Pemeriksaan Untuk Penilaian Awal Kasus Gawat Darurat

http://www.ibudanbalita.netPemeriksaan yang dilakukan untuk penilaian awal sebagai berikut.

1. Penilaian dengan periksa pandang (inspeksi):

–    Menilai kesadaran penderita: pingsan/koma, kejang-kejang, gelisah, tampak kesakitan

Loading...

–    Menilai wajah penderita: pucat, kemerahan, banyak berkeringat

–    Menilai pernapasan: cepat, sesak napas

–    Menilai perdarahan dari kamaluan

2. Penilaian dengan periksa raba (palpasi):

–    Kulit: dingin, demam

–    Nadi: lemah/kuat, cepat/normal

–    Kaki/tungkai bawah: bengkak

3. Penilaian tanda vital:

–    Tekanan darah, nadi, suhu, dan pernapasan

Hasil penilaian awal ini, berfokus pada apakah pasien mengalami syok hipovolomik, syok septic, syok jenis lain, koma, kejang-kejang atau koma disertai kejang-kejang, menjadi dasar pemikiran apakah kasus mengalami penyulit perdarahan, infeksi, hipertensi/preeklampsia/eklampsia, atau penyulit lain.

Dasar pemikiran ini harus dilengkapi dan diperkuat dengan melakukan pemeriksaaan klinik lengkap, tetapi sebelum pemeriksaan klinik lengkap selesai dilakukan, langkah-langkah untuk melakukan pertolongan selesai dilakukan, langkah-langkah untuk melakukan pertolongan pertama sudah dapat dikerjakan sesuai hasil penilaian awal, misalnya ditemukan kondisi syok, pertolongan pertama untuk mengatasi syok harus sudah dilakukan.

MENARIK:  Pemberian Oksigen Pada Kasus Gawat Darurat


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading...