makalah asepsis


Prinsip Pencegahan Infeksi dan Tehnik Aseptic

Prinsip Pencegahan Infeksi dan Tehnik Aseptic

Prinsip-prinsip pencegahan infeksi: 1. Setiap orang harus dianggap dapat menularkan penyakit karena infeksi yang terjadi bersifat asimptomatik. 2. Setiap orang harus dianggap berisiko terkena infeksi 3. Permukaan tempat pemeriksaan, peralatan, dan benda-benda lainnya yang akan dan telah bersentuhan dengan kulit tidak utuh/selaput mukosa atau darah, harus dianggap terkontaminasi sehingga setelah selesai digunakan harus dilakukan proses pencegahan infeksi secara benar. 4. Jika tidak diketahui apakah permukaan, peralatan, atau benda lainnya telah […]

Persiapan Pertolongan Pada Persalinan

Persiapan Pertolongan Pada Persalinan

Pada kesempatan ini saya akan mencoba membahas mengenai tindakan apa saja yang harus di persiapkan untuk pertolongan pada persalinan karena pada artikel yang lalu kita telah membahas mengenai trauma pada bayi yang baru lahir yang biasanya terjadi akibat dari kesalahan penanganan semasa dan sesudah proses persalinan. Oleh karena itu artikel kali ini akan membahas mengenai persiapan pertolongan persalinan standar yang wajib diketahui oleh para praktisi bidan agar tidak terjadi hal-hal […]

Tindakan Pencegahan Infeksi dan Antiseptik yang Sering Digunakan

Tindakan Pencegahan Infeksi dan Antiseptik yang Sering Digunakan

Antiseptic Mengacu pada pencegahan infeksi dengan cara membunuh atau menghambat pertumbuhan mikroorganisme pada kulit atau jaringan tubuh lainnya. Larutan yang sering digunakan: 1. Alcohol (60-90%) 2. Setrimid berbagai konsentrasi: savlon 3. Klorheksidin glukonat (4%): Hibiscrub, Hibitane, Hibiclens 4. Heksaklorofen (3%): Phisohex 5. Paraklorometaksilenol: Dettol 6. Iodine 7. Iodofor, berbagai konsentrasi: Betadine. Mencuci dan membilas Tindakan-tindakan yang dilakukan untuk menghilangkan semua darah, cairan tubuh, atau benda asing dari kulit atau instrument. […]

Peningkatan dan Pemotongan Tali Pusat

Peningkatan dan Pemotongan Tali Pusat

Peningkatan dan pemotongan tali pusat segera setelah persalinan banyak dilakukan secara luas di seluruh dunia, tetapi penelitian menunjukkan hal ini tidak bermanfaat bagi ibu ataupun bayi, bahkan dapat berbahaya bagi bayi. Penundaan peningkatan tali pusat memberikan kesempatan bagi terjadinya transfusi fetomaternal sebanyak 20 – 50 % (rata-rata 21 %) volume darah bayi. Variasi jumlah darah transfusi fetomaternal ini tergantung dari lamanya penundaan peningkatan tali pusat dan posisi bayi dari ibunya […]