Analgesia Epidural

http://www.ibudanbalita.netAnalgesia lumbar epidural telah dipakai secara meluas untuk blok regional penghilang nyeri saat persalinan, dan menimbulkan analgesia yang memuaskan tanpa sedasi.

Dengan memakai jarum epidural no 16 atau 18 G melewati ligamentum flavum ke ruang epidural, biasanya pada L.2 – 3, L3 – 4, atau L4 – 5.

Melalui jarum epidural dimasukkan kateter ukuran no 18 atau 20 G kearah sefalad dengan jarak 2 – 4 cm ke dalam ruang epidural.

Kateter ini dilekatkan dengan aman di tempatnya dan menjadi tempat masuknya anestetik lokoa atau opioid atau keduanya secara intermiten atau injeksi yang terus-menerus.

Pemberian cairan anestetik local yang tidak pekat meminimalkan blok monotorik dan membuat ibu hamil tetap merasakan dorongan di panggul saat janin mulai turun.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *