makalah perawatan kesehatan bayi


Cara Merawat Tali Pusat

Cara Merawat Tali Pusat

Perawatan tali pusat yang benar dan lepasnya tali pusat dalam minggu pertama secara bermakna mengurangi insiden infeksi pada neonatus. Jelly Wharton yang membentuk jaringan nekrotik dapat berkolonisasi dengan organism pathogen, kemudian menyebar dan menyebabkan infeksi kulit dan infeksi sistemik pada bayi. Yang terpenting dalam perawatan tali pusat ialah menjaga agar tali pusat tetap kering dan bersih. Cuci tangan dengan sabun dan air bersih sebelum merawat tali pusat. Bersihkan dengan lembut [...]

Resusitasi Bayi Baru Lahir

Resusitasi Bayi Baru Lahir

Resusitasi neonatus tidak rutin dilakukan pada semua bayi baru lahir. Akan tetapi, penilaian untuk menentukan apakah bayi memerlukan resusitasi harus dilakukan pada setiap neonatus oleh petugas terlatih dan kompeten dalam resusitasi neonatus. Pada bayi sehat dengan napas spontan, tonus baik dan ketuban jernih, tidak dilakukan resusitasi, tetapi tetap harus dilakukan perawatan rutin. Bila bayi gagal bernapas spontan, hipotonus, atau ketuban keruh bercampur mekonium, maka harus dilakukan langkah-langkah resusitasi. Semua peralatan [...]

3 Cara Menjaga Suhu Tubuh Bayi Baru Lahir

3 Cara Menjaga Suhu Tubuh Bayi Baru Lahir

Bayi kehilangan panas melalui empat cara, yaitu: Keadaan telanjang dan basah pada bayi baru lahir menyebabkan bayi mudah kehilangan panas melalui ketiga cara di Bawah ini. Kehilangan panas secara konduktif jarang terjadi kecuali jika bayi diletakkan pada alas yang dingin. 1. Cara Konveksi Suhu udara d kamar bersalin tidak boleh kurang dari 20o C dan sebaiknya tidak berangin. Tidak boleh ada pintu dan jendela yang terbuka. Kipas angin dan AC [...]

Kondisi Yang  Mempengaruhi Kesehatan Bayi

Kondisi Yang Mempengaruhi Kesehatan Bayi

Penyebab utama kematian dan kecacatan pada bayi selama masa pascapersalinan termasuk prematuritas, neonatal sepsis, infeksi saluran respirasi, neonatal tetanus dan infeksi pada tunggul tali pusat, kelainan  bawaan, trauma persalinan atau asfiksia. Bayi dengan prematuritas serta berat badan lahir rendah memiliki risiko  lebih terjadinya kerentanan terhadap udara dingin, lebih sering terkena infeksi, sehingga lebih sering memerlukan tindakan resusitasi, serta lebih sukar memberi makan. Suhu tempat perawatan juga harus diatur agar tidak [...]

Peningkatan dan Pemotongan Tali Pusat

Peningkatan dan Pemotongan Tali Pusat

Peningkatan dan pemotongan tali pusat segera setelah persalinan banyak dilakukan secara luas di seluruh dunia, tetapi penelitian menunjukkan hal ini tidak bermanfaat bagi ibu ataupun bayi, bahkan dapat berbahaya bagi bayi. Penundaan peningkatan tali pusat memberikan kesempatan bagi terjadinya transfusi fetomaternal sebanyak 20 – 50 % (rata-rata 21 %) volume darah bayi. Variasi jumlah darah transfusi fetomaternal ini tergantung dari lamanya penundaan peningkatan tali pusat dan posisi bayi dari ibunya [...]

Vaksinasi Ibu Hamil dan Pasca Persalinan

Vaksinasi Ibu Hamil dan Pasca Persalinan

Semua ibu harus mendapatkan imunisasi dengan paling sedikit 2 kali pemberian Tetanus Toksoid sebagai upaya pencegahan terjadinya tetanus pada ibu ataupun bayinya. Dosis ketiga diberikan dalam 6 bulan setelah pemberian suntikan yang kedua dan 2 dosis yang terakhir diberikan paling lambat setelah satu tahun atau selama kehamilan yang berikutnya. Bila terdapat risiko yang tinggi untuk terjadinya penularan Tuberkulosis, imunisasi BCG harus diberikan pada bayi segera setelah kelahiran. Vaksin Difteria-pertusis-tetanus direkomendasikan [...]

Plasenta Di Dalam Rahim Setelah Persalinan

Plasenta Di Dalam Rahim Setelah Persalinan

Bila plasenta masi terdapat didalam rahim atau keluar secara tidak lengkap pada jam pertama setelah persalinan, harus segera dilakukan plasenta manual untuk melahirkan plasenta. Tindakan hanya dianjurkan untuk tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi dengan kondisi fasilitas kesehatan yang cukup memadai. Bila plasenta telah dilahirkan secara lengkap, tetapi masih terjadi perdarahan, Segera berikan suntikan oksitosin. Dilanjutkan denga masse fundus secara sirkular sampai terdapat kontraksi uterus yang adekuat. Keadaan ibu memerlukan pengawasan [...]

Keperluan Bayi Baru Lahir

Keperluan Bayi Baru Lahir

Prosedur penyelamatan bayi dengan asfiksia adalah melakukan resusitasi. Bayi yang dilakukan resusitasi dengan baik tidak mempunyai masalah dalam masa neonatal awal maupun setelah itu. Asfiksia berat yang tidak mendapatkan atau tanpa resusitasi adalah awal kehidupan yang sangat buruk. Sangat sedikit pengobatan spesifik yang tersedia untuk bayi ini, walaupun di fasilitas pelayanan kesehatan yang terbaik kecuali dengan pelayanan kasih sayang dan stimulus psikososial berkesinambungan. Pada Masa Pascapersalinan, Bayi Baru Lahir Memerlukan [...]

Perawatan Lanjutan Persalinan Normal

Perawatan Lanjutan Persalinan Normal

Perawatan Lanjutan a. Catat Nilai Apgar untuk menit ke-1 dan ke-5 dalam rekaman medik. b. Jika bayi memerlukan asuhan intensif, rujuk kerumah sakit yang terdekat yang memiliki kemampuan memberikan dukungan ventilator, untuk memantau dan memberikan perawatan pada neonatus. c. Jika bayi dalam keadaan stabil, pindahkan ke neonatal untuk dipantau dan di tindak lanjuti. d. Diruang neonatal, ikuti panduan asuhan neonatus normal untuk pemeriksaan fisik dan dan tindakan profilaksis. Selain itu, [...]

Sumber Utama Infeksi Pada Bayi

Sumber Utama Infeksi Pada Bayi

Infeksi berasal dari 2 sumber utama, ibu dan lingkungan, termasuk didalamnya tempat persalinan, tempat perawatan dan rumah. Infeksi yang terjadi pada hari pertama kehidupan pada umumnya berasal dari kontak dengan mikroorganisme yang berasal dari ibu. Infeksi yang terjadi setelah itu lebih sering berasal dari lingkungan mungkin tampak pada saat persalinan. Bagaimanapun tindakan yang dilakukan selama persalinan dapat menjadi penyebab potensial terjadinya infeksi. Hasil pengobatan akan menjadi jauh lebih baik apabila [...]

Inisiasi Menyusu Dini atau IMD

Inisiasi Menyusu Dini atau IMD

Pada tahun 1992 WHO/UNICEF mengeluarkan protocol tentang Inisiasi menyusu Dini (IMD) sebagai salah satu dari Evidence for the ten steps to successful breastfeeding yang harus diketahui oleh setiap tenaga kesehatan. Segera setelah dilahirkan, bayi diletakkan di dada atau perut atas ibu selama paling sedikit satu jam untuk memberi kesempatan pada bayi untuk mencari dan menemukan puting ibunya. Manfaat IMD bagi bayi adalah membantu stabilisasi pernapasan, mengendalikan suhu tubuh bayi lebih [...]

Asuhan Persalinan Setelah Bayi Lahir

Asuhan Persalinan Setelah Bayi Lahir

Saat Bayi Lahir, Lakukan Penilaian Sebagai Berikut. a. Apakah kehamilan cukup bulan? b. Apakah air kebutan jernih dan tidak terkontaminasi mekonium? c. Apakah bayi bernafas adekuat atau menangis? d. Apakah tonus otot bayi baik? Bila semua pertanyaan di atas dijawab dengan “ya”, lakukan perawatan rutin. Perawatan rutin ialah memberikan kehangatan, membuka/membersihkan jalan napas, mengeringkan, dan menilai warna. Bila salah satu atau lebih pertanyaan dijawab “tidak”, lakukan langkah awal resusitasi. Ventilasi [...]

Pencegahan Infeksi dalam Pelayanan Asuhan Kesehatan

Pencegahan Infeksi dalam Pelayanan Asuhan Kesehatan

Tindakan-tindakan pencegahan infeksi dalam  pelayanan asuhan kesehatan 1. Meminimalkan infeksi yang disebabkan oleh mikroorganisme 2. Menurunkan risiko penularan penyakit yang mengancam jiwa seperti hepatitis dan HIV/AIDS 3. Penolong persalinan dapat terpapar hepatitis dan HIV di tempat kerjanya melalui: a. Percikan darah atau cairan tubuh pada mata, hidung, mulut, atau melalui diskontinuitas permukaan kulit (misalnya luka atau lecet yang kecil). b. Luka tusuk yang disebabkan oleh jarum yang terkontaminasi atau peralatan [...]

Pemberian ASI dan Pasca Persalinan

Pemberian ASI dan Pasca Persalinan

Ibu memberikan ASI sacara dini lebih sedikit akan mengalami masalah dengan menyusui. Bimbingan yang tidak benar dan teratur dari tenaga kesehatan merupakan kendala utama pemberian ASI. Bagaimana cara mendukung dan memicu pemberian ASI dijelaskan dalam WHO/UNICEF Join Statement “Promoting, Protecting and Supporting Breasfeeding – the special role of the martenity services”, yang  kemudian disimpulkan dalam 10 Langkah Menyusui (Ten Steps to Successful Breastfeeding) yang kemudian menjadi dasar The Baby Friendly [...]

Perawatan Gigi dan Payudara Pada Ibu Hamil

Perawatan Gigi dan Payudara Pada Ibu Hamil

Perawatan payudara Payudara perlu dipersiapkan sejal sebelum bayi lahir sehingga dapat segera berfungsi dengan baik pada saat diperlukan. Pengurutan payudara untuk mengeluarkan sekresi dan membuka duktus dan sinus laktiferus, sebaiknya dilakukan secara hati-hati dan benar karena pengurutan yang salah dapat menimbulkan kontraksi pada rahim sehingga terjadi kondisi seperti pada uji kesejahteraan janin menggunakan uterotonika. Basuhan lembut setiap hari pada areola dan putting susu akan dapat mengurangi retak dan lecet pada [...]

Cara Kompresi Dada dan Pemberian Obat Pada Bayi Baru Lahir

Cara Kompresi Dada dan Pemberian Obat Pada Bayi Baru Lahir

Kompresi Dada 1. Jika denyut jantung masih < 60 kali/menit setelah 30 detik VTP, kompresi dada harus dimulai. 2. Kompresi dilakukan pada sternum di proksimal dari proses sifoideus, jangan menekan/di atas sifoid. Kedua ibu jari petugas yang meresusitasi digunakan untuk menekankan sternum, sementara jari-jari lain mengelilingi dada; atau jari tengah dan telunjuk dari satu tangan dapat digunakan untuk kompresi sementara tangan lain menahan punggung bayi.  Sternum dikompresi  sedalam  1/3 tebal [...]

10 Langkah Resusitasi Bayi

10 Langkah Resusitasi Bayi

Langkah Awal Resutitasi 1. Tempatkan bayi di bawah pemanas radian/ infant warmer. 2. Letakkan bayi terlentang pada posisi setengah tengadah untuk membuka jalan napas. Sebuah gulungan handuk diletakkan di bawah bahu untuk membantu mencegah fleksi leher dan penyumbatan jalan napas. 3. Bersihkan jalan napas atas dengan mengisap mulut terlebih dahulu kemudian hidung, dengan menggunakan bulb syringe, alat pengisap lendir, atau kateter pengisap. Perhatikan untuk menjaga bayi dari kehilangan panas setiap [...]

Cara Membuat Keputusan Klinik dan Asuhan Sayang Ibu

Cara Membuat Keputusan Klinik dan Asuhan Sayang Ibu

Membuat keputusan klinik Membuat keputusan klinik adalah proses pemecahan masalah yang akan digunakan untuk merencanakan asuhan bagi ibu dan bayi baru lahir. Hal ini merupakan suatu proses sistematik dalam mengumpulkan dan menganalisis informasi, membuat diagnosis kerja, membuat rencana tindakan yang sesuai dengan diagnosis, melaksanakan rencana tindakan dan akhirnya mengevaluasi hasil asuhan atau tindakan yang telah diberikan kepada ibu dan atau bayi baru lahir. Empat langkah proses pengambilan keputusan klinik: 1. [...]

Ikterus dan Oftalmia Neonatorum Pada Bayi

Ikterus dan Oftalmia Neonatorum Pada Bayi

Ikterus cukup sering didapatkan pada bayi baru lahir dan pada umumnya hilang dengan sendirinya tanpa memerlukan pengobatan, tetapi juga dapat membahayakan apabila ditemukan pada bayi prematur dan bayi berat lahir rendah. Oftalmia neonatorum terjadi pada 2 minggu pertama kehidupan dan dapat dicegah dengan cara memberikan salep/tetes mata pada jam pertama setelah kelahiran. Upaya untuk menyusui dan bagaimana mempertahankannya selama minimal 6 bulan (exclusive breastfeeding) harus menjadi salah satu tujuan utama [...]

Penularan Penyakit Melalui Pemberian ASI

Penularan Penyakit Melalui Pemberian ASI

Di banyak negara dengan keterbatasan tinggi, risiko diare atau malnutrisi yang terjadi karena rendahnya kemampuan dan pengetahuan  untuk mempersiapkan dan menyediakan susu buatan secara baik dan benar menjadi lebih besar dari pada penularan HIV melalui ASI. Pelayanan kesehatan maternal harus memberikan informasi dan mendidik tenaga kesehatan serta ibu upaya untuk mencegah terjadinya infeksi. Pandemi HIV/AIDS di dunia yang disebabkan oleh penyakit  menular seksual yang relatif baru dan fatal ini juga [...]