mekanisme kerja estrogen


Faktor Resiko dan Penyebab Obstetri Pada Syok Septik

Faktor Resiko dan Penyebab Obstetri Pada Syok Septik

Syok septic dalam obstetric dapat disebabkan oleh hal-hal berikut. a. Abortus septic b. Ketuban pecah yang lama/korioamnionitis c. Infeksi pascapersalinan: manipulasi dan instrumentasi d. Trauma e. Sisa plasenta f. Sepsis puerperalis g. Pielonefritis akura Factor Risiko Ketuban pecah yang lama, sisa konsepsi yang tidak keluar, dan instrumentasi saluran urogenital merupakan factor risiko yang lain untuk terjadinya sepsis. Syok septic akan menunjukkan gejala-gejala seperti menggigil, hipotensi, gangguan mental, takikardia, takipnea, dan […]

Penanganan Jika Terjadi Syok Pada Kebidanan

Penanganan Jika Terjadi Syok Pada Kebidanan

Jika terjadi syok, tindakan yang harus segera dilakukan antara lain sebagai berikut. 1. Cari dan hentikan segera penyebab perdarahan 2. Berihkan saluran napas dan beri oksigen atau pasang selang endotrakheal. 3. Naikkan kaki ke atas untuk meningkatkan aliran darah ke sirkulasi sentral. 4. Pasang 2 set infuse atau lebih untuk transfuse, cairan infuse dan obat-obat I.V. bagi pasienyang syok. Jika sulit mencari vena, lakukan/pasang kanul intrafemoral. 5. Kembalikan volume darah […]

Mekanisme Ekstrusi Plasenta

Mekanisme Ekstrusi Plasenta

Bila terjadi pemisahan plasenta tipe sentral, atau tipe biasa, hematoma retroplasenta di percaya mendorong plasenta menuju ke rongga uterus., pertama bagian tengah dan kemudian sisanya. Dengan demikian, plasenta mengalami inverse dan dibebani oleh hematoma tersebut, kemudian turun,. Karena membrane disekitarnya menempel kaku pada desidua,plasenta hanya dapat turun dengan menyeret membrane secara perlahan-lahan; kemudian membrane-membran tersebut mengelupas bagian perifernya. Akibatnya, kantong yang terbentuk oleh membrane tersebut mengalami inverse, dan yang muncul […]

Tahapan Persalinan Normal

Tahapan Persalinan Normal

Dengan fleksi kepala janin memasuki ruang panggul dengan ukuran yang paling kecil, yakni dengan diameter suboksipitobregmatikus (9,5 cm) dan dengan sirkumferensia suboksipitobregmatikus (32 cm) sampai didasar panggul kepala janin berada didalam keadaan fleksi maksimal. Kepala yang sedang turun menemui diafragma pelvis yang berjalan dari belakang keatas kebawah depan. Akibat kombinasi elastisitas diafragma pelvis dan tekanan intrauterine disebabkan oleh his yang berulang-ulang, kepala mengadakan rotasi, disebut pula putaran paksi dalam. Didalam […]

Cara Membuat Keputusan Klinik dan Asuhan Sayang Ibu

Cara Membuat Keputusan Klinik dan Asuhan Sayang Ibu

Membuat keputusan klinik Membuat keputusan klinik adalah proses pemecahan masalah yang akan digunakan untuk merencanakan asuhan bagi ibu dan bayi baru lahir. Hal ini merupakan suatu proses sistematik dalam mengumpulkan dan menganalisis informasi, membuat diagnosis kerja, membuat rencana tindakan yang sesuai dengan diagnosis, melaksanakan rencana tindakan dan akhirnya mengevaluasi hasil asuhan atau tindakan yang telah diberikan kepada ibu dan atau bayi baru lahir. Empat langkah proses pengambilan keputusan klinik: 1. […]

Faktor Penting Persalinan Normal

Faktor Penting Persalinan Normal

Hampir 96% janin berada dalam uterus dengan persentasi kepala dan pada persentasi kepala ini ditemukan ± 58% ubun-ubun kecil terletak dikiri depan, ± 23% dikanan depan, ± 11 % dikanan belakang, dan ± 8 % dikiri belakang. Keadaan ini mungkin disebabkan terisinya ruangan disebelah kiri belakang oleh kolon sigmoid dan rectum. Menjadi pertanyaan mengapa janin dalam persentase yang tinggi berada dalam uterus dengan persentase kepala? Keadaan ini mungkin disebabkan kepala […]

Cairan Amnion dan Mekanisme Pengaturannya

Cairan Amnion dan Mekanisme Pengaturannya

Cairan amnion Cairan amnion mempunyai peran yang sangat penting bagi perkembangan dan pertumbuhan janin. Kelainan jumlah cairan amnion dapat terjadi, dan sering kali merupakan petanda yang paling awal terlihat pada janin yang mengalami gangguan. Dipihak lain, kelainan jumlah cairan amnion dapat menimbulkan gangguan pada janin, seperti hipoplasia baru, deformitas janin, kompresi tali pusat, PJT, prematuritas, kelainan letak, dan kematian janin. Oleh sebab itu, kelainan jumlah cairan amnion yang terjadi oleh […]

Kriteria Persalinan Normal

Kriteria Persalinan Normal

Friedman berusaha memilih criteria yang akan member batasan-batasan persalinan normal, sehingga kelainan-kelainan persalinan yang signifikan dapat segera diidentifikasi. Kelompok perempuan yang diteliti adalah nulipara dan multipara yang tidak mempunyai disproporsi  fetopelfik, tidak ada kehamilan ganda, dan tidak ada yang diobati dengan sedasi berat, analgesia konduksi, oksitosin, atau intervensi operatif. Semuanya mempunyai panggul normal, kehamilan aterm dengan presentasi vertex, dan bayi berukuran rata-rata. Dari penelitian ini, friedman mengembangkan konsep tiga bagian […]

Fase Persalinan Normal dan Kala Persalinan

Fase Persalinan Normal dan Kala Persalinan

Fase-Fase Persalinan Normal Beberapa jam terakhir kehamilan ditandai dengan adanya kontraksi uterus yang menyebabkan penipisan, dilatasi serviks, dan mendorong janin keluar melalui jalan lahir. Banyak energy dikeluarkan pada waktu ini. Oleh karena itu, penggunaan istilah in labor (kerja keras) dimaksudkan untuk menggambarkan proses ini. Kontraksi miometrium pada persalinan terasa nyeri sehingga istilah nyeri persalinan digunakan untuk mendiskripsikan proses ini. Tiga Kala Persalinan Persalinan aktif dibagi menjadi tiga kala yang berbeda. […]

Fisiologi Persalinan Normal

Fisiologi Persalinan Normal

Kehamilan secara umum ditandai dengan aktivitas otot polos miometrium yang relative tenang yang memungkinkan pertumbuhan dan perkembangan janin intrauterine sampai dengan kehamilan aterm. Menjelang persalinan, otot polos uterus mulai menunjukkan aktivitas kontraksi secara terkoordinasi, diselingi dengan suatu periode relaksasi, dan mencapai puncaknya menjelang persalinan, serta secara berangsur menghilang pada periode postpartum. Mekanisme regulasi yang mengatur aktivitas kontraksi miometrium selama kehamilan, persalinan, dan kelahiran, sampai saat ini masih belum jelas benar. […]

Tips Kebersihan Tubuh dan Pakaian Untuk Ibu Hamil

Tips Kebersihan Tubuh dan Pakaian Untuk Ibu Hamil

Kebersihan tubuh dan pakaian Kebersihan tubuh harus terjaga selama kehamilan. Perubahan anatomic pada perut, area genitalia/lipat paha, dan payudara menyebabkan lipatan-lipatan kulit menjadi lebih lembab dan mudah terinvestasi oleh mikroorganisme. Sebaiknya gunakan pancuran atau gayung pada saat mandi, tidak dianjurkan berendam dalam bathtub dan melakukan vaginal douche. Gunakan pakaian yang longgar, bersih dan nyaman dan hindarkan sepatu bertongkat tinggi (high heels) dan alas kaki yang keras (tidak elastic) serta korset […]

Mengenal Oligohidramnion dan Polihidramnion

Mengenal Oligohidramnion dan Polihidramnion

Oligohidramnion Beberapa keadaan yang dapat menyebabkan oligohidramnion adalah kelainan kogenital, PJT, ketuban pecah, kehamilan postterm, insufisiensiplasenta, dan obat-obatan (misalnya dari golongan antiprostaglandin). Kelainan congenital yang paling sering menimbulkan oligohidramnion adalah kelainan system saluran kemih (kelainan ginjal bilateral dan obstruksi uretra) dan kelainan kromosom (triploidi, trisomi 18 dan 13). Trisomi 21 jarang memberikan kelainan pada saluran kemih , sehingga tidak menimbulkan oligihidramnion. Insufisiensi plasenta oleh sebab apa pun dapat menyebabkan hipoksian […]

Pengaruh Atenuasi Dalam Pemeriksaan USG

Pengaruh Atenuasi Dalam Pemeriksaan USG

Bila gelombang suara mencapai permukaan medium lain yang berbeda sifat akustiknya dan dalam arah yang tegak lurus, maka intensitas yang ditransmisikan akan diubah arahnya. Perubahan arah ini mengikuti hukum Snell, dan peristiwa ini disebut refraksi. Absorbsi merupakan mekanisme perubahan energi mekanis (intensitas) gelombang suara menjadi energi panas. Jaringan tulang memiliki daya absorbsi yang kuat; sedangkan cairan/darah dan jaringan lunak mempunyai daya absorbsi yang lemah. Mekanisme pembauran terjadi apabila gelombang suara […]

Bio efek Gelombang Ultrasonik

Bio efek Gelombang Ultrasonik

Pada peristiwa perambatan gelombang ultrasonik, di dalam medium terjadi perubahan-perubahan siklik berupa getaran partikel, perubahan tekanan, perubahan densitas, dan perubahan suhu. Secara teoritis, gelombang ultrasonik mempunyai potensi yang dapat merusak struktur jaringan tubuh janin, terutama pada kehamilan trimester I di mana proses organo-genesis sedang terjadi dan merupakan saat yang paling rentan untuk mengalami gangguan. Kerusakan jaringan tubuh yang terjadi terutama akibat pengaruh panas (efek ternal) dan kavitasi (efek mekanis) yang […]

Fisika Dasar Gelombang Suara Yang Digunakan Dalam USG

Fisika Dasar Gelombang Suara Yang Digunakan Dalam USG

Frekuensi gelombang suara yang dapat didengar oleh telinga manusia berkisar antara 20 Hz – 20kHz. Frekuensi gelombang suara diatas 20 kHz disebuk gelombang ultrasonik.        1 kiloHertz (kHz) = 103 Hertz (Hz) atau 103 getar per detik.        1 MegaHertz (MHz)= 103 kHz= 106 Hz. Semakin tinggi frekuensi gelombang suara, panjang gelombangnya akan semakin pendek. Semakin pendek panjang gelombang suara yang ditransmisikan  ke dalam medium, daya penetrasinya akan semakin berkurang. […]

Penggunaan Tehnik Doppler untuk Mengetahui Hasil Kehamilan

Penggunaan Tehnik Doppler untuk Mengetahui Hasil Kehamilan

Banyak dipublikasikan tentang studi dengan menggunakan teknik Doppler pada arteri umbilikalis sebagai suatu tes untuk mengetahui hasil suatu kehamilan. Banyak studi yang memfokuskan diri terhadap perkiraan terjadinya IUGR, HT yang disebabkan oleh kehamilan, asfiksia pada janin, serta kematian perinatal. Meskipun sudah dapat dijelaskan bahwa penyakit pada plasenta dapat menyebabkan hasil kehamilan yang buruk, mekanisme kompensasi pada janin, yang kemudian menyebabkan memburuknya keadaan janin adalah sangat kompleks dan tidak dapat diramalkan […]

Kebijakan Privasi

IBUDANBALITA.NET menghargai hak privasi pribadi Anda. Kebijakan privasi kami karena itu telah diterima dengan komitmen untuk melindungi hak-hak berikut ini : Tidak Berbagi Informasi Semua informasi yang dikumpulkan hanya digunakan oleh IBUDANBALITA.NET dan staf IBUDANBALITA.NET saja. Kami tidak menjual atau menyewakan informasi pengguna kepada siapa pun. Kami tidak berbagi atau crossreference informasi pribadi yang dikumpulkan melalui penggunaan situs dengan database lain atau pihak ketiga selain dalam dua (2) kasus luar […]

Variabilitas Denyut Jantung Janin

Variabilitas Denyut Jantung Janin

Variabilitas Denyut Jantung Janin (Variability) Variabilitas denyut jantung janin adalah gambaran osilasi yang tidak teratur, yang tampak pada rekaman denyut jantung janin. Variabilitas denyut jantung janin diduga terjadi akibat keseimbangan interaksi dari sistem simpatis (kardioakselerator) dan parasimpatis (kardiodeselerator). Akan Tetapi ada pendapat lain mengatakan bahwa variabilitas terjadi akibat rangsangan di daerah korteks otak besar (serebri) yang diteruskan ke pusat pengatur denyut jantung di bagian otak dengan perantaraan n. Vagus. Variabilitas […]

Pemantauan Kesejahteraan Janin dengan Kardiotokografi Janin

Pemantauan Kesejahteraan Janin dengan Kardiotokografi Janin

Salah satu upaya untuk menurunkan angka kematian perinatal yang disebabkan oleh penyulit-penyulit hipoksia janin dalam rahim antara lain dengan melakukan pemantauan kesejahteraan janin. Pada dasarnya pemantauan ini bertujuan untuk mendeteksi adanya gangguan yang berkaitan dengan hipoksia janin, seberapa jauh gangguan tersebut, dan akhirnya menentukan tindak lanjut dari hasil pemantauan tersebut. Kardiotografi (KTG) merupakan salah satu alat elektronik yang digunkan untuk tujuan di atas, melalui penilan pola denyut jantung janin dalam […]

Perubahan Uterus Pada Saat Hamil

Perubahan Uterus Pada Saat Hamil

Pembesaran uterus merupakan perubahan anatomik yang paling nyata pada ibu hamil. Peningkatan konsentrasi hormon estrogen dan progesteron pada awal kehamilan akan menyebabkan hipertrofi miometrum. Hipertrofi tersebut dibarengi dengan peningkatan yang nyata dari jaringan elastin dan akumulasi dari jaringan fibrosa sehingga struktur dinding uterus menjadi lebih kuat terhadap regangan dan distensi. Hipertrofi miometrium juga disertai dengan peningkatan vaskularisasi dan pembuluh limfatik. Peningkatan vaskularisasi, kongesti, dan edema jaringan dinding uterus dan hipertrofi […]