4 cara pencegahan penyakit hivaids dengan teknik barrier


Cara Pemberian ASI Dengan Keadaan Khusus

Cara Pemberian ASI Dengan Keadaan Khusus

Ibu dengan CMV Bayi yang lahir cukup bulan boleh diberi ASI. Bayi yang lahir prematur tidak dianjurkan mendapat ASI. Ibu dengan varisella Boleh diberi ASI perah bila tidak ada lesi pada payudara. Ibu dengan Toksoplasmosis Tidak dilarang memberi ASI karena transmisi melalui ASI belum ada yang melaporkan. Ibu dengan Trikomonas vaginalis Bila dapat diobati local tidak ada kontraindikasi menyusui. Ibu dengan malaria Pengobatan dengan obat antimalaria bukan merupakan kontraindikasi menyusui. [...]

Cara Memberikan Obat Kepada Bayi Menyusui

Cara Memberikan Obat Kepada Bayi Menyusui

Panduan untuk memberikan obat-obatan kepada bayi yang menyusui 1. Gunakan obat hanya kalau memang diperlukan. Pertimbangan obat alternatif bila ada 2. Bila mungkin tunda pemberian obat sampai bayi yang lebih matur sehingga mampu mendetoksifikasi atau memetabolisasi obat yang melalui ASI 3. Berikan dosis terkecil yang efektif dan untuk waktu yang sesingkat mungkin 4. Pilih obat yang kadar di dalam ASI lebih rendah dari kadar di dalam plasma. Rasio ASI/plasma kurang [...]

Cara Memerah ASI yang Benar

Cara Memerah ASI yang Benar

1. Cuci tangan yang bersih 2. Siapkan wadah yang bermulut lebar yang mempunyai tutup dan telah direbus. 3. Bentuk jari telunjuk dan ibu jari seperti membentuk huruf C dan letakkan di atas areola mamae. Tekan jari telunjuk dan ibu jari kearah dada ibu kemudian perah dan lepas. Gerakan perah dan lepas dilakukan berulang. Mengajarkan ibu cara menyimpan ASI perah 4. ASI perah dapat disimpan pada suhu ruangan selama 6 – [...]

Prinsip Pencegahan Infeksi dan Tehnik Aseptic

Prinsip Pencegahan Infeksi dan Tehnik Aseptic

Prinsip-prinsip pencegahan infeksi: 1. Setiap orang harus dianggap dapat menularkan penyakit karena infeksi yang terjadi bersifat asimptomatik. 2. Setiap orang harus dianggap berisiko terkena infeksi 3. Permukaan tempat pemeriksaan, peralatan, dan benda-benda lainnya yang akan dan telah bersentuhan dengan kulit tidak utuh/selaput mukosa atau darah, harus dianggap terkontaminasi sehingga setelah selesai digunakan harus dilakukan proses pencegahan infeksi secara benar. 4. Jika tidak diketahui apakah permukaan, peralatan, atau benda lainnya telah [...]

Ruang Rawat dan Cara Menyusui Bayi

Ruang Rawat dan Cara Menyusui Bayi

Ruang Rawat 1. Merawat ibu bersama bayinya atau rawat gabung. 2. Petugas mengajarkan kepada ibu cara memosisikan dan melekatkan bayi pada payudara bagi mereka yang belum dilatih selama pemeriksaan antenatal. Seringkali kegagalan menyusui disebabkan oleh kesalahan memosisikan dan melekatkan bayi. Puting ibu jadi lecet, ibu jadi segan menyusui, produksi ASI berkurang, bayi jadi malas menyusu. Langkah Menyusui Yang Benar 1. Cuci tangan dengan air bersih yang mengalir 2. Ibu duduk [...]

Asuhan Sayang Ibu Pascapersalinan dan Pencegahan Infeksi

Asuhan Sayang Ibu Pascapersalinan dan Pencegahan Infeksi

Asuhan sayang ibu pada masa pascapersalinan: 1. Anjurkan ibu untuk selalu berdekatan dengan bayinya (rawat gabung) 2. Bantu ibu untuk mulai membiasakan menyusui dan anjurkan pemberian ASI sesuai permintaan. 3. Ajarkan kepada ibu dan keluarganya mengenai nutrisi dan istrahat yang cukup setelah melahirkan 4. Anjurkan suami dan anggota keluarga untuk memeluk bayi dan mensyukuri kelahiran bayi 5. Ajarkan kepada ibu dan anggota keluarganya tentang bahaya dan tanda-tanda bahaya yang dapat [...]

Syarat dan Kontra Indikasi Rawat Gabung

Syarat dan Kontra Indikasi Rawat Gabung

Syarat Rawat Gabung Tidak semua bayi atau ibu dapat dirawat gabung. Syaratnya adalah: a. Usia kehamilan > 34 minggu dan berat lahir > 1800 gram, berarti refleks menelan dan menghisapnya sudah baik b. Nilai agar pada lima menit ≥ 7 c. Tidak ada kelainan kongenital yang memerlukan perawatan  khusus d. Tidak ada trauma lahir atau morbiditas lain yang berat e. Bayi yang lahir dengan seksio sesarea yang menggunakan pembiusan umum, [...]

Tindakan Pencegahan Infeksi dan Antiseptik yang Sering Digunakan

Tindakan Pencegahan Infeksi dan Antiseptik yang Sering Digunakan

Antiseptic Mengacu pada pencegahan infeksi dengan cara membunuh atau menghambat pertumbuhan mikroorganisme pada kulit atau jaringan tubuh lainnya. Larutan yang sering digunakan: 1. Alcohol (60-90%) 2. Setrimid berbagai konsentrasi: savlon 3. Klorheksidin glukonat (4%): Hibiscrub, Hibitane, Hibiclens 4. Heksaklorofen (3%): Phisohex 5. Paraklorometaksilenol: Dettol 6. Iodine 7. Iodofor, berbagai konsentrasi: Betadine. Mencuci dan membilas Tindakan-tindakan yang dilakukan untuk menghilangkan semua darah, cairan tubuh, atau benda asing dari kulit atau instrument. [...]

Cara Memastikan Pembukaan Lengkap Dengan Jentik Baik

Cara Memastikan Pembukaan Lengkap Dengan Jentik Baik

1. Membersihkan vulva dan perineum, menyekanya dengan hati-hati dari depan kebelakang  dengan menggunakan kapas atau kas yang sudah dibasahi air disinfeksi tingkat tinggi. Jika mulut vagina, perineum, atau anus terkontaminasi oleh kotoran ibu, membersihkannya dengan seksama dengan cara menyeka dari depan kebelakang. Membuang kapas atau kasa yang terkontaminasi dalam wadah yang benar. Mengganti sarung tangan jika terkontaminasi.(meletakkan kedua sarung tangan tersebut dengan benar dalam larutan dekontaminasi) 2. Dengan menggunakan teknik [...]

Pencegahan Infeksi dalam Pelayanan Asuhan Kesehatan

Pencegahan Infeksi dalam Pelayanan Asuhan Kesehatan

Tindakan-tindakan pencegahan infeksi dalam  pelayanan asuhan kesehatan 1. Meminimalkan infeksi yang disebabkan oleh mikroorganisme 2. Menurunkan risiko penularan penyakit yang mengancam jiwa seperti hepatitis dan HIV/AIDS 3. Penolong persalinan dapat terpapar hepatitis dan HIV di tempat kerjanya melalui: a. Percikan darah atau cairan tubuh pada mata, hidung, mulut, atau melalui diskontinuitas permukaan kulit (misalnya luka atau lecet yang kecil). b. Luka tusuk yang disebabkan oleh jarum yang terkontaminasi atau peralatan [...]

Cara Melakukan Prosedur Pasca Persalinan

Cara Melakukan Prosedur Pasca Persalinan

1. Menilai ulang uterus dan memastikannya berkontraksi dengan baik. 2. Mencelupkan kedua tangan yang memakai sarung tangan ke dalam larutan klorin 0,5 %; membilas kedua tangan yang masih bersarung tangan tersebut dengan air disinfeksi tingkat tinggi dan mengeringkannya dengan kain yang bersih dan kering. 3. Menempatkan klem tali pusat disinfeksi tingkat tinggi  atau steril atau mengikatkan tali disinfeksi tingkat tinggi dengan simpul mati sekeliling tali pusat  sekitar 1 cm dari [...]

Cara Alami Mencegah dan Mengobati Sariwan Pada Balita Anda

Cara Alami Mencegah dan Mengobati Sariwan Pada Balita Anda

IBUDANBALITA.NET – Sariawan atau yang dikenal istilah kedokteran Stomatitis aphtosa yaitu adalanya gangguan pada mulut yang menimbulkan perih dengan ditandai adanya permukaan cekung berwana putih kekuningan. Sariawan ini bisa saja terjajadi pada siapa saja termasuk bisa terjadi pada bayi. Hal ini mengakibatkan sang buah hati anda menolak ASI ataupun makanan lainnya. Terjadinya sariwan pada bayi dikarenakan adanya pertumbuhan jamur jenis Candida albicans yang dapat ditularkan dari puting susu ibu. Sariawan [...]

Cara Mengeluarkan Plasenta

Cara Mengeluarkan Plasenta

1. Setelah plasenta terlepas, meminta ibu untuk meneran sambil menarik tali pusat ke arah bawah dan kemudian ke arah atas, mengikuti kurva jalan lahir sambil meneruskan tekanan berlawanan arah pada uterus. a. Jika tali pusat bertambah panjang, pindahkan klem hingga berjarak sekitar 5 -10 cm dari vulva. b. Jika plasenta tidak lepas setelah melakukan penegangan tali pusat selam 15 menit : Mengurangi pemberian oksitosin 10 unit I.M. Menilai kandung kemih [...]

Cara Menjaga Kebersihan dan Keamanan dalam Persalinan

Cara Menjaga Kebersihan dan Keamanan dalam Persalinan

Kebersihan dan Keamanan 1. Menempatkan semua peralatan di dalam larutan klorin 0,5% untuk dekontaminasi  (10 menit). Mencuci dan membilas peralatan setelah dekontaminasi. 2. Membuang bahan-bahan yang terkontaminasi ke dalam tempat sampah yang sesuai . 3. Membersihkan ibu dengan menggunakan air disinfeksi tingkat tinggi. Membersihkan cairan ketuban, lendir, dan darah. Membantu ibu memakai pakaian yang bersih dan kering. 4. Memastikan bahwa ibu nyaman. Membantu ibu memberikan ASI. Menganjurkan keluarga untuk memberikan [...]

Cara Menolong Kelahiran Kepala dan Bahu Bayi

Cara Menolong Kelahiran Kepala dan Bahu Bayi

Lahirnya Kepala 1. Saat kepala bayi membuka vulva dengan diameter  5 – 6 cm, lindungi perineum dengan satu tangan yang dilapisi kain, letakkan tangan yang lain dikepala bayi dan lakukan tekanan yang lembut dan tidak menghambat pada kepala bayi, membiarkan kepala keluar  perlahan-lahan. Menganjurkan ibu untuk meneran perlahan-lahan atau bernapas cepat saat kepala lahir. 2. Dengan lembut menyeka  muka,  mulut, dan hidung bayi dengan kain atau kasa yang bersih. (langkah [...]

Cara Menangani Bayi Baru Lahir dan Oksitosin

Cara Menangani Bayi Baru Lahir dan Oksitosin

Penanganan Bayi Baru Lahir 1. Menilai bayi dengan cepat (dalam 30 detik), kemudian meletakkan bayi diatas perut ibu dengan posisi kepala bayi sedikit lebih rendah  dari tubuhnya (bila tali pusat terlalu pendek, meletakkan bayi ditempat yang memungkinkan). Bila bayi mengalami asfiksi, lakukan resusitasi. 2. Segera membungkus kepala dan badan  bayi dengan handuk dan biarkan kontak kulit ibu – bayi. Lakukan penyuntikan oksitosin/ i.m. 3. Menjepit  tali pusat menggunakan klem kira-kira [...]

Tips dan Cara Menolak Permintaan Anak

Tips dan Cara Menolak Permintaan Anak

IBUDANBALITA.NET – Sebagai orang tua tentunya kita sering menghadapi beberapa permintaan anak. Ada permintaan yang harus kita terima dan ada pula permintaan yang harus kita tolak. Untuk permintaan yang kita terima, mungkin tidak banyak teknik yang perlu kita perhatikan saat menyampaikannya. Namun sebaliknya saat kita harus menolak permintaannya, maka ada banyak hal yang kita perlu perhatikan. Nah, berikut adalah 4 hal penting yang harus Anda perhatikan ketika akan menolak permintaan [...]

Cara Penegangan Tali Pusat dan Pemijatan Uterus Pada Persalinan

Cara Penegangan Tali Pusat dan Pemijatan Uterus Pada Persalinan

Penegangan Tali Pusat Terkendali 1. Memindahkan klem pada tali pusat. 2. Meletakkan satu tangan diatas kain yang ada diperut ibu, tepat diatas tulang pubis, dan menggunakan tangan ini untuk melakukan palpasi kontraksi dan menstabilkan uterus. Memegang tali pusat dan klem dengan tangan yang lain. 3. Menunggu uterus berkontraksi dan kemudian melakukan penegangan ke arah bawah pada tali pusat dengan lembut. Lakukan tekanan yang berlawanan arah pada bagian  bawah uterus dengan [...]

Cara Membuat Keputusan Klinik dan Asuhan Sayang Ibu

Cara Membuat Keputusan Klinik dan Asuhan Sayang Ibu

Membuat keputusan klinik Membuat keputusan klinik adalah proses pemecahan masalah yang akan digunakan untuk merencanakan asuhan bagi ibu dan bayi baru lahir. Hal ini merupakan suatu proses sistematik dalam mengumpulkan dan menganalisis informasi, membuat diagnosis kerja, membuat rencana tindakan yang sesuai dengan diagnosis, melaksanakan rencana tindakan dan akhirnya mengevaluasi hasil asuhan atau tindakan yang telah diberikan kepada ibu dan atau bayi baru lahir. Empat langkah proses pengambilan keputusan klinik: 1. [...]

Pemeriksaan Kehamilan Dengan Gelombang Suara

Pemeriksaan Kehamilan Dengan Gelombang Suara

Velosimetri Doppler adalah pemeriksaan dengan menggunakan gelombang suara dengan frekuensi tinggi yang dikirimkan oleh transduser yang kemudian gelombang suara tersebut dipantulkan dengan kemudian ditangkap kembali oleh transduser. Jadi, transduser berfungsi sebagai pengirim gelombang suara dan penerima gelombang pantulnya. Dengan alat ini energi listrik diubah menjadi energi suara yang kemudian energi suara yang dipantulkan akan diubah kembali menjadi energi listrik dan kemudian ditampilkan pada layar oscilloscope. Dalam penggunaanya dikenal beberapa indeks [...]