intravena definisi penggunaan


Penyakit Arteri Koroner dan Persalinan Dengan Seksio Sesarea

Penyakit Arteri Koroner dan Persalinan Dengan Seksio Sesarea

Penyakit Arteri Koroner Penyakit Arteri Koroner jarang pada reproduksi, tetapi infark miokard dapat terjadi karena stress hemodinamik yang berlebihan. Penanganan penyakit koroner pada kehamilan sama dengan pada yang bukan hamil. Diseksi arteri koroner spontan jarang terjadi, menyebabkan iskemia miokard dan mati tiba-tiba pada grup yang lebih muda dan terutama pada pascapersalinan. Gejala klinik termasuk angina, infark miokard, syok kardiogenik, dan kematian. Tidak ada factor spesifik dari kejadian penyakit ini. Pada […]

Pencegahan Infeksi Pada Janin dan Neonatus

Pencegahan Infeksi Pada Janin dan Neonatus

Infeksi Janin dan Neonatus Infeksi janin dan neonates digolongkan pada infeksi in utero (transplasenta), sewaktu melalui jalan lahir (transmisi vertikal), atau sewaktu masa neonatal (dalam 28 hari pertama setelah lahir). Infeksi in utero disebabkan oleh virus (sitomegalovirus, rubela, varisela, HIV, parovirus), protozoa (toksoplasma gondii), dan bacteria (sifilis kongenital). Infeksi intra partum dan infeksi bayi baru lahir pascapersalinan di sebabkan oleh virus (hepatitis B, hepatitis C, HIV, virus herpes simpleks, human […]

Penyebab dan Tipe Henti Jantung Dalam Obstetric

Penyebab dan Tipe Henti Jantung Dalam Obstetric

Cardiac Arrest Definisi Henti jantung adalah suatu keadaan kolaps sirkulasi yang tiba-tiba karena kegagalan jantung untuk memompakan darah secara adekuat. Ada beberapa tipe henti jantung. a. Asistol: berhentinya aktivitas mekanik atau elektrik jantung. b. Aktivitas yang cepat dan tidak efektif dari jantung : takikardia dan fibrilasi ventrikel. c. Aktivitas yang lambat dan tidak efektif dari jantung: bradikardia dan beart block total. Dalam praktik hampir seluruhnya henti jantung terjadi karena asistol […]

Gejala dan Pemeriksaan Emboli Air Ketuban

Gejala dan Pemeriksaan Emboli Air Ketuban

Definisi Masuknya cairan amnion ke dalam sirkulasi ibu menyebabkan kolaps pada ibu pada waktu persalinan dan hanya diperiksakan dengan autopsy. Patologi 1. Kejadian yang lebih sering terjadi pada kontraksi uterus yang kuat dengan spntan atau induksi dan terjadi pada waktu ketuban pecah dan ada pembuluh darah yang terbuka pada plasenta atau serviks. 2. Emboli mengalir ke pembuluh darh paru-paru dan akan menyebabkan kematian tiba-tiba atau syok tanpa adanya perdarahan dan […]

Faktor Resiko dan Penyebab Obstetri Pada Syok Septik

Faktor Resiko dan Penyebab Obstetri Pada Syok Septik

Syok septic dalam obstetric dapat disebabkan oleh hal-hal berikut. a. Abortus septic b. Ketuban pecah yang lama/korioamnionitis c. Infeksi pascapersalinan: manipulasi dan instrumentasi d. Trauma e. Sisa plasenta f. Sepsis puerperalis g. Pielonefritis akura Factor Risiko Ketuban pecah yang lama, sisa konsepsi yang tidak keluar, dan instrumentasi saluran urogenital merupakan factor risiko yang lain untuk terjadinya sepsis. Syok septic akan menunjukkan gejala-gejala seperti menggigil, hipotensi, gangguan mental, takikardia, takipnea, dan […]

Menangani Masalah Gawat Darurat Kebidanan

Menangani Masalah Gawat Darurat Kebidanan

Obat Pengurang Rasa Nyeri Pada beberapa kasus gawat darurat obstetric, penderita dapat mengalami rasa nyeri yang membutuhkan pengobatan segera. Pemberian obat pengurang rasa nyeri jangan sampai menyembunyikan gejala yang sangat penting untuk menentukan diagnosis. Hindarilah sedasi berlebihan. Obat narkotika dapat menekan pernapasan. Hindarilah penggunaan narkotika pada kasus yang dirujuk tanpa didampingi petugas kesehatan, terlebih lagi petugas tanpa kemampuan untuk mengatasi depresi pernapasan. Penanganan masalah utama Penyebab utama kegawat daruratan kasus […]

