latar belakang persalinan 2013


Faktor Penting Persalinan Normal

Faktor Penting Persalinan Normal

Hampir 96% janin berada dalam uterus dengan persentasi kepala dan pada persentasi kepala ini ditemukan ± 58% ubun-ubun kecil terletak dikiri depan, ± 23% dikanan depan, ± 11 % dikanan belakang, dan ± 8 % dikiri belakang. Keadaan ini mungkin disebabkan terisinya ruangan disebelah kiri belakang oleh kolon sigmoid dan rectum. Menjadi pertanyaan mengapa janin dalam persentase yang tinggi berada dalam uterus dengan persentase kepala? Keadaan ini mungkin disebabkan kepala […]

Tahapan Persalinan Normal

Tahapan Persalinan Normal

Dengan fleksi kepala janin memasuki ruang panggul dengan ukuran yang paling kecil, yakni dengan diameter suboksipitobregmatikus (9,5 cm) dan dengan sirkumferensia suboksipitobregmatikus (32 cm) sampai didasar panggul kepala janin berada didalam keadaan fleksi maksimal. Kepala yang sedang turun menemui diafragma pelvis yang berjalan dari belakang keatas kebawah depan. Akibat kombinasi elastisitas diafragma pelvis dan tekanan intrauterine disebabkan oleh his yang berulang-ulang, kepala mengadakan rotasi, disebut pula putaran paksi dalam. Didalam […]

Macam-macam dan Proses Tindakan Persalinan Pada Ibu Hamil

Macam-macam dan Proses Tindakan Persalinan Pada Ibu Hamil

Kita tahu semua bahwa segala sesuatu yang kita kerjakan ingin mendapatkan hasil yang terbaik. Segala sesuatu yang kita akan lalui bisa berjalan seperti apa yang kita harapkan atau berjalan dengan normal khususnya ibu hamil. Semua ibu hamil di dunia ini tentu menginginkan persalinannya berjalan secara normal tanpa menemui kesulitan, hambatan dengan kata lain bisa melahirkan secara normal. Persalinan normal merupakan cara terbaik untuk melahirkan si buah hati ke dunia, di […]

Persiapan Pertolongan Pada Persalinan

Persiapan Pertolongan Pada Persalinan

Pada kesempatan ini saya akan mencoba membahas mengenai tindakan apa saja yang harus di persiapkan untuk pertolongan pada persalinan karena pada artikel yang lalu kita telah membahas mengenai trauma pada bayi yang baru lahir yang biasanya terjadi akibat dari kesalahan penanganan semasa dan sesudah proses persalinan. Oleh karena itu artikel kali ini akan membahas mengenai persiapan pertolongan persalinan standar yang wajib diketahui oleh para praktisi bidan agar tidak terjadi hal-hal […]

Asuhan Persalinan Setelah Bayi Lahir

Asuhan Persalinan Setelah Bayi Lahir

Saat Bayi Lahir, Lakukan Penilaian Sebagai Berikut. a. Apakah kehamilan cukup bulan? b. Apakah air kebutan jernih dan tidak terkontaminasi mekonium? c. Apakah bayi bernafas adekuat atau menangis? d. Apakah tonus otot bayi baik? Bila semua pertanyaan di atas dijawab dengan “ya”, lakukan perawatan rutin. Perawatan rutin ialah memberikan kehangatan, membuka/membersihkan jalan napas, mengeringkan, dan menilai warna. Bila salah satu atau lebih pertanyaan dijawab “tidak”, lakukan langkah awal resusitasi. Ventilasi […]

Cara Menjaga Kebersihan dan Keamanan dalam Persalinan

Cara Menjaga Kebersihan dan Keamanan dalam Persalinan

Kebersihan dan Keamanan 1. Menempatkan semua peralatan di dalam larutan klorin 0,5% untuk dekontaminasi  (10 menit). Mencuci dan membilas peralatan setelah dekontaminasi. 2. Membuang bahan-bahan yang terkontaminasi ke dalam tempat sampah yang sesuai . 3. Membersihkan ibu dengan menggunakan air disinfeksi tingkat tinggi. Membersihkan cairan ketuban, lendir, dan darah. Membantu ibu memakai pakaian yang bersih dan kering. 4. Memastikan bahwa ibu nyaman. Membantu ibu memberikan ASI. Menganjurkan keluarga untuk memberikan […]

Fase Persalinan Normal dan Kala Persalinan

Fase Persalinan Normal dan Kala Persalinan

Fase-Fase Persalinan Normal Beberapa jam terakhir kehamilan ditandai dengan adanya kontraksi uterus yang menyebabkan penipisan, dilatasi serviks, dan mendorong janin keluar melalui jalan lahir. Banyak energy dikeluarkan pada waktu ini. Oleh karena itu, penggunaan istilah in labor (kerja keras) dimaksudkan untuk menggambarkan proses ini. Kontraksi miometrium pada persalinan terasa nyeri sehingga istilah nyeri persalinan digunakan untuk mendiskripsikan proses ini. Tiga Kala Persalinan Persalinan aktif dibagi menjadi tiga kala yang berbeda. […]

