Jenis Anesthesia Dalam Persalinan

http://www.ibudanbalita.netAnesthesia Epidural

Anesthesia epidural adalah pilihan yang tepat untuk kebanyakan pasien yang menerima anesthesia epidural selama proses penerimaan dan pasien yang setelah itu memerlukan persalinan dengan seksio sesarea. Level sensorik pada paling tidak T-4 dilakukan untuk meminimalkan rasa yang sangat tidak nyaman selama operasi.

Anesthesia Umum

Beberapa pasien kontraindikasi untuk dilakukan anesthesia regional seperti koagulopati, perdarahan dengan kardiovaskular yang masih labil atau prolaps tali pusat dengan bradikardia janin hebat.

Anesthesia umum endotrakeal menjadi pilihan. Untuk mengurangi risiko aspirasi, berikan antasida nonpartikel (natrium sitrat) dan lakukan rapid sequence induction.

Pada masa lalu dianggap waktu mulai insisi kulit sampai bayi lahir adalah saat yang penting, misalnya bila lebih dari 10 menit maka kesejahteraan janin terganggu.

Belakangan dibuktikan bahwa waktu terpenting adalah saat uterus diinsisi sampai bayi lahir, bila lebih dari 3 menit maka pH tali pusat dan nilai Apgar rendah. Hal ini tidak berhubungan dengan jenis anesthesia yang digunakan.

Anesthesia Infiltrasi Lokal

Dalam keadaan gawat darurat yang ekstrim, seksio sesarea bisa dilakukan dengan menggunakan anesthesia infiltrasi local bisa tidak ada dokter spesialis anestesiologi.