Pemberian Antibiotika Pada Kehamilan dan Persalinan

Pemberian Antibiotika Pada Kehamilan dan Persalinan

Antibiotika harus diberikan apabila terhadap infeksi, misalnya pada kasus sepsis, syok septic, cedera intraabdominal, dan perforasi uterus. Apabila tidak terdapat tanda-tanda infeksi, misalnya pada syok perdarahan, antibiotika tidak perlu diberikan. Apabila diduga  ada proses infeksi yang sedang berlangsung, sangat penting untuk memberikan antibiotika dini. Sebelum pembedahan dilakukan, antibiotika harus diberikan setidak-tidaknya sebagai pencegahan. Pada kasus syok, pemberian antibiotika intravena lebih diutamakan sebab lebih cepat menyebarkan obat ke jaringan yang terkena […]

Pemberian Cairan Intravena

Pemberian Cairan Intravena

Cairan intravena diberikan pada tahap awal untuk persiapan mengantisipasi kalau kemudian penambahan cairan dibutuhkan. Pemberian cairan infuse intravena selanjutnya baik jenis cairan, banyaknya cairan yang diberikan, dan kecepatan pemberian cairan harus sesuai dengan diagnosis kasus. Misalnya, pemberian cairan untuk mengganti cairan tubuh yang hilang pada syok hipovolemik seperti pada perdarahan berbeda dengan pemberian cairan pada syok septic. Pada umumnya dipilih cairan isotonic, misalnya NaCI 0,9 % atau Ringer Laktat. Jarum […]

Pemberian ASI Yang Dianjurkan

Pemberian ASI Yang Dianjurkan

Melihat begitu unggulnya ASI, maka sangat disayangkan bahwa di Indonesiap pada kenyataannya penggunaan ASI belum seperti yang dianjurkan. Pemberian ASI yang dianjurkan adalah sebagai berikut. 1. ASI eksklusif selama 6 bulan karena ASI saja dapat memenuhi 100 % kebutuhan bayi. 2. Dari 6 – 12 bulan ASI masih merupakan makanan utama bayi karena dapat memenuhi 60 – 70 % kebutuhan bayi dan perlu ditambahkan makanan pendamping ASI berupa makanan lumat sampai lunak sesuai dengan usia […]

Cara Merawat Tali Pusat

Cara Merawat Tali Pusat

Perawatan tali pusat yang benar dan lepasnya tali pusat dalam minggu pertama secara bermakna mengurangi insiden infeksi pada neonatus. Jelly Wharton yang membentuk jaringan nekrotik dapat berkolonisasi dengan organism pathogen, kemudian menyebar dan menyebabkan infeksi kulit dan infeksi sistemik pada bayi. Yang terpenting dalam perawatan tali pusat ialah menjaga agar tali pusat tetap kering dan bersih. Cuci tangan dengan sabun dan air bersih sebelum merawat tali pusat. Bersihkan dengan lembut […]

Peningkatan dan Pemotongan Tali Pusat

Peningkatan dan Pemotongan Tali Pusat

Peningkatan dan pemotongan tali pusat segera setelah persalinan banyak dilakukan secara luas di seluruh dunia, tetapi penelitian menunjukkan hal ini tidak bermanfaat bagi ibu ataupun bayi, bahkan dapat berbahaya bagi bayi. Penundaan peningkatan tali pusat memberikan kesempatan bagi terjadinya transfusi fetomaternal sebanyak 20 – 50 % (rata-rata 21 %) volume darah bayi. Variasi jumlah darah transfusi fetomaternal ini tergantung dari lamanya penundaan peningkatan tali pusat dan posisi bayi dari ibunya […]

Hubungan Seksual pada Periode Pasca Persalinan

Hubungan Seksual pada Periode Pasca Persalinan

Kebutuhan informasi dan konseling tentang kehidupan seksual dan kontrasepsi merupakan salah satu pertanyaan yang banyak diajukan pada masa pascapersalinan. Ada kemungkinan besar bahwa sebagian besar ibu menghindari hubungan seksual selama terjadinya kehamilan sampai dengan persalinan. Kelelahan dan gangguan tidur adalah keluhan yang paling sering menyebabkan terjadinya penurunan libido. Kembalinya perilaku seksual sebelum kehamilan pada umumnya akan berjalan sangat lambat. Setelah 8 minggu pascapersalinan, 71 % responden menyatakan telah melakukan hubungan […]

Pemberian ASI dan Pasca Persalinan

Pemberian ASI dan Pasca Persalinan

Ibu memberikan ASI sacara dini lebih sedikit akan mengalami masalah dengan menyusui. Bimbingan yang tidak benar dan teratur dari tenaga kesehatan merupakan kendala utama pemberian ASI. Bagaimana cara mendukung dan memicu pemberian ASI dijelaskan dalam WHO/UNICEF Join Statement “Promoting, Protecting and Supporting Breasfeeding – the special role of the martenity services”, yang  kemudian disimpulkan dalam 10 Langkah Menyusui (Ten Steps to Successful Breastfeeding) yang kemudian menjadi dasar The Baby Friendly […]

Masalah yang Dihadapi Pasca Persalinan

Masalah yang Dihadapi Pasca Persalinan

Masalah psikologi pada pascapersalinan bukan merupakan komplikasi yang jarang ditemukan. Masalah ini dapat dihindari dengan adanya dukungan sosial serta dukungan pelaksana pelayanan kesehatan selama kehamilan, persalinan, dan pascapersalinan. Status nutrisional pada masa remaja, kehamilan, dan laktasi memiliki dampak langsung pada  kesehatan maternal dan bayi selama masa nifas. Intake nutrisi pascapersalinan harus ditingkatkan untuk mengatasi kebutuhan energi selama menyusui. Tiga defisiensi vitamin dan mineral adalah kelainan yang terjadi sebagai akibat kekurangan […]

Plasenta Di Dalam Rahim Setelah Persalinan

Plasenta Di Dalam Rahim Setelah Persalinan

Bila plasenta masi terdapat didalam rahim atau keluar secara tidak lengkap pada jam pertama setelah persalinan, harus segera dilakukan plasenta manual untuk melahirkan plasenta. Tindakan hanya dianjurkan untuk tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi dengan kondisi fasilitas kesehatan yang cukup memadai. Bila plasenta telah dilahirkan secara lengkap, tetapi masih terjadi perdarahan, Segera berikan suntikan oksitosin. Dilanjutkan denga masse fundus secara sirkular sampai terdapat kontraksi uterus yang adekuat. Keadaan ibu memerlukan pengawasan […]

Perawatan Lanjutan Persalinan Normal

Perawatan Lanjutan Persalinan Normal

Perawatan Lanjutan a. Catat Nilai Apgar untuk menit ke-1 dan ke-5 dalam rekaman medik. b. Jika bayi memerlukan asuhan intensif, rujuk kerumah sakit yang terdekat yang memiliki kemampuan memberikan dukungan ventilator, untuk memantau dan memberikan perawatan pada neonatus. c. Jika bayi dalam keadaan stabil, pindahkan ke neonatal untuk dipantau dan di tindak lanjuti. d. Diruang neonatal, ikuti panduan asuhan neonatus normal untuk pemeriksaan fisik dan dan tindakan profilaksis. Selain itu, […]

Cara Kompresi Dada dan Pemberian Obat Pada Bayi Baru Lahir

Cara Kompresi Dada dan Pemberian Obat Pada Bayi Baru Lahir

Kompresi Dada 1. Jika denyut jantung masih < 60 kali/menit setelah 30 detik VTP, kompresi dada harus dimulai. 2. Kompresi dilakukan pada sternum di proksimal dari proses sifoideus, jangan menekan/di atas sifoid. Kedua ibu jari petugas yang meresusitasi digunakan untuk menekankan sternum, sementara jari-jari lain mengelilingi dada; atau jari tengah dan telunjuk dari satu tangan dapat digunakan untuk kompresi sementara tangan lain menahan punggung bayi.  Sternum dikompresi  sedalam  1/3 tebal […]

Penggunaan Partograf dalam Persalinan

Penggunaan Partograf dalam Persalinan

Partograf Partograf adalah alat bantu yang digunakan  selama persalinan. Tujuan utama penggunaan partograf adalah untuk: 1. Mencatat hasil observasi dan kemajuan persalinan dan 2. Mendeteksi apakah proses persalinan berjalan secara normal. Dengan demikian, juga dapat dilaksanakan deteksi secara dini, setiap kemungkinan terjadinya partus lama. Jika digunakan secara tepat dan konsisten, partograf akan membantu penolong persalinan untuk mencatat kemajuan persalinan, kondisi ibu dan janin, asuhan yang diberikan selama persalinan dan kelahiran, […]

9 Kegiatan Dalam Asuhan Persalinan Normal

9 Kegiatan Dalam Asuhan Persalinan Normal

Kegiatan yang tercakup dalam asuhan persalinan normal, adalah sebagai berikut: 1. Secara konsisten dan sistematik menggunakan praktek pencegahan infeksi, misalnya mencuci tangan secara rutin, menggunakan sarung tangan sesuai dengan yang diharapkan, menjaga lingkungan, yang bersih bagi proses persalinan dan kelahiran bayi, serta menerapkan standar proses peralatan. 2. Memberikan asuhan rutin dan pemantauan selama persalinan dan setelah bayi lahir, termasuk penggunaan partograf. Partograf digunakan sebagai alat bantu untuk membuat suatu keputusan […]

Fase Persalinan Normal dan Kala Persalinan

Fase Persalinan Normal dan Kala Persalinan

Fase-Fase Persalinan Normal Beberapa jam terakhir kehamilan ditandai dengan adanya kontraksi uterus yang menyebabkan penipisan, dilatasi serviks, dan mendorong janin keluar melalui jalan lahir. Banyak energy dikeluarkan pada waktu ini. Oleh karena itu, penggunaan istilah in labor (kerja keras) dimaksudkan untuk menggambarkan proses ini. Kontraksi miometrium pada persalinan terasa nyeri sehingga istilah nyeri persalinan digunakan untuk mendiskripsikan proses ini. Tiga Kala Persalinan Persalinan aktif dibagi menjadi tiga kala yang berbeda. […]