jenis jenis pergerakan pada janin 6 bln


Komplikasi dan Penanganan Syok Hemoragik Dalam Kebidanan

Komplikasi dan Penanganan Syok Hemoragik Dalam Kebidanan

Komplikasi Syok yang tidak dapat segera diatasi akan merusak jaringan di berbagai organ sehingga dapat terjadi komplikasi-komplikasi seperti gagal ginjal akut, nekrosis hipofise (sindroma Sheehan), dan koagulasi intravascular diseminata (DIC). Mortalitas Perdarahan 500 ml pada partus spontan dan 1000 ml pada seksio sesarea pada umumnya masih dapat ditoleransi. Perdarahan karena trauma dapat menyebabkan kamatian ibu dalam kehamilan sebanyak 6 – 7 % dan solusio plasenta 1 – 5 %. Di [...]

Gejala dan Penanganan Syok Dalam Kebidanan

Gejala dan Penanganan Syok Dalam Kebidanan

Gejala Klinik Syok Gejala klinik pada umumnya sama pada semua jenis syok antara lain tekanan darah menurun, nadi cepat, dan lemah akibat perdarahan. Jika terjadi vasokonstriksi pembuluh darah kulit menjadi pucat, keringat dingin, sianosis jari-jari kemudian diikuti sesak napas, penglihatan kabur, gelisah dan oliguria/anuria, dan akhirnya dapat menyebabkan kematian ibu. Penanganan Syok dalam kebidanan Prinsip pertama dalam penanganan kedaruratan medic dalam kebidanan atau setiap kedaruratan adalah ABC yang terdiri atas [...]

Jenis dan Etiologi Syok Dalam Kebidanan

Jenis dan Etiologi Syok Dalam Kebidanan

a. Syok hemoragik adalah suatu syok yang disebabkan oleh perdarahan yang banyak. Akibat perdarahan pada kehamilan muda, misalnya abortus, kehamilan ektopik, dan penyakit trofoblas (mola hidatidosa); perdarahan antepartum seperti plasenta previa, solusio plasenta, rupture uteri, dan perdarahan pasca persalinan karena atonia uteri dan laserasi jalan janin. b. Syok neurogenik yaitu syok yang terjadi karena rasa sakit yang berat disebabkan oleh kehamilan ektopik yang terganggu, solusio plasenta, persalinan dengan forceps atau [...]

Pemberian Antibiotika Pada Kehamilan dan Persalinan

Pemberian Antibiotika Pada Kehamilan dan Persalinan

Antibiotika harus diberikan apabila terhadap infeksi, misalnya pada kasus sepsis, syok septic, cedera intraabdominal, dan perforasi uterus. Apabila tidak terdapat tanda-tanda infeksi, misalnya pada syok perdarahan, antibiotika tidak perlu diberikan. Apabila diduga  ada proses infeksi yang sedang berlangsung, sangat penting untuk memberikan antibiotika dini. Sebelum pembedahan dilakukan, antibiotika harus diberikan setidak-tidaknya sebagai pencegahan. Pada kasus syok, pemberian antibiotika intravena lebih diutamakan sebab lebih cepat menyebarkan obat ke jaringan yang terkena [...]

Pemberian Cairan Intravena

Pemberian Cairan Intravena

Cairan intravena diberikan pada tahap awal untuk persiapan mengantisipasi kalau kemudian penambahan cairan dibutuhkan. Pemberian cairan infuse intravena selanjutnya baik jenis cairan, banyaknya cairan yang diberikan, dan kecepatan pemberian cairan harus sesuai dengan diagnosis kasus. Misalnya, pemberian cairan untuk mengganti cairan tubuh yang hilang pada syok hipovolemik seperti pada perdarahan berbeda dengan pemberian cairan pada syok septic. Pada umumnya dipilih cairan isotonic, misalnya NaCI 0,9 % atau Ringer Laktat. Jarum [...]

