komplikasi persalinan normal


Infeksi Maternal

Infeksi Maternal

Kurang lebih dari 150 tahun yang lalu Semmelweis dan Holmes menyatakan bahwa demam dan sepsis puerpuralis disebarkan dari seorang perempuan kepada perempuan lain melalui tangan dokter. Penjangkitan penyakit ini dapat dicegah dengan melakukan cuci tangan sebelum bersalin dengan air limau yang diklorinasi dan mendidihkan semua instrument dan perabotan setelah digunakan oleh seorang perempuan dengan infeksi pascapersalinan. Endometritis akut merupakan infeksi pescapersalinan yang banyak terjadi. Seksio sesarea merupakan factor terpenting yang [...]

Pencegahan Infeksi Meternal dan Neonatal

Pencegahan Infeksi Meternal dan Neonatal

Persalinan aman dan bersih merupakan salah satu pilar Safe Motberbood. Bersih artinya bebas dari infeksi. Infeksi dari kehamilan, persalinan dan masa nifas merupakan penyebab utama kedua dari kematian ibu dan perinatal. Di Negara-negara maju, umumnya perempuan hamil dalam keadaan sehat dan bergizi baik. Persalinan terjadi di rumah sakit atau rumah sakit bersalin yang telah menjalankan praktik pencegahan infeksi dengan baik. Jika diperlukan tindakan, misalnya seksio sesarea, pembedahannya berlangsung singkat dan [...]

Penyebab dan Tanda Klinis Syok Kardiogenik

Penyebab dan Tanda Klinis Syok Kardiogenik

SYOK KARDIOGENIK Penyebab Penyebab utama syok kardiogenik adalah penyakit pembuluh darah yang berat. Pada syok kardiogenik ventrikel kiri tidak mampu memompa darah yang cukup untuk kebutuhan jaringan. Sebagai kompensasi terjadi takikardia, tetapi hipervolemia dapat menyebabkan edema paru dan edema menyeluruh. Kekurangan oksigen dapat menyebabkan kerusakan sel, kegagalan multiorgan, dan kematian. Tanda Klinis Tanda klinis syok kardiogenik adalah dilatasi vena-vena di leher, dispena, desah sistol dan diastole, dan edema yang menyeluruh. [...]

Koreksi Cairan Elektrolit Syok Septik dan Pengobatan Emboli Air Ketuban

Koreksi Cairan Elektrolit Syok Septik dan Pengobatan Emboli Air Ketuban

Koagulasi Intravaskuler Diseminata Terapi heparin kecuali ada perdarahan yang aktif  di mana keadaan lebih baik diobati dengan transfuse darah. Prinsip penanganan syok septic a. Diagnosis dini b. Terapi antibiotika yang adekuat c. Control/pengankatan sumber infeksi d. Resusitasi hemodinamik dan suportif e. Kortikosteroid f. Control ketat glukosa (tight glycemic control) g. Ventilator dengan tidal volume yang rendah pada Acute Respiratory Distres Syndrome (ARDS). Mortalitas Angka Kematian Ibu (AKI) karena syok septic [...]

Gejala dan Pemeriksaan Emboli Air Ketuban

Gejala dan Pemeriksaan Emboli Air Ketuban

Definisi Masuknya cairan amnion ke dalam sirkulasi ibu menyebabkan kolaps pada ibu pada waktu persalinan dan hanya diperiksakan dengan autopsy. Patologi 1. Kejadian yang lebih sering terjadi pada kontraksi uterus yang kuat dengan spntan atau induksi dan terjadi pada waktu ketuban pecah dan ada pembuluh darah yang terbuka pada plasenta atau serviks. 2. Emboli mengalir ke pembuluh darh paru-paru dan akan menyebabkan kematian tiba-tiba atau syok tanpa adanya perdarahan dan [...]

Eradikasi Infeksi dan Pengembalian Fungsi Sirkulasi dan Oksigenisasi Syok Septik

Eradikasi Infeksi dan Pengembalian Fungsi Sirkulasi dan Oksigenisasi Syok Septik

Pengembalian Fungsi Sirkulasi dan Oksigenisasi Untuk mengembalikan fungsi sirkulasi dan oksigenisasi jaringan perlu dilakukan tindakan-tindakan berikut: 1. Penggantian kehilangan darah: dengan darah segar (whole blood) jika tersedia atau dengan koloid atau kristoloid. Pengukuran CVP wajib untuk mencegah sirkulasi yang overload. 2. Kortikosteroid seperti: a. Hidrokortison 1 g I.V./6 jam atau b. Deksametason 20 mg diikuti dengan 200 mg/hari via infus 3. Beta-adrenergik stimulant: seperti isoprenalin yang menyebabkan dilatasi arteriol, meningkatkan [...]

Komplikasi dan Penanganan Syok Hemoragik Dalam Kebidanan

Komplikasi dan Penanganan Syok Hemoragik Dalam Kebidanan

Komplikasi Syok yang tidak dapat segera diatasi akan merusak jaringan di berbagai organ sehingga dapat terjadi komplikasi-komplikasi seperti gagal ginjal akut, nekrosis hipofise (sindroma Sheehan), dan koagulasi intravascular diseminata (DIC). Mortalitas Perdarahan 500 ml pada partus spontan dan 1000 ml pada seksio sesarea pada umumnya masih dapat ditoleransi. Perdarahan karena trauma dapat menyebabkan kamatian ibu dalam kehamilan sebanyak 6 – 7 % dan solusio plasenta 1 – 5 %. Di [...]

Penanganan Jika Terjadi Syok Pada Kebidanan

Penanganan Jika Terjadi Syok Pada Kebidanan

Jika terjadi syok, tindakan yang harus segera dilakukan antara lain sebagai berikut. 1. Cari dan hentikan segera penyebab perdarahan 2. Berihkan saluran napas dan beri oksigen atau pasang selang endotrakheal. 3. Naikkan kaki ke atas untuk meningkatkan aliran darah ke sirkulasi sentral. 4. Pasang 2 set infuse atau lebih untuk transfuse, cairan infuse dan obat-obat I.V. bagi pasienyang syok. Jika sulit mencari vena, lakukan/pasang kanul intrafemoral. 5. Kembalikan volume darah [...]

Fase Syok Pada Wanita Hamil

Fase Syok Pada Wanita Hamil

Klasifikasi perdarahan Pada syok yang ringan gejala-gejala dan tanda tidak jelas, tetapi adanya syok yang ringan dapat diketahui dengan “tilt test” yaitu bila pasien didudukkan terjadi hipotensi dan/atau takikardia, sedangkan dalam keadaaan berbaring tekanan darah dan frekuensi nadi masih normal. Fase Syok Perempuan hamil normal mempunyai toleransi terhadap perdarahan 500- 1000 ml pada waktu persalinan tanpa bahaya oleh karena daya adapatasi fisologik kardiovaskuler dan hematologic selama kehamilan. Jika perdarahan terus [...]

Gejala dan Penanganan Syok Dalam Kebidanan

Gejala dan Penanganan Syok Dalam Kebidanan

Gejala Klinik Syok Gejala klinik pada umumnya sama pada semua jenis syok antara lain tekanan darah menurun, nadi cepat, dan lemah akibat perdarahan. Jika terjadi vasokonstriksi pembuluh darah kulit menjadi pucat, keringat dingin, sianosis jari-jari kemudian diikuti sesak napas, penglihatan kabur, gelisah dan oliguria/anuria, dan akhirnya dapat menyebabkan kematian ibu. Penanganan Syok dalam kebidanan Prinsip pertama dalam penanganan kedaruratan medic dalam kebidanan atau setiap kedaruratan adalah ABC yang terdiri atas [...]

Jenis dan Etiologi Syok Dalam Kebidanan

Jenis dan Etiologi Syok Dalam Kebidanan

a. Syok hemoragik adalah suatu syok yang disebabkan oleh perdarahan yang banyak. Akibat perdarahan pada kehamilan muda, misalnya abortus, kehamilan ektopik, dan penyakit trofoblas (mola hidatidosa); perdarahan antepartum seperti plasenta previa, solusio plasenta, rupture uteri, dan perdarahan pasca persalinan karena atonia uteri dan laserasi jalan janin. b. Syok neurogenik yaitu syok yang terjadi karena rasa sakit yang berat disebabkan oleh kehamilan ektopik yang terganggu, solusio plasenta, persalinan dengan forceps atau [...]

Yang Di Maksud Syok Dalam Kebidanan

Yang Di Maksud Syok Dalam Kebidanan

Syok adalah suatu keadaan disebabkan gangguan sirkulasi darah ke dalam jaringan sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan oksigen dan nutrisi jaringan dan tidak mampu mengeluarkan hasil metabolisme. Penyebab terjadinya syok dalam kebidanan yang terbanyak adalah perdarahan, kemudian neurogenik, kardiogenik, endotoksik/septic, anafilaktik, dan penyebab syok yang lain seperti emboli, komplikasi anestesi, dan kombinasi. Gejala klinik syok pada umumnya sama yaitu tekanan darah menurun, nadi cepat dan lemah, pucat, keringat dingin, sianosis jari-jari, [...]

Pemberian Antibiotika Pada Kehamilan dan Persalinan

Pemberian Antibiotika Pada Kehamilan dan Persalinan

Antibiotika harus diberikan apabila terhadap infeksi, misalnya pada kasus sepsis, syok septic, cedera intraabdominal, dan perforasi uterus. Apabila tidak terdapat tanda-tanda infeksi, misalnya pada syok perdarahan, antibiotika tidak perlu diberikan. Apabila diduga  ada proses infeksi yang sedang berlangsung, sangat penting untuk memberikan antibiotika dini. Sebelum pembedahan dilakukan, antibiotika harus diberikan setidak-tidaknya sebagai pencegahan. Pada kasus syok, pemberian antibiotika intravena lebih diutamakan sebab lebih cepat menyebarkan obat ke jaringan yang terkena [...]

Transfusi Darah dan Pemasangan Kateter Kandung Kemih

Transfusi Darah dan Pemasangan Kateter Kandung Kemih

Pemberian Transfusi Darah Pada kasus perdarahan yang banyak, terlebih lagi apabila disertai syok, transfusi darah sangat dibutuhkan untuk menyelamatkan jiwa penderita. Walaupun demikian, transfuse darah bukan tanpa risiko dan bahkan dapat berakibat komplikasi yang berbahaya dan fatal. Oleh sebab itu, keputusan untuk memberikan transfusi darah harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Risiko yang serius berkaitan dengan transfuse darah mencakup penyebaran mikroorganisme infeksius (misalnya human immunodeficiency virus atau HIV ddan virus hepatitis), [...]

Pemeriksaan Obstetri dan Pemeriksaan Panggul

Pemeriksaan Obstetri dan Pemeriksaan Panggul

Pemeriksaan obstetri: 1. Pemeriksaan vulva dan perineum 2. Pemeriksaan vagina 3. Pemeriksaan serviks 4. Pemeriksaan rahim (besarnya, kelainan bentuk, tumor, dan sebagainya) 6. Pemeriksaan adneksa 7. Pemeriksaan his (frekuensi, lama, kekuatan, relaksasi, simetri dan dominasi fundus) 8. Pemeriksaan janin: a. Di dalam atau di luar rahim b. Jumlah janin c. Letak janin d. Presentasi janin dan turunnya presentasi seberapa jauh e. Posisi janin, moulage dan kaput suksedaneum f. Bagian kecil [...]

Anamnesis dan Pemeriksaan Fisik Umum Dalam Obstetri

Anamnesis dan Pemeriksaan Fisik Umum Dalam Obstetri

1. Anamnesis: diajukan pertanyaan kepada pasien atau keluarganya beberapa hal berikut dan jawabannya dicatat dalam catatan medik. a. Masalah/keluhan utama yang menjadi alasan pasien dating ke klinik. b. Riwayat penyakit/masalah tersebut, termasuk obat-obatan yang sudah didapat c. Tanggal hari pertama haid yang terakhir dan riwayat haid. d. Riwayat kehamilan sekarang e. Riwayat kehamilan, persalinan, dan nifas yang lalu termasuk kondisi anaknya f. Riwayat penyakit yang pernah diderita dan penyakit dalam [...]

Pemeriksaan Untuk Penilaian Awal Kasus Gawat Darurat

Pemeriksaan Untuk Penilaian Awal Kasus Gawat Darurat

Pemeriksaan yang dilakukan untuk penilaian awal sebagai berikut. 1. Penilaian dengan periksa pandang (inspeksi): -    Menilai kesadaran penderita: pingsan/koma, kejang-kejang, gelisah, tampak kesakitan -    Menilai wajah penderita: pucat, kemerahan, banyak berkeringat -    Menilai pernapasan: cepat, sesak napas -    Menilai perdarahan dari kamaluan 2. Penilaian dengan periksa raba (palpasi): -    Kulit: dingin, demam -    Nadi: lemah/kuat, cepat/normal -    Kaki/tungkai bawah: bengkak 3. Penilaian tanda vital: -    Tekanan darah, nadi, suhu, dan [...]

Prinsip Hubungan Dokter dan Pasien Dalam Menangani Kasus Gawat Darurat

Prinsip Hubungan Dokter dan Pasien Dalam Menangani Kasus Gawat Darurat

Menghormati pasien (respect) Setiap pasien harus diperlakukan dengan rasa hormat, tanpa memandang status social dan ekonominya. Dalam hal ini petugas harus memahami dan peka bahwa dalam situasi dan kondisi gawatdarurat perasaan cemas, ketakutan, dan keprihatinan  adalah wajar bagi setiap manusia dan keluarga yang mengalaminya. Kelembutan (gentleness) Dalam melakukan pemeriksaan ataupun memberikan pengobatan prinsip langkah harus dilakukan dengan penuh kelembutan, termasuk menjelaskan kepada pasien bahwa rasa sakit atau kurang enak tidak [...]

Penilaian Awal Dalam Menentukan Kasus Gawat Darurat Obstetri

Penilaian Awal Dalam Menentukan Kasus Gawat Darurat Obstetri

Penilaian Awal Dalam menentukan kondisi kasus obstetric yang dihadapi apakah dalam keadaan gawat darurat atau tidak, secara prinsip harus dilakukan pemeriksaan secara sistematis meliputi anamnesis, pemeriksaan fisik umum, dan pemeriksaan obstetrik. Dalam praktik, oleh karena pemeriksaan sistematis yang lengkap membutuhkan waktu agak lama, padahal penilaian harus dilakukan secara cepat, maka dilakukan penilaian awal. Penilaian awal ialah langkah pertama untuk menentukan dengan cepat kasus obstetri  yang dicurigai dalam keadaan gawat darurat [...]

Manifestasi Kasus Gawat Darurat Dalam Obstetri

Manifestasi Kasus Gawat Darurat Dalam Obstetri

Manifestasi klinik kasus gawat darurat tersebut berbeda-beda dalam rentang yang cukup luas. 1. Kasus perdarahan, dapat bermanifestasi mulai dari perdarahan berwujud bercak, merembes, profus, sampai syok. 2. Kasus infeksi dan sepsis, dapat bermanifestasi mulai dari pengeluaran cairan pervaginam yang berbau, air ketuban hijau, demam, sampai syok. 3. Kasus hipertensi dan preeclampsia/eklampsia, dapat bermanifestasi mulai dari keluhan sakit/pusing kepala, bengkak, penglihatan kabur, kejang-kejang, sampai koma/pingsan/tidak sadar. 4. Kasus persalinan macet, Lebih [...]