makalah konsepsi fertilisasi nidasi

Kerangka Pikir Vasektomi Tuba

Kerangka Pikir Vasektomi Tuba

Ovarium sebagai sumber hormon wanita yang utama tidak ada hubungan dengan tuba sebagai saluran perjalanan ovum, spermatozoa, konsepsi, dan hasil konsepsi menuju fundus uteri untuk melaksanakan nidasi ( implantasi ). Ovarium menerima aliran dari arten parst asenden melalui ramus ovarika dan berasal dari arteria ovarika cabang langsung aorta. Penyaluran hormon dituangkan melalui vena terkait menuju sirkulasi umum. Nontraumatic tubal occlusion technique ( NTTOT ) yang dikembangkan sama sekali tidak mengganggu […]

Abortus Spontan

Abortus Spontan

Penyebab Genetik Sebagian besar abortus spontan disebabkan oleh kelainan kariotip embiro. Paling sedikit 50 % kejadian abortus pada trimester pertama merupakan kelainan sitogenetik. Bagaimanapun, gambaran ini belum termasuk kelainan yang disebabkan oleh gangguan gen tunggal (misalnya kelainan Mendelian) atau mutasi pada beberapa lokus (misalnya gangguan poligenik atau multifaktor) yang tidak terdeteksi dengan pemeriksaan kariotip. Kejadian tertinggi kelainan sitogenetik konsepsi terjadi pada awal kehamilan. Kelainan sitogenetik embrio biasanya berupa aneuploidi yang […]

Perdarahan Pada Kehamilan Trimester I

Perdarahan Pada Kehamilan Trimester I

Abortus iminens pada kehamilan trimester I biasanya disebabkan oleh perdarahan retrokorionik yang letaknya dibelakang korion frondosum, dan perdarahan subkorionik yang letaknya di belakang selaput korion dan mengisi kavum uteri. Pardarahan terjadi karena terlepasnya sebagian korion frondosum dari dinding uterus. Perdarahan retrokorionik dan subkorionik umumnya terjadi bersamaan. Perdarahan yang masih baru akan terlihat hiperekoik terhadap korion; sedangkan perdarahan yang lamanya sudah 1 – 2 minggu akan terlihat hipoekoik atau anekoik. Gambaran […]

7 Tanda-Tanda Bahaya Kehamilan

7 Tanda-Tanda Bahaya Kehamilan

Kehamilan merupakan hasil konsepsi antara ovum (sel telur) dan spermatozoa (sel mani) yang disertai nidasi hasil konsepsi. Kehamilan normal, mulai dari ovulasi sampai partus lamanya kira – kira 280 hari (40 minggu atau 9 bulan 7 hari), tapi terkadang suatu kehamilan berakhir sebelum waktunya dan ada kalanya melebihi waktu yang normal. Kehamilan dibagi 3 triwulan pertama dimulai dari konsepsi sampai 3 bulan, triwulan kedua dimulai dari bulan ke 4 sampai […]

Embrio Blastokista

Embrio Blastokista

Blastokista adalah embrio berusia empat sampai sembilan hari blastokista tampak seperti bola berongga berisi cairan sel trofektodermal di mana ICM membentuk benjolan sedikit pada dinding dalam. Blastokista ialah sel bulat berongga, berisi cairan yang bisa diamati secara kasat mata. Biasanya terletak di bagian atas rahim pada sisi yang sama dengan tempat ovarium melepaskan sel telur. Hanya dua jenis sel yang hadir pada saat ini, trofektoderma (dasar plasenta) dan massa sel […]

Melihat Mudigah dan Janin Dengan Ultrasonografi

Melihat Mudigah dan Janin Dengan Ultrasonografi

Mudigah dan Janin Dengan USG-TV struktur mudigah pertama kali dapat terlihat pada kehamilan 5,5 minggu, berupa penebalan pada sebagian dinding Yolk sac. Panjagnnya sekitar 2 – 3 mm dan belum memperlihatkan denyut jantung. Panjang mudigah akan bertambah sekitar 1 – 2 mm per hari. Panjang mudigah dinyatakan dengan ukuran jarak kepala-bokong (JKB) atau crown-rump length (CRL), meskipun sebelum kehamilan 8 minggu bagian kepala dan badan masih belum dapat dibedakan. Mudigah […]

Kehamilan Ektopik Pada Trimester I

Kehamilan Ektopik Pada Trimester I

Kehamilan ektopik (KE) adalah kehamilan di mana implantasi blastosis terjadi di luar kavum uteri. Kejadian KE dalam dekade belakangan ini semakin meningkat. Beberapa faktor yang berpengaruh terhadap kejadian KE, antara lain riwayat KE sebelumnya; kontrasepsi IUD; kegagalan sterilisasi; peradangan pelvik; dan bayi tabung (fertilisasi in vitro). Diagnostik definitif KE ditegakkan apabila terlihat KG berisi struktur mudigah hidup yang letaknya di luar kavum uteri. Bila pada USG terlihat kehamilan intrauterin, maka […]

Intoleransi Imunologik Antara Ibu dan Janin

Intoleransi Imunologik Antara Ibu dan Janin

Teori intoleransi imunologik antara ibu dan janin Dugaan bahwa factor imunologik berperan terhadap terjadinya hipertensi dalam kehamilan terbukti dengan fakta sebagai berikut. 1. Primigravida mempunyai resiko lebih besar terjadinya hipertensi dalam kehamilan jika dibandingkan dengan multigravida. 2. Ibu multipara yang kemudian menikah lagi mempunyai resiko lebih besar terjadinya hipertensi dalam kehamilan jika dibandingkan dengan suami yang sebelumnya. 3. Seks oral mempunyai resiko lebih rendah terjadinya hipertensi dalam kehamilan. Lamanya periode […]

Metode Kontrasepsi Oral Kombinasi

Metode Kontrasepsi Oral Kombinasi

Metode kontrasepsi bekerja dengan dasar mencegah sperma laki-laki mencapai dan membuahi telur wanita (fertilisasi) atau mencegah telur yang sudah dibuahi untuk berimplantasi (melekat) dan berkembang di dalam rahim.  Kontrasepsi dapat reversible (kembali)  atau permanen (tetap). Kontrasepsi yang reversible adalah metode kontrasepsi yang dapat dihentikan setiap saat tanpa efek lama di dalam mengembalikan kesuburan atau kemampuan untuk punya anak lagi. Metode kontrasepsi permanen atau yang kita sebut sterilisasi adalah metode kontrasepsi […]

Jenis Abortus Dalam Kehamilan

Jenis Abortus Dalam Kehamilan

Abortus adalah ancaman atau pengeluaran hasil konsepsi sebelum janin dapat hidup di luar kandungan. Sebagai batasan ialah kehamilan kurang dari 20 minggu atau berat janin kurang dari 500 gram. Abortus yang berlangsung tanpa tindakan disebut abortus spontan, sedangkan abortus yang terjadi dengan sengaja dilakukan tindakan disebut abortus provokatus. Abortus provokatus ini dibagi 2 kelompok yaitu abortus medisinalis dan abortus provokatus kriminalis. Disebut medisinalis bila didasarkan pada pertimbangan dokter untuk menyelamatkan […]

Wanita Hamil Tanpa Embrio

Wanita Hamil Tanpa Embrio

Setiap ibu yang sedang hamil pada usia dini tentunya selalu mendambakan kehamilan yang sedang dijalaninya berjalan dengan apa yang diharapkannya, kehamilan yang terus berlanjut hingga 9 bulan dengan sehat. Namun, manusia hanya bisa berharap dan berencana. Kadang apa yang diharapkan dan direncanakan tidak sesuai dengan harapan, termasuk pada diri ibu hamil. Kehamilan yang di dambakan kadang gugur di tengah jalan akibat berbagai hal seperti keadaan janin atau rahim yang lemah […]

Faktor Resiko dan Penyebab Obstetri Pada Syok Septik

Faktor Resiko dan Penyebab Obstetri Pada Syok Septik

Syok septic dalam obstetric dapat disebabkan oleh hal-hal berikut. a. Abortus septic b. Ketuban pecah yang lama/korioamnionitis c. Infeksi pascapersalinan: manipulasi dan instrumentasi d. Trauma e. Sisa plasenta f. Sepsis puerperalis g. Pielonefritis akura Factor Risiko Ketuban pecah yang lama, sisa konsepsi yang tidak keluar, dan instrumentasi saluran urogenital merupakan factor risiko yang lain untuk terjadinya sepsis. Syok septic akan menunjukkan gejala-gejala seperti menggigil, hipotensi, gangguan mental, takikardia, takipnea, dan […]

Pemberian Air Susu Ibu Pada Bayi

Pemberian Air Susu Ibu Pada Bayi

Resolusi World Health Assembly (WHA) tahun 2001 menegaskan bahwa tumbuh kembang anak secara optimal merupakan salah satu hak azasi anak. Modal dasar pembentukan manusia berkualitas dimulai sejak bayi dalam kandungan dilanjutkan dengan pemberian  air susu ibu (ASI). Menyusui adalah salah satu komponen dari proses reproduksi yang terdiri atas haid, konsepsi, kehamilan, menyusui, dan penyapihan. Jika semua komponen berlangsung dengan baik, proses menyusui akan berhasil. Setiap mamalia telah dipersiapkan dengan sepasang […]

Metode Terbaru Pengujian hCG

Metode Terbaru Pengujian hCG

False negative uji imunologik kehamilan terjadi pada 2 % dari keseluruhan pengujian dan hal tersebut umumnya terjadi akibat pengujian yang terlalu dini (di bawah 6 minggu, kehamilan). False positive terjadi pada 5 % dari keseluruhan uji kehamilan dan monopause (peningkatan hormon gonadotropin dan penerunan fungsi ovarium), dan reaksi silang hormon gonadotropin. Karean akurasi pemeriksaan hCG adalah 95 -98 % dan tidak spesifik untuk kehamilan, maka uji hormonal kehamilan tidak digolongkan […]

Kemungkinan Kehamilan Kembar

Kemungkinan Kehamilan Kembar

Kemungkinan suatu kehamilan kembar dapat diketahui sejak usia kehamilan 5 minggu, dengan melihat jumlah kantung gestasi di dalam kavum uteri. Diagnosis definitif kehamilan kembar baru boleh ditegakkan bila terlihat lebih dari satu mudigah yang menunjukkan aktivitas denyut jantung. Kehamilan kembar bisa berasal dari 2 buah ovum yang dibuahi, disebut kembar dizigotik (DZ) atau tidak-identik; atau dari sebuah ovum yang dibuahi dan kemudian membelah menjadi 2 bagian yang masing-masing berkembang menjadi […]

Perubahan Uterus Pada Saat Hamil

Perubahan Uterus Pada Saat Hamil

Pembesaran uterus merupakan perubahan anatomik yang paling nyata pada ibu hamil. Peningkatan konsentrasi hormon estrogen dan progesteron pada awal kehamilan akan menyebabkan hipertrofi miometrum. Hipertrofi tersebut dibarengi dengan peningkatan yang nyata dari jaringan elastin dan akumulasi dari jaringan fibrosa sehingga struktur dinding uterus menjadi lebih kuat terhadap regangan dan distensi. Hipertrofi miometrium juga disertai dengan peningkatan vaskularisasi dan pembuluh limfatik. Peningkatan vaskularisasi, kongesti, dan edema jaringan dinding uterus dan hipertrofi […]

Cara Menguji Hormonal pada Kehamilan

Cara Menguji Hormonal pada Kehamilan

Uji kehamilan didasarkan pada adanya produksi korionik gonatropin (hCG) oleh sel-sel sinsisiotrofoblas pada awal kehamilan. Hormon ini disekresikan ke dalam sirkulasi ibu hamil dan diekskresikan melalui urin. Human chorionic Gonadotropin (hCG) dapat dideteksi pada sekitar 26 hari setelah konsepsi dan peningkatan ekskresinya sebanding dengan meningkatnya usia kehamilan di antara 30 – 60 hari. Produksi puncaknya adalah pada usia kehamilan 60 – 70 hari dan kemudian menurun secara bertahap dan menetap […]

Obat Kontrasepsi Susuk KB Atau Implant

Obat Kontrasepsi Susuk KB Atau Implant

Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu pelayanan kesehatan preventif yang paling dasar dan utama bagi wanita, meskipun tidak selalu diakui demikian. Peningkatan dan perluasan pelayanan keluarga berencana merupakan salah satu usaha untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu yang sedemikian tinggi akibat kehamilan yang dialami oleh wanita. Banyak wanita harus menentukan pilihan kontrasepsi yang sulit, tidak hanya karena terbatasnya jumlah metode yang tersedia tetapi juga karena metode-metode tertentu mungkin tidak […]

Mengenal Ciri dan Tanda Lain Kehamilan

Mengenal Ciri dan Tanda Lain Kehamilan

Tanda kehamilan lain adalah kontraksi Braxton Hicks yang terjadi akibat peregangan, miometrium yang disebabkan oleh terjadinya pembesaran uterus. Peningkatan aktomiosin di dalam miometrium juga menjadi penyebab dari meningkatnya kontraktilitas uterus. Kontraksi Braxton Hicks bersifat non-ritmik, sporadik, tanpa disertai adanya rasa nyeri, mulai timbul sejak kehamilan enam minggu dan tidak terdektesi melalui pemeriksaan bimanual pelvik. Kontraksi ini baru dapat dikenali melalui pemeriksaan bimanual pelvik pada kehamilan trimester kedua dan pemeriksaan palpasi […]

Mitos Melakukan Seks Pagi Hari Dapat Meningkatkan Peluang Kehamilan

Mitos Melakukan Seks Pagi Hari Dapat Meningkatkan Peluang Kehamilan

Tidak sedikit orang yang percaya dengan mitos-mitos mengenai seks. Terlepas dari apakah itu mitos atau fakta, banyak orang yang suka menyebarkan rumor soal seks. Bahkan untuk hal-hal yang tak masuk akal. Banyak mitos seputar seks yang beredar di masyarakat. Salah satunya anggapan bahwa melakukan hubungan seks di pagi hari dapat meningkatkan peluang kehamilan. Bagi beberapa pasangan, pagi hari merupakan waktu yang tepat untuk melakukan hubungan seks. Setelah beristirahat semalaman, tubuh […]