makalah injeksi intra vena


Intra Uterine Device Untuk Mencegah Kehamilan

Intra Uterine Device Untuk Mencegah Kehamilan

Intra Uterine device (IUD) adalah alat kecil berbentuk T terbuat dari plastik dengan bagian bawahnya terdapat tali halus yang juga terbuat dari plastik. Sesuai dengan namanya IUD dimasukkan ke dalam rahim untuk mencegah kehamilan. Pemasangan bisa dengan rawat jalan dan biasanya akan tetap terus berada dalam rahim sampai dikeluarkan lagi. IUD mencegah sperma tidak bertemu dengan sel telur dengan cara merubah lapisan dalam rahim menjadi sulit ditempuh oleh sperma. Mekanisme […]

Macam-Macam Jenis Induksi Persalinan Di Dunia Medis

Macam-Macam Jenis Induksi Persalinan Di Dunia Medis

Induksi persalinan adalah merupakan salah satu upaya untuk mulainya proses kelahiran (dari tidak ada tanda-tanda persalinan, kemudian distimulasi menjadi ada). Cara ini biasa dilakukan para dokter/bidan sebagai upaya medis untuk mempermudah keluarnya bayi dari rahim secara normal. Induksi persalinan ini dilakukan oleh beberapa faktor. Salah satunya ketika kehamilan memasuki tanggal yang telah di perkirakan untuk lahir, bahkan bisa lebih dari waktu 9 bulan atau kehamilan yang lewat dari waktunya. Di […]

Manfaat Senam Untuk Ibu Hamil

Manfaat Senam Untuk Ibu Hamil

Olah raga sangat penting bagi ibu hamil, untuk tetap mendapatkan tubuh yang sehat dan bugar. Namun olah raga yang dilakukan, juga harus yang sesuai dengan perubahan fisik. Senam yang pas dilakukan saat kehamilan adalah senam hamil. Senam hamil biasanya dimulai saat kehamilan memasuki trisemester ketiga, yaitu sekitar usia 28-30 minggu kehamilan. Selain untuk menjaga kebugaran, senam hamil juga diperlukan untuk meningkatkan kesiapan fisik dan mental calon ibu selama proses persalinan. […]

Trauma Pada Bayi Yang Baru Lahir

Trauma Pada Bayi Yang Baru Lahir

Masalah-masalah yang terjadi pada bayi baru lahir yang diakibatkan oleh tindakan-tindakan yang dilakukan pada saat persalinan sangatlah beragam. Trauma akibat tindakan, cara persalinan atau gangguan kelainan fisiologik persalinan yang sering kita sebut sebagai cedera atau trauma lahir. Partus yang lama akan menyebabkan adanya tekanan tulang pelvis. Kebanyakan cedera lahir ini akan menghilang sendiri dengan perawatan yang baik dan adekuat. Trauma pada bayi baru lahir adalah trauma yang diterima dalam atau […]

Hemostasis dan Penutupan Luka Pada Perawatan Intraoperatif

Hemostasis dan Penutupan Luka Pada Perawatan Intraoperatif

Hemostasis 1. Lakukan hemostasis selama tindakan. 2. Karena komplikasi persalinan menimbulkan anemia, upayakan sedikit mungkin kehilangan darah. Peralatan dan Instrumen Tajam 1. Mulai dan akhiri tindakan dengan menghitung instrument, alat-alat tajam, dan kasa: 2. Lakukan perhitungan setiap akan menutup suatu ruang tubuh, 3. Catat pada rekam medic dan cocokkan sampai sesuai. 4. Memakai alat-alat tajam harus memperhatikan “zona aman” juga pada waktu saling memindahkan/memberikan: 5. Pergunakan bengkok untuk memberikan dan […]

Cara Mencuci Tangan dan Kateterisasi Perawatan Intraoperatif

Cara Mencuci Tangan dan Kateterisasi Perawatan Intraoperatif

Cuci Tangan a. Lepaskan semua perhiasan b. Angkat tangan lebih tinggi dari siku, basahi tangan dengan merata dan pakai klorheksidin, hibiskum, atau sabun. c. Mulai dari ujung jari dengan gerakan sirkular kenakan seluruh busanya dan cuci: d. Antara semua jari, sela-sela jari, dan telapak tangan, e. Dari ujung jari yang satu selesaikan sampai siku, baru pindah ke tangan yang lain. f. Basuh tangan satu per satu secara terpisah, mulai ujung […]

Prinsip Perawatan Praoperatif dan Intraoperatif

Prinsip Perawatan Praoperatif dan Intraoperatif

Prinsip Perawatan Praoperatif Rumah sakit harus memenuhi persyaratan fasilitas dan sumber daya manusia yang mampu melayani tindakan seksio sesarea “darurat” dalam waktu kurang dari 30 menit sejak diagnosis dibuat. Hal ini diperlukan dalam keadaan gawat janin dan gawat ibu pada saat tertentu. Persiapan Kamar Bedah Pastikan bahwa: 1. Kamar bedah bersih (harus diberikan setiap selesai suatu tindakan). 2. Kebutuhan bedah dan peralatan tersedia, termasuk oksigen dan obat-obatan. 3. Perawatan gawat […]

Pemberian Cairan Intravena

Pemberian Cairan Intravena

Cairan intravena diberikan pada tahap awal untuk persiapan mengantisipasi kalau kemudian penambahan cairan dibutuhkan. Pemberian cairan infuse intravena selanjutnya baik jenis cairan, banyaknya cairan yang diberikan, dan kecepatan pemberian cairan harus sesuai dengan diagnosis kasus. Misalnya, pemberian cairan untuk mengganti cairan tubuh yang hilang pada syok hipovolemik seperti pada perdarahan berbeda dengan pemberian cairan pada syok septic. Pada umumnya dipilih cairan isotonic, misalnya NaCI 0,9 % atau Ringer Laktat. Jarum […]

Kelainan Pembuluh Darah Tali Pusat

Kelainan Pembuluh Darah Tali Pusat

Arteri umbilical tunggal (AUT) merupakan kelainan tali pusat yang paling sering terjadi, dan ditemukan pada sekitar 0,2-1,1 % kelahiran. Kelainan ini sering kali disertai kelainan congenital mayor, prematuritas, PJT, kematian perinatal, dan kelainan kromosom. Kelainan congenital dijumpai pada 20-50% neonatus dengan AUT, dan 20% di antaranya merupakan kelainan multipel. Arteri umbilical tunggal dijumpai pada lebih dari 80% janin dengan trisomi 18, dan pada 10-50% janin dengan trisomi 13. Apabila tidak […]

Solusio Plasenta dan Tali Pusat

Solusio Plasenta dan Tali Pusat

Solusio plasenta Solusio plasenta adalah peristiwa terlepasnya plasenta yang letaknya normal dari dinding uterus sebelum waktunya. Kelainan ini terjadi pada sekitar 1% kehamilan tetapi menyebabkan tingkat kematian perinatal sekitar 20-60%. Lokasi pelepasan plasenta bisa di daerah retroplasenta atau didaerah marginal. Pelepasan plasenta didaerah retroplasenta terjadi karena rupture arteri spiralis, sedangkan pelepasan plasenta didaerah marginal terjadi karena rupture vena-vena marginalis. Solusio plasenta seringkali tidak terdiagnosis melalui pemeriksaan USG, meskipun secara klinis […]

Analgesia dan Perawatan Lanjutan Pasca Bedah Persalinan

Analgesia dan Perawatan Lanjutan Pasca Bedah Persalinan

Analgesia a. Pemberian analgesia sesudah bedah sangat penting. b. Pemberian sedasi yang berlebihan akan menghambat mobilitas yang diperlukan pascabedah. Analgesia yang diberikan: supositoria ketoprofen  2 kali/12 jam atau tramadol; oral; tramadol tiap 6 jam atau parasetamol; injeksi: petidin 50 – 75 mg diberikan tiap 6 jam bila perlu. c. Bila pasien sudah sadar, perdarahan minimal, tekanan darah baik stabil, urin > 30 cc/jam, pasien bisa kembali ke ruangan. Perawatan Lanjutan […]

Informasi Seputar Kontrasepsi Oral

Informasi Seputar Kontrasepsi Oral

Kontrasepsi memiliki peranan dalam setiap fase reproduksi, yaitu untuk menunda kehamilan atau menjarangkan kehamilan. Untuk mencapai tujuan tersebut, berbagai cara dapat dilakukan, antara lain penggunaan pil KB/ kontrasepsi oral, suntikan atau intravaginal, penggunaan alat dalam saluran reproduksi (kondom, alat kontrasepsi dalam rahim/implan), operasi (tubektomi, vasektomi) atau dengan obat topikal intravaginal yang bersifat spermisid. Dari sekian banyak cara tersebut, penggunaan obat oral termasuk cara yang paling banyak digunakan karena sudah lama […]

Analgesia Epidural

Analgesia Epidural

Analgesia lumbar epidural telah dipakai secara meluas untuk blok regional penghilang nyeri saat persalinan, dan menimbulkan analgesia yang memuaskan tanpa sedasi. Dengan memakai jarum epidural no 16 atau 18 G melewati ligamentum flavum ke ruang epidural, biasanya pada L.2 – 3, L3 – 4, atau L4 – 5. Melalui jarum epidural dimasukkan kateter ukuran no 18 atau 20 G kearah sefalad dengan jarak 2 – 4 cm ke dalam ruang […]

Antibiotika Terapeutik

Antibiotika Terapeutik

Antibiotika Terapeutik 1. Sebagai pertahanan pertama terhadap infeksi serius, berikan kombinasi antibiotika: a. Ampisilin 2 g I.V. setiap 6 jam; b. DITAMBAH gentamisin 5 mg/kg berat badan I.V. setiap 24 jam; c. DITAMBAH metronidazol 500 mg I.V. setiap 8 jam. Catatan: jika infeksi tidak seberapa parah, amoksilin 500 mg per oral setiap jam 8 jam dapat digunakan sebagai pengganti ampisilin dan metronidazol dapat diberikan per oral juga. 2. Jika respons […]

Komplikasi Serius Dari Analgesia Epidural

Komplikasi Serius Dari Analgesia Epidural

Komplikasi yang paling serius yang muncul dengan segera dari analgesia epidural adalah toksisitas anestetik local sistemik anesthesia spinal tinggi atau total.Tanda dan gejala dari kerancunan obat anesthesia local termasuk mengantuk, sakit kepala ringan, tinnitus, sirkumoral, rasa besi mulut, penglihatan kabur, ketidak sadaran, kejang serta disritmia dan henti jantung. Tanda-tanda gejala-gejala dari analgesia spinal tinggi termasuk mati rasa dan lemas pada ekstremitas atas, dispnea, berbicra berbisik, ketidakmampuan bicara, dan akhirnya apnea […]

Pilihan Obat Untuk Analgesia dan Anestesia

Pilihan Obat Untuk Analgesia dan Anestesia

Bupivakain adalah obat anestetik local epidural yang umum digunakan selama persalinan. Pada masa lalu, pemberian cairan konsentrasi 0,5% mengakibatkan anesthesia yang kuat dan waktu kerja yang panjang. Bagaimanapun, ini menyebabkan blok yang berlebihan pada sensorik dan motorik dan kenaikan risiko yang tidak perlu seperti toksisitas sistemik atau anesthesia spinal yang tinggi. Analgesia dengan injeksi bolus 0,125% – 0,250% bupivaksin, dilanjutkan dengan infuse epidural yang kontinu 0,125 – 0,250 % bupivaksin […]

Hubungan Abortus dan Autoimun

Hubungan Abortus dan Autoimun

Penyebab Autoimun Terdapat hubungan yang nyata abortus berulang dan penyakit autoimun. Misalnya, pada Systematic Lupus Eryhematosus (SLE) dan Antiphospholipid Antibodies (aPA). aPA merupakan antibody spesifik yang didapati pada perempuan dengan SLE. Kejadian abortus spontan di antara pasien SLE sekitar 10%, disbanding populasi umum. Bila digabung dengan peluang terjadinya pengakhiran kehamilan trimester 2 dan 3, maka diperkirakan 75 % pasien dengan SLE akan berakhir dengan terhentinya kehamilan. Sebagian besar kematian janin […]

Penyebab dan Tanda Klinis Syok Kardiogenik

Penyebab dan Tanda Klinis Syok Kardiogenik

SYOK KARDIOGENIK Penyebab Penyebab utama syok kardiogenik adalah penyakit pembuluh darah yang berat. Pada syok kardiogenik ventrikel kiri tidak mampu memompa darah yang cukup untuk kebutuhan jaringan. Sebagai kompensasi terjadi takikardia, tetapi hipervolemia dapat menyebabkan edema paru dan edema menyeluruh. Kekurangan oksigen dapat menyebabkan kerusakan sel, kegagalan multiorgan, dan kematian. Tanda Klinis Tanda klinis syok kardiogenik adalah dilatasi vena-vena di leher, dispena, desah sistol dan diastole, dan edema yang menyeluruh. […]

Obat Tambahan Pada Asuhan Persalinan

Obat Tambahan Pada Asuhan Persalinan

1. Cairan penambah volume darah (volume expander) diindikasikan untuk pasien yang telah diketahui atau dicurigai mengalami kehilangan darah, dan berespon buruk terhadap tindakan resusitasi lain. NaCl 0,9 % atau ringer laktat dapat diberikan dalam bentuk bonus  10 ml/kg selama 5 – 10 menit. Jika kehilangan darah akut cukup untuk menimbulkan syok, maka pemberian darah o negatih dapat dibenarkan. 2. Natrium bikarbonat direkomendasikan untuk bayi dengan resusitasi memanjang yang tidak berespons […]

Tumor dan Perlekatan Abnormal Pada Plasenta

Tumor dan Perlekatan Abnormal Pada Plasenta

Perlekatan Abnormal Plasenta Ada beberapa istilah yang digunakan untuk menyatakan perlekatan abnormal plasenta pada dinding uterus, seperti plasenta akreta, plasenta kreta, dan plasenta adesiva. Dalam perkembangannya plasenta melekat pada dinding uterus melalui desidua basalis. Kadang-kadang desidua basalis tidak terbentuk sempurna sehingga vili korionik melekat langsung pada miometrium (plasenta akreta), menginvasi lapisan mio metrium (plasenta inkreta), bahkan menembus lapisan miometrium dan serosum uterus (plasenta perkreta). Ketiga jenis kelainan implantasi plasenta ini […]