obat obatan pada perkembangan janin di indonesia


Diagnosis Kelainan Kongenital Pada Janin

Diagnosis Kelainan Kongenital Pada Janin

Diagnosis kelainan kongenital seringkali didasarkan atas ditemukannya kelainan pada bentuk tubuh dan struktur organ janin. Kelainan tersebut bisa berupa kelainan pada bentuk wajah dan kroniospinal, bentuk toraks, bentuk abdomen, bentuk ekstremitas, dan bentuk alat kelamin (ambiguous genitalia, adesensus testis atau cryptorchidism). Kelainan pada struktur organ janin misalnya kelainan pada struktur intrakranial, intratorakal, dan intraabdominal. Selain untuk menentukan usia kehamilan dan besar janin, pengukuran biometri janin berguna juga unguk menentukan adanya [...]

Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Janin

Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Janin

Penentuan Pertumbuhan dan Besar Janin Pertumbuhan janin selama kehamilan dipengaruhi oleh faktor intrinsik (faktor genetik) yang menentukan potensi pertumbuhan janin; dan faktor ekstrinsik (faktor lingkungan). Potensi pertumbuhan janin akan terganggu misalnya oleh kelainan genetik/ kromosom, infeksi (rubela), radiasi, dan obat-obatan. Faktor lingkungan yang dapat mengganggu pertumbuhan janin misalnya kondisi geografi, status sosial-ekonomi, penyakit pada janin, dan gangguan uteroplasenta. Gangguan pertumbuhan janin akan meningkatkan morbiditas dan mortalitas perinatal, dan pada jangka [...]

Jenis dan Karakteristik Pemeriksaan Jantung Janin dengan Kardiotokografi

Jenis dan Karakteristik Pemeriksaan Jantung Janin dengan Kardiotokografi

Denyut jantung janin dalam pemeriksaan Kardiotokografi ada dua macam: 1. Denyut jantung janin basal (basal fetal beart rate), yakni frekuensi dasar (baseline rate) dan variabilitas (variability) denyut jantung janin saat uterus dalam keadaan instirahat (relaksasi). 2. Perubahan periodik (reactivity), merupakan perubahan denyut jantung janin yang terjadi saat ada gerakan janin atau kontraksi uterus. Frekuensi Dasar denyut Jantung Janin (Base Line Rate) Dalam keadaan normal frekuensi dasar denyut jantung janin berkisar [...]

Pemantauan Kesejahteraan Janin dengan Kardiotokografi Janin

Pemantauan Kesejahteraan Janin dengan Kardiotokografi Janin

Salah satu upaya untuk menurunkan angka kematian perinatal yang disebabkan oleh penyulit-penyulit hipoksia janin dalam rahim antara lain dengan melakukan pemantauan kesejahteraan janin. Pada dasarnya pemantauan ini bertujuan untuk mendeteksi adanya gangguan yang berkaitan dengan hipoksia janin, seberapa jauh gangguan tersebut, dan akhirnya menentukan tindak lanjut dari hasil pemantauan tersebut. Kardiotografi (KTG) merupakan salah satu alat elektronik yang digunkan untuk tujuan di atas, melalui penilan pola denyut jantung janin dalam [...]

Efek Pemeriksaan USG Untuk Janin

Efek Pemeriksaan USG Untuk Janin

Apabila osilasi amplitudo tekanan gelombang ultrasonik tidak terlalu besar, diameter inti-inti gas relatif stabil dan tidak mengalami kolaps. Fenomena ini disebut stable cavitation. Osilasi yang terjadi pada inti-inti gas dapat menimbulkan gelombang mikro (microstreaming) yang dipancarkan dengan kecepatan tinggi ke medium sekitarnya dan menimbulkan panas. Intensitas gelombang ultrasonik yang digunakan pada alat USG diagnostik yang dijual di pasaran jauh lebih kecil dibandingkan alat USG eksperimental. Pemeriksaan dengan USG komersial dilakukan [...]

Variabilitas Denyut Jantung Janin

Variabilitas Denyut Jantung Janin

Variabilitas Denyut Jantung Janin (Variability) Variabilitas denyut jantung janin adalah gambaran osilasi yang tidak teratur, yang tampak pada rekaman denyut jantung janin. Variabilitas denyut jantung janin diduga terjadi akibat keseimbangan interaksi dari sistem simpatis (kardioakselerator) dan parasimpatis (kardiodeselerator). Akan Tetapi ada pendapat lain mengatakan bahwa variabilitas terjadi akibat rangsangan di daerah korteks otak besar (serebri) yang diteruskan ke pusat pengatur denyut jantung di bagian otak dengan perantaraan n. Vagus. Variabilitas [...]

Mendeteksi Kehamilan Kembar pada Trimester I

Mendeteksi Kehamilan Kembar pada Trimester I

Kehamilan Kembar Kehamilan kembar yang terdeteksi pada kehamilan trimester I harus selalu dievaluasi, untuk mengetahui kemungkinan terjadinya reduksi spontan atau gangguan lainnya selama kehamilan. Sekitar 21 % kehamilan kembar akan mengalami reduksi spontan (vanishing twin) pada kehamilan trimester II. Kematian perinatal terutama terjadi pada kembar monokorionik. Pada kehamilan trimester II, korionisitas kehamilan kembar dapat diketahui dengan memeriksa jenis kelamin kedua janin, jumlah plasenta, dan sekat pemisah kedua janin. Bila jenis [...]

Penggunaan Color Doppler Velocimetry Pada Pembuluh Darah Janin

Penggunaan Color Doppler Velocimetry Pada Pembuluh Darah Janin

Biasa dilakukan pada: Duktus Venosus Aliran darah pada duktus venosus adalah dapat dihentikan pada minggu ke 10 -13 kehamilan, tetapi masih belum mempunyai arti klinis. Yaman dan kawan-kawan melaporkan ada hubungan antara terjadinya peningkatan angka kematian perinatal dengan terjadinya penurunan aliran darah pada duktus venosus. Ozen dan kawan-kawan melaporkan bila terjadi ketidaknormalan aliran darah pada duktus venosus ada hubungan dengan terjadinya kematian perinatal dan Skor Apgar 5 menit pertama yang [...]

Perdarahan Pada Kehamilan Trimester I

Perdarahan Pada Kehamilan Trimester I

Abortus iminens pada kehamilan trimester I biasanya disebabkan oleh perdarahan retrokorionik yang letaknya dibelakang korion frondosum, dan perdarahan subkorionik yang letaknya di belakang selaput korion dan mengisi kavum uteri. Pardarahan terjadi karena terlepasnya sebagian korion frondosum dari dinding uterus. Perdarahan retrokorionik dan subkorionik umumnya terjadi bersamaan. Perdarahan yang masih baru akan terlihat hiperekoik terhadap korion; sedangkan perdarahan yang lamanya sudah 1 – 2 minggu akan terlihat hipoekoik atau anekoik. Gambaran [...]

Pengaruh Atenuasi Dalam Pemeriksaan USG

Pengaruh Atenuasi Dalam Pemeriksaan USG

Bila gelombang suara mencapai permukaan medium lain yang berbeda sifat akustiknya dan dalam arah yang tegak lurus, maka intensitas yang ditransmisikan akan diubah arahnya. Perubahan arah ini mengikuti hukum Snell, dan peristiwa ini disebut refraksi. Absorbsi merupakan mekanisme perubahan energi mekanis (intensitas) gelombang suara menjadi energi panas. Jaringan tulang memiliki daya absorbsi yang kuat; sedangkan cairan/darah dan jaringan lunak mempunyai daya absorbsi yang lemah. Mekanisme pembauran terjadi apabila gelombang suara [...]

Mengatasi Diare Pada Bayi

Mengatasi Diare Pada Bayi

IBUDANBALITA.NET – Diare atau dalam bahasa kasaranya mencret adalah sebuah penyakit dimana feses berubah menjadi lembek atau cair yang biasanya terjadi paling sedikit 3 kali dalam 24 jam. Diare ini juga bukan hanya orang dewasa  saja yang mengalami, bahkan bayi juga bisa saja terserang diare dan keadaannya bisa malah lebih buruk dibandingkan orang dewasa. Diare pada bayi sangat berbahaya dan harus segera diobati. Jika diare pada bayi berlanjut tanpa penanganan [...]

Menilai Denyut Jantung Janin Dengan Contraction Stress Test

Menilai Denyut Jantung Janin Dengan Contraction Stress Test

Pemeriksaan CST dimaksudkan untuk menilai gambaran denyut jantung janin dalam hubungannya dengan kontraksi uterus. CST biasanya dilakukan untuk memantau kesejahteraan janin saat proses persalinan terjadi (inpartu). Seperti halnya NST, pada pemeriksaan CST juga dilakukan penilain terhadap pfrekuensi dasar denyut jantung janin, variabilitas denyut jantung janin, dan perubahan periodik (akselerasi ataupun deselerasi) dalam kaitannya dengan kontraksi uterus. Interpretasi CST. Negatif -     Frekuensi dasar denyut jantung janin normal. -     Variabilitas denyut jantung [...]

20 Indikasi Pemeriksaan USG Pada Kehamilan Trimester I

20 Indikasi Pemeriksaan USG Pada Kehamilan Trimester I

Pemeriksaan USG Transvaginal Berbeda dengan USG-TA, pemeriksaan USG-TV harus dilakukan dalam keadaan kandung kemih yang kosong agar organ pelvik berada dekat dengan permukaan transduser dan berada di dalam area penetrasi transduser. Jika dibandingkan Pemeriksaan USG-TA (yang harus dikerjakan dalam keadaan kandung kemih terisi penuh), pemeriksaan USG-TV pada kehamilan trimester I lebih dapat diterima oleh pasien. Pemeriksaan USG-TV dapat dilakukan setiap saat, dan organ pelvik berada dalam posisi yang sebenarnya. Dalam [...]

Pemeriksaan Doppler Pada Umbilikalis

Pemeriksaan Doppler Pada Umbilikalis

Pada Umbilikalis pemeriksaan Doppler sudah dapat dimulai sejak minggu ke-17. Secara fisiologis gelombang akhir diastolik tidak ditemukan pada umur kehamilan kurang dari 18 minggu dan mulai terlihat pada kehamilan 18 minggu atau lebih. Hal ini disebabkan oleh menurunnya resistensi pembuluh darah plasenta pada kehamilan normal. Pada pertumbuhan janin terhambat dan pada pereeklampsia terjadi peningkatan rasio S/D dan PI dan pada gambaran velosimetri  Doppler tampak sebagai menghilangnya gambaran akhir diastolik, bahkan [...]

Mengenal Ciri dan Tanda Lain Kehamilan

Mengenal Ciri dan Tanda Lain Kehamilan

Tanda kehamilan lain adalah kontraksi Braxton Hicks yang terjadi akibat peregangan, miometrium yang disebabkan oleh terjadinya pembesaran uterus. Peningkatan aktomiosin di dalam miometrium juga menjadi penyebab dari meningkatnya kontraktilitas uterus. Kontraksi Braxton Hicks bersifat non-ritmik, sporadik, tanpa disertai adanya rasa nyeri, mulai timbul sejak kehamilan enam minggu dan tidak terdektesi melalui pemeriksaan bimanual pelvik. Kontraksi ini baru dapat dikenali melalui pemeriksaan bimanual pelvik pada kehamilan trimester kedua dan pemeriksaan palpasi [...]

Solusio Plasenta dan Tali Pusat

Solusio Plasenta dan Tali Pusat

Solusio plasenta Solusio plasenta adalah peristiwa terlepasnya plasenta yang letaknya normal dari dinding uterus sebelum waktunya. Kelainan ini terjadi pada sekitar 1% kehamilan tetapi menyebabkan tingkat kematian perinatal sekitar 20-60%. Lokasi pelepasan plasenta bisa di daerah retroplasenta atau didaerah marginal. Pelepasan plasenta didaerah retroplasenta terjadi karena rupture arteri spiralis, sedangkan pelepasan plasenta didaerah marginal terjadi karena rupture vena-vena marginalis. Solusio plasenta seringkali tidak terdiagnosis melalui pemeriksaan USG, meskipun secara klinis [...]

Ultrasonografi Kelainan Kromosom dan Kehamilan

Ultrasonografi Kelainan Kromosom dan Kehamilan

Ultrasonografi Kelainan Kromosom (Genetic Sonography) Pemeriksaan USG bermanfaat untuk mencari kemungkinan adanya kelainan kromoson pada kehamilan trimester I. Hal ini dilakukan mulai kehamilan 11 minggu, setelah perkembangan struktur janin cukup jelas untuk dipelajari. Kelainan janin yang bisa diketahui melalui USG adalah nuchal translucency (NT) dan tidak terbentuknya tulang hidung. Nuchal translucency merupakan gambaran penebalan anekoik yang disebabkan olehedema yang terjadi di daerah tengkuk janin. Kelainan-kelainan ini mempunyai korelasi yang kuat [...]

Bahaya Pemakaian Obat-Obatan Selama Kehamilan

Bahaya Pemakaian Obat-Obatan Selama Kehamilan

Apapun yang seorang wanita hamil makan atau minum dapat memberikan pengaruh pada janinnya. Seberapa banyak jumlah obat yang akan terpapar ke janin tergantung dari bagaimana obat tersebut diabsorpsi (diserap), volume distribusi, metabolisme, dan ekskresi (pengeluaran sisa obat). Penyerapan obat dapat melalui saluran cerna, saluran napas, kulit, atau melalui pembuluh darah (suntikan intravena). Kehamilan sendiri mengganggu penyerapan obat karena lebih lamanya pengisian lambung yang dikarenakan peningkatan hormon progesteron. Volume distribusi juga [...]

Pentingnya Peranan Magnesium Dalam Masa Pertumbuhan Anak

Pentingnya Peranan Magnesium Dalam Masa Pertumbuhan Anak

IBUDANBALITA.NET – Seperti yang kita ketahui bahwa vitamin dan mineral sangatlah penting bagi tubuh terutama pada masa pertumbuhan anak. Vitamin dan mineral berfungsi untuk membuat tubuh anak bekerja dengan baik dan dapat menjadikan anak tumbuh dengan sehat. Dalam pembahasan artikel berikut ini, saya akan membahas tentang beberapa mineral penting yang di butuhkan anak dan salah satunya adalah magnesium. Magnesium ini sangatlah penting untuk menjaga tulang anak agar kuat, serta menjaga [...]

Bahaya Pemberian Air Putih Pada Bayi 0-6 Bulan

Bahaya Pemberian Air Putih Pada Bayi 0-6 Bulan

IBUDANBALITA.NET – Pemberian air putih pada bayi yang berusia 0-6 bulan ternyata sangat berbahaya. Hal ini kadang disepelekan oleh para ibu karena menganggap air putih baik untuk kesehatan, padahal sesungguhnya tidak untuk bayi di bawah 6 bulan. Dr. Utami Roesli, Sp.A., MBA., CIML, IBCLC, dari Sentra Laktasi Indonesia menjelaskan bahwa pemberian air putih pada bayi di bawah 6 bulan bisa mengakibatkan sejumlah resiko kesehatan dan kerusakan organ dalam tubuh bayi. [...]