Nyeri Saat Persalinan

http://www.ibudanbalita.netPersalinan

Kebanyakan ibu mengalami tingkat nyeri persalinan sedang sampai berat. Nyeri persalinan meliputi komponen visceral dan somatic.

Pada persalinan kala satu, nyeri visceral yang timbul adalah dari koreksi uterus dan dilatasi serviks. Rasa nyeri ditransmisikan melalui aferen tersebut saraf visceral, yang berjalan bersama serabut saraf simpatik dan memasuki spinal cord T-10, T-11, T-12, dan L-1.

Pada persalinan kala dua, turunnya janin mengakibatkan peregangan pelvis, vagina, dan perineum, yang mengakibatkan nyeri somatik.

Rasa nyeri ini ditransmisikan melalui saraf pudendal dan masuk pada spinal cord S-2, S-3, dan S-4. Saraf pudendal mempersarafi vagina, vulva, perineum, otot motorik pelvic floor, dan perineum.

Pada keadaan tertentu, bagi ibu yang tidak tahan dan meminta pertolongan untuk dihilangkan nyeri persalinan, bisa dipertimbangkan oleh dokter spesialis anestesiologi yang berpengalaman menangani nyeri tersebut bila tidak ada masalah dengan persalinannya.

Nyeri persalinan dapat dikurangi dengan beberapa metode baik nonfarmakologik maupun farmakologik. Metode farmakologik yang paling fleksibel, efektif, dan paling sedikit mendepresi susuna saraf pusat adalah analgesia spinal, epidural, dan kombinasi spinal epidural.