kenapa pasien harus puasa sebelum operasi

Perawatan dan Penanganan Pasien Pasca Operasi Persalinan

Perawatan dan Penanganan Pasien Pasca Operasi Persalinan

Melepas Jahitan 1. Jahitan fasia merupakan hal utama pada bedah abdomen. 2. Melepas jahitan kulit 5 hari setelah hari bedah pada penjahitan dengan sutera. Demam 1. Suhu yang melebihi 38o C pasca pembedahan hari ke-2 harus dicari penyebabnya. 2. Yakinkan pasien tidak panas minimum 24 jam sebelum ke luar dari rumah sakit. Ambulasi/mobilisasi 1. Ambulansi menyebabkan perbaikan sirkulasi, membuat napas dalam, dan menstimulasi kembali fungsi gastrointestinal normal. 2. Dorong untuk […]

Merawat Bayi Prematur Di Rumah

Merawat Bayi Prematur Di Rumah

Normalnya janin berada dalam rahim ibu selama 37-41 minggu. Kelahiran sebelum 37 minggu di kategorikan sebagai kelahiran prematur. Secara teori batas minimal usia kehamilan  bayi  yang masih dapat di upayakan untuk di pertahankan hidupnya adalah 24-25 minggu, dengan tingkat kematian sekitar  20% untuk 24 minggu dan 65% untuk usia 25 minggu, dan berat badan minimal 500  gram. Sedangkan di Indonesia batas usia kehamilan bayi yang dapat di pertahankan hidup dengan […]

Persiapan Pasien Perawatan Praoperatif

Persiapan Pasien Perawatan Praoperatif

Terangkan prosedur yang akan dilakukan pada pasien. Jika pasien tidak sadar, terangkan pada keluarganya. Dapatkan persetujuan tindakan medic. a. Bantu dan usahakan pasien dan keluarganya siap secara mental. b. Cek kemungkinan alergi dari riwayat medik lain yang diperlukan. c. Lakukan anamnesis dan pemeriksaan fisik awal yang baik merupakan langkah esensial setiap pembedahan. d. Siapkan contoh darah untuk pemeriksaan hemoglobin dan golongan darah. Jika diperkiran diperlukan, minta darah terlebih dahulu. e. […]

Pemberian Antibiotika Tambahan Setelah Operasi

Pemberian Antibiotika Tambahan Setelah Operasi

Pemberian antibiotika setelah operasi untuk kepentingan profilaksis tampaknya tidak memberikan arti yang bermakna. Dosis tambahan pascaoperasi akan menimbulkan banyak kerugian (risiko efek samping meningkat, merangsang timbulnya kuman resisten, dan beban biaya tambahan untuk pasien). Dosis Untuk mencapai konsentrasi puncak, antibiotika harus diberikan dalam dosis cukup tinggi serta dapat berdifusi dalam jaringan dengan baik. Pada jaringan operasi konsentrasi terapi harus mencapai 3 – 4 kali konsentrasi hambatan minimal, sedangkan pada profilaksis […]

Perawatan Pasca Operasi Caesar

Perawatan Pasca Operasi Caesar

Tak semua persalinan dapat berlangsung mulus, kadang terdapat indikasi medis yang mengharuskan seorang ibu melewati proses persalinan dengan operasi. Operasi ini disebut dengan Sectio Caesarea. Sectio Caesarea berasal dari bahasa Latin, Caedere, artinya memotong. Sectio Caesarea adalah suatu cara melahirkan janin dengan membuat sayatan pada dinding rahim. Pada pasien yang dilakukan operasi pembedahan untuk tindakan sectio cesarea ini memerlukan beberapa perhatian karena ibu nifas yang melahirkan dengan operasi caesarea agar […]

Diagnosis dan Tindakan Menghadapi Atonia Uteri

Diagnosis dan Tindakan Menghadapi Atonia Uteri

Diagnosis Diagnosis ditegakkan bila setelah bayi dan plasenta lahir ternyata perdarahan masih aktif dan banyak, dan menggumpal dan pada palpasi didapatkan fundus uteri masih setinggi pusat atau lebih dengan kontraksi yang lembek. Perlu diperhatikan bahwa saat atonia uteri didiagnosis, maka pada saat itu juga masih ada darah sebanyak 500 – 1000 cc yang sudah keluar dari pembuluh darah, tetapi masih terperangkap dalam uterus dan harus deperhitungkan dalam kalkulasi pemberian darah […]

Pengambilan dan Penggunaan Darah Autologous

Pengambilan dan Penggunaan Darah Autologous

Penggunaan Darah Autologous Transfusi Autologous adalah pengumpalan dan penuangan kembali darah pasien sendiri. Sejak kebanyakan prosedur pembedahan berencana tidak mengakibatkan kehilangan darah dalam jumlah yang besar, tidak semua pasien perlu penanganan transfusi autologous. Tiga teknik transfusi autologous yang ada adalah pengambilan darah autologous sebelum pembedahan, menyelamatkan darah pada saat pembedahan berlangsung dan hemodilusi normovolemik akut. Pengambilan Darah Autologous Sebelum Pembedahan Jika pasien memerlukan transfuse selama atau setelah pembedahan atau persalinan, […]

Penanganan Terhadap Penyakit Kista

Penanganan Terhadap Penyakit Kista

Umumnya, adanya kista tidak disadari oleh penderitanya dan menghilang sebelum wanita mengetahui adanya kista tersebut. Meski demikian, beberapa wanita mengeluhkan adanya nyeri di daerah perut atau perut bagian bawah. Rasa nyeri dapat timbul jika kista mengalami ruptur atau pecah, akibat membesarnya kista dan peregangan jaringan di sekitarnya, perdarahan di dalam kista, atau karena terpuntirnya kista yang mengganggu pembuluh darah disekitarnya. Kista yang berukuran besar dapat menimbulkan penekanan atau pergeseran organ […]

Fungsi Gastrointestinal Pada Pasien Obstetri

Fungsi Gastrointestinal Pada Pasien Obstetri

Fungsi Gastrointestinal Fungsi gastrointestinal pada pasien obstetric yang tindakannya tidak terlalu berat akan kembali normal dalam waktu 12 jam. 1. Jika tindakan bedah tidak berat, berikan pasien diet cair. Misalnya 6 – 8 jam pascabedah dengan anestesi spinal, infuse dan kateter dapat dilepas. 2. Jika ada tanda infeksi, atau jika seksio sesarea karena partus macet atau rupture uteri, tunggu sampai bising usus timbul. 3. Jika peristaltic baik dan pasien bisa […]

Persalinan Dengan Seksio Sesarea

Persalinan Dengan Seksio Sesarea

Kebanyakan seksio sesarea dilakukan dengan anesthesia spinal atau epidural. Seksio sesarea dilakukan dengan indikasi djj yang tidak normal. Derajat gawat janinnya harus dipertimbangkan dalam menentukan jenis anesthesia yang akan diberikan. Seksio sesarea yang dilakukan karena nonreassuring FHR tidak perlu menghindari penggunaan seksio regional. Sebelum dilakukan persalinan dengan seksio sesarea, janin dan juga ibunya harus diluasi. Monitor detak jantung janin harus terus dilakukan sampai persiapan dimulai. Sehubungan dengan pemilihan anesthesia, antasida […]

Resiko Tinggi Bila Melakukan Operasi caesar

Resiko Tinggi Bila Melakukan Operasi caesar

Operasi caesar adalah operasi untuk mengeluarkan bayi tanpa melalui liang persalinan (vagina). Dalam operasi tersebut dokter membedah dinding perut dan rahim ibu guna mengeluarkan bayi. Operasi caesar biasanya berlangsung 20-90 menit dan dapat dilakukan baik karena alasan medis maupun non-medis (personal) . Banyak wanita yang tergiur memilih operasi caesar tanpa adanya alasan medis. Proses melahirkan secara operasi caesar ternyata lebih berbahaya dibandingkan proses bersalin normal. Menurut sebuah penelitian, satu dari […]

Hipotensi Maternal Pada Analgesia Epidural

Hipotensi Maternal Pada Analgesia Epidural

Komplikasi dan Efek Samping Efek samping yang paling sering terjadi pada analgesia epidural adalah hipotensi maternal. Pada saat pemberian analgesia epidural, pasien harus diberi 500 – 1.000 ml cairan kristoloid yang tidak mengandung glukosa (contohnya RL atau ringer asetat). Pemberian infus yang mengandung cairan glukosa secara cepat harus diminimalkan selama proses persalinan karena berpotensi menyebabkan asidemia dan hipoglikemia janin. Jika timbul hipotensi harus diperbaiki dengan diberikan tambahan cairan intravena atau […]

Cara Penggunaan Antibiotika Profilaksis

Cara Penggunaan Antibiotika Profilaksis

Beberapa prinsip penggunaan antibiotika profilaksis adalah pemilihan antibiotika yang  tepat dan didapatkan konsentrasi antibiotika cukup dalam jaringan pada saat mulai dan selama operasi berlangsung. Pemilihan Antibiotika Dasar pemilihan jenis antibiotika untuk tujuan profilaksis adalah sebagai berikut. a. Sesuai dengan peta medan mikroba pathogen terbanyak pada kasus yang bersangkutan. b. Antibiotika yang dipilh memiliki spectrum sempit unttuk mengurangi risiko resistensi kuman. c. Memiliki toksisitas rendah. d. Memiliki potensi sebagai beakteriosidal. e. […]

Pemberian Antibiotika Profilaksis dan Batasannya

Pemberian Antibiotika Profilaksis dan Batasannya

Antibiotika Profilaksis Munculnya kuman resisten dapat terjadi karena proses “natural selection”.  Proses ini berawal ketika populasi mikroba tubuh manusia terpapar oleh antibiotika, maka mikroba yang peka dari populasi tersebut akan mati terbunuh,  sedangkan sebagian akan bertahan hidup bahkan dapat berkembang dan menjadi mikroba yang resisten. Penyebaran kuman resisten dari seseorang kepada orang lain pada umumnya terjadi di rumah sakit dengan cara transmisi baik melalui petugas perawat (pembantu) maupun dokter yang […]

Prinsip Hubungan Dokter dan Pasien Dalam Menangani Kasus Gawat Darurat

Prinsip Hubungan Dokter dan Pasien Dalam Menangani Kasus Gawat Darurat

Menghormati pasien (respect) Setiap pasien harus diperlakukan dengan rasa hormat, tanpa memandang status social dan ekonominya. Dalam hal ini petugas harus memahami dan peka bahwa dalam situasi dan kondisi gawatdarurat perasaan cemas, ketakutan, dan keprihatinan  adalah wajar bagi setiap manusia dan keluarga yang mengalaminya. Kelembutan (gentleness) Dalam melakukan pemeriksaan ataupun memberikan pengobatan prinsip langkah harus dilakukan dengan penuh kelembutan, termasuk menjelaskan kepada pasien bahwa rasa sakit atau kurang enak tidak […]

Informasi Seputar Kontrasepsi Oral

Informasi Seputar Kontrasepsi Oral

Kontrasepsi memiliki peranan dalam setiap fase reproduksi, yaitu untuk menunda kehamilan atau menjarangkan kehamilan. Untuk mencapai tujuan tersebut, berbagai cara dapat dilakukan, antara lain penggunaan pil KB/ kontrasepsi oral, suntikan atau intravaginal, penggunaan alat dalam saluran reproduksi (kondom, alat kontrasepsi dalam rahim/implan), operasi (tubektomi, vasektomi) atau dengan obat topikal intravaginal yang bersifat spermisid. Dari sekian banyak cara tersebut, penggunaan obat oral termasuk cara yang paling banyak digunakan karena sudah lama […]

Penyebab Berat Badan Naik Saat Puasa

Penyebab Berat Badan Naik Saat Puasa

Berat badan adalah ukuran yang lazim atau sering dipakai untuk menilai keadaan suatu gizi manusia.Berat badan diukur dengan alat ukur berat badan dengan suatu satuan kilogram. Dengan mengetahui berat badan seseorang maka kita akan dapat memperkirakan tingkat kesehatan atau gizi seseorang. Banyak orang mengeluh mengapa saat puasa berat badannya tambah naik. Ada beberapa alasan kenapa ketika puasa berat badan tambah naik. Penyebab naiknya berat badan saat puasa : 1.  Buka […]

Penyakit Arteri Koroner dan Persalinan Dengan Seksio Sesarea

Penyakit Arteri Koroner dan Persalinan Dengan Seksio Sesarea

Penyakit Arteri Koroner Penyakit Arteri Koroner jarang pada reproduksi, tetapi infark miokard dapat terjadi karena stress hemodinamik yang berlebihan. Penanganan penyakit koroner pada kehamilan sama dengan pada yang bukan hamil. Diseksi arteri koroner spontan jarang terjadi, menyebabkan iskemia miokard dan mati tiba-tiba pada grup yang lebih muda dan terutama pada pascapersalinan. Gejala klinik termasuk angina, infark miokard, syok kardiogenik, dan kematian. Tidak ada factor spesifik dari kejadian penyakit ini. Pada […]

Menangani Masalah Gawat Darurat Kebidanan

Menangani Masalah Gawat Darurat Kebidanan

Obat Pengurang Rasa Nyeri Pada beberapa kasus gawat darurat obstetric, penderita dapat mengalami rasa nyeri yang membutuhkan pengobatan segera. Pemberian obat pengurang rasa nyeri jangan sampai menyembunyikan gejala yang sangat penting untuk menentukan diagnosis. Hindarilah sedasi berlebihan. Obat narkotika dapat menekan pernapasan. Hindarilah penggunaan narkotika pada kasus yang dirujuk tanpa didampingi petugas kesehatan, terlebih lagi petugas tanpa kemampuan untuk mengatasi depresi pernapasan. Penanganan masalah utama Penyebab utama kegawat daruratan kasus […]

Pemeriksaan Untuk Penilaian Awal Kasus Gawat Darurat

Pemeriksaan Untuk Penilaian Awal Kasus Gawat Darurat

Pemeriksaan yang dilakukan untuk penilaian awal sebagai berikut. 1. Penilaian dengan periksa pandang (inspeksi): –    Menilai kesadaran penderita: pingsan/koma, kejang-kejang, gelisah, tampak kesakitan –    Menilai wajah penderita: pucat, kemerahan, banyak berkeringat –    Menilai pernapasan: cepat, sesak napas –    Menilai perdarahan dari kamaluan 2. Penilaian dengan periksa raba (palpasi): –    Kulit: dingin, demam –    Nadi: lemah/kuat, cepat/normal –    Kaki/tungkai bawah: bengkak 3. Penilaian tanda vital: –    Tekanan darah, nadi, suhu, dan […]