Jenis dan Etiologi Syok Dalam Kebidanan

http://www.ibudanbalita.neta. Syok hemoragik adalah suatu syok yang disebabkan oleh perdarahan yang banyak. Akibat perdarahan pada kehamilan muda, misalnya abortus, kehamilan ektopik, dan penyakit trofoblas (mola hidatidosa); perdarahan antepartum seperti plasenta previa, solusio plasenta, rupture uteri, dan perdarahan pasca persalinan karena atonia uteri dan laserasi jalan janin.

b. Syok neurogenik yaitu syok yang terjadi karena rasa sakit yang berat disebabkan oleh kehamilan ektopik yang terganggu, solusio plasenta, persalinan dengan forceps atau persalinan letak sungsang di mana pembukaan serviks belum lengkap, versi dalam yang kasar, firasat tindakan crede, rupture uteri, inversion uteri yang akut, pengosongan uterus yang terlalu cepat (pecah ketuban pada polihidramnion), dan penanganan turunan tekanan tiba-tiba daerah splanknik (splanhnic shock) seperti pengangkutan tiba-tiba tumor ovarium yang sangat besar.

c. Syok kardiogenik yaitu syok yaitu terjadi karena kontraksi otot jantung yang tidak efektif yang disebabkan oleh infark otot jantung dan kegagalan jantung. Sering di jumpai pada penyakit-penyakit katup jantung.

d. Syok endotoksik/septic merupakan suatu gangguan menyeluruh pembuluh darah disebabkan oleh lepasnya toksin.

Penyebab utama adalah infeksi bakteri gram negative. Sering dijumpai pada abortus septic, korioamnionitis, dan infeksi pascapersalinan.

e. Syok anafilaktik yaitu syok yang terjadi akibat alergi/hipersensitif terhadap obat-obatan.

f. Penyebab syok yang lain seperti emboli air ketuban, udara atau thrombus, komplikasi anestesi (sindroma Mendelson) dan kombinasi seperti pada abortus inkompletus (hemoragik dan endotoksin) dan kehamilan ektopik terganggu dan rupture uteri (hemoragik dan neurogenik).


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *