Mengenal Ukuran dan Bentuk Plasenta

http://www.ibudanbalita.netUkuran Plasenta

Selama kehamilan ukuran uterus  lebih cepat dari pada pertumbuhan plasenta. Sampai kehamilan 20 minggu plasenta menempati sekitar ¼ luas permukaan miometrium, dan ketebalannya tidak lebih dari 2-3 cm. Menjelang kehamilan aterm  plasenta menempati sekitar seperdelapan luas permukaan miometrium, dan ketebalannya dapat mencapai 4-5 cm.

Ketebalan plasenta yang normal jarang melebihi 4 cm. Plasenta yang menebal (plasentomegali) dapat dijumpai pada ibu yang menderita diabetes mellitus, ibu anemia (Hb < 8 g%), hidrops fetalis, tumor plasenta, kelainan kromosom, infeksi (sifilis, CMV), dan perdarahan plasenta.

Plasenta yang menipis dapat dijumpai pada preeclampsia, pertumbuhan janin terhambat (PJT), infark plasenta, dan kelainan kromosom. Belum ada batasan yang jelas mengenai ketebalan minimal plasenta yang masih dianggap normal.

Bentuk Plasenta

Plasenta merupakan organ fetomaternal yang bentuknya menyerupai cakram (disk oid).  Dalam perkembangannya plasenta dapat mengalami berbagai variasi kelainan bentuk.

Kelainan bentuk plasenta yang dapat diketahui melalui pemeriksaan USG antara lain plasenta membranasea, plasenta suksenturiata, plasenta bilobata, dan plasenta sirkumvalata.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *