angka kematian janin dalam rahim


Pemberian Antibiotika Pada Kehamilan dan Persalinan

Pemberian Antibiotika Pada Kehamilan dan Persalinan

Antibiotika harus diberikan apabila terhadap infeksi, misalnya pada kasus sepsis, syok septic, cedera intraabdominal, dan perforasi uterus. Apabila tidak terdapat tanda-tanda infeksi, misalnya pada syok perdarahan, antibiotika tidak perlu diberikan. Apabila diduga  ada proses infeksi yang sedang berlangsung, sangat penting untuk memberikan antibiotika dini. Sebelum pembedahan dilakukan, antibiotika harus diberikan setidak-tidaknya sebagai pencegahan. Pada kasus syok, pemberian antibiotika intravena lebih diutamakan sebab lebih cepat menyebarkan obat ke jaringan yang terkena [...]

Pemeriksaan Obstetri dan Pemeriksaan Panggul

Pemeriksaan Obstetri dan Pemeriksaan Panggul

Pemeriksaan obstetri: 1. Pemeriksaan vulva dan perineum 2. Pemeriksaan vagina 3. Pemeriksaan serviks 4. Pemeriksaan rahim (besarnya, kelainan bentuk, tumor, dan sebagainya) 6. Pemeriksaan adneksa 7. Pemeriksaan his (frekuensi, lama, kekuatan, relaksasi, simetri dan dominasi fundus) 8. Pemeriksaan janin: a. Di dalam atau di luar rahim b. Jumlah janin c. Letak janin d. Presentasi janin dan turunnya presentasi seberapa jauh e. Posisi janin, moulage dan kaput suksedaneum f. Bagian kecil [...]

Penilaian Awal Dalam Menentukan Kasus Gawat Darurat Obstetri

Penilaian Awal Dalam Menentukan Kasus Gawat Darurat Obstetri

Penilaian Awal Dalam menentukan kondisi kasus obstetric yang dihadapi apakah dalam keadaan gawat darurat atau tidak, secara prinsip harus dilakukan pemeriksaan secara sistematis meliputi anamnesis, pemeriksaan fisik umum, dan pemeriksaan obstetrik. Dalam praktik, oleh karena pemeriksaan sistematis yang lengkap membutuhkan waktu agak lama, padahal penilaian harus dilakukan secara cepat, maka dilakukan penilaian awal. Penilaian awal ialah langkah pertama untuk menentukan dengan cepat kasus obstetri  yang dicurigai dalam keadaan gawat darurat [...]

4 Penyebab Utama Kematian Dalam Obstetri

4 Penyebab Utama Kematian Dalam Obstetri

Kasus gawat darurat obstetri ialah kasus obstetri yang apabila tidak segera ditangani akan berakibat kesakitan yang berat, bahkan kematian ibu dan janinnya. Kasus ini menjadi penyebab utama kematian ibu, janin, dan bayi baru lahir. Dari sisi obstetri empat penyebab utama kematian ibu, janin, dan bayi baru lahir ialah : 1. Perdarahan; 2. Infeksi dan sepsis; 3. Hipertensi dan preeclampsia/eklampsia, serta 4. Persalinan macet (distosia). Persalinan macet hanya terjadi pada saat [...]

Penyuluhan Pemberian ASI dan Ruang Bersalin

Penyuluhan Pemberian ASI dan Ruang Bersalin

Selama masa antenatal ibu dipersiapkan fisik dan psikologis. Untuk persiapan fisik, ibu perlu diberi penyuluhan tentang kesehatan dan gizi ibu selama hamil. Untuk persiapan psikologis, ibu diberi penyuluhan agar termotivasi untuk memberikan ASI karena keinginan untuk memberi ASI adalah factor yang sangat penting untuk keberhasilan menyusui. Adapun penyuluhan yang dianjurkan adalah sebagai berikut. 1. Penyuluhan mengenai fisiologi laktasi 2. Penyuluhan mengenai pemberian ASI secara eksklusif 3. Penyuluhan ibu mengenai manfaat [...]

Ciri-Ciri dan Tanda Wanita Mengalami Keguguran

Ciri-Ciri dan Tanda Wanita Mengalami Keguguran

IBUDANBALITA.NET – Mengalami keguguran bukanlah harapan setiap wanita yang normal. Apalagi jika kehamilannya merupakan suatu hal yang sudah lama ditunggu-tunggu. Keguguran adalah proses hilangnya kandungan pada saat janin berusia di bawah 20 minggu. Berdasarkan catatan berbagai sumber, sekitar satu dari enam kehamilan berakhir dengan keguguran. Sebagian besar terjadi sebelum minggu ke-16. Keguguran bisa saja terjadi jika ibu hamil tidak menjaga janinnya dengan baik. Sebelum keguguran benar-benar terjadi, biasanya terdapat sejumlah [...]

Pemberian Vitamin K Pada Bayi

Pemberian Vitamin K Pada Bayi

Sampai saat ini, angka kematian bayi terutama di Negara berkembang masih cukup tinggi. Di Indonesia 67 % dari angka kematian bayi merupakan kematian neonates di mana salah satu penyebabnya adalah perdarahan akibat defisiensi vitamin K1 (PDVK). Penyakit hemoragik/perdarahan pada bayi baru lahir ini berpotensi untuk menjadi kondisi yang serius. Dari data epidemiologi, insiden terjadinya PDVK pada pasien barulahir di Eropa dan Asia adalah 4,4 – 7,2 per 100.000 kelahiran. Mortalitas [...]

Menggugurkan Kandungan atau Aborsi

Menggugurkan Kandungan atau Aborsi

IBUDANBALITA.NET – Tidak sedikit wanita yang saat ini tengah mencari cara menggugurkan kandungan mereka. Tentu ada banyak pertimbangan sehingga pilihan untuk menggugurkan kandungan mereka lakukan. Proses menggugurkan kandungan dalam ilmu kedokteran dikenal dengan istilah abortus atau aborsi. Abortus adalah ancaman atau pengeluaran hasil konsepsi pada usia kehamilan kurang dari 20 minggu atau berat janin kurang dari 500 gram. Istilah abortus dipakai untuk menunjukkan pengeluaran hasil konsepsi sebelum janin dapat hidup [...]

Vaksinasi Ibu Hamil dan Pasca Persalinan

Vaksinasi Ibu Hamil dan Pasca Persalinan

Semua ibu harus mendapatkan imunisasi dengan paling sedikit 2 kali pemberian Tetanus Toksoid sebagai upaya pencegahan terjadinya tetanus pada ibu ataupun bayinya. Dosis ketiga diberikan dalam 6 bulan setelah pemberian suntikan yang kedua dan 2 dosis yang terakhir diberikan paling lambat setelah satu tahun atau selama kehamilan yang berikutnya. Bila terdapat risiko yang tinggi untuk terjadinya penularan Tuberkulosis, imunisasi BCG harus diberikan pada bayi segera setelah kelahiran. Vaksin Difteria-pertusis-tetanus direkomendasikan [...]

Jadwal Imunisasi Yang Dianjurkan

Jadwal Imunisasi Yang Dianjurkan

Jadwal imunisasi yang dianjurkan selama dan setelah kehamilan 1. Bila sebagian besar ibu pada masa reproduksi belum pernah mendapatkan imunisasi Tetanus Toksoid (TT) pada masa anak ataupun sebelum kehamilan, direkomendasikan untuk melakukan imunisasi pada kunjungan pertama kehamilan (TT1) dan dosis kedua (TT2) paling sedikit 4 minggu setelah pemberian TT1. Imunisasi TT3 paling sedikit 6 bulan setelah TT2. Dua dosis imunisasi yang terakhir harus diberikan dalam interval minimal 1 tahun. Bila [...]

Penularan Penyakit Melalui Pemberian ASI

Penularan Penyakit Melalui Pemberian ASI

Di banyak negara dengan keterbatasan tinggi, risiko diare atau malnutrisi yang terjadi karena rendahnya kemampuan dan pengetahuan  untuk mempersiapkan dan menyediakan susu buatan secara baik dan benar menjadi lebih besar dari pada penularan HIV melalui ASI. Pelayanan kesehatan maternal harus memberikan informasi dan mendidik tenaga kesehatan serta ibu upaya untuk mencegah terjadinya infeksi. Pandemi HIV/AIDS di dunia yang disebabkan oleh penyakit  menular seksual yang relatif baru dan fatal ini juga [...]

Pemberian ASI dan Pasca Persalinan

Pemberian ASI dan Pasca Persalinan

Ibu memberikan ASI sacara dini lebih sedikit akan mengalami masalah dengan menyusui. Bimbingan yang tidak benar dan teratur dari tenaga kesehatan merupakan kendala utama pemberian ASI. Bagaimana cara mendukung dan memicu pemberian ASI dijelaskan dalam WHO/UNICEF Join Statement “Promoting, Protecting and Supporting Breasfeeding – the special role of the martenity services”, yang  kemudian disimpulkan dalam 10 Langkah Menyusui (Ten Steps to Successful Breastfeeding) yang kemudian menjadi dasar The Baby Friendly [...]

Penyebab Kematian Ibu Melahirkan Di Dunia

Penyebab Kematian Ibu Melahirkan Di Dunia

Eklampsia adalah penyebab penting ketiga kematian ibu diseluruh dunia. Ibu dengan persalinan yang diikuti oleh eklampsia atau preeklampsia berat, harus dirawat inap. Pengobatan terpilih menggunakan magnesium sulfat (MgSO4). Kelainan hipertensi dalam kehamilan dimulai setelah 20 minggu usia kehamilan, tetapi lebih sering terjadi pada akhir kehamilan. Di negara maju, eklampsia diperkirakan terjadi pada 1 di antara 100 – 1.700 persalinan. Di Eropa dan negara maju lain, eklampsia diperkirakan terjadi pada 1 [...]

Penyebab Kematian Ibu Pasca Persalinan

Penyebab Kematian Ibu Pasca Persalinan

Faktor predisposisi adalah infeksi genital pada masa nifas yang disebabkan oleh persalinan macet, ketuban pecah dini, pemeriksaan dalam yang telalu sering, pemantauan janin intravaginal, dan bedah sesar. Walaupun bedah sesar termaksud dalam resiko, sebenarnya hal ini disebabkan oleh persalinan dan lingkungan (keterbatasan sarung tangan, air bersih, sabun dll). Pada bedah sesar, resiko infeksi didapatkan lebih tinggi dari pada persalinan pervaginam. Kuman penyebab utama adalah E.coli, streptococci, anaeorobic microorganisms seperti bacteroides, [...]

Plasenta Di Dalam Rahim Setelah Persalinan

Plasenta Di Dalam Rahim Setelah Persalinan

Bila plasenta masi terdapat didalam rahim atau keluar secara tidak lengkap pada jam pertama setelah persalinan, harus segera dilakukan plasenta manual untuk melahirkan plasenta. Tindakan hanya dianjurkan untuk tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi dengan kondisi fasilitas kesehatan yang cukup memadai. Bila plasenta telah dilahirkan secara lengkap, tetapi masih terjadi perdarahan, Segera berikan suntikan oksitosin. Dilanjutkan denga masse fundus secara sirkular sampai terdapat kontraksi uterus yang adekuat. Keadaan ibu memerlukan pengawasan [...]

Keperluan Bayi Baru Lahir

Keperluan Bayi Baru Lahir

Prosedur penyelamatan bayi dengan asfiksia adalah melakukan resusitasi. Bayi yang dilakukan resusitasi dengan baik tidak mempunyai masalah dalam masa neonatal awal maupun setelah itu. Asfiksia berat yang tidak mendapatkan atau tanpa resusitasi adalah awal kehidupan yang sangat buruk. Sangat sedikit pengobatan spesifik yang tersedia untuk bayi ini, walaupun di fasilitas pelayanan kesehatan yang terbaik kecuali dengan pelayanan kasih sayang dan stimulus psikososial berkesinambungan. Pada Masa Pascapersalinan, Bayi Baru Lahir Memerlukan [...]

Perdarahan Pasca Persalinan

Perdarahan Pasca Persalinan

Perdarahan pascapersalinan merupakan penyebab utama dari 150.000 kematian ibu setiap tahun di dunia  dan hampir 4 dari 5 kematian karena perdarahan pascapersalinan terjadi dalam waktu 4 jam setelah persalinan. Seorang ibu dengan anemia pada saat hamil pada umumnya lebih tidak mampu untuk mengatasi kehilangan darah yang terjadi dibandingkan dengan seorang ibu dengan kebutuhan nutrisi cukup. Dalam waktu 1 jam setelah persalinan harus memastikan bahwa uterus berkontraksi  dengan baik dan tidak [...]

Asuhan Nifas Normal

Asuhan Nifas Normal

Masa nifas atau puerperium dimulai sejak 1 jam setelah lahirnya plasenta sampai dengan 6 minggu (42 hari) setelah itu, pelayanan pascapersalinan harus terselanggara pada masa itu untuk memenuhi kebutuhan ibu dan bayi, yang meliputi upaya pencegahan, deteksi dini dan pengobatan komplikasi dan penyakit yang mungkin terjadi, serta penyedian pelayanan pemberian ASI, cara menjarangkan kehamilan, imunisasi dan nutrisi bagi ibu. Periode pascapersalinan meliputi masa transisi kritis bagi ibu, bayi, dan keluarganya [...]

Cara Memastikan Pembukaan Lengkap Dengan Jentik Baik

Cara Memastikan Pembukaan Lengkap Dengan Jentik Baik

1. Membersihkan vulva dan perineum, menyekanya dengan hati-hati dari depan kebelakang  dengan menggunakan kapas atau kas yang sudah dibasahi air disinfeksi tingkat tinggi. Jika mulut vagina, perineum, atau anus terkontaminasi oleh kotoran ibu, membersihkannya dengan seksama dengan cara menyeka dari depan kebelakang. Membuang kapas atau kasa yang terkontaminasi dalam wadah yang benar. Mengganti sarung tangan jika terkontaminasi.(meletakkan kedua sarung tangan tersebut dengan benar dalam larutan dekontaminasi) 2. Dengan menggunakan teknik [...]

Cara Penegangan Tali Pusat dan Pemijatan Uterus Pada Persalinan

Cara Penegangan Tali Pusat dan Pemijatan Uterus Pada Persalinan

Penegangan Tali Pusat Terkendali 1. Memindahkan klem pada tali pusat. 2. Meletakkan satu tangan diatas kain yang ada diperut ibu, tepat diatas tulang pubis, dan menggunakan tangan ini untuk melakukan palpasi kontraksi dan menstabilkan uterus. Memegang tali pusat dan klem dengan tangan yang lain. 3. Menunggu uterus berkontraksi dan kemudian melakukan penegangan ke arah bawah pada tali pusat dengan lembut. Lakukan tekanan yang berlawanan arah pada bagian  bawah uterus dengan [...]