indikasi dan kontraindikasi merawat kuku pasien

Indikasi dan Kontraindikasi Analgesia Epidural

Indikasi dan Kontraindikasi Analgesia Epidural

Indikasi utama analgesia epidural adalah keinginan ibu untuk dihilangkan nyerinya. Indikasi medic analgesia epidural selama proses persalinan adalah antisipasi intubasi sulit, riwayat hipertermi maligna, penyakit-penyakit kardiovaskular dan pernapasan, pencegahan atau pengobatan hiperreflkesia otonom dalam persalinan karena lesi medulla spinalis tinggi. Indikasi obstetric lebih bersifat kontroversi antara lain letak sungsang, kehamilan multiple, atau naiknya risiko kelahiran bedah sesar darurat. Analgesia spinal atau epidural atau kombinasi spinal-epidural adalah teknik analgesia/anesthesia yang lebih […]

Syarat dan Kontra Indikasi Rawat Gabung

Syarat dan Kontra Indikasi Rawat Gabung

Syarat Rawat Gabung Tidak semua bayi atau ibu dapat dirawat gabung. Syaratnya adalah: a. Usia kehamilan > 34 minggu dan berat lahir > 1800 gram, berarti refleks menelan dan menghisapnya sudah baik b. Nilai agar pada lima menit ≥ 7 c. Tidak ada kelainan kongenital yang memerlukan perawatan  khusus d. Tidak ada trauma lahir atau morbiditas lain yang berat e. Bayi yang lahir dengan seksio sesarea yang menggunakan pembiusan umum, […]

Prinsip Hubungan Dokter dan Pasien Dalam Menangani Kasus Gawat Darurat

Prinsip Hubungan Dokter dan Pasien Dalam Menangani Kasus Gawat Darurat

Menghormati pasien (respect) Setiap pasien harus diperlakukan dengan rasa hormat, tanpa memandang status social dan ekonominya. Dalam hal ini petugas harus memahami dan peka bahwa dalam situasi dan kondisi gawatdarurat perasaan cemas, ketakutan, dan keprihatinan  adalah wajar bagi setiap manusia dan keluarga yang mengalaminya. Kelembutan (gentleness) Dalam melakukan pemeriksaan ataupun memberikan pengobatan prinsip langkah harus dilakukan dengan penuh kelembutan, termasuk menjelaskan kepada pasien bahwa rasa sakit atau kurang enak tidak […]

Kontra Indikasi Pemberian ASI dan Obat Bagi Ibu Yang Menyusui

Kontra Indikasi Pemberian ASI dan Obat Bagi Ibu Yang Menyusui

Kontraindikasi Pemberian ASI Ada beberapa kontraindikasi pemberian ASI yaitu: a. Bayi yang menderita galaktosemia. Dalam hal ini bayi tidak mempunyai enzim galaktase sehingga galaktosa tidak dapat dipecah. Bayi demikian juga tidak boleh minum susu formula. b. Ibu dengn HIV/AIDS yang dapat memberikan PASI yang memenuhi syarat AFASS. c. Ibu dengan penyakit jantung yang apabila menyusui dapat terjadi gagal jantung. d. Ibu yang memerlukan terapi dengan obat-obat tertentu (antikanker). e. Ibu […]

Perawatan dan Penanganan Pasien Pasca Operasi Persalinan

Perawatan dan Penanganan Pasien Pasca Operasi Persalinan

Melepas Jahitan 1. Jahitan fasia merupakan hal utama pada bedah abdomen. 2. Melepas jahitan kulit 5 hari setelah hari bedah pada penjahitan dengan sutera. Demam 1. Suhu yang melebihi 38o C pasca pembedahan hari ke-2 harus dicari penyebabnya. 2. Yakinkan pasien tidak panas minimum 24 jam sebelum ke luar dari rumah sakit. Ambulasi/mobilisasi 1. Ambulansi menyebabkan perbaikan sirkulasi, membuat napas dalam, dan menstimulasi kembali fungsi gastrointestinal normal. 2. Dorong untuk […]

Tips dan Cara Merawat Luka Pasca Operasi Caesar Di Rumah

Tips dan Cara Merawat Luka Pasca Operasi Caesar Di Rumah

Banyak wanita hamil yang mendambakan melahirkan dengan proses normal. Tetapi karena beberapa kasus, proses normal tidak memungkinkan sehingga persalinan harus dilakukan dengan operasi caesar. Sekarang ini banyak sekali wanita yang lebih memilih untuk melakukan persalinan secara operasi caesar jika dibandingkan dengan melakukan persalinan secara normal. Namun yang perlu anda ketahui terdapat bahaya besar yang dapat mengancam Anda jika Anda tidak mengetahui cara yang baik dan benar untuk merawat luka bekas […]

20 Indikasi Pemeriksaan USG Pada Kehamilan Trimester I

20 Indikasi Pemeriksaan USG Pada Kehamilan Trimester I

Pemeriksaan USG Transvaginal Berbeda dengan USG-TA, pemeriksaan USG-TV harus dilakukan dalam keadaan kandung kemih yang kosong agar organ pelvik berada dekat dengan permukaan transduser dan berada di dalam area penetrasi transduser. Jika dibandingkan Pemeriksaan USG-TA (yang harus dikerjakan dalam keadaan kandung kemih terisi penuh), pemeriksaan USG-TV pada kehamilan trimester I lebih dapat diterima oleh pasien. Pemeriksaan USG-TV dapat dilakukan setiap saat, dan organ pelvik berada dalam posisi yang sebenarnya. Dalam […]

Analgesia dan Perawatan Lanjutan Pasca Bedah Persalinan

Analgesia dan Perawatan Lanjutan Pasca Bedah Persalinan

Analgesia a. Pemberian analgesia sesudah bedah sangat penting. b. Pemberian sedasi yang berlebihan akan menghambat mobilitas yang diperlukan pascabedah. Analgesia yang diberikan: supositoria ketoprofen  2 kali/12 jam atau tramadol; oral; tramadol tiap 6 jam atau parasetamol; injeksi: petidin 50 – 75 mg diberikan tiap 6 jam bila perlu. c. Bila pasien sudah sadar, perdarahan minimal, tekanan darah baik stabil, urin > 30 cc/jam, pasien bisa kembali ke ruangan. Perawatan Lanjutan […]

Pemberian Oksigen Pada Kasus Gawat Darurat

Pemberian Oksigen Pada Kasus Gawat Darurat

Penanganan Kasus Gawatdarurat Dengan demikian bila ia muntah, tidak sampai terjadi aspirasi. Jagalah agar kondisi badanya agar tetap hangat karena kondisi hipotermia berbahaya, dan dapat memperberat syok. Naikkanlah kaki pasien untuk membantu aliran darah balik ke jantung. Jika posisi berbaring menyebabkan pasien merasa sesak napas, kemungkinan hal ini dikarenakan gagal jantung dan edema paru-paru. Pada kasus demikian, tungkai diturunkan dan naikkanlah posisi kepala untuk mengurangi cairan dalam paru-paru. Pemberian oksigen […]

Penyelamatan Darah dan Hemodilusi Normovolemik

Penyelamatan Darah dan Hemodilusi Normovolemik

Penyelamatan Darah pada Saat Pembedahan Berlangsung Penyelamatan darah pada saat pembedahan berlangsung adalah pengumpulan dan penuangan kembali secara steril darah yang keluar akibat pembedahan. Kontraindikasi termasuk infeksi dan kontaminasi dengan sel ganas. Apakah prosedur ini aman untuk penyelamatan pada saat pembedahan seperti pada perdarahan kehamilan ektopik terganggu dan bedah bedah sesar, belum ada jawaban yang pasti. Hemodilusi Normovolemik Akut Hemodilusi normovolemik akut adalah mengambil darah dengan segera sebelum atau setelah […]

Pengambilan dan Penggunaan Darah Autologous

Pengambilan dan Penggunaan Darah Autologous

Penggunaan Darah Autologous Transfusi Autologous adalah pengumpalan dan penuangan kembali darah pasien sendiri. Sejak kebanyakan prosedur pembedahan berencana tidak mengakibatkan kehilangan darah dalam jumlah yang besar, tidak semua pasien perlu penanganan transfusi autologous. Tiga teknik transfusi autologous yang ada adalah pengambilan darah autologous sebelum pembedahan, menyelamatkan darah pada saat pembedahan berlangsung dan hemodilusi normovolemik akut. Pengambilan Darah Autologous Sebelum Pembedahan Jika pasien memerlukan transfuse selama atau setelah pembedahan atau persalinan, […]

Jenis Anesthesia Dalam Persalinan

Jenis Anesthesia Dalam Persalinan

Anesthesia Epidural Anesthesia epidural adalah pilihan yang tepat untuk kebanyakan pasien yang menerima anesthesia epidural selama proses penerimaan dan pasien yang setelah itu memerlukan persalinan dengan seksio sesarea. Level sensorik pada paling tidak T-4 dilakukan untuk meminimalkan rasa yang sangat tidak nyaman selama operasi. Anesthesia Umum Beberapa pasien kontraindikasi untuk dilakukan anesthesia regional seperti koagulopati, perdarahan dengan kardiovaskular yang masih labil atau prolaps tali pusat dengan bradikardia janin hebat. Anesthesia […]

Persalinan Dengan Seksio Sesarea

Persalinan Dengan Seksio Sesarea

Kebanyakan seksio sesarea dilakukan dengan anesthesia spinal atau epidural. Seksio sesarea dilakukan dengan indikasi djj yang tidak normal. Derajat gawat janinnya harus dipertimbangkan dalam menentukan jenis anesthesia yang akan diberikan. Seksio sesarea yang dilakukan karena nonreassuring FHR tidak perlu menghindari penggunaan seksio regional. Sebelum dilakukan persalinan dengan seksio sesarea, janin dan juga ibunya harus diluasi. Monitor detak jantung janin harus terus dilakukan sampai persiapan dimulai. Sehubungan dengan pemilihan anesthesia, antasida […]

Obat Tambahan Pada Asuhan Persalinan

Obat Tambahan Pada Asuhan Persalinan

1. Cairan penambah volume darah (volume expander) diindikasikan untuk pasien yang telah diketahui atau dicurigai mengalami kehilangan darah, dan berespon buruk terhadap tindakan resusitasi lain. NaCl 0,9 % atau ringer laktat dapat diberikan dalam bentuk bonus  10 ml/kg selama 5 – 10 menit. Jika kehilangan darah akut cukup untuk menimbulkan syok, maka pemberian darah o negatih dapat dibenarkan. 2. Natrium bikarbonat direkomendasikan untuk bayi dengan resusitasi memanjang yang tidak berespons […]

Cara Pemberian ASI Dengan Keadaan Khusus

Cara Pemberian ASI Dengan Keadaan Khusus

Ibu dengan CMV Bayi yang lahir cukup bulan boleh diberi ASI. Bayi yang lahir prematur tidak dianjurkan mendapat ASI. Ibu dengan varisella Boleh diberi ASI perah bila tidak ada lesi pada payudara. Ibu dengan Toksoplasmosis Tidak dilarang memberi ASI karena transmisi melalui ASI belum ada yang melaporkan. Ibu dengan Trikomonas vaginalis Bila dapat diobati local tidak ada kontraindikasi menyusui. Ibu dengan malaria Pengobatan dengan obat antimalaria bukan merupakan kontraindikasi menyusui. […]

Manfaat dan Keuntungan Rawat Gabung

Manfaat dan Keuntungan Rawat Gabung

Manfaat Kontak dini antara ibu dan bayi yang telah dibina sejak dari kamar bersalin seharusnya tetap dipertahankan dengan merawat bayi bersama ibunya (rawat gabung). Keuntungan rawat gabung: 1. Aspek Psikologis Dengan rawat gabung antara ibu dan bayi akan terjalin proses lekat (bonding). Hal ini sangat mempengaruhi perkembangan psikologis bayi selanjutnya. Kehangatan tubuh ibu merupakan stimulasi mental yang mutlak diperlukan oleh bayi. Rasa aman, terlindung, dan percaya pada orang lain (basic […]

Penyakit Arteri Koroner dan Persalinan Dengan Seksio Sesarea

Penyakit Arteri Koroner dan Persalinan Dengan Seksio Sesarea

Penyakit Arteri Koroner Penyakit Arteri Koroner jarang pada reproduksi, tetapi infark miokard dapat terjadi karena stress hemodinamik yang berlebihan. Penanganan penyakit koroner pada kehamilan sama dengan pada yang bukan hamil. Diseksi arteri koroner spontan jarang terjadi, menyebabkan iskemia miokard dan mati tiba-tiba pada grup yang lebih muda dan terutama pada pascapersalinan. Gejala klinik termasuk angina, infark miokard, syok kardiogenik, dan kematian. Tidak ada factor spesifik dari kejadian penyakit ini. Pada […]

Kontasepsi Pemakaian Suntikan Kombinasi

Kontasepsi Pemakaian Suntikan Kombinasi

Pengertian kontrasepsi yaitu pencegahan terbuahinya sel telur oleh sel sperma (konsepsi) atau pencegahan menempelnya sel telur yang telah dibuahi ke dinding rahim. Terdapat beberapa metode yang digunakan dalam kontrasepsi. Metode dalam kontrasepsi tidak ada satupun yang efektif secara menyeluruh. Meskipun begitu, beberapa metode dapat lebih efektif dibandingkan metode lainnya. Efektivitas metode kontrasepsi yang digunakan bergantung pada kesesuaian pengguna dengan instruksi. Perbedaan keberhasilan metode juga tergantung pada tipikal penggunaan (yang terkadang […]

Pemberian Transfusi Darah Oleh Petugas Kesehatan

Pemberian Transfusi Darah Oleh Petugas Kesehatan

Mengidentifikasi secara benar setiap unit darah adalah sangat penting. Dokter dan perawat harus bersungguh-sungguh saat mengidentifikasi produk darah ketika akan memulai transfuse. Petugas medis lainnya juga harus mengecek setiap unit sebelum dilakukan transfuse. Menghangatkan komponen-komponen darah jarang diperlukan. Namun, jika rata-rata pemberian melebihi 50 ml/kg/jam, akan menyebabkan angka kejadian hipotermia jantung meningkat. Adanya penyakit cold aglutinin merupakan indikasi lain untuk menghangatkan darah. Ketika komponen-komponen darah harus dihangatkan, peralatan penghangat darah […]

Eritrosit adalah Komponen Transfusi Darah

Eritrosit adalah Komponen Transfusi Darah

Eritrosit Eritrosit tersedia dalam bentuk sel darah merah atau darah lengkap. Satu-satunya indikasi pemberian eritrosit adalah untuk meningkatkan daya angkut oksigen pada pasien-pasien anemia dan hipotensi ortostatik sekunder karena kehilangan darah. Kemampuan daya angkut oksigen yang yang memadai dijumpai pada kebanyakan perempuan dengan hemoglobin (Hb) 7 g/dl, hematokrit (Ht) intravaskular menghasilkan perfusi yang cukup. Transfuse dengan sel darah merah tetap dilakukan ketika tingkat Hb adalah 7 – 10 gdl, pada […]