Tips Untuk Menghadapi Perubahan Hormon Pada Masa Kehamilan

Cara Menghadapi Perubahan Hormon Pada Saat HamilKehamilan merupakan sebuah kado istimewa yang sangat besