Ikterus dan Oftalmia Neonatorum Pada Bayi

http://www.ibudanbalita.netIkterus cukup sering didapatkan pada bayi baru lahir dan pada umumnya hilang dengan sendirinya tanpa memerlukan pengobatan, tetapi juga dapat membahayakan apabila ditemukan pada bayi prematur dan bayi berat lahir rendah.

Oftalmia neonatorum terjadi pada 2 minggu pertama kehidupan dan dapat dicegah dengan cara memberikan salep/tetes mata pada jam pertama setelah kelahiran.

Upaya untuk menyusui dan bagaimana mempertahankannya selama minimal 6 bulan (exclusive breastfeeding) harus menjadi salah satu tujuan utama pelayanan pascapersalinan.

Loading...

Air Susu Ibu (ASI) memberikan nutrisi optimal pada bayi baru lahir, memberikan perlindungan terhadap infeksi dan alergi, serta memperbaiki hubungna antar ibu dan bayi.

Bayi harus segera diberikan pada ibu agar segera terjadi kontak kulit ke kulit sebagai upaya untuk memberikan kehangatan pada bayi, untuk memberikan kesempatan sedini mungkin bagi bayi untuk memulai menyusu – yang pada umumnya terjadi antara 1 jam setelah persalinan.

Setelah itu apabila tidak ada masalah lain dilakukan rawat gabung bayi dan ibu dan pemberian ASI dilakukan setiap saat bila bayi menginginkannya.

MENARIK:  Tips dan Cara Menghindari Ruam Popok Pada Bayi

Ibu perlu diberi petunjuk cara menyusui  yang baik dan benar. Pemberian susu tambahan sangat tidak dianjurkan dan harus dihindari.


Komentar Pembaca untuk “Ikterus dan Oftalmia Neonatorum Pada Bayi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading...