yang memerlukan perawatan  khusus d. Tidak ada trauma lahir atau morbiditas lain yang berat e. Bayi yang lahir dengan seksio sesarea yang menggunakan pembiusan umum, [...]

Manfaat dan Keuntungan Rawat Gabung

Manfaat dan Keuntungan Rawat Gabung

Manfaat Kontak dini antara ibu dan bayi yang telah dibina sejak dari kamar bersalin seharusnya tetap dipertahankan dengan merawat bayi bersama ibunya (rawat gabung). Keuntungan rawat gabung: 1. Aspek Psikologis Dengan rawat gabung antara ibu dan bayi akan terjalin proses lekat (bonding). Hal ini sangat mempengaruhi perkembangan psikologis bayi selanjutnya. Kehangatan tubuh ibu merupakan stimulasi mental yang mutlak diperlukan oleh bayi. Rasa aman, terlindung, dan percaya pada orang lain (basic [...]

Pengertian Rawat Gabung Bagi Ibu Bersalin

Pengertian Rawat Gabung Bagi Ibu Bersalin

Rawat Gabung Banyak fasilitas kesehatan yang merawat ibu bersalin sebelum melaksanakan program rawat gabung. Berbagai alasan diajukan antara lain: a. Rasa kasihan karena ibu masih lelah habis melahirkan sehingga perlu istirahat b. Ibu belum dapat merawat bayinya sendiri c. Kekhawatiran bahwa pada jam kunjungan bayi tertular penyakit yang dibawa oleh pengunjung d. Fasilitas kesehatan ingin memberikan pelayanan sebaik-baiknya sehingga ibu bisa beristirahat Hal ini tidak perlu terjadi apabila ibu dan [...]

Cara Memberikan Obat Kepada Bayi Menyusui

Cara Memberikan Obat Kepada Bayi Menyusui

Panduan untuk memberikan obat-obatan kepada bayi yang menyusui 1. Gunakan obat hanya kalau memang diperlukan. Pertimbangan obat alternatif bila ada 2. Bila mungkin tunda pemberian obat sampai bayi yang lebih matur sehingga mampu mendetoksifikasi atau memetabolisasi obat yang melalui ASI 3. Berikan dosis terkecil yang efektif dan untuk waktu yang sesingkat mungkin 4. Pilih obat yang kadar di dalam ASI lebih rendah dari kadar di dalam plasma. Rasio ASI/plasma kurang [...]

Pengaruh Obat Yang Diminum Ibu Terhadap Bayinya

Pengaruh Obat Yang Diminum Ibu Terhadap Bayinya

Pengaruh obat yang diminum ibu terhadap bayi tergantung pada factor-faktor berikut. Factor obat a. Berat molekul obat (BM), makin besar BM makin sukar terdapat di dalam ASI (missal Insulin karena BM > 200 tidak terdapat di dalam ASI). b. Obat yang bersifat basa lebih mudah terdapat di dalam ASI (ASI lebih bersifat asam dari pada plasma pH ASI 7,0 – 7,4). c. Masa paruh obat. Makin lama masa paruh obat [...]

Cara Pemberian ASI Dengan Keadaan Khusus

Cara Pemberian ASI Dengan Keadaan Khusus

Ibu dengan CMV Bayi yang lahir cukup bulan boleh diberi ASI. Bayi yang lahir prematur tidak dianjurkan mendapat ASI. Ibu dengan varisella Boleh diberi ASI perah bila tidak ada lesi pada payudara. Ibu dengan Toksoplasmosis Tidak dilarang memberi ASI karena transmisi melalui ASI belum ada yang melaporkan. Ibu dengan Trikomonas vaginalis Bila dapat diobati local tidak ada kontraindikasi menyusui. Ibu dengan malaria Pengobatan dengan obat antimalaria bukan merupakan kontraindikasi menyusui. [...]

Mendeteksi dan Mengobati Kelainan Pada Payudara

Mendeteksi dan Mengobati Kelainan Pada Payudara

Mendeteksi dan mengobati kelainan pada payudara yang dapat menghambat produksi ASI, antara lain. 1. Puting yang terbenam Sebenarnya puting terbenam saat hamil bukan merupakan masalah karena puting masih akan bertambah lentur setelah bayi lahir dan bayi tidak menghisap dari puting tetapi dari areola. Puting terbenam setelah kelahiran dapat dicoba ditarik menggunakan nipple puller beberapa saat sebelum bayi disusui. Sebelum ASI keluar puting dan areola dimasukkan ke dalam mulut bayi dan [...]

Cara Memerah ASI yang Benar

Cara Memerah ASI yang Benar

1. Cuci tangan yang bersih 2. Siapkan wadah yang bermulut lebar yang mempunyai tutup dan telah direbus. 3. Bentuk jari telunjuk dan ibu jari seperti membentuk huruf C dan letakkan di atas areola mamae. Tekan jari telunjuk dan ibu jari kearah dada ibu kemudian perah dan lepas. Gerakan perah dan lepas dilakukan berulang. Mengajarkan ibu cara menyimpan ASI perah 4. ASI perah dapat disimpan pada suhu ruangan selama 6 – [...]

Penyuluhan Pemberian ASI dan Ruang Bersalin

Penyuluhan Pemberian ASI dan Ruang Bersalin

Selama masa antenatal ibu dipersiapkan fisik dan psikologis. Untuk persiapan fisik, ibu perlu diberi penyuluhan tentang kesehatan dan gizi ibu selama hamil. Untuk persiapan psikologis, ibu diberi penyuluhan agar termotivasi untuk memberikan ASI karena keinginan untuk memberi ASI adalah factor yang sangat penting untuk keberhasilan menyusui. Adapun penyuluhan yang dianjurkan adalah sebagai berikut. 1. Penyuluhan mengenai fisiologi laktasi 2. Penyuluhan mengenai pemberian ASI secara eksklusif 3. Penyuluhan ibu mengenai manfaat [...]

Keuntungan Mengosongkan Payudara Saat Menyusui

Keuntungan Mengosongkan Payudara Saat Menyusui

Pemberian ASI adalah libitum jangan dijadual. Pada hari-hari pertama ASI belum banyak sehingga bayi akan sering minta menyusu. Bila ASI sudah banyak mengatur sendiri kapan ia ingin menyusu. Pada hari-hari pertama menyusu dari satu payudara antara 5 – 10 menit dan boleh dari kedua payudara karena ASI belum banyak. Setelah ASI banyak bayi perlu mengosongkan salah satu payudara baru menyusu pada payudara lainnya. Untuk penyusuan berikut mulai dari payudara yang [...]

Ruang Rawat dan Cara Menyusui Bayi

Ruang Rawat dan Cara Menyusui Bayi

Ruang Rawat 1. Merawat ibu bersama bayinya atau rawat gabung. 2. Petugas mengajarkan kepada ibu cara memosisikan dan melekatkan bayi pada payudara bagi mereka yang belum dilatih selama pemeriksaan antenatal. Seringkali kegagalan menyusui disebabkan oleh kesalahan memosisikan dan melekatkan bayi. Puting ibu jadi lecet, ibu jadi segan menyusui, produksi ASI berkurang, bayi jadi malas menyusu. Langkah Menyusui Yang Benar 1. Cuci tangan dengan air bersih yang mengalir 2. Ibu duduk [...]

Cara Memandikan Bayi

Cara Memandikan Bayi

Memandikan bayi merupakan hal yang sering dilakukan, tetapi masih banyak kebiasanan yang salah dalam memandikan bayi, seperti memandikan bayi segera setelah lahir yang dapat mengakibatkan hipotermia. Pada beberapa kondisi seperti bayi kurang sehat, bayi belum lepas dari tali pusat atau dalam perjalanan, tidak perlu dipaksakan untuk mandi berendam. Bayi cukup diseka dengan sabun dan air hangat untuk memastikan bayi tetap segar dan bersih. Saat mandi bayi berada dalam keadaan telanjang [...]

Cara Merawat Tali Pusat

Cara Merawat Tali Pusat

Perawatan tali pusat yang benar dan lepasnya tali pusat dalam minggu pertama secara bermakna mengurangi insiden infeksi pada neonatus. Jelly Wharton yang membentuk jaringan nekrotik dapat berkolonisasi dengan organism pathogen, kemudian menyebar dan menyebabkan infeksi kulit dan infeksi sistemik pada bayi. Yang terpenting dalam perawatan tali pusat ialah menjaga agar tali pusat tetap kering dan bersih. Cuci tangan dengan sabun dan air bersih sebelum merawat tali pusat. Bersihkan dengan lembut [...]