Penggunaan Partograf dalam Persalinan

Penggunaan Partograf dalam Persalinan

Partograf Partograf adalah alat bantu yang digunakan  selama persalinan. Tujuan utama penggunaan partograf adalah untuk: 1. Mencatat hasil observasi dan kemajuan persalinan dan 2. Mendeteksi apakah proses persalinan berjalan secara normal. Dengan demikian, juga dapat dilaksanakan deteksi secara dini, setiap kemungkinan terjadinya partus lama. Jika digunakan secara tepat dan konsisten, partograf akan membantu penolong persalinan untuk mencatat kemajuan persalinan, kondisi ibu dan janin, asuhan yang diberikan selama persalinan dan kelahiran, […]

Cara Penegangan Tali Pusat dan Pemijatan Uterus Pada Persalinan

Cara Penegangan Tali Pusat dan Pemijatan Uterus Pada Persalinan

Penegangan Tali Pusat Terkendali 1. Memindahkan klem pada tali pusat. 2. Meletakkan satu tangan diatas kain yang ada diperut ibu, tepat diatas tulang pubis, dan menggunakan tangan ini untuk melakukan palpasi kontraksi dan menstabilkan uterus. Memegang tali pusat dan klem dengan tangan yang lain. 3. Menunggu uterus berkontraksi dan kemudian melakukan penegangan ke arah bawah pada tali pusat dengan lembut. Lakukan tekanan yang berlawanan arah pada bagian  bawah uterus dengan […]

Fungsi Pencatatan dan Rujukan Dalam Asuhan Persalinan

Fungsi Pencatatan dan Rujukan Dalam Asuhan Persalinan

Pencatatan (Dokumentasi) Catat semua asuhan yang telah diberikan kepada ibu dan/atau bayinya. Jika asuhan tidak dapat dicatat dapat dianggap bahwa  tidak pernah dilakukan asuhan yang dimaksud. Pencatatan adalah bagian penting dari proses membuat keputusan klinik karena memungkinkan penolong persalinan untuk terus-menerus memperhatikan asuhan yang diberikan selama proses persalinan dan kelahiran bayi. Mengkaji ulang catatan memungkinkan untuk menganalisis data yang telah dikumpulkan dan dapat lebih efektif dalam merumuskan suatu diagnosis serta […]

Nyeri Saat Persalinan

Nyeri Saat Persalinan

Persalinan Kebanyakan ibu mengalami tingkat nyeri persalinan sedang sampai berat. Nyeri persalinan meliputi komponen visceral dan somatic. Pada persalinan kala satu, nyeri visceral yang timbul adalah dari koreksi uterus dan dilatasi serviks. Rasa nyeri ditransmisikan melalui aferen tersebut saraf visceral, yang berjalan bersama serabut saraf simpatik dan memasuki spinal cord T-10, T-11, T-12, dan L-1. Pada persalinan kala dua, turunnya janin mengakibatkan peregangan pelvis, vagina, dan perineum, yang mengakibatkan nyeri […]

Masalah yang Dihadapi Pasca Persalinan

Masalah yang Dihadapi Pasca Persalinan

Masalah psikologi pada pascapersalinan bukan merupakan komplikasi yang jarang ditemukan. Masalah ini dapat dihindari dengan adanya dukungan sosial serta dukungan pelaksana pelayanan kesehatan selama kehamilan, persalinan, dan pascapersalinan. Status nutrisional pada masa remaja, kehamilan, dan laktasi memiliki dampak langsung pada  kesehatan maternal dan bayi selama masa nifas. Intake nutrisi pascapersalinan harus ditingkatkan untuk mengatasi kebutuhan energi selama menyusui. Tiga defisiensi vitamin dan mineral adalah kelainan yang terjadi sebagai akibat kekurangan […]

Kebersihan Resusitasi Sebelum Persalinan

Kebersihan Resusitasi Sebelum Persalinan

Langkah Resusitasi untuk Kebersihan Resusitasi 1. Jangan menunggu untuk menentukan Nilai Apgar satu menit untuk memulai resusitasi. Semakin lambat memulai, akan semakin sulit melakukan resusitasi. 2. Semua petugas yang terlibat dalam persalinan harus telas dilatih secara memadai, efesien, dapat bekerja sebagia tim, dan semua peralatan yang diperlukan harus tersedia dan dalam keadaan berfungsi baik. Sebelum Persalinan Dimulai 1. Informasikan unit neonatologi mengenai adanya persalinan risiko tinggi yang sedang terjadi. Dokter […]

Dilatasi Serviks

Dilatasi Serviks

Jika dibandingkan dengan korpus uteri, segmen bawah uterus dan serviks merupakan daerah yang resistensinya lebih kecil. Oleh karena itu, selama terjadi kontraksi, struktur-struktur ini mengalami peregangan, yang dalam prosesnya serviks mengalami tariikan sentrifugal. Ketika kontraksi uterus menimbulkan tekanan pada selaput ketuban, tekanan hidrostatik kantong amnion akan melebarkan saluran serviks. Bila selaput ketuban sudah pecah, tekanan pada bagian terbawah janin terhadap serviks dan segmen bawah uterus juga sama efektifnya. Selaput ketuban […]

Gaya-Gaya Tambahan Pada Persalinan

Gaya-Gaya Tambahan Pada Persalinan

Setelah serviks berdilatasi penuh, gaya yang paling penting pada proses ekspulsi janin adalah gaya yang dihasilkan oleh tekanan intraabdominal ibu yang meninggi. Gaya ini terbentuk oleh kontraksi otot-otot abdomen secara bersamaan melalui upaya pernapasan paksa dengan glottis tertutup. Gaya ini disebut mengejan. Sifat gaya yang ditimbulkan sama dengan gaya yang terjadi pada defekasi, tetapi intensitasnya biasanya jauh lebih besar. Pentingnya tekanan intraabdominal pada ekspulsi janin paling jelas terlihat pada persalinan […]

Macam-Macam Jenis Induksi Persalinan Di Dunia Medis

Macam-Macam Jenis Induksi Persalinan Di Dunia Medis

Induksi persalinan adalah merupakan salah satu upaya untuk mulainya proses kelahiran (dari tidak ada tanda-tanda persalinan, kemudian distimulasi menjadi ada). Cara ini biasa dilakukan para dokter/bidan sebagai upaya medis untuk mempermudah keluarnya bayi dari rahim secara normal. Induksi persalinan ini dilakukan oleh beberapa faktor. Salah satunya ketika kehamilan memasuki tanggal yang telah di perkirakan untuk lahir, bahkan bisa lebih dari waktu 9 bulan atau kehamilan yang lewat dari waktunya. Di […]

Patokan Setelah Persalinan

Patokan Setelah Persalinan

Sebagai patokan, setelah persalinan selesai maka keadaan disebut “aman” bila kesadaran dan tanda vital ibu baik, kontraksi uterus baik, dan tidak ada perdarahan aktif/merembes dari vagina. Pada awal wanita hamil yang normotensi akan menunjukkan kenaikan tekanan darah sebagai respon terhadap kehilangan darah yang terjadi dan pada wanita hamil dengan hipertensi bisa ditemukan normotensi setelah pendarahan. Pada wanita hamil dengan eklampsia akan sangat peka terhadap PPP, karena sebelumnya telah terjadi defisit […]

Perdarahan Pasca Persalinan

Perdarahan Pasca Persalinan

Yang paling dikenal sebagai tiga penyebab klasik kematian ibu di samping infeksi dan preeklampsia adalah perdarahan. Perdarahan pascapersalinan (PPP) adalah perdarahan yang masif yang berasal dari tempat implantasi plasenta, robekan pada jalan lahir dan jaringan sekitarnya dan merupakan salah satu penyebab kematian ibu di samping perdarahan karena hamil ektopik dan abortus. PPP bila tidak mendapat penanganan yang semestinya akan meningkatkan morbiditas dan mortalitas ibu serta proses penyembuhan kembali. Dengan berbagai […]

Penyebab Kematian Ibu Pasca Persalinan

Penyebab Kematian Ibu Pasca Persalinan

Faktor predisposisi adalah infeksi genital pada masa nifas yang disebabkan oleh persalinan macet, ketuban pecah dini, pemeriksaan dalam yang telalu sering, pemantauan janin intravaginal, dan bedah sesar. Walaupun bedah sesar termaksud dalam resiko, sebenarnya hal ini disebabkan oleh persalinan dan lingkungan (keterbatasan sarung tangan, air bersih, sabun dll). Pada bedah sesar, resiko infeksi didapatkan lebih tinggi dari pada persalinan pervaginam. Kuman penyebab utama adalah E.coli, streptococci, anaeorobic microorganisms seperti bacteroides, […]

Perdarahan Pasca Persalinan

Perdarahan Pasca Persalinan

Perdarahan pascapersalinan merupakan penyebab utama dari 150.000 kematian ibu setiap tahun di dunia  dan hampir 4 dari 5 kematian karena perdarahan pascapersalinan terjadi dalam waktu 4 jam setelah persalinan. Seorang ibu dengan anemia pada saat hamil pada umumnya lebih tidak mampu untuk mengatasi kehilangan darah yang terjadi dibandingkan dengan seorang ibu dengan kebutuhan nutrisi cukup. Dalam waktu 1 jam setelah persalinan harus memastikan bahwa uterus berkontraksi  dengan baik dan tidak […]