asuhan kebidanana pada persalianan prematur


Pencegahan Infeksi Meternal dan Neonatal

Pencegahan Infeksi Meternal dan Neonatal

Persalinan aman dan bersih merupakan salah satu pilar Safe Motberbood. Bersih artinya bebas dari infeksi. Infeksi dari kehamilan, persalinan dan masa nifas merupakan penyebab utama kedua dari kematian ibu dan perinatal. Di Negara-negara maju, umumnya perempuan hamil dalam keadaan sehat dan bergizi baik. Persalinan terjadi di rumah sakit atau rumah sakit bersalin yang telah menjalankan praktik pencegahan infeksi dengan baik. Jika diperlukan tindakan, misalnya seksio sesarea, pembedahannya berlangsung singkat dan […]

Cara Pemberian ASI Dengan Keadaan Khusus

Cara Pemberian ASI Dengan Keadaan Khusus

Ibu dengan CMV Bayi yang lahir cukup bulan boleh diberi ASI. Bayi yang lahir prematur tidak dianjurkan mendapat ASI. Ibu dengan varisella Boleh diberi ASI perah bila tidak ada lesi pada payudara. Ibu dengan Toksoplasmosis Tidak dilarang memberi ASI karena transmisi melalui ASI belum ada yang melaporkan. Ibu dengan Trikomonas vaginalis Bila dapat diobati local tidak ada kontraindikasi menyusui. Ibu dengan malaria Pengobatan dengan obat antimalaria bukan merupakan kontraindikasi menyusui. […]

Pemberian ASI Pada Bayi Prematur

Pemberian ASI Pada Bayi Prematur

Bagi bayi prematur, ASI adalah makanan terbaik. Komposisi ASI yang dihasilkan oleh ibu yang melahirkan prematur (ASI permatur) berbeda dengan komposisi ASI ibu yang melahirkan cukup bulan (ASI matur). Sayangnya komposisi ASI premature ini hanya berlangsung beberapa minggu dan akan berubah menjadi seperti ASI matur. Untuk bayi dengan masa gestasi > 34 minggu dapat disusukan langsung kepada ibunya karena refleks menghisap dan menelannya sudah cukup baik. Komposisi ASI prematur akan […]

Klinik Laktasi dan Pemberian ASI Pada Keadaan Khusus

Klinik Laktasi dan Pemberian ASI Pada Keadaan Khusus

Klinik Laktasi Klinik laktasi adalah suatu tempat pelayanan pasca persalinan atau nifas untuk ibu dan bayinya guna mengatasi masalah yang bisa timbul pada masa menyusui. Selain untuk sarana pelayanan klinik laktasi dapat digunakan sebagai sarana pendidikan untuk dokter, mahasiswa kedokteran, dan para medis dalam konseling masalah menyusui. Sebaiknya seminggu setelah pulang dari rumah sakit atau lebih cepat, apabila ada masalah, ibu dan bayi diminta kembali ke klinik laktasi untuk mengevaluasi […]

Cara Memerah ASI yang Benar

Cara Memerah ASI yang Benar

1. Cuci tangan yang bersih 2. Siapkan wadah yang bermulut lebar yang mempunyai tutup dan telah direbus. 3. Bentuk jari telunjuk dan ibu jari seperti membentuk huruf C dan letakkan di atas areola mamae. Tekan jari telunjuk dan ibu jari kearah dada ibu kemudian perah dan lepas. Gerakan perah dan lepas dilakukan berulang. Mengajarkan ibu cara menyimpan ASI perah 4. ASI perah dapat disimpan pada suhu ruangan selama 6 – […]

Keuntungan Mengosongkan Payudara Saat Menyusui

Keuntungan Mengosongkan Payudara Saat Menyusui

Pemberian ASI adalah libitum jangan dijadual. Pada hari-hari pertama ASI belum banyak sehingga bayi akan sering minta menyusu. Bila ASI sudah banyak mengatur sendiri kapan ia ingin menyusu. Pada hari-hari pertama menyusu dari satu payudara antara 5 – 10 menit dan boleh dari kedua payudara karena ASI belum banyak. Setelah ASI banyak bayi perlu mengosongkan salah satu payudara baru menyusu pada payudara lainnya. Untuk penyusuan berikut mulai dari payudara yang […]

Peningkatan dan Pemotongan Tali Pusat

Peningkatan dan Pemotongan Tali Pusat

Peningkatan dan pemotongan tali pusat segera setelah persalinan banyak dilakukan secara luas di seluruh dunia, tetapi penelitian menunjukkan hal ini tidak bermanfaat bagi ibu ataupun bayi, bahkan dapat berbahaya bagi bayi. Penundaan peningkatan tali pusat memberikan kesempatan bagi terjadinya transfusi fetomaternal sebanyak 20 – 50 % (rata-rata 21 %) volume darah bayi. Variasi jumlah darah transfusi fetomaternal ini tergantung dari lamanya penundaan peningkatan tali pusat dan posisi bayi dari ibunya […]

3 Cara Menjaga Suhu Tubuh Bayi Baru Lahir

3 Cara Menjaga Suhu Tubuh Bayi Baru Lahir

Bayi kehilangan panas melalui empat cara, yaitu: Keadaan telanjang dan basah pada bayi baru lahir menyebabkan bayi mudah kehilangan panas melalui ketiga cara di Bawah ini. Kehilangan panas secara konduktif jarang terjadi kecuali jika bayi diletakkan pada alas yang dingin. 1. Cara Konveksi Suhu udara d kamar bersalin tidak boleh kurang dari 20o C dan sebaiknya tidak berangin. Tidak boleh ada pintu dan jendela yang terbuka. Kipas angin dan AC […]

Sumber Utama Infeksi Pada Bayi

Sumber Utama Infeksi Pada Bayi

Infeksi berasal dari 2 sumber utama, ibu dan lingkungan, termasuk didalamnya tempat persalinan, tempat perawatan dan rumah. Infeksi yang terjadi pada hari pertama kehidupan pada umumnya berasal dari kontak dengan mikroorganisme yang berasal dari ibu. Infeksi yang terjadi setelah itu lebih sering berasal dari lingkungan mungkin tampak pada saat persalinan. Bagaimanapun tindakan yang dilakukan selama persalinan dapat menjadi penyebab potensial terjadinya infeksi. Hasil pengobatan akan menjadi jauh lebih baik apabila […]

Ikterus dan Oftalmia Neonatorum Pada Bayi

Ikterus dan Oftalmia Neonatorum Pada Bayi

Ikterus cukup sering didapatkan pada bayi baru lahir dan pada umumnya hilang dengan sendirinya tanpa memerlukan pengobatan, tetapi juga dapat membahayakan apabila ditemukan pada bayi prematur dan bayi berat lahir rendah. Oftalmia neonatorum terjadi pada 2 minggu pertama kehidupan dan dapat dicegah dengan cara memberikan salep/tetes mata pada jam pertama setelah kelahiran. Upaya untuk menyusui dan bagaimana mempertahankannya selama minimal 6 bulan (exclusive breastfeeding) harus menjadi salah satu tujuan utama […]

Keperluan Bayi Baru Lahir

Keperluan Bayi Baru Lahir

Prosedur penyelamatan bayi dengan asfiksia adalah melakukan resusitasi. Bayi yang dilakukan resusitasi dengan baik tidak mempunyai masalah dalam masa neonatal awal maupun setelah itu. Asfiksia berat yang tidak mendapatkan atau tanpa resusitasi adalah awal kehidupan yang sangat buruk. Sangat sedikit pengobatan spesifik yang tersedia untuk bayi ini, walaupun di fasilitas pelayanan kesehatan yang terbaik kecuali dengan pelayanan kasih sayang dan stimulus psikososial berkesinambungan. Pada Masa Pascapersalinan, Bayi Baru Lahir Memerlukan […]

Kondisi Yang  Mempengaruhi Kesehatan Bayi

Kondisi Yang Mempengaruhi Kesehatan Bayi

Penyebab utama kematian dan kecacatan pada bayi selama masa pascapersalinan termasuk prematuritas, neonatal sepsis, infeksi saluran respirasi, neonatal tetanus dan infeksi pada tunggul tali pusat, kelainan  bawaan, trauma persalinan atau asfiksia. Bayi dengan prematuritas serta berat badan lahir rendah memiliki risiko  lebih terjadinya kerentanan terhadap udara dingin, lebih sering terkena infeksi, sehingga lebih sering memerlukan tindakan resusitasi, serta lebih sukar memberi makan. Suhu tempat perawatan juga harus diatur agar tidak […]

Asuhan Nifas Normal

Asuhan Nifas Normal

Masa nifas atau puerperium dimulai sejak 1 jam setelah lahirnya plasenta sampai dengan 6 minggu (42 hari) setelah itu, pelayanan pascapersalinan harus terselanggara pada masa itu untuk memenuhi kebutuhan ibu dan bayi, yang meliputi upaya pencegahan, deteksi dini dan pengobatan komplikasi dan penyakit yang mungkin terjadi, serta penyedian pelayanan pemberian ASI, cara menjarangkan kehamilan, imunisasi dan nutrisi bagi ibu. Periode pascapersalinan meliputi masa transisi kritis bagi ibu, bayi, dan keluarganya […]

Obat Tambahan Pada Asuhan Persalinan

Obat Tambahan Pada Asuhan Persalinan

1. Cairan penambah volume darah (volume expander) diindikasikan untuk pasien yang telah diketahui atau dicurigai mengalami kehilangan darah, dan berespon buruk terhadap tindakan resusitasi lain. NaCl 0,9 % atau ringer laktat dapat diberikan dalam bentuk bonus  10 ml/kg selama 5 – 10 menit. Jika kehilangan darah akut cukup untuk menimbulkan syok, maka pemberian darah o negatih dapat dibenarkan. 2. Natrium bikarbonat direkomendasikan untuk bayi dengan resusitasi memanjang yang tidak berespons […]

Perawatan Lanjutan Persalinan Normal

Perawatan Lanjutan Persalinan Normal

Perawatan Lanjutan a. Catat Nilai Apgar untuk menit ke-1 dan ke-5 dalam rekaman medik. b. Jika bayi memerlukan asuhan intensif, rujuk kerumah sakit yang terdekat yang memiliki kemampuan memberikan dukungan ventilator, untuk memantau dan memberikan perawatan pada neonatus. c. Jika bayi dalam keadaan stabil, pindahkan ke neonatal untuk dipantau dan di tindak lanjuti. d. Diruang neonatal, ikuti panduan asuhan neonatus normal untuk pemeriksaan fisik dan dan tindakan profilaksis. Selain itu, […]

Asuhan Persalinan Setelah Bayi Lahir

Asuhan Persalinan Setelah Bayi Lahir

Saat Bayi Lahir, Lakukan Penilaian Sebagai Berikut. a. Apakah kehamilan cukup bulan? b. Apakah air kebutan jernih dan tidak terkontaminasi mekonium? c. Apakah bayi bernafas adekuat atau menangis? d. Apakah tonus otot bayi baik? Bila semua pertanyaan di atas dijawab dengan “ya”, lakukan perawatan rutin. Perawatan rutin ialah memberikan kehangatan, membuka/membersihkan jalan napas, mengeringkan, dan menilai warna. Bila salah satu atau lebih pertanyaan dijawab “tidak”, lakukan langkah awal resusitasi. Ventilasi […]

Fungsi Pencatatan dan Rujukan Dalam Asuhan Persalinan

Fungsi Pencatatan dan Rujukan Dalam Asuhan Persalinan

Pencatatan (Dokumentasi) Catat semua asuhan yang telah diberikan kepada ibu dan/atau bayinya. Jika asuhan tidak dapat dicatat dapat dianggap bahwa  tidak pernah dilakukan asuhan yang dimaksud. Pencatatan adalah bagian penting dari proses membuat keputusan klinik karena memungkinkan penolong persalinan untuk terus-menerus memperhatikan asuhan yang diberikan selama proses persalinan dan kelahiran bayi. Mengkaji ulang catatan memungkinkan untuk menganalisis data yang telah dikumpulkan dan dapat lebih efektif dalam merumuskan suatu diagnosis serta […]

Asuhan Sayang Ibu Dalam Proses Persalinan

Asuhan Sayang Ibu Dalam Proses Persalinan

Asuhan sayang ibu dalam proses persalinan: 1. Panggil ibu sesuai namanya, hargai, dan perlakukan ibu sesuai martabatnya. 2. Jelaskan asuhan dan perawatan yang akan diberikan pada ibu sebelum memulai asuhan tersebut. 3. Jelaskan proses persalinan pada ibu dan keluarganya. 4. Anjurkan ibu untuk bertanya dan membicarakan rasa takut atau khawatir 5. Dengarkan dan tanggapi pertanyaan dan kekhwatiran ibu. 6. Berikan dukungan, besarkan hatinya, dan tentramkan perasaan ibu beserta anggota keluarga […]

Pencegahan Infeksi dalam Pelayanan Asuhan Kesehatan

Pencegahan Infeksi dalam Pelayanan Asuhan Kesehatan

Tindakan-tindakan pencegahan infeksi dalam  pelayanan asuhan kesehatan 1. Meminimalkan infeksi yang disebabkan oleh mikroorganisme 2. Menurunkan risiko penularan penyakit yang mengancam jiwa seperti hepatitis dan HIV/AIDS 3. Penolong persalinan dapat terpapar hepatitis dan HIV di tempat kerjanya melalui: a. Percikan darah atau cairan tubuh pada mata, hidung, mulut, atau melalui diskontinuitas permukaan kulit (misalnya luka atau lecet yang kecil). b. Luka tusuk yang disebabkan oleh jarum yang terkontaminasi atau peralatan […]

Asuhan Sayang Ibu Pascapersalinan dan Pencegahan Infeksi

Asuhan Sayang Ibu Pascapersalinan dan Pencegahan Infeksi

Asuhan sayang ibu pada masa pascapersalinan: 1. Anjurkan ibu untuk selalu berdekatan dengan bayinya (rawat gabung) 2. Bantu ibu untuk mulai membiasakan menyusui dan anjurkan pemberian ASI sesuai permintaan. 3. Ajarkan kepada ibu dan keluarganya mengenai nutrisi dan istrahat yang cukup setelah melahirkan 4. Anjurkan suami dan anggota keluarga untuk memeluk bayi dan mensyukuri kelahiran bayi 5. Ajarkan kepada ibu dan anggota keluarganya tentang bahaya dan tanda-tanda bahaya yang dapat […]