Mengukur Berat dan Panjang Serta Profilaksis Mata Bayi

Mengukur Berat dan Panjang Serta Profilaksis Mata Bayi

Pelabelan bayi Label nama bayi atau nama ibu harus dilekatkan pada pergelangan tangan atau kaki sejak di ruang bersalin. Pemasangan dilakukan dengan sesuai aar tidak terlalu ketat ataupun longgar sehingga mudah lepas. Profilaksis Mata Konjungtivitis pada bayi baru lahir sering terjadi terutama pada bayi dengan ibu yang menderita penyakit menular seksual seperti gonore dan klamidiasis. Sebagian besar konjungtivitis muncul pada 2 minggu pertama setelah kelahiran. Pemberian antibiotik profilaksis pada mata [...]

Tips dan Cara Mengatasi Anak Yang Susah Makan

Tips dan Cara Mengatasi Anak Yang Susah Makan

IBUDANBALITA.NET – Banyak sekali keluhan para orang tua tentang anaknya, terutama para ibu. Salah satunya adalah anak yang tidak mau makan. Sudah berbagai macam cara seolah-olah tidak pernah berhasil yang dilakukan seorang ibu untuk mengatasi anaknya yang tidak mau makan. Bahkan sering sekali orang tua terutama ibu merasa sangat tertekan dan stress dalam menghadapi anaknya yang susah untuk makan. Setiap ibu itu selalu merasa khawatir jika anaknya tidak mau makan [...]

Peningkatan dan Pemotongan Tali Pusat

Peningkatan dan Pemotongan Tali Pusat

Peningkatan dan pemotongan tali pusat segera setelah persalinan banyak dilakukan secara luas di seluruh dunia, tetapi penelitian menunjukkan hal ini tidak bermanfaat bagi ibu ataupun bayi, bahkan dapat berbahaya bagi bayi. Penundaan peningkatan tali pusat memberikan kesempatan bagi terjadinya transfusi fetomaternal sebanyak 20 – 50 % (rata-rata 21 %) volume darah bayi. Variasi jumlah darah transfusi fetomaternal ini tergantung dari lamanya penundaan peningkatan tali pusat dan posisi bayi dari ibunya [...]

Inisiasi Menyusu Dini atau IMD

Inisiasi Menyusu Dini atau IMD

Pada tahun 1992 WHO/UNICEF mengeluarkan protocol tentang Inisiasi menyusu Dini (IMD) sebagai salah satu dari Evidence for the ten steps to successful breastfeeding yang harus diketahui oleh setiap tenaga kesehatan. Segera setelah dilahirkan, bayi diletakkan di dada atau perut atas ibu selama paling sedikit satu jam untuk memberi kesempatan pada bayi untuk mencari dan menemukan puting ibunya. Manfaat IMD bagi bayi adalah membantu stabilisasi pernapasan, mengendalikan suhu tubuh bayi lebih [...]

3 Cara Menjaga Suhu Tubuh Bayi Baru Lahir

3 Cara Menjaga Suhu Tubuh Bayi Baru Lahir

Bayi kehilangan panas melalui empat cara, yaitu: Keadaan telanjang dan basah pada bayi baru lahir menyebabkan bayi mudah kehilangan panas melalui ketiga cara di Bawah ini. Kehilangan panas secara konduktif jarang terjadi kecuali jika bayi diletakkan pada alas yang dingin. 1. Cara Konveksi Suhu udara d kamar bersalin tidak boleh kurang dari 20o C dan sebaiknya tidak berangin. Tidak boleh ada pintu dan jendela yang terbuka. Kipas angin dan AC [...]

Resusitasi Bayi Baru Lahir

Resusitasi Bayi Baru Lahir

Resusitasi neonatus tidak rutin dilakukan pada semua bayi baru lahir. Akan tetapi, penilaian untuk menentukan apakah bayi memerlukan resusitasi harus dilakukan pada setiap neonatus oleh petugas terlatih dan kompeten dalam resusitasi neonatus. Pada bayi sehat dengan napas spontan, tonus baik dan ketuban jernih, tidak dilakukan resusitasi, tetapi tetap harus dilakukan perawatan rutin. Bila bayi gagal bernapas spontan, hipotonus, atau ketuban keruh bercampur mekonium, maka harus dilakukan langkah-langkah resusitasi. Semua peralatan [...]