Infeksi Maternal

http://www.ibudanbalita.netKurang lebih dari 150 tahun yang lalu Semmelweis dan Holmes menyatakan bahwa demam dan sepsis puerpuralis disebarkan dari seorang perempuan kepada perempuan lain melalui tangan dokter.

Penjangkitan penyakit ini dapat dicegah dengan melakukan cuci tangan sebelum bersalin dengan air limau yang diklorinasi dan mendidihkan semua instrument dan perabotan setelah digunakan oleh seorang perempuan dengan infeksi pascapersalinan.

Endometritis akut merupakan infeksi pescapersalinan yang banyak terjadi. Seksio sesarea merupakan factor terpenting yang memberi sumbangan pada frekuensi dan keparahan endometritis pascapersalinan yaitu sebesar 10 kali lebih besar jika dibandingkan dengan yang melahirkan pervaginanm.

Infeksi lain adalah infeksi sayatan bedah atau infeksi luka, karena kontaminasi langsung dari area sayatan dengan organisme pada rongga uterus pada saat pembedahan.

Factor predisposisi untuk infeksi luka adalah perempuan yang mempunyai vaginosis bacterial, diseksio sesarea sewaktu kala II persalinan, atau diagnosis korioamnionitis sebelum kelahiran.

Infeksi maternal lainnya jarang, termasuk infeksi saluran kencing nosokomial, infeksi episiotomy, pneumonia nosokomial, septicemia, dan infeksi payudara (mastitis)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *