macam macam plasenta normal

Macam-Macam Jenis Induksi Persalinan Di Dunia Medis

Macam-Macam Jenis Induksi Persalinan Di Dunia Medis

Induksi persalinan adalah merupakan salah satu upaya untuk mulainya proses kelahiran (dari tidak ada tanda-tanda persalinan, kemudian distimulasi menjadi ada). Cara ini biasa dilakukan para dokter/bidan sebagai upaya medis untuk mempermudah keluarnya bayi dari rahim secara normal. Induksi persalinan ini dilakukan oleh beberapa faktor. Salah satunya ketika kehamilan memasuki tanggal yang telah di perkirakan untuk lahir, bahkan bisa lebih dari waktu 9 bulan atau kehamilan yang lewat dari waktunya. Di […]

Macam-macam dan Proses Tindakan Persalinan Pada Ibu Hamil

Macam-macam dan Proses Tindakan Persalinan Pada Ibu Hamil

Kita tahu semua bahwa segala sesuatu yang kita kerjakan ingin mendapatkan hasil yang terbaik. Segala sesuatu yang kita akan lalui bisa berjalan seperti apa yang kita harapkan atau berjalan dengan normal khususnya ibu hamil. Semua ibu hamil di dunia ini tentu menginginkan persalinannya berjalan secara normal tanpa menemui kesulitan, hambatan dengan kata lain bisa melahirkan secara normal. Persalinan normal merupakan cara terbaik untuk melahirkan si buah hati ke dunia, di […]

Kelainan Vaskularisasi Plasenta

Kelainan Vaskularisasi Plasenta

Teori Kelainan Vaskularisasi Plasenta Pada kehamilan normal, rahim dan plasenta mendapat aliran darah dari cabang-cabang arteri uterina dan arteri ovarika. Kedua pembuluh darah tersebut menembus miometrium berupa arteri arkuarta dan arteri arkuarta memberi cabang arteri radialis. Arteri radialis menembus endometrium menjadi arteri basalis dan arteri basalis memberi cabang arteri spiralis. Pada hamil normal, dengan sebab yang belum jelas, terjadi invasi trofoblas ke dalam lapisan otot arteri spiralis, yang menimbulkan degenerasi […]

Mengenal Ukuran dan Bentuk Plasenta

Mengenal Ukuran dan Bentuk Plasenta

Ukuran Plasenta Selama kehamilan ukuran uterus  lebih cepat dari pada pertumbuhan plasenta. Sampai kehamilan 20 minggu plasenta menempati sekitar ¼ luas permukaan miometrium, dan ketebalannya tidak lebih dari 2-3 cm. Menjelang kehamilan aterm  plasenta menempati sekitar seperdelapan luas permukaan miometrium, dan ketebalannya dapat mencapai 4-5 cm. Ketebalan plasenta yang normal jarang melebihi 4 cm. Plasenta yang menebal (plasentomegali) dapat dijumpai pada ibu yang menderita diabetes mellitus, ibu anemia (Hb < […]

Menentukan Letak Plasenta dengan Pemeriksaan USG

Menentukan Letak Plasenta dengan Pemeriksaan USG

Letak (posisi) Plasenta Pemeriksaan USG dapat menentukan letak plasenta dengan lebih mudah, lebih aman, dan hasilnya cukup akurat. Pemeriksaan dilakukan dengan cara transabdominal atau pun cara transvaginal. Plasenta bisa berkembang dibagian mana saja pada permukaan endometrium, sesuai dengan letak implantasi blastosis. Letak plasenta yang menutupi ostium uteri internum (OUI) pada kehamilan trimester I tidak akan selamanya menjadi plasenta previa. Dengan bertambahnya usia kehamilan, sebagian besar vili akan mengalami atrofi, uterus […]

Solusio Plasenta dan Tali Pusat

Solusio Plasenta dan Tali Pusat

Solusio plasenta Solusio plasenta adalah peristiwa terlepasnya plasenta yang letaknya normal dari dinding uterus sebelum waktunya. Kelainan ini terjadi pada sekitar 1% kehamilan tetapi menyebabkan tingkat kematian perinatal sekitar 20-60%. Lokasi pelepasan plasenta bisa di daerah retroplasenta atau didaerah marginal. Pelepasan plasenta didaerah retroplasenta terjadi karena rupture arteri spiralis, sedangkan pelepasan plasenta didaerah marginal terjadi karena rupture vena-vena marginalis. Solusio plasenta seringkali tidak terdiagnosis melalui pemeriksaan USG, meskipun secara klinis […]

Iskemia Plasenta dan Pembentukan Oksidan

Iskemia Plasenta dan Pembentukan Oksidan

Iskemia plasenta dan pembentukan oksidan/radikal bebas Sebagaimana dijelaskan pada teori invasi trofoblas, pada hipertensi dalam kehamilan terjadi kegagalan “remodeling arteri spiralis”, dengan akibat plasenta mengalami iskemia. Plasenta yang mengalami iskemia dan hipoksia akan menghailkan oksidan (disebut juga radikal bebas). Oksidan atau radikal bebas adalah senyawa penerima elektron atau atom/molekul yang mempunyai elektron yang tidak berpasangan. Salah satu oksidan penting yang dihasilkan plasenta iskemia adalah radikal hidroksil yang sangat toksis, khususnya […]

Kelenjar Endokrin Yang Terdapat Pada Janin

Kelenjar Endokrin Yang Terdapat Pada Janin

Kelenjar endokrin  juga disebut kelenjar buatan . Karena kelenjar endokrin tidak mempunyai saluran khusus tetapi langsung ke pembuluh darah, tidak ke dalam rongga tubuh. Cabang kedokteran yang mempelajari kelainan pada kelenjar endokrin disebut endokrinologi, suatu cabang ilmu kedokteran yang cakupannya lebih luas di bandingkan dengan penyakit dalam. Kelenjar endokrin merupakan salah satu kelenjar yang menghasilkan hormon-hormon yang berperan dalam pematangan dan. Pengaturan oleh hormon tersebut bertujuan agar seorang bayi dapat […]

Klasifikasi dan Kriteria Anti Phospholipid Syndrome

Klasifikasi dan Kriteria Anti Phospholipid Syndrome

The International Consensus Workshop pada 1998 mengajukan klasifikasi criteria untuk APS, yaitu meliputi: 1. trombosit vascular satu atau lebih episode thrombosis arteri, venosa atau kapilar yang dibuktikan dengan gambaran Doppler, pencitraan, atau histopatologi pada histopatologi, trombosisnya tanpa disertai gambaran inflamasi 2. Komplikasi kehamilan tiga atau lebih kejadian abortus dengan sebab yang tidak jelas, tanpa kelainan anatomic, genetic, atau hormonal satu atau lebih kematian janin di mana gambaran morfologi secara sonografi […]

Fase Persalinan Normal dan Kala Persalinan

Fase Persalinan Normal dan Kala Persalinan

Fase-Fase Persalinan Normal Beberapa jam terakhir kehamilan ditandai dengan adanya kontraksi uterus yang menyebabkan penipisan, dilatasi serviks, dan mendorong janin keluar melalui jalan lahir. Banyak energy dikeluarkan pada waktu ini. Oleh karena itu, penggunaan istilah in labor (kerja keras) dimaksudkan untuk menggambarkan proses ini. Kontraksi miometrium pada persalinan terasa nyeri sehingga istilah nyeri persalinan digunakan untuk mendiskripsikan proses ini. Tiga Kala Persalinan Persalinan aktif dibagi menjadi tiga kala yang berbeda. […]

Cara Mengeluarkan Plasenta

Cara Mengeluarkan Plasenta

1. Setelah plasenta terlepas, meminta ibu untuk meneran sambil menarik tali pusat ke arah bawah dan kemudian ke arah atas, mengikuti kurva jalan lahir sambil meneruskan tekanan berlawanan arah pada uterus. a. Jika tali pusat bertambah panjang, pindahkan klem hingga berjarak sekitar 5 -10 cm dari vulva. b. Jika plasenta tidak lepas setelah melakukan penegangan tali pusat selam 15 menit : Mengurangi pemberian oksitosin 10 unit I.M. Menilai kandung kemih […]

Tumor dan Perlekatan Abnormal Pada Plasenta

Tumor dan Perlekatan Abnormal Pada Plasenta

Perlekatan Abnormal Plasenta Ada beberapa istilah yang digunakan untuk menyatakan perlekatan abnormal plasenta pada dinding uterus, seperti plasenta akreta, plasenta kreta, dan plasenta adesiva. Dalam perkembangannya plasenta melekat pada dinding uterus melalui desidua basalis. Kadang-kadang desidua basalis tidak terbentuk sempurna sehingga vili korionik melekat langsung pada miometrium (plasenta akreta), menginvasi lapisan mio metrium (plasenta inkreta), bahkan menembus lapisan miometrium dan serosum uterus (plasenta perkreta). Ketiga jenis kelainan implantasi plasenta ini […]

Pemeriksaan Doppler Pada Umbilikalis

Pemeriksaan Doppler Pada Umbilikalis

Pada Umbilikalis pemeriksaan Doppler sudah dapat dimulai sejak minggu ke-17. Secara fisiologis gelombang akhir diastolik tidak ditemukan pada umur kehamilan kurang dari 18 minggu dan mulai terlihat pada kehamilan 18 minggu atau lebih. Hal ini disebabkan oleh menurunnya resistensi pembuluh darah plasenta pada kehamilan normal. Pada pertumbuhan janin terhambat dan pada pereeklampsia terjadi peningkatan rasio S/D dan PI dan pada gambaran velosimetri  Doppler tampak sebagai menghilangnya gambaran akhir diastolik, bahkan […]

Retensio Plasenta

Retensio Plasenta

Retensio Plasenta Bila plasenta tetap tertinggal dalam uterus setengah jam anak setelah lahir disebut sebagai retensio plasenta. Plasenta yang sukar dilepaskan dengan pertolongan aktif kala tiga bisa disebabkan oleh adhesi yang kuat antara plasenta dan uterus. Disebut sebagai plasenta inkreta bila implantasi menembus desidua basalis dan Nitabush layer, disebut sebagai plasenta sampai menembus miometrium dan disebut plasenta perkreta bila vili korialis sampai menembus perimetrium. Faktor predisposisi terjadinya plasenta akreta adalah […]

Tahapan Persalinan Normal

Tahapan Persalinan Normal

Dengan fleksi kepala janin memasuki ruang panggul dengan ukuran yang paling kecil, yakni dengan diameter suboksipitobregmatikus (9,5 cm) dan dengan sirkumferensia suboksipitobregmatikus (32 cm) sampai didasar panggul kepala janin berada didalam keadaan fleksi maksimal. Kepala yang sedang turun menemui diafragma pelvis yang berjalan dari belakang keatas kebawah depan. Akibat kombinasi elastisitas diafragma pelvis dan tekanan intrauterine disebabkan oleh his yang berulang-ulang, kepala mengadakan rotasi, disebut pula putaran paksi dalam. Didalam […]

Asuhan Nifas Normal

Asuhan Nifas Normal

Masa nifas atau puerperium dimulai sejak 1 jam setelah lahirnya plasenta sampai dengan 6 minggu (42 hari) setelah itu, pelayanan pascapersalinan harus terselanggara pada masa itu untuk memenuhi kebutuhan ibu dan bayi, yang meliputi upaya pencegahan, deteksi dini dan pengobatan komplikasi dan penyakit yang mungkin terjadi, serta penyedian pelayanan pemberian ASI, cara menjarangkan kehamilan, imunisasi dan nutrisi bagi ibu. Periode pascapersalinan meliputi masa transisi kritis bagi ibu, bayi, dan keluarganya […]

Fisiologi Persalinan Normal

Fisiologi Persalinan Normal

Kehamilan secara umum ditandai dengan aktivitas otot polos miometrium yang relative tenang yang memungkinkan pertumbuhan dan perkembangan janin intrauterine sampai dengan kehamilan aterm. Menjelang persalinan, otot polos uterus mulai menunjukkan aktivitas kontraksi secara terkoordinasi, diselingi dengan suatu periode relaksasi, dan mencapai puncaknya menjelang persalinan, serta secara berangsur menghilang pada periode postpartum. Mekanisme regulasi yang mengatur aktivitas kontraksi miometrium selama kehamilan, persalinan, dan kelahiran, sampai saat ini masih belum jelas benar. […]

Pelepasan Plasenta

Pelepasan Plasenta

Kala tiga persalinan dimulai setelah kelahiran janin dan melibatkan pelepasan dan ekspulsi plasenta.  Setelah kelahiran plasenta dan selaput janin, persalinan aktif selesai. Karena bayi sudah lahir, uterus secara spontan berkontraksi keras dengan isi yang sudah kosong. Normalnya, pada saat bayi selesai dilahirkan rongga uterus hampir terobliterasi dan organ ini berupa suatu massa otot yang hampir padat, dengan tebal beberapa sentimeter diatas segmen bawah yang lebih tipis. Fundus uteri sekarang terletak […]

Pemisahan Amniokorion dan Ekstrusi Plasenta

Pemisahan Amniokorion dan Ekstrusi Plasenta

Pemisahan Amniokorion. Pengurangan besar-besaran luas permukaan rongga uterus secara bersamaan menyebabkan membrane janin (amniokorion) dan desidua parietalis terlepas menjadi lipatan yang banyak sekali dan menambah ketebalan lapisan tersebut dari kurang 1 mm menjadi 3 sampai 4 mm. Lapisan uterus pada awal stadium ketiga menunjukkan bahwa banyak dari lapisan parietal desidua parietalis termasuk didalam lipatan-lipatan amnion dan korion leave yang melekuk-lekuk tersebut. Membrane-membran tersebut biasanya tetap in situ sampai pemisahan plasenta […]

Plasenta Di Dalam Rahim Setelah Persalinan

Plasenta Di Dalam Rahim Setelah Persalinan

Bila plasenta masi terdapat didalam rahim atau keluar secara tidak lengkap pada jam pertama setelah persalinan, harus segera dilakukan plasenta manual untuk melahirkan plasenta. Tindakan hanya dianjurkan untuk tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi dengan kondisi fasilitas kesehatan yang cukup memadai. Bila plasenta telah dilahirkan secara lengkap, tetapi masih terjadi perdarahan, Segera berikan suntikan oksitosin. Dilanjutkan denga masse fundus secara sirkular sampai terdapat kontraksi uterus yang adekuat. Keadaan ibu memerlukan pengawasan […]