Pemeriksaan Laboratorium dan Darah serta Air Kemih Pada Ibu Hamil

Pemeriksaan Laboratorium dan Darah serta Air Kemih Pada Ibu Hamil

Pemeriksaan Laboratorium Pemeriksaan laboratorium sangat membantu dan menentukan baik dalam penanganan kasus perdarahan, infeksi dan sepsis, hipertensi dan preeclampsia/eklampsia, maupun kasus gawatdarurat yang lain. Pemeriksaan Darah Darah diambil untuk pemeriksaan berikut (disesuaikan dengan indikasi klinik). a. Golongan darah dan cross match b. Pemeriksaan darah lengkap termasuk trombosit. Kadar hemoglobin dan hematokrit penting dalam kasus perdarahan. Dalam perdarahan akut kadar Hb dapat lebih tinggi, tetapi dalam kenyatannya jauh lebih rendah. Dalam [...]

Pemeriksaan Obstetri dan Pemeriksaan Panggul

Pemeriksaan Obstetri dan Pemeriksaan Panggul

Pemeriksaan obstetri: 1. Pemeriksaan vulva dan perineum 2. Pemeriksaan vagina 3. Pemeriksaan serviks 4. Pemeriksaan rahim (besarnya, kelainan bentuk, tumor, dan sebagainya) 6. Pemeriksaan adneksa 7. Pemeriksaan his (frekuensi, lama, kekuatan, relaksasi, simetri dan dominasi fundus) 8. Pemeriksaan janin: a. Di dalam atau di luar rahim b. Jumlah janin c. Letak janin d. Presentasi janin dan turunnya presentasi seberapa jauh e. Posisi janin, moulage dan kaput suksedaneum f. Bagian kecil [...]

Pemeriksaan Untuk Penilaian Awal Kasus Gawat Darurat

Pemeriksaan Untuk Penilaian Awal Kasus Gawat Darurat

Pemeriksaan yang dilakukan untuk penilaian awal sebagai berikut. 1. Penilaian dengan periksa pandang (inspeksi): -    Menilai kesadaran penderita: pingsan/koma, kejang-kejang, gelisah, tampak kesakitan -    Menilai wajah penderita: pucat, kemerahan, banyak berkeringat -    Menilai pernapasan: cepat, sesak napas -    Menilai perdarahan dari kamaluan 2. Penilaian dengan periksa raba (palpasi): -    Kulit: dingin, demam -    Nadi: lemah/kuat, cepat/normal -    Kaki/tungkai bawah: bengkak 3. Penilaian tanda vital: -    Tekanan darah, nadi, suhu, dan [...]

Penilaian Awal Dalam Menentukan Kasus Gawat Darurat Obstetri

Penilaian Awal Dalam Menentukan Kasus Gawat Darurat Obstetri

Penilaian Awal Dalam menentukan kondisi kasus obstetric yang dihadapi apakah dalam keadaan gawat darurat atau tidak, secara prinsip harus dilakukan pemeriksaan secara sistematis meliputi anamnesis, pemeriksaan fisik umum, dan pemeriksaan obstetrik. Dalam praktik, oleh karena pemeriksaan sistematis yang lengkap membutuhkan waktu agak lama, padahal penilaian harus dilakukan secara cepat, maka dilakukan penilaian awal. Penilaian awal ialah langkah pertama untuk menentukan dengan cepat kasus obstetri  yang dicurigai dalam keadaan gawat darurat [...]

4 Penyebab Utama Kematian Dalam Obstetri

4 Penyebab Utama Kematian Dalam Obstetri

Kasus gawat darurat obstetri ialah kasus obstetri yang apabila tidak segera ditangani akan berakibat kesakitan yang berat, bahkan kematian ibu dan janinnya. Kasus ini menjadi penyebab utama kematian ibu, janin, dan bayi baru lahir. Dari sisi obstetri empat penyebab utama kematian ibu, janin, dan bayi baru lahir ialah : 1. Perdarahan; 2. Infeksi dan sepsis; 3. Hipertensi dan preeclampsia/eklampsia, serta 4. Persalinan macet (distosia). Persalinan macet hanya terjadi pada saat [...]

Berak Darah atau BAB Berdarah Pada Bayi

Berak Darah atau BAB Berdarah Pada Bayi

IBUDANBALITA.NET – Berak darah (BAB berdarah) pada bayi seringkali kita temukan. Dalam keadaan demikian, biasanya orang tua menjadi panik dan tidak tau harus berbuat bagaimana. Pasalnya, BAB berdarah pada bayi tidak boleh disamakan kasusnya dengan berak darah pada orang dewasa. Selain itu, kondisi fisik bayi dengan orang dewasa tidaklah sama. Dikutip dari situs ayahbunda.co.id, untuk mengidentifikasi BAB berdarah pada bayi perlu diperiksa dulu konsistensi (kepadatan) tinjanya, apakah masih seperti pasta [...]

Pemberian Vitamin K Pada Bayi

Pemberian Vitamin K Pada Bayi

Sampai saat ini, angka kematian bayi terutama di Negara berkembang masih cukup tinggi. Di Indonesia 67 % dari angka kematian bayi merupakan kematian neonates di mana salah satu penyebabnya adalah perdarahan akibat defisiensi vitamin K1 (PDVK). Penyakit hemoragik/perdarahan pada bayi baru lahir ini berpotensi untuk menjadi kondisi yang serius. Dari data epidemiologi, insiden terjadinya PDVK pada pasien barulahir di Eropa dan Asia adalah 4,4 – 7,2 per 100.000 kelahiran. Mortalitas [...]

Ciri-Ciri dan Tanda Wanita Mengalami Keguguran

Ciri-Ciri dan Tanda Wanita Mengalami Keguguran

IBUDANBALITA.NET – Mengalami keguguran bukanlah harapan setiap wanita yang normal. Apalagi jika kehamilannya merupakan suatu hal yang sudah lama ditunggu-tunggu. Keguguran adalah proses hilangnya kandungan pada saat janin berusia di bawah 20 minggu. Berdasarkan catatan berbagai sumber, sekitar satu dari enam kehamilan berakhir dengan keguguran. Sebagian besar terjadi sebelum minggu ke-16. Keguguran bisa saja terjadi jika ibu hamil tidak menjaga janinnya dengan baik. Sebelum keguguran benar-benar terjadi, biasanya terdapat sejumlah [...]

Mengukur Berat dan Panjang Serta Profilaksis Mata Bayi

Mengukur Berat dan Panjang Serta Profilaksis Mata Bayi

Pelabelan bayi Label nama bayi atau nama ibu harus dilekatkan pada pergelangan tangan atau kaki sejak di ruang bersalin. Pemasangan dilakukan dengan sesuai aar tidak terlalu ketat ataupun longgar sehingga mudah lepas. Profilaksis Mata Konjungtivitis pada bayi baru lahir sering terjadi terutama pada bayi dengan ibu yang menderita penyakit menular seksual seperti gonore dan klamidiasis. Sebagian besar konjungtivitis muncul pada 2 minggu pertama setelah kelahiran. Pemberian antibiotik profilaksis pada mata [...]

Tips dan Cara Mengatasi Anak Yang Susah Makan

Tips dan Cara Mengatasi Anak Yang Susah Makan

IBUDANBALITA.NET – Banyak sekali keluhan para orang tua tentang anaknya, terutama para ibu. Salah satunya adalah anak yang tidak mau makan. Sudah berbagai macam cara seolah-olah tidak pernah berhasil yang dilakukan seorang ibu untuk mengatasi anaknya yang tidak mau makan. Bahkan sering sekali orang tua terutama ibu merasa sangat tertekan dan stress dalam menghadapi anaknya yang susah untuk makan. Setiap ibu itu selalu merasa khawatir jika anaknya tidak mau makan [...]

Cara Alami Mencegah dan Mengobati Sariwan Pada Balita Anda

Cara Alami Mencegah dan Mengobati Sariwan Pada Balita Anda

IBUDANBALITA.NET – Sariawan atau yang dikenal istilah kedokteran Stomatitis aphtosa yaitu adalanya gangguan pada mulut yang menimbulkan perih dengan ditandai adanya permukaan cekung berwana putih kekuningan. Sariawan ini bisa saja terjajadi pada siapa saja termasuk bisa terjadi pada bayi. Hal ini mengakibatkan sang buah hati anda menolak ASI ataupun makanan lainnya. Terjadinya sariwan pada bayi dikarenakan adanya pertumbuhan jamur jenis Candida albicans yang dapat ditularkan dari puting susu ibu. Sariawan [...]

Cara Menolong Kelahiran Kepala dan Bahu Bayi

Cara Menolong Kelahiran Kepala dan Bahu Bayi

Lahirnya Kepala 1. Saat kepala bayi membuka vulva dengan diameter  5 – 6 cm, lindungi perineum dengan satu tangan yang dilapisi kain, letakkan tangan yang lain dikepala bayi dan lakukan tekanan yang lembut dan tidak menghambat pada kepala bayi, membiarkan kepala keluar  perlahan-lahan. Menganjurkan ibu untuk meneran perlahan-lahan atau bernapas cepat saat kepala lahir. 2. Dengan lembut menyeka  muka,  mulut, dan hidung bayi dengan kain atau kasa yang bersih. (langkah [...]

Tahapan Persalinan Normal

Tahapan Persalinan Normal

Dengan fleksi kepala janin memasuki ruang panggul dengan ukuran yang paling kecil, yakni dengan diameter suboksipitobregmatikus (9,5 cm) dan dengan sirkumferensia suboksipitobregmatikus (32 cm) sampai didasar panggul kepala janin berada didalam keadaan fleksi maksimal. Kepala yang sedang turun menemui diafragma pelvis yang berjalan dari belakang keatas kebawah depan. Akibat kombinasi elastisitas diafragma pelvis dan tekanan intrauterine disebabkan oleh his yang berulang-ulang, kepala mengadakan rotasi, disebut pula putaran paksi dalam. Didalam [...]

Kriteria Persalinan Normal

Kriteria Persalinan Normal

Friedman berusaha memilih criteria yang akan member batasan-batasan persalinan normal, sehingga kelainan-kelainan persalinan yang signifikan dapat segera diidentifikasi. Kelompok perempuan yang diteliti adalah nulipara dan multipara yang tidak mempunyai disproporsi  fetopelfik, tidak ada kehamilan ganda, dan tidak ada yang diobati dengan sedasi berat, analgesia konduksi, oksitosin, atau intervensi operatif. Semuanya mempunyai panggul normal, kehamilan aterm dengan presentasi vertex, dan bayi berukuran rata-rata. Dari penelitian ini, friedman mengembangkan konsep tiga bagian [...]

Mengenal Oligohidramnion dan Polihidramnion

Mengenal Oligohidramnion dan Polihidramnion

Oligohidramnion Beberapa keadaan yang dapat menyebabkan oligohidramnion adalah kelainan kogenital, PJT, ketuban pecah, kehamilan postterm, insufisiensiplasenta, dan obat-obatan (misalnya dari golongan antiprostaglandin). Kelainan congenital yang paling sering menimbulkan oligohidramnion adalah kelainan system saluran kemih (kelainan ginjal bilateral dan obstruksi uretra) dan kelainan kromosom (triploidi, trisomi 18 dan 13). Trisomi 21 jarang memberikan kelainan pada saluran kemih , sehingga tidak menimbulkan oligihidramnion. Insufisiensi plasenta oleh sebab apa pun dapat menyebabkan hipoksian [...]