Perkembangan Janin Pada Usia 5 Bulan

Perkembangan Janin Pada Usia 5 BulanIBUDANBALITA.NET – Menjaga kesehatan ibu dan kandungan merupakan suatu hal yang wajib dilakukan.

Banyak yang menganggap bahwa itu merupakan hal yang sukar tetapi sebenarnya tidak asal kita tahu dengan benar kondisi dari janin kita dan cara menjaganya.

Jangan sampai ada salah perlakuan karena itu bisa membawa dampak yang tidak baik terhadap san anak itu sendiri.

Kehamilan yang sudah menginjak 5 bulan memang bisa dianggap sebagai hal yang menyenangkan bagi sang ibu. Menurut Boldsky, usia 5 bulan menjadi bulan yang menyenangkan karena:

Terbebas dari Sisa Morning Sickness

Di awal-awal kehamilan, seorang perempuan umumnya mengalami morning sickness. Mereka akan merasa mual setiap kali mencium sesuatu yang tidak disukai.

Nah, di usia kehamilan 5 bulan, biasanya sisa-sisa morning sickness tidak lagi dirasakan, sehingga perasaannya lebih bahagia.

Ultrasound Scan yang Istimewa

Banyak yang berpendapat bahwa ultrasound scan di usia kehamilan 5 bulan adalah yang paling istimewa. Scan ini dilakukan untuk melihat adakah anomali dalam kehamilan Anda.

Yang istimewa, saat dilakukan di usia kehamilan 5 bulan, Anda bisa mendapat gambar janin secara candid untuk mulai membuat album foto sebagai kenang-kenangan.

Pada saat kehamilan mencapai usia 18 pekan atau menjelang 5 bulan, kaki janin sudah cukup kuat untuk menendang. Mungkin para ibu hamil tidak cukup merasakan tendangan si kecil, namun jika Anda sensitif, gerakan bayi akan cukup terasa dalam rahim Anda.

Makan untuk Dua Orang

Di usia kandungan 5 bulan, janin berada dalam tahap diferensiasi. Sel-sel membelah dan tumbuh menjadi organ yang berbeda. Di masa ini, janin Anda juga akan berkembang lebih besar.

Jika Anda suka makan, mungkin inilah waktu terbaik untuk memanjakan diri dengan menggunakan konsep ‘makan untuk dua orang’. Tapi ingat, makanlah makanan yang bergizi.

Melakukan Perjalanan Saat Hamil

Ingin traveling saat hamil? Bisa-bisa saja Anda lakukan saat usia kehamilan mencapai 5 bulan. Sebab di usia ini, kandungan sudah cukup kuat sehingga relatif aman dari keguguran.

Memang tidak 100 persen aman, karena itu lakukanlah perjalanan yang santai dan tidak membuat Anda kelelahan. Jangan lupa, lakukan traveling dengan sepengetahuan dokter.

Itu adalah beberapa hal menyenangkan di usia kehamilan 5 bulan. Begitu banyak hal yang bisa dilakukan. Tetapi, sang ibu juga harus tahu, di kehamilan yang ke 5 bulan ini apa aja sih yang berkembang dari si bayi?

Perkembangan Janin Pada Usia 5 Bulan

Nah, perkembangan si bayi di usia kehamilan 5 bulan ini bisa dibagi menjadi 4 sesuai dengan pencapaian minggunya. Untuk lebih jelasnya adalah sebagai berikut:

Perkembangan janin di minggu ke 19

Ini adalah tahap dari perkembangan trimester kedua, ukuran bayipun sudah bertambah karena usianya. Berat bayi sudah 300 gram dengan panjang sekitar 20 cm.

Berbagai ekspresi sudah dapat dilakukan karena si bayi sudah sensitif terhadap cahaya yang diterimanya. Rasa hangat pun terjaga karena lapisan lemak sudah terbentuk.

Perkembangan janin di minggu ke 20

Di tahap ini, si bayi sudah mulai lincah! Dengan berat sekitar 350 gram dengan panjang 25 cm, ia sudah bergerak kesana kemari. Sum – sum tulang belakangnya mulai memproduksi sel darah dan ia mulai mencerna gula dari cairan amniotic.

Perkembangan janin di minggu ke 21

Disini berat bayi sudah mencapai sekitar 400 gram. Bayu sudah belaja bernafas dengan cara menggerakkan cairan amniotik masuk dan keluar dari paru – paru si bayi.

Lemakpun semakin banyak di tubuhnya dan transparansi tubuhnya semakin lama semakin tidak kelihatan. Di saatini pula si bayi sudah punya sidik jari lho!

Perkembangan janin di minggu ke 22

Bagian dalam telinganya sudah berkembang sampai tahap di mana ia bisa merasakan posisinya di dalam rahim apakah terbalik atau tidak. Si bayi juga sudah bisa mengatur siklus bangun dan tidurnya. Gerakan dari bayi juga semakin terasa di delam rahim.

***

Itulah penjelasan seputar pertumbuhan dan perkembangan janin pada usia 5 bulan. Sang ibu ada baiknya mengetahui tentang hal ini. Menyenangkan bukan memiliki bayi? Usahakan tetap menjaga ikatan batin antara anak dan ibu ya.

Semangat!