agar segera terjadi pembukaan


Menangani Masalah Gawat Darurat Kebidanan

Menangani Masalah Gawat Darurat Kebidanan

Obat Pengurang Rasa Nyeri Pada beberapa kasus gawat darurat obstetric, penderita dapat mengalami rasa nyeri yang membutuhkan pengobatan segera. Pemberian obat pengurang rasa nyeri jangan sampai menyembunyikan gejala yang sangat penting untuk menentukan diagnosis. Hindarilah sedasi berlebihan. Obat narkotika dapat menekan pernapasan. Hindarilah penggunaan narkotika pada kasus yang dirujuk tanpa didampingi petugas kesehatan, terlebih lagi petugas tanpa kemampuan untuk mengatasi depresi pernapasan. Penanganan masalah utama Penyebab utama kegawat daruratan kasus [...]

Pemberian Antibiotika Pada Kehamilan dan Persalinan

Pemberian Antibiotika Pada Kehamilan dan Persalinan

Antibiotika harus diberikan apabila terhadap infeksi, misalnya pada kasus sepsis, syok septic, cedera intraabdominal, dan perforasi uterus. Apabila tidak terdapat tanda-tanda infeksi, misalnya pada syok perdarahan, antibiotika tidak perlu diberikan. Apabila diduga  ada proses infeksi yang sedang berlangsung, sangat penting untuk memberikan antibiotika dini. Sebelum pembedahan dilakukan, antibiotika harus diberikan setidak-tidaknya sebagai pencegahan. Pada kasus syok, pemberian antibiotika intravena lebih diutamakan sebab lebih cepat menyebarkan obat ke jaringan yang terkena [...]

Pemberian Cairan Intravena

Pemberian Cairan Intravena

Cairan intravena diberikan pada tahap awal untuk persiapan mengantisipasi kalau kemudian penambahan cairan dibutuhkan. Pemberian cairan infuse intravena selanjutnya baik jenis cairan, banyaknya cairan yang diberikan, dan kecepatan pemberian cairan harus sesuai dengan diagnosis kasus. Misalnya, pemberian cairan untuk mengganti cairan tubuh yang hilang pada syok hipovolemik seperti pada perdarahan berbeda dengan pemberian cairan pada syok septic. Pada umumnya dipilih cairan isotonic, misalnya NaCI 0,9 % atau Ringer Laktat. Jarum [...]

Pemberian Oksigen Pada Kasus Gawat Darurat

Pemberian Oksigen Pada Kasus Gawat Darurat

Penanganan Kasus Gawatdarurat Dengan demikian bila ia muntah, tidak sampai terjadi aspirasi. Jagalah agar kondisi badanya agar tetap hangat karena kondisi hipotermia berbahaya, dan dapat memperberat syok. Naikkanlah kaki pasien untuk membantu aliran darah balik ke jantung. Jika posisi berbaring menyebabkan pasien merasa sesak napas, kemungkinan hal ini dikarenakan gagal jantung dan edema paru-paru. Pada kasus demikian, tungkai diturunkan dan naikkanlah posisi kepala untuk mengurangi cairan dalam paru-paru. Pemberian oksigen [...]

Penilaian Awal Dalam Menentukan Kasus Gawat Darurat Obstetri

Penilaian Awal Dalam Menentukan Kasus Gawat Darurat Obstetri

Penilaian Awal Dalam menentukan kondisi kasus obstetric yang dihadapi apakah dalam keadaan gawat darurat atau tidak, secara prinsip harus dilakukan pemeriksaan secara sistematis meliputi anamnesis, pemeriksaan fisik umum, dan pemeriksaan obstetrik. Dalam praktik, oleh karena pemeriksaan sistematis yang lengkap membutuhkan waktu agak lama, padahal penilaian harus dilakukan secara cepat, maka dilakukan penilaian awal. Penilaian awal ialah langkah pertama untuk menentukan dengan cepat kasus obstetri  yang dicurigai dalam keadaan gawat darurat [...]

Manifestasi Kasus Gawat Darurat Dalam Obstetri

Manifestasi Kasus Gawat Darurat Dalam Obstetri

Manifestasi klinik kasus gawat darurat tersebut berbeda-beda dalam rentang yang cukup luas. 1. Kasus perdarahan, dapat bermanifestasi mulai dari perdarahan berwujud bercak, merembes, profus, sampai syok. 2. Kasus infeksi dan sepsis, dapat bermanifestasi mulai dari pengeluaran cairan pervaginam yang berbau, air ketuban hijau, demam, sampai syok. 3. Kasus hipertensi dan preeclampsia/eklampsia, dapat bermanifestasi mulai dari keluhan sakit/pusing kepala, bengkak, penglihatan kabur, kejang-kejang, sampai koma/pingsan/tidak sadar. 4. Kasus persalinan macet, Lebih [...]

4 Penyebab Utama Kematian Dalam Obstetri

4 Penyebab Utama Kematian Dalam Obstetri

Kasus gawat darurat obstetri ialah kasus obstetri yang apabila tidak segera ditangani akan berakibat kesakitan yang berat, bahkan kematian ibu dan janinnya. Kasus ini menjadi penyebab utama kematian ibu, janin, dan bayi baru lahir. Dari sisi obstetri empat penyebab utama kematian ibu, janin, dan bayi baru lahir ialah : 1. Perdarahan; 2. Infeksi dan sepsis; 3. Hipertensi dan preeclampsia/eklampsia, serta 4. Persalinan macet (distosia). Persalinan macet hanya terjadi pada saat [...]

Syarat dan Kontra Indikasi Rawat Gabung

Syarat dan Kontra Indikasi Rawat Gabung

Syarat Rawat Gabung Tidak semua bayi atau ibu dapat dirawat gabung. Syaratnya adalah: a. Usia kehamilan > 34 minggu dan berat lahir > 1800 gram, berarti refleks menelan dan menghisapnya sudah baik b. Nilai agar pada lima menit ≥ 7 c. Tidak ada kelainan kongenital yang memerlukan perawatan  khusus d. Tidak ada trauma lahir atau morbiditas lain yang berat e. Bayi yang lahir dengan seksio sesarea yang menggunakan pembiusan umum, [...]

Manfaat dan Keuntungan Rawat Gabung

Manfaat dan Keuntungan Rawat Gabung

Manfaat Kontak dini antara ibu dan bayi yang telah dibina sejak dari kamar bersalin seharusnya tetap dipertahankan dengan merawat bayi bersama ibunya (rawat gabung). Keuntungan rawat gabung: 1. Aspek Psikologis Dengan rawat gabung antara ibu dan bayi akan terjalin proses lekat (bonding). Hal ini sangat mempengaruhi perkembangan psikologis bayi selanjutnya. Kehangatan tubuh ibu merupakan stimulasi mental yang mutlak diperlukan oleh bayi. Rasa aman, terlindung, dan percaya pada orang lain (basic [...]

Pengertian Rawat Gabung Bagi Ibu Bersalin

Pengertian Rawat Gabung Bagi Ibu Bersalin

Rawat Gabung Banyak fasilitas kesehatan yang merawat ibu bersalin sebelum melaksanakan program rawat gabung. Berbagai alasan diajukan antara lain: a. Rasa kasihan karena ibu masih lelah habis melahirkan sehingga perlu istirahat b. Ibu belum dapat merawat bayinya sendiri c. Kekhawatiran bahwa pada jam kunjungan bayi tertular penyakit yang dibawa oleh pengunjung d. Fasilitas kesehatan ingin memberikan pelayanan sebaik-baiknya sehingga ibu bisa beristirahat Hal ini tidak perlu terjadi apabila ibu dan [...]

5 Golongan Obat Yang Dikonsumsi Ibu Menyusui

5 Golongan Obat Yang Dikonsumsi Ibu Menyusui

Obat-obatan yang dikonsumsi ibu yang menyusui digolongkan pada: 1. Yang terkontraindikasi. Bila ibu memrlukan obat tersebutdan tidak ada alternative lain maka ibu harus menghentikan menyusui. 2. Obat yang perlu dihentikan selama pemberian obat, selama obat itu masih berpengaruh. Misalnya zat radioaktif. 3. Obat yang dianjurkan untuk tidak diberikan kepada ibu karena mungkin berakibat kurang baik kepada bayi. 4. Obat yang dikontraindikasi untuk diberikan kepada ibu yang menyusui 5. Zat radioaktif [...]

Cara Memberikan Obat Kepada Bayi Menyusui

Cara Memberikan Obat Kepada Bayi Menyusui

Panduan untuk memberikan obat-obatan kepada bayi yang menyusui 1. Gunakan obat hanya kalau memang diperlukan. Pertimbangan obat alternatif bila ada 2. Bila mungkin tunda pemberian obat sampai bayi yang lebih matur sehingga mampu mendetoksifikasi atau memetabolisasi obat yang melalui ASI 3. Berikan dosis terkecil yang efektif dan untuk waktu yang sesingkat mungkin 4. Pilih obat yang kadar di dalam ASI lebih rendah dari kadar di dalam plasma. Rasio ASI/plasma kurang [...]

Kontra Indikasi Pemberian ASI dan Obat Bagi Ibu Yang Menyusui

Kontra Indikasi Pemberian ASI dan Obat Bagi Ibu Yang Menyusui

Kontraindikasi Pemberian ASI Ada beberapa kontraindikasi pemberian ASI yaitu: a. Bayi yang menderita galaktosemia. Dalam hal ini bayi tidak mempunyai enzim galaktase sehingga galaktosa tidak dapat dipecah. Bayi demikian juga tidak boleh minum susu formula. b. Ibu dengn HIV/AIDS yang dapat memberikan PASI yang memenuhi syarat AFASS. c. Ibu dengan penyakit jantung yang apabila menyusui dapat terjadi gagal jantung. d. Ibu yang memerlukan terapi dengan obat-obat tertentu (antikanker). e. Ibu [...]

Ibu Menyusui Dengan Keadaan TBC dan Hepatitis B

Ibu Menyusui Dengan Keadaan TBC dan Hepatitis B

Ibu dengan TBC Paru Kuman TBC tidak melalui ASI sehingga bayi boleh menyusu ibu. Ibu perlu diobati secara adekuat dan diajarkan pencegahan penularan ke bayi dengan menggunakan masker. Bayi tidak langsung diberi BCG oleh karena efek proteksinya tidak langsung terbentuk. Walaupun sebagian obat anti-TBC melalui ASI, kadarnya tidak cukup sehingga bayi tetap diberikan profilaksis dengan INH dosis penuh. Pengobatan TBC pada ibu memerlukan waktu paling kurang dari 6 bulan. Setelah [...]

Mendeteksi dan Mengobati Kelainan Pada Payudara

Mendeteksi dan Mengobati Kelainan Pada Payudara

Mendeteksi dan mengobati kelainan pada payudara yang dapat menghambat produksi ASI, antara lain. 1. Puting yang terbenam Sebenarnya puting terbenam saat hamil bukan merupakan masalah karena puting masih akan bertambah lentur setelah bayi lahir dan bayi tidak menghisap dari puting tetapi dari areola. Puting terbenam setelah kelahiran dapat dicoba ditarik menggunakan nipple puller beberapa saat sebelum bayi disusui. Sebelum ASI keluar puting dan areola dimasukkan ke dalam mulut bayi dan [...]

Keuntungan Mengosongkan Payudara Saat Menyusui

Keuntungan Mengosongkan Payudara Saat Menyusui

Pemberian ASI adalah libitum jangan dijadual. Pada hari-hari pertama ASI belum banyak sehingga bayi akan sering minta menyusu. Bila ASI sudah banyak mengatur sendiri kapan ia ingin menyusu. Pada hari-hari pertama menyusu dari satu payudara antara 5 – 10 menit dan boleh dari kedua payudara karena ASI belum banyak. Setelah ASI banyak bayi perlu mengosongkan salah satu payudara baru menyusu pada payudara lainnya. Untuk penyusuan berikut mulai dari payudara yang [...]

Penyuluhan Pemberian ASI dan Ruang Bersalin

Penyuluhan Pemberian ASI dan Ruang Bersalin

Selama masa antenatal ibu dipersiapkan fisik dan psikologis. Untuk persiapan fisik, ibu perlu diberi penyuluhan tentang kesehatan dan gizi ibu selama hamil. Untuk persiapan psikologis, ibu diberi penyuluhan agar termotivasi untuk memberikan ASI karena keinginan untuk memberi ASI adalah factor yang sangat penting untuk keberhasilan menyusui. Adapun penyuluhan yang dianjurkan adalah sebagai berikut. 1. Penyuluhan mengenai fisiologi laktasi 2. Penyuluhan mengenai pemberian ASI secara eksklusif 3. Penyuluhan ibu mengenai manfaat [...]

Ciri-Ciri dan Tanda Wanita Mengalami Keguguran

Ciri-Ciri dan Tanda Wanita Mengalami Keguguran

IBUDANBALITA.NET – Mengalami keguguran bukanlah harapan setiap wanita yang normal. Apalagi jika kehamilannya merupakan suatu hal yang sudah lama ditunggu-tunggu. Keguguran adalah proses hilangnya kandungan pada saat janin berusia di bawah 20 minggu. Berdasarkan catatan berbagai sumber, sekitar satu dari enam kehamilan berakhir dengan keguguran. Sebagian besar terjadi sebelum minggu ke-16. Keguguran bisa saja terjadi jika ibu hamil tidak menjaga janinnya dengan baik. Sebelum keguguran benar-benar terjadi, biasanya terdapat sejumlah [...]

Berak Darah atau BAB Berdarah Pada Bayi

Berak Darah atau BAB Berdarah Pada Bayi

IBUDANBALITA.NET – Berak darah (BAB berdarah) pada bayi seringkali kita temukan. Dalam keadaan demikian, biasanya orang tua menjadi panik dan tidak tau harus berbuat bagaimana. Pasalnya, BAB berdarah pada bayi tidak boleh disamakan kasusnya dengan berak darah pada orang dewasa. Selain itu, kondisi fisik bayi dengan orang dewasa tidaklah sama. Dikutip dari situs ayahbunda.co.id, untuk mengidentifikasi BAB berdarah pada bayi perlu diperiksa dulu konsistensi (kepadatan) tinjanya, apakah masih seperti pasta [...]

Cara Memandikan Bayi

Cara Memandikan Bayi

Memandikan bayi merupakan hal yang sering dilakukan, tetapi masih banyak kebiasanan yang salah dalam memandikan bayi, seperti memandikan bayi segera setelah lahir yang dapat mengakibatkan hipotermia. Pada beberapa kondisi seperti bayi kurang sehat, bayi belum lepas dari tali pusat atau dalam perjalanan, tidak perlu dipaksakan untuk mandi berendam. Bayi cukup diseka dengan sabun dan air hangat untuk memastikan bayi tetap segar dan bersih. Saat mandi bayi berada dalam keadaan telanjang [...]