fungsi cairan infus dan fungsinya

Cairan Amnion dan Mekanisme Pengaturannya

Cairan Amnion dan Mekanisme Pengaturannya

Cairan amnion Cairan amnion mempunyai peran yang sangat penting bagi perkembangan dan pertumbuhan janin. Kelainan jumlah cairan amnion dapat terjadi, dan sering kali merupakan petanda yang paling awal terlihat pada janin yang mengalami gangguan. Dipihak lain, kelainan jumlah cairan amnion dapat menimbulkan gangguan pada janin, seperti hipoplasia baru, deformitas janin, kompresi tali pusat, PJT, prematuritas, kelainan letak, dan kematian janin. Oleh sebab itu, kelainan jumlah cairan amnion yang terjadi oleh […]

Fungsi dan Dampak Hormon Pada Masa Kehamilan

Fungsi dan Dampak Hormon Pada Masa Kehamilan

Perubahan Pada Ibu Hamil biasa terjadi saat masa kehamilan. Bahkan, bisa dikatakan merubah banyak aspek kehidupan dari seorang wanita. Mulai dari pola makan, aktifitas, hingga perubahan secara fisik. Ketika terjadi kehamilan pada diri seorang perempuan, maka tubuh bereaksi dengan membentuk perubahan-perubahan dan segera memproduksi hormon-hormon kehamilan guna mendukung kelangsungan kehamilan. Hormon-hormon kehamilan ini bertujuan guna mendukung kehamilan yang berlangsung khususnya agar janin dapat tumbuh dan berkembang dengan baik dan sehat. […]

Eradikasi Infeksi dan Pengembalian Fungsi Sirkulasi dan Oksigenisasi Syok Septik

Eradikasi Infeksi dan Pengembalian Fungsi Sirkulasi dan Oksigenisasi Syok Septik

Pengembalian Fungsi Sirkulasi dan Oksigenisasi Untuk mengembalikan fungsi sirkulasi dan oksigenisasi jaringan perlu dilakukan tindakan-tindakan berikut: 1. Penggantian kehilangan darah: dengan darah segar (whole blood) jika tersedia atau dengan koloid atau kristoloid. Pengukuran CVP wajib untuk mencegah sirkulasi yang overload. 2. Kortikosteroid seperti: a. Hidrokortison 1 g I.V./6 jam atau b. Deksametason 20 mg diikuti dengan 200 mg/hari via infus 3. Beta-adrenergik stimulant: seperti isoprenalin yang menyebabkan dilatasi arteriol, meningkatkan […]

Fungsi Pencatatan dan Rujukan Dalam Asuhan Persalinan

Fungsi Pencatatan dan Rujukan Dalam Asuhan Persalinan

Pencatatan (Dokumentasi) Catat semua asuhan yang telah diberikan kepada ibu dan/atau bayinya. Jika asuhan tidak dapat dicatat dapat dianggap bahwa  tidak pernah dilakukan asuhan yang dimaksud. Pencatatan adalah bagian penting dari proses membuat keputusan klinik karena memungkinkan penolong persalinan untuk terus-menerus memperhatikan asuhan yang diberikan selama proses persalinan dan kelahiran bayi. Mengkaji ulang catatan memungkinkan untuk menganalisis data yang telah dikumpulkan dan dapat lebih efektif dalam merumuskan suatu diagnosis serta […]

Koreksi Cairan Elektrolit Syok Septik dan Pengobatan Emboli Air Ketuban

Koreksi Cairan Elektrolit Syok Septik dan Pengobatan Emboli Air Ketuban

Koagulasi Intravaskuler Diseminata Terapi heparin kecuali ada perdarahan yang aktif  di mana keadaan lebih baik diobati dengan transfuse darah. Prinsip penanganan syok septic a. Diagnosis dini b. Terapi antibiotika yang adekuat c. Control/pengankatan sumber infeksi d. Resusitasi hemodinamik dan suportif e. Kortikosteroid f. Control ketat glukosa (tight glycemic control) g. Ventilator dengan tidal volume yang rendah pada Acute Respiratory Distres Syndrome (ARDS). Mortalitas Angka Kematian Ibu (AKI) karena syok septic […]

Fungsi Gastrointestinal Pada Pasien Obstetri

Fungsi Gastrointestinal Pada Pasien Obstetri

Fungsi Gastrointestinal Fungsi gastrointestinal pada pasien obstetric yang tindakannya tidak terlalu berat akan kembali normal dalam waktu 12 jam. 1. Jika tindakan bedah tidak berat, berikan pasien diet cair. Misalnya 6 – 8 jam pascabedah dengan anestesi spinal, infuse dan kateter dapat dilepas. 2. Jika ada tanda infeksi, atau jika seksio sesarea karena partus macet atau rupture uteri, tunggu sampai bising usus timbul. 3. Jika peristaltic baik dan pasien bisa […]

Pemberian Cairan Intravena

Pemberian Cairan Intravena

Cairan intravena diberikan pada tahap awal untuk persiapan mengantisipasi kalau kemudian penambahan cairan dibutuhkan. Pemberian cairan infuse intravena selanjutnya baik jenis cairan, banyaknya cairan yang diberikan, dan kecepatan pemberian cairan harus sesuai dengan diagnosis kasus. Misalnya, pemberian cairan untuk mengganti cairan tubuh yang hilang pada syok hipovolemik seperti pada perdarahan berbeda dengan pemberian cairan pada syok septic. Pada umumnya dipilih cairan isotonic, misalnya NaCI 0,9 % atau Ringer Laktat. Jarum […]

Terapi dan Mekanisme Kerja Antibiotika Pasca Operasi

Terapi dan Mekanisme Kerja Antibiotika Pasca Operasi

Terapi Antibiotika Infeksi yang terjadi selama masa kehamilan dan pascapersalinan dapat disebabkan oleh kombinasi berbagai mikroorganisme, termasuk basilus dan kokus jenis aerob dan anaerob. Antibiotika haruslah dimulai berdasarkan pengamatan terhadap ibu tersebut. Jika tidak ditemui adanya respons klinis, perlukan dilakukan kultur cairan vagina atau uterus, pus ataupun urin, sehingga dapat memilih jenis antibiotika lainnya. Sebagai tambahan, kultur darah dapat dilukakan jika terdapat septicemia (invasi mikroorganisme ke aliran darah). Infeksi uterus […]

Penanganan dan Gejala Klinis Syok Septik

Penanganan dan Gejala Klinis Syok Septik

Gejala Klinis Syok septic (endotoksik) terjadi dalam 2 fase utama yaitu fase reversible dan fase ireversibel, sedangkan fase reversible terdiri atas fase panas dan fase dingin. Fase panas disertai dengan gejala-gejala hipotensi, takikardia, pireksia, dan menggigil. Kulit kelihatan merah dan panas. Pasien biasanya masih sadar dan leukositosis terjadi dalam beberapa jam. Pada fase dingin dijumpai gejala dan tanda-tanda kulit dingin dan mengeriput, sianosis, purpura, jaundice, penurunan kesadaran yang progresif, dan […]

Hipotensi Maternal Pada Analgesia Epidural

Hipotensi Maternal Pada Analgesia Epidural

Komplikasi dan Efek Samping Efek samping yang paling sering terjadi pada analgesia epidural adalah hipotensi maternal. Pada saat pemberian analgesia epidural, pasien harus diberi 500 – 1.000 ml cairan kristoloid yang tidak mengandung glukosa (contohnya RL atau ringer asetat). Pemberian infus yang mengandung cairan glukosa secara cepat harus diminimalkan selama proses persalinan karena berpotensi menyebabkan asidemia dan hipoglikemia janin. Jika timbul hipotensi harus diperbaiki dengan diberikan tambahan cairan intravena atau […]

Pemberian Transfusi Darah Oleh Petugas Kesehatan

Pemberian Transfusi Darah Oleh Petugas Kesehatan

Mengidentifikasi secara benar setiap unit darah adalah sangat penting. Dokter dan perawat harus bersungguh-sungguh saat mengidentifikasi produk darah ketika akan memulai transfuse. Petugas medis lainnya juga harus mengecek setiap unit sebelum dilakukan transfuse. Menghangatkan komponen-komponen darah jarang diperlukan. Namun, jika rata-rata pemberian melebihi 50 ml/kg/jam, akan menyebabkan angka kejadian hipotermia jantung meningkat. Adanya penyakit cold aglutinin merupakan indikasi lain untuk menghangatkan darah. Ketika komponen-komponen darah harus dihangatkan, peralatan penghangat darah […]

Pemeriksaan Amniosentesis Pada Wanita Hamil

Pemeriksaan Amniosentesis Pada Wanita Hamil

Amniosentesis adalah pemeriksaan yang dilakukan pada sel-sel janin dan biasanya dilakukan pada wanita hamil yang berusia lebih dari 35 tahun. Namun, pemeriksaan tersebut saat ini dapat dilakukan pada batasan usia kehamilan berapapun. Umumnya wanita yang menjalani amniosentesis mengalami kelainan kromosomal, seperti sindrom Down, sindrom turner, atau kelainan neural tube. Pemeriksaan tersebut dapat menemukan kelainan gen spesifik, termasuk fibrosis kistik dan penyakit sel darah berbentuk sabit. Amniosentesis ialah prosedur yang mengambil […]

Diagnosis dan Tindakan Menghadapi Atonia Uteri

Diagnosis dan Tindakan Menghadapi Atonia Uteri

Diagnosis Diagnosis ditegakkan bila setelah bayi dan plasenta lahir ternyata perdarahan masih aktif dan banyak, dan menggumpal dan pada palpasi didapatkan fundus uteri masih setinggi pusat atau lebih dengan kontraksi yang lembek. Perlu diperhatikan bahwa saat atonia uteri didiagnosis, maka pada saat itu juga masih ada darah sebanyak 500 – 1000 cc yang sudah keluar dari pembuluh darah, tetapi masih terperangkap dalam uterus dan harus deperhitungkan dalam kalkulasi pemberian darah […]

Macam-Macam Jenis Induksi Persalinan Di Dunia Medis

Macam-Macam Jenis Induksi Persalinan Di Dunia Medis

Induksi persalinan adalah merupakan salah satu upaya untuk mulainya proses kelahiran (dari tidak ada tanda-tanda persalinan, kemudian distimulasi menjadi ada). Cara ini biasa dilakukan para dokter/bidan sebagai upaya medis untuk mempermudah keluarnya bayi dari rahim secara normal. Induksi persalinan ini dilakukan oleh beberapa faktor. Salah satunya ketika kehamilan memasuki tanggal yang telah di perkirakan untuk lahir, bahkan bisa lebih dari waktu 9 bulan atau kehamilan yang lewat dari waktunya. Di […]

Gangguan Kelainan Pada Masa Kehamilan

Gangguan Kelainan Pada Masa Kehamilan

Banyak gangguan yang terjadi selama kehamilan. Sebagian besar berbahaya dan butuh tindakan darurat. Gangguan kehamilan dapat terjadi kapan saja. Bisa pada saat kehamilan muda, atau pada masa kehamilan mulai menua, selain juga pada saat-saat menjelang persalinan. Setiap masa dalam kehamilan memiliki jenis gangguannya sendiri-sendiri. Jenis gangguan kehamilan beragam, dari yang ringan sampai yang berat. Semua jenis gangguan kehamilan dapat diatasi. Beberapa di antaranya sebetulnya sudah dapat dicegah. Upaya pencegahan dapat […]

Transfusi Darah dan Pemasangan Kateter Kandung Kemih

Transfusi Darah dan Pemasangan Kateter Kandung Kemih

Pemberian Transfusi Darah Pada kasus perdarahan yang banyak, terlebih lagi apabila disertai syok, transfusi darah sangat dibutuhkan untuk menyelamatkan jiwa penderita. Walaupun demikian, transfuse darah bukan tanpa risiko dan bahkan dapat berakibat komplikasi yang berbahaya dan fatal. Oleh sebab itu, keputusan untuk memberikan transfusi darah harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Risiko yang serius berkaitan dengan transfuse darah mencakup penyebaran mikroorganisme infeksius (misalnya human immunodeficiency virus atau HIV ddan virus hepatitis), […]

Yang Di Maksud Syok Dalam Kebidanan

Yang Di Maksud Syok Dalam Kebidanan

Syok adalah suatu keadaan disebabkan gangguan sirkulasi darah ke dalam jaringan sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan oksigen dan nutrisi jaringan dan tidak mampu mengeluarkan hasil metabolisme. Penyebab terjadinya syok dalam kebidanan yang terbanyak adalah perdarahan, kemudian neurogenik, kardiogenik, endotoksik/septic, anafilaktik, dan penyebab syok yang lain seperti emboli, komplikasi anestesi, dan kombinasi. Gejala klinik syok pada umumnya sama yaitu tekanan darah menurun, nadi cepat dan lemah, pucat, keringat dingin, sianosis jari-jari, […]

Diagnosis Kelainan Kongenital Pada Janin

Diagnosis Kelainan Kongenital Pada Janin

Diagnosis kelainan kongenital seringkali didasarkan atas ditemukannya kelainan pada bentuk tubuh dan struktur organ janin. Kelainan tersebut bisa berupa kelainan pada bentuk wajah dan kroniospinal, bentuk toraks, bentuk abdomen, bentuk ekstremitas, dan bentuk alat kelamin (ambiguous genitalia, adesensus testis atau cryptorchidism). Kelainan pada struktur organ janin misalnya kelainan pada struktur intrakranial, intratorakal, dan intraabdominal. Selain untuk menentukan usia kehamilan dan besar janin, pengukuran biometri janin berguna juga unguk menentukan adanya […]

Kehamilan Ektopik Pada Trimester I

Kehamilan Ektopik Pada Trimester I

Kehamilan ektopik (KE) adalah kehamilan di mana implantasi blastosis terjadi di luar kavum uteri. Kejadian KE dalam dekade belakangan ini semakin meningkat. Beberapa faktor yang berpengaruh terhadap kejadian KE, antara lain riwayat KE sebelumnya; kontrasepsi IUD; kegagalan sterilisasi; peradangan pelvik; dan bayi tabung (fertilisasi in vitro). Diagnostik definitif KE ditegakkan apabila terlihat KG berisi struktur mudigah hidup yang letaknya di luar kavum uteri. Bila pada USG terlihat kehamilan intrauterin, maka […]

Manfaat Omega Oil Untuk Tumbuh Kembang Anak

Manfaat Omega Oil Untuk Tumbuh Kembang Anak

Kita semua harus tahu jika anak-anak membutuhkan banyak omega oil untuk perkembangan otak dan jaringan tubuh lainnya. Beberapa omega oil merupakan asam lemak esensial, tubuh kita tidak dapat memproduksinya sendiri. Sehingga pemenuhannya didapatkan dari makanan yang di konsumsi. Omega oil sangat dibutuhkan utuk menjaga kesehatan sel dan mencegah inflamasi. Selain itu, asam lemak ini juga berfungsi untuk menjaga kestabilan sistem syaraf. Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa omega oil berperan untuk […]