askep infeksi tali pusar

Sumber Utama Infeksi Pada Bayi

Sumber Utama Infeksi Pada Bayi

Infeksi berasal dari 2 sumber utama, ibu dan lingkungan, termasuk didalamnya tempat persalinan, tempat perawatan dan rumah. Infeksi yang terjadi pada hari pertama kehidupan pada umumnya berasal dari kontak dengan mikroorganisme yang berasal dari ibu. Infeksi yang terjadi setelah itu lebih sering berasal dari lingkungan mungkin tampak pada saat persalinan. Bagaimanapun tindakan yang dilakukan selama persalinan dapat menjadi penyebab potensial terjadinya infeksi. Hasil pengobatan akan menjadi jauh lebih baik apabila […]

Infeksi Maternal

Infeksi Maternal

Kurang lebih dari 150 tahun yang lalu Semmelweis dan Holmes menyatakan bahwa demam dan sepsis puerpuralis disebarkan dari seorang perempuan kepada perempuan lain melalui tangan dokter. Penjangkitan penyakit ini dapat dicegah dengan melakukan cuci tangan sebelum bersalin dengan air limau yang diklorinasi dan mendidihkan semua instrument dan perabotan setelah digunakan oleh seorang perempuan dengan infeksi pascapersalinan. Endometritis akut merupakan infeksi pescapersalinan yang banyak terjadi. Seksio sesarea merupakan factor terpenting yang […]

Cara Merawat Tali Pusat

Cara Merawat Tali Pusat

Perawatan tali pusat yang benar dan lepasnya tali pusat dalam minggu pertama secara bermakna mengurangi insiden infeksi pada neonatus. Jelly Wharton yang membentuk jaringan nekrotik dapat berkolonisasi dengan organism pathogen, kemudian menyebar dan menyebabkan infeksi kulit dan infeksi sistemik pada bayi. Yang terpenting dalam perawatan tali pusat ialah menjaga agar tali pusat tetap kering dan bersih. Cuci tangan dengan sabun dan air bersih sebelum merawat tali pusat. Bersihkan dengan lembut […]

Pencegahan Infeksi Meternal dan Neonatal

Pencegahan Infeksi Meternal dan Neonatal

Persalinan aman dan bersih merupakan salah satu pilar Safe Motberbood. Bersih artinya bebas dari infeksi. Infeksi dari kehamilan, persalinan dan masa nifas merupakan penyebab utama kedua dari kematian ibu dan perinatal. Di Negara-negara maju, umumnya perempuan hamil dalam keadaan sehat dan bergizi baik. Persalinan terjadi di rumah sakit atau rumah sakit bersalin yang telah menjalankan praktik pencegahan infeksi dengan baik. Jika diperlukan tindakan, misalnya seksio sesarea, pembedahannya berlangsung singkat dan […]

Pencegahan Infeksi Pada Janin dan Neonatus

Pencegahan Infeksi Pada Janin dan Neonatus

Infeksi Janin dan Neonatus Infeksi janin dan neonates digolongkan pada infeksi in utero (transplasenta), sewaktu melalui jalan lahir (transmisi vertikal), atau sewaktu masa neonatal (dalam 28 hari pertama setelah lahir). Infeksi in utero disebabkan oleh virus (sitomegalovirus, rubela, varisela, HIV, parovirus), protozoa (toksoplasma gondii), dan bacteria (sifilis kongenital). Infeksi intra partum dan infeksi bayi baru lahir pascapersalinan di sebabkan oleh virus (hepatitis B, hepatitis C, HIV, virus herpes simpleks, human […]

Bentuk dan Ukuran Tali Pusat

Bentuk dan Ukuran Tali Pusat

Tali pusat bentuknya  bergulung dan berada bebas didalam kantong amnion, sehingga panjang tali pusat tidak mungkin dapat diukur melalui pemeriksaan USG. Selama kehamilan tali pusat akan bertambah panjang, dan mencapai panjang finalnya sekitar 50-60 cm (berkisar antara 22-130 cm) pada kehamilan 28 minggu. Panjang tali pusat dipengaruhi oleh mobilitas janin. Tali pusat yang panjang dijumpai pada janin yang banyak bergerak, sedangkan tali pusat yang pendek dijumpai pada janin yang kurang […]

Kelainan Pembuluh Darah Tali Pusat

Kelainan Pembuluh Darah Tali Pusat

Arteri umbilical tunggal (AUT) merupakan kelainan tali pusat yang paling sering terjadi, dan ditemukan pada sekitar 0,2-1,1 % kelahiran. Kelainan ini sering kali disertai kelainan congenital mayor, prematuritas, PJT, kematian perinatal, dan kelainan kromosom. Kelainan congenital dijumpai pada 20-50% neonatus dengan AUT, dan 20% di antaranya merupakan kelainan multipel. Arteri umbilical tunggal dijumpai pada lebih dari 80% janin dengan trisomi 18, dan pada 10-50% janin dengan trisomi 13. Apabila tidak […]

Upaya Menurunkan Resiko Infeksi Persalinan

Upaya Menurunkan Resiko Infeksi Persalinan

Jika ketuban pecah lama atau terdapat sindroma intraamniotik: a. Hindarkan masuknya cairan amnion ke dalam rongga abdomen. b. Tempatkan handuk steril yang terlipat dan basah di setiap sisi uterus untuk menyerap sebanyak mungkin cairan amnion yang terkontaminasi. c. Kalau cairan amnion atau mekonium yang masuk ke rongga abdomen banyak, handuk dikeluarkan dan rongga abdomen dibersihkan dengan larutan garam isotonic. d. Jalan melakukan eksplorasi rongga peritoneum, kecuali kalau mutlak diperlukan. Jika […]

Infeksi Penyebab Abortus

Infeksi Penyebab Abortus

Teori peran mikroba infeksi terhadap kejadian abortus mulai diduga sejak 1917, ketika DeForest dan kawan-kawan melakukan pengamatan kejadian abortus berulang pada perempuan yang ternyata terpapar brucellosis. Beberapa jenis organisme tertentu diduga berdampak pada kejadian abortus antara lain: 1. Bacteria a. Listeria monositogenes b. Klamidia trakomatis c. Ureaplasma hominis d. Bakterial vaginosis 2. Virus a. Sitomegalovirus b. Rubela c. Herpes simpleks virus (HSV) d. Human immunodeficiency virus (HIV) e. Parvovirus 3. […]

Solusio Plasenta dan Tali Pusat

Solusio Plasenta dan Tali Pusat

Solusio plasenta Solusio plasenta adalah peristiwa terlepasnya plasenta yang letaknya normal dari dinding uterus sebelum waktunya. Kelainan ini terjadi pada sekitar 1% kehamilan tetapi menyebabkan tingkat kematian perinatal sekitar 20-60%. Lokasi pelepasan plasenta bisa di daerah retroplasenta atau didaerah marginal. Pelepasan plasenta didaerah retroplasenta terjadi karena rupture arteri spiralis, sedangkan pelepasan plasenta didaerah marginal terjadi karena rupture vena-vena marginalis. Solusio plasenta seringkali tidak terdiagnosis melalui pemeriksaan USG, meskipun secara klinis […]

Peningkatan dan Pemotongan Tali Pusat

Peningkatan dan Pemotongan Tali Pusat

Peningkatan dan pemotongan tali pusat segera setelah persalinan banyak dilakukan secara luas di seluruh dunia, tetapi penelitian menunjukkan hal ini tidak bermanfaat bagi ibu ataupun bayi, bahkan dapat berbahaya bagi bayi. Penundaan peningkatan tali pusat memberikan kesempatan bagi terjadinya transfusi fetomaternal sebanyak 20 – 50 % (rata-rata 21 %) volume darah bayi. Variasi jumlah darah transfusi fetomaternal ini tergantung dari lamanya penundaan peningkatan tali pusat dan posisi bayi dari ibunya […]

Simpul dan Lilitan Tali Pusat di Leher Janin

Simpul dan Lilitan Tali Pusat di Leher Janin

Simpul Tali Pusat Simpul tali pusat harus dibedakan dari simpul palsu pada tali pusat. Simpul tali pusat palsu merupakan variasi normal, terjadi karena varises setempat dari pembuluh darah umbilical atau akumulasi setempat dari jeli Wharton, sehingga membentuk tonjolan yang letaknya eksentrik pada tali pusat. Simpul tali pusat palsu tidak membahayakan janin. Pada pemriksaan USG simpul palsu terlihat sebagai tonjlan ireguler pada tali pusat, berisi pembuluh darah yang terlihat kontinuitasnya. Pemeriksaan […]

Prinsip Pencegahan Infeksi dan Tehnik Aseptic

Prinsip Pencegahan Infeksi dan Tehnik Aseptic

Prinsip-prinsip pencegahan infeksi: 1. Setiap orang harus dianggap dapat menularkan penyakit karena infeksi yang terjadi bersifat asimptomatik. 2. Setiap orang harus dianggap berisiko terkena infeksi 3. Permukaan tempat pemeriksaan, peralatan, dan benda-benda lainnya yang akan dan telah bersentuhan dengan kulit tidak utuh/selaput mukosa atau darah, harus dianggap terkontaminasi sehingga setelah selesai digunakan harus dilakukan proses pencegahan infeksi secara benar. 4. Jika tidak diketahui apakah permukaan, peralatan, atau benda lainnya telah […]

Perdarahan Tali Pusat Pada Bayi Karena Kelalaian

Perdarahan Tali Pusat Pada Bayi Karena Kelalaian

Pada artikel berikut ini saya akan mencoba membahas tentang perdarahan tali pusat pada bayi akibat kelalaian yang umumnya harus di perhatikan demi keselamatan bayi yang baru lahir. Pendarahan tali pusat pada bayi adalah trauma yang disebabkan ikatan tali pusat yang longgar, atau kegagalan pembentukan thrombus yang normal. Kemungkinan lain sebab perdarahan adalah penyakit perdarahan pada neona Ins dan infeksi lokal maupun sisternik. Tali pusat harus di awasi terus-menerus pada hari-hari […]

Pencegahan Infeksi dalam Pelayanan Asuhan Kesehatan

Pencegahan Infeksi dalam Pelayanan Asuhan Kesehatan

Tindakan-tindakan pencegahan infeksi dalam  pelayanan asuhan kesehatan 1. Meminimalkan infeksi yang disebabkan oleh mikroorganisme 2. Menurunkan risiko penularan penyakit yang mengancam jiwa seperti hepatitis dan HIV/AIDS 3. Penolong persalinan dapat terpapar hepatitis dan HIV di tempat kerjanya melalui: a. Percikan darah atau cairan tubuh pada mata, hidung, mulut, atau melalui diskontinuitas permukaan kulit (misalnya luka atau lecet yang kecil). b. Luka tusuk yang disebabkan oleh jarum yang terkontaminasi atau peralatan […]

Asuhan Sayang Ibu Pascapersalinan dan Pencegahan Infeksi

Asuhan Sayang Ibu Pascapersalinan dan Pencegahan Infeksi

Asuhan sayang ibu pada masa pascapersalinan: 1. Anjurkan ibu untuk selalu berdekatan dengan bayinya (rawat gabung) 2. Bantu ibu untuk mulai membiasakan menyusui dan anjurkan pemberian ASI sesuai permintaan. 3. Ajarkan kepada ibu dan keluarganya mengenai nutrisi dan istrahat yang cukup setelah melahirkan 4. Anjurkan suami dan anggota keluarga untuk memeluk bayi dan mensyukuri kelahiran bayi 5. Ajarkan kepada ibu dan anggota keluarganya tentang bahaya dan tanda-tanda bahaya yang dapat […]

Cara Penegangan Tali Pusat dan Pemijatan Uterus Pada Persalinan

Cara Penegangan Tali Pusat dan Pemijatan Uterus Pada Persalinan

Penegangan Tali Pusat Terkendali 1. Memindahkan klem pada tali pusat. 2. Meletakkan satu tangan diatas kain yang ada diperut ibu, tepat diatas tulang pubis, dan menggunakan tangan ini untuk melakukan palpasi kontraksi dan menstabilkan uterus. Memegang tali pusat dan klem dengan tangan yang lain. 3. Menunggu uterus berkontraksi dan kemudian melakukan penegangan ke arah bawah pada tali pusat dengan lembut. Lakukan tekanan yang berlawanan arah pada bagian  bawah uterus dengan […]

Eradikasi Infeksi dan Pengembalian Fungsi Sirkulasi dan Oksigenisasi Syok Septik

Eradikasi Infeksi dan Pengembalian Fungsi Sirkulasi dan Oksigenisasi Syok Septik

Pengembalian Fungsi Sirkulasi dan Oksigenisasi Untuk mengembalikan fungsi sirkulasi dan oksigenisasi jaringan perlu dilakukan tindakan-tindakan berikut: 1. Penggantian kehilangan darah: dengan darah segar (whole blood) jika tersedia atau dengan koloid atau kristoloid. Pengukuran CVP wajib untuk mencegah sirkulasi yang overload. 2. Kortikosteroid seperti: a. Hidrokortison 1 g I.V./6 jam atau b. Deksametason 20 mg diikuti dengan 200 mg/hari via infus 3. Beta-adrenergik stimulant: seperti isoprenalin yang menyebabkan dilatasi arteriol, meningkatkan […]

Menurunkan Risiko Infeksi Selama Persalinan dan Kelahiran Pervaginam

Menurunkan Risiko Infeksi Selama Persalinan dan Kelahiran Pervaginam

Persalinan pervaginam tidak memerlukan keadaan aseptic seperti kamar bedah. Namun, perlu pendekatan “3 bersih”, yaitu membuat tangan, area perineal, dan area umbilical bersih selama dan sesudah persalinan. Kit persalinan yang bersih akan membantu memperbaiki keamanan persalinan di rumah untuk ibu dan bayi baru lahir. Persalinan pervaginam berhubungan dengan sejumlah factor yang meningkatkan risiko terhadap endometritis dan infeksi saluran kencing. Termasuk ketuban pecah lama, trauma jalan lahir, pengeluaran plasenta secara manual, […]

Gangguan Bayi Yang Baru Di Lahirkan

Gangguan Bayi Yang Baru Di Lahirkan

Tampaknya 1 di antaranya 3  bayi yang di lahirkan mengalami gangguan. Gangguan Bayi yang baru di lahirkan tersebut (pada hari-hari atau minggu-minggu pertama) di antaranya : 1.   Nanah atau bau busuk dari pusar (tali pusat) adalah tanda yang berbahaya. Perhatikan tanda-tanda awal tetanus atau suatu infeksi bakteri di dalam darah. Basahi tali pusat dengan menggunakan hidrogen peroksida, oleskan gentian violet, dan biarkan tali pusat menjadi terbuka terkena udara. Bila kulit […]