Cara Melatih Kedisiplinan Pada Anak

Cara Melatih Kedisiplinan Pada AnakKedisiplinan adalah salah satu kunci kesuksesan. Melatih kedisplinan anak sedari kecil sangat diperlukan agar nantinya anak tumbuh sebagi pribadi yang konsisten dan disiplin.

Akan tetapi banyak orang tua yang masih bingung bagaimana cara menerapkan sikap disiplin ini, apakah harus dengan kekerasan? Uraian di bawah ini mungkin bisa sedikit membantu.

Orang Tua adalah “Role Model” bagi Anak

Loading...

Setiap orang tahu bahwa anak adalah peniru yang ulung. Apa yang dikatakan orang lain, pasti ditirunya. Apa yang diucapkan orang lain, dia akan mengikutinya.

Berangkat dari pemahaman ini, hal pertama yang harus dilakukan orang tua adalah menanamkan kedisiplinan itu pada diri mereka sendiri.

Jika orangtua meminta anak untuk membereskan mainannya misalkan, sudah seharusnya orangtua pun selalu membereskan dan merapikan rumah setelah selesai beraktifitas, sehingga tidak muncul pertanyaan “kenapa saya harus membereskan mainan saya sedangkan dapur ibuku saja selalu berantakan?

Dengan menjadi contoh yang baik bagi anak-anak kita, maka dengan sendirinya anak akan meniru apa yang menjadi kebiasaan kita.

MENARIK:  Tips Menyusui Dengan Botol

Buatlah Perjanjian dengan si Kecil

Ada baiknya si kecil ikut serta dalam menentukan konsekuensi apa yang akan didapat anak jika mereka berbuat kesalahan/tidak disiplin. Misalkan, anak harus jika anak tidak mau belajar tepat waktu (sesuai jadwal yang telah disepakati), maka anak tidak boleh menonton televisi pada keesokan harinya (sepakati juga jamnya).

Ingatkan tentang konsekuensi ini jika si anak mulai tidak konsisten dengan kewajiban-kewajibannya. Jika anak melanggar, orang tua juga harus tegas dalam menjalankan “punishment” tersebut.

Jangan hanya karena kasihan, lantas orang tua membiarkan anak tidak menjalani hukumannya dan hanya meminta sang anak untuk tidak mengulangi lagi di waktu selanjutnya.

Kendalikan Diri Ketika Anda Emosi

Ada kalanya keinginan anak tidak sesuai dengan apa yang Anda harapkan, dan itu membuat Anda sedikit emosi, jangan langsung luapkan emosi itu di hadapan anak. Mintalah waktu sebentar untuk berpikir.

Saat itu, tariklah nafas dan aturlah kalimat yang akan Anda sampaikan ke anak Anda. Jelaskan konsekuensi yang akan dihadapi anak dengan pilihannya itu. Dengan begitu Anda juga melatih anak Anda untuk konsisten dan mampu menghadapi konsekuensi dari setaip keputusan.

MENARIK:  Mendeteksi dan Mengobati Kelainan Pada Payudara

Berikan Reward

Bukan hanya hukuman jika anak tidak disiplin, namun sesekali orang tua juga perlu memberikan pujian dan Reward jika anak berhasil menjalankan tanggung jawabnya dalam jangka waktu tertentu.

Misalkan jika si anak tidak pernah lalai mengerjakan PR dari sekolah, atau anak mau mencuci piringnya sendiri setelah makan. Tidak ada salahnya di akhir Minggu orang tua mengajak anak makan bersama di luar, atau mengajak ke toko buku dan membiarkan anak memilih sendiri buku favoritnya.

Hal ini tentu akan menjadi motivasi tersendiri bagi si kecil. Yang perlu diingat, dalam memberikan Reward ataupun Punishment hendaknya orangtua memberikan sesuatu yang mendidik dan bermanfaat bagi si kecil.

Jelaskan Mengenai Pentingnya Sikap Disiplin

Jangan sampai anak Anda merasa terpaksa dalam menjalankan aturan yang Anda sepakati berdua. Secara perlahan, jelaskan pada anak mengenai pentingnya sikap disiplin baik dalam kehidupan anak sekarang maupun untuk ke depannya jika mereka sudah dewasa.

Tanamkan pada anak mengenai hal ini sedini mungkin. Pasti akan lebih nyaman bagi mereka jika mereka mau menerapkan sikap disiplin ini tanpa paksaan, dengan kesadaran mereka sendiri. Dan akhirnya Anda pun tidak perlu memberikan hukuman karena si kecil sudah hampir tidak pernah melakukan kesalahan.

MENARIK:  Cara Memberikan Obat Kepada Bayi Menyusui

###

Itulah beberapa cara untuk melatih kedisiplinan pada si kecil. Selamat mencoba!


5 Komentar Pembaca untuk “Cara Melatih Kedisiplinan Pada Anak

  1. Artikelnya menarik dan membantu sy dalam gimana memperlakukan anak kita. Karena anak saya sering berantem, tidak disiplin dan suka bohong. Ternyata saya baru tahu kalau apa yang saya terapkan keanak adalah salah. Setelah membaca artikel ini saya jadi tahu apa kesalahan saya pada anak saya. Thanks banget. Saya puas dan jadi tambah ilmu.

  2. Aku stuju, dan îtΰ sdh aku terapkan pd anakQ, الْحَمْدُ للّهِ رَبّالْعَالَمِي berhasil. Jadi skrang stiap dia hbis bermain tnpa aQ sruh bereskan mainanx dia lngsung sigap beresin n sesuai pd tempatx. Kadang kl hbis bngun tidur kl dia liat aQ sibuk, dia sndri yg beresin kamarx, padahal umurx msih 5 tahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading...