darah setelah senggama

Eritrosit adalah Komponen Transfusi Darah

Eritrosit adalah Komponen Transfusi Darah

Eritrosit Eritrosit tersedia dalam bentuk sel darah merah atau darah lengkap. Satu-satunya indikasi pemberian eritrosit adalah untuk meningkatkan daya angkut oksigen pada pasien-pasien anemia dan hipotensi ortostatik sekunder karena kehilangan darah. Kemampuan daya angkut oksigen yang yang memadai dijumpai pada kebanyakan perempuan dengan hemoglobin (Hb) 7 g/dl, hematokrit (Ht) intravaskular menghasilkan perfusi yang cukup. Transfuse dengan sel darah merah tetap dilakukan ketika tingkat Hb adalah 7 – 10 gdl, pada […]

Transfusi Darah dan Kriopresipitat Dalam Kebidanan

Transfusi Darah dan Kriopresipitat Dalam Kebidanan

Transfusi Darah Kemajuan teknologi memungkinkan suatu unit darah utuh dipisah menjadi berbagai komponen. Dengan demikian, masing-masing unit darah perdonor dapat menghasilkan eritrosit (sel darah merah, atau Red Blood Cells), trombosit pekat (thrombocyte concentrate), kriopresipitat, dan plasma segar beku (Fresh Frozen Plasma). Kemajuan penggunaan komponen darah telah membuat frekuensi seluruh kebutuhan transfuse darah berkurang. Penggunaan komponen darah, dibandingkan darah lengkap, pada umumnya adalah pilihan yang lebih baik karena hanya memberikan komponen […]

Efek Transfusi Darah

Efek Transfusi Darah

Infeksi, aloimunsasi, dan reaksi transfusi adalah komplikasi utama yang dihubungkan dengan transfuse komponen-komponen darah. Ada korelasi bermakna antara risiko, jumlah unit transfuse, dan lokasi geografis pendonor. Walaupun hepatitis dan human immunodeficiency virus (HIV) menjadi pusat perhatian terbesar, bermacam infeksi yang lain dapat ditimbulkan oleh darah jangan dilupakan, meskipun risikonya kurang 1 : 1.000.000. Infeksi sitomegalovirus merupakan suatu ancaman berarti terhadap individu yang kekebalan tubuhnya terganggu. Oleh karena status kekebalan janin, […]

Penyelamatan Darah dan Hemodilusi Normovolemik

Penyelamatan Darah dan Hemodilusi Normovolemik

Penyelamatan Darah pada Saat Pembedahan Berlangsung Penyelamatan darah pada saat pembedahan berlangsung adalah pengumpulan dan penuangan kembali secara steril darah yang keluar akibat pembedahan. Kontraindikasi termasuk infeksi dan kontaminasi dengan sel ganas. Apakah prosedur ini aman untuk penyelamatan pada saat pembedahan seperti pada perdarahan kehamilan ektopik terganggu dan bedah bedah sesar, belum ada jawaban yang pasti. Hemodilusi Normovolemik Akut Hemodilusi normovolemik akut adalah mengambil darah dengan segera sebelum atau setelah […]

Berak Darah atau BAB Berdarah Pada Bayi

Berak Darah atau BAB Berdarah Pada Bayi

IBUDANBALITA.NET – Berak darah (BAB berdarah) pada bayi seringkali kita temukan. Dalam keadaan demikian, biasanya orang tua menjadi panik dan tidak tau harus berbuat bagaimana. Pasalnya, BAB berdarah pada bayi tidak boleh disamakan kasusnya dengan berak darah pada orang dewasa. Selain itu, kondisi fisik bayi dengan orang dewasa tidaklah sama. Dikutip dari situs ayahbunda.co.id, untuk mengidentifikasi BAB berdarah pada bayi perlu diperiksa dulu konsistensi (kepadatan) tinjanya, apakah masih seperti pasta […]

Kelainan Pembuluh Darah Tali Pusat

Kelainan Pembuluh Darah Tali Pusat

Arteri umbilical tunggal (AUT) merupakan kelainan tali pusat yang paling sering terjadi, dan ditemukan pada sekitar 0,2-1,1 % kelahiran. Kelainan ini sering kali disertai kelainan congenital mayor, prematuritas, PJT, kematian perinatal, dan kelainan kromosom. Kelainan congenital dijumpai pada 20-50% neonatus dengan AUT, dan 20% di antaranya merupakan kelainan multipel. Arteri umbilical tunggal dijumpai pada lebih dari 80% janin dengan trisomi 18, dan pada 10-50% janin dengan trisomi 13. Apabila tidak […]

Pemberian Transfusi Darah Oleh Petugas Kesehatan

Pemberian Transfusi Darah Oleh Petugas Kesehatan

Mengidentifikasi secara benar setiap unit darah adalah sangat penting. Dokter dan perawat harus bersungguh-sungguh saat mengidentifikasi produk darah ketika akan memulai transfuse. Petugas medis lainnya juga harus mengecek setiap unit sebelum dilakukan transfuse. Menghangatkan komponen-komponen darah jarang diperlukan. Namun, jika rata-rata pemberian melebihi 50 ml/kg/jam, akan menyebabkan angka kejadian hipotermia jantung meningkat. Adanya penyakit cold aglutinin merupakan indikasi lain untuk menghangatkan darah. Ketika komponen-komponen darah harus dihangatkan, peralatan penghangat darah […]

Transfusi Darah dan Pemasangan Kateter Kandung Kemih

Transfusi Darah dan Pemasangan Kateter Kandung Kemih

Pemberian Transfusi Darah Pada kasus perdarahan yang banyak, terlebih lagi apabila disertai syok, transfusi darah sangat dibutuhkan untuk menyelamatkan jiwa penderita. Walaupun demikian, transfuse darah bukan tanpa risiko dan bahkan dapat berakibat komplikasi yang berbahaya dan fatal. Oleh sebab itu, keputusan untuk memberikan transfusi darah harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Risiko yang serius berkaitan dengan transfuse darah mencakup penyebaran mikroorganisme infeksius (misalnya human immunodeficiency virus atau HIV ddan virus hepatitis), […]

Pemeriksaan Laboratorium dan Darah serta Air Kemih Pada Ibu Hamil

Pemeriksaan Laboratorium dan Darah serta Air Kemih Pada Ibu Hamil

Pemeriksaan Laboratorium Pemeriksaan laboratorium sangat membantu dan menentukan baik dalam penanganan kasus perdarahan, infeksi dan sepsis, hipertensi dan preeclampsia/eklampsia, maupun kasus gawatdarurat yang lain. Pemeriksaan Darah Darah diambil untuk pemeriksaan berikut (disesuaikan dengan indikasi klinik). a. Golongan darah dan cross match b. Pemeriksaan darah lengkap termasuk trombosit. Kadar hemoglobin dan hematokrit penting dalam kasus perdarahan. Dalam perdarahan akut kadar Hb dapat lebih tinggi, tetapi dalam kenyatannya jauh lebih rendah. Dalam […]

Penggunaan Color Doppler Velocimetry Pada Pembuluh Darah Janin

Penggunaan Color Doppler Velocimetry Pada Pembuluh Darah Janin

Biasa dilakukan pada: Duktus Venosus Aliran darah pada duktus venosus adalah dapat dihentikan pada minggu ke 10 -13 kehamilan, tetapi masih belum mempunyai arti klinis. Yaman dan kawan-kawan melaporkan ada hubungan antara terjadinya peningkatan angka kematian perinatal dengan terjadinya penurunan aliran darah pada duktus venosus. Ozen dan kawan-kawan melaporkan bila terjadi ketidaknormalan aliran darah pada duktus venosus ada hubungan dengan terjadinya kematian perinatal dan Skor Apgar 5 menit pertama yang […]

Patokan Setelah Persalinan

Patokan Setelah Persalinan

Sebagai patokan, setelah persalinan selesai maka keadaan disebut “aman” bila kesadaran dan tanda vital ibu baik, kontraksi uterus baik, dan tidak ada perdarahan aktif/merembes dari vagina. Pada awal wanita hamil yang normotensi akan menunjukkan kenaikan tekanan darah sebagai respon terhadap kehilangan darah yang terjadi dan pada wanita hamil dengan hipertensi bisa ditemukan normotensi setelah pendarahan. Pada wanita hamil dengan eklampsia akan sangat peka terhadap PPP, karena sebelumnya telah terjadi defisit […]

Mengencangkan Payudara Setelah Menyusui

Mengencangkan Payudara Setelah Menyusui

Menyusui adalah proses pemberian susu kepada bayi atau anak kecil dengan air susu ibu (ASI) dari payudara ibu. Bayi menggunakan refleks menghisap untuk mendapatkan dan menelan susu. Menyusui menjadi salah satu tugas mulia Ibu. Dengan memberikan ASI eksklusif berarti ibu telah membantu mencerdaskan dan menjaga kesehatan si keci. Sayangnya, aktivitas menyusui terkadang bisa membuat payudara ibu menjadi kendur. Payudara merupakan salah satu aset yang harus dijaga keindahannya. Oleh  k arena […]

Pengambilan dan Penggunaan Darah Autologous

Pengambilan dan Penggunaan Darah Autologous

Penggunaan Darah Autologous Transfusi Autologous adalah pengumpalan dan penuangan kembali darah pasien sendiri. Sejak kebanyakan prosedur pembedahan berencana tidak mengakibatkan kehilangan darah dalam jumlah yang besar, tidak semua pasien perlu penanganan transfusi autologous. Tiga teknik transfusi autologous yang ada adalah pengambilan darah autologous sebelum pembedahan, menyelamatkan darah pada saat pembedahan berlangsung dan hemodilusi normovolemik akut. Pengambilan Darah Autologous Sebelum Pembedahan Jika pasien memerlukan transfuse selama atau setelah pembedahan atau persalinan, […]

Pemberian Antibiotika Tambahan Setelah Operasi

Pemberian Antibiotika Tambahan Setelah Operasi

Pemberian antibiotika setelah operasi untuk kepentingan profilaksis tampaknya tidak memberikan arti yang bermakna. Dosis tambahan pascaoperasi akan menimbulkan banyak kerugian (risiko efek samping meningkat, merangsang timbulnya kuman resisten, dan beban biaya tambahan untuk pasien). Dosis Untuk mencapai konsentrasi puncak, antibiotika harus diberikan dalam dosis cukup tinggi serta dapat berdifusi dalam jaringan dengan baik. Pada jaringan operasi konsentrasi terapi harus mencapai 3 – 4 kali konsentrasi hambatan minimal, sedangkan pada profilaksis […]

Plasenta Di Dalam Rahim Setelah Persalinan

Plasenta Di Dalam Rahim Setelah Persalinan

Bila plasenta masi terdapat didalam rahim atau keluar secara tidak lengkap pada jam pertama setelah persalinan, harus segera dilakukan plasenta manual untuk melahirkan plasenta. Tindakan hanya dianjurkan untuk tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi dengan kondisi fasilitas kesehatan yang cukup memadai. Bila plasenta telah dilahirkan secara lengkap, tetapi masih terjadi perdarahan, Segera berikan suntikan oksitosin. Dilanjutkan denga masse fundus secara sirkular sampai terdapat kontraksi uterus yang adekuat. Keadaan ibu memerlukan pengawasan […]

Pil KB Dapat Meningkatkan Risiko Pembekuan Darah

Pil KB Dapat Meningkatkan Risiko Pembekuan Darah

Sebagai wanita modern, Anda pasti tahu pentingnya Keluarga Berencana. Mungkin Anda termasuk salah satu di antara 70 juta wanita di seluruh dunia yang meminum pil KB setiap harinya. Memang pil KB adalah salah satu metode KB yang paling efektif dan paling banyak di teliti. Di antara berbagai pilihan metode kontrasepsi, pil KB mungkin adalah yang paling populer selain kondom. Dokter sering menyarankannya karena memiliki efektivitas sangat tinggi untuk mencegah kehamilan […]

Transfusi Plasma Segar Beku

Transfusi Plasma Segar Beku

Plasma Segar Beku Plasma segar beku hanya dapat diberikan ketika pasien sudah menunjukkan kekurangan factor pembekuan atau ketika suatu konsentrat factor yang spesifik tidak tersedia. Itu terutama berguna dalam pengobatan berbagai factor defisiensi seperti penyakit hati, disseminated intravascular coagulation, transfusi masif, dan pemberian warfarin sodium. Selain itu, bermanfaat juga dalam perawatan kekurangan antitrombin III, penyakit kulit thrombocytopenic thrombotic, dan sindrom uremik hemolitik. Plasma segar beku disiapkan dalam volume 200 – […]

Penyebab dan Tanda Klinis Syok Kardiogenik

Penyebab dan Tanda Klinis Syok Kardiogenik

SYOK KARDIOGENIK Penyebab Penyebab utama syok kardiogenik adalah penyakit pembuluh darah yang berat. Pada syok kardiogenik ventrikel kiri tidak mampu memompa darah yang cukup untuk kebutuhan jaringan. Sebagai kompensasi terjadi takikardia, tetapi hipervolemia dapat menyebabkan edema paru dan edema menyeluruh. Kekurangan oksigen dapat menyebabkan kerusakan sel, kegagalan multiorgan, dan kematian. Tanda Klinis Tanda klinis syok kardiogenik adalah dilatasi vena-vena di leher, dispena, desah sistol dan diastole, dan edema yang menyeluruh. […]

Asuhan Persalinan Setelah Bayi Lahir

Asuhan Persalinan Setelah Bayi Lahir

Saat Bayi Lahir, Lakukan Penilaian Sebagai Berikut. a. Apakah kehamilan cukup bulan? b. Apakah air kebutan jernih dan tidak terkontaminasi mekonium? c. Apakah bayi bernafas adekuat atau menangis? d. Apakah tonus otot bayi baik? Bila semua pertanyaan di atas dijawab dengan “ya”, lakukan perawatan rutin. Perawatan rutin ialah memberikan kehangatan, membuka/membersihkan jalan napas, mengeringkan, dan menilai warna. Bila salah satu atau lebih pertanyaan dijawab “tidak”, lakukan langkah awal resusitasi. Ventilasi […]

Pemberian ASI Eksklusif Pada Bayi

Pemberian ASI Eksklusif Pada Bayi

ASI eksklusif adalah pemberian ASI (air susu ibu) sedini mungkin setelah persalinan, diberikan tanpa jadwal dan tidak diberi makanan lain, walaupun hanya air putih,sampai bayi berumur 6 bulan. Setelah 6 bulan, bayi mulai dikenalkan dengan makanan lain dan tetap diberi ASI sampai bayi berumur dua tahun. Bayi yang diberikan ASI secara esklusif cenderung lebih sering pemberian ASI-nya daripada pemberian pada bayi yang minum susu formula. Bayi yang baru lahir biasanya […]