Eradikasi Infeksi dan Pengembalian Fungsi Sirkulasi dan Oksigenisasi Syok Septik

http://www.ibudanbalita.netPengembalian Fungsi Sirkulasi dan Oksigenisasi

Untuk mengembalikan fungsi sirkulasi dan oksigenisasi jaringan perlu dilakukan tindakan-tindakan berikut:

1. Penggantian kehilangan darah: dengan darah segar (whole blood) jika tersedia atau dengan koloid atau kristoloid. Pengukuran CVP wajib untuk mencegah sirkulasi yang overload.

2. Kortikosteroid seperti:

a. Hidrokortison 1 g I.V./6 jam atau

b. Deksametason 20 mg diikuti dengan 200 mg/hari via infus

3. Beta-adrenergik stimulant: seperti isoprenalin yang menyebabkan dilatasi arteriol, meningkatkan frekuensi jantung “stroke volume” dan memperbaiki perfusi jaringan. Volume darah harus normal sebelum pengobatan.

4. Oksigen: jika ada gangguan pernapasan

5. Aminofilin: meningkatkan pernapasan dengan menghilangkan bronkospasmus

Eradikasi Infeksi

1. Terapi antibiotika

a. Lakukan pemeriksaan kultur dan tes sensitifikasi

b. Terapi antibiotika harus segera dimulai secara I.V. sampai hasil kultur didapat. Terapi harus meliputi spectrum kuman yang luas.

2. Terapi operatif

Indikasi bila ada jaringan yang tertinggal seperti abortus septic, segera jaringan dikeluarkan setelah antibiotika diberikan dan resusitasi telah dimulai dengan:

a. Evakuasi dengan vakum

b. Evakuasi digital

c. Histerektomi pada infeksi yang luas dengan gangrene (Klostridium welchii) atau trauma pada uterus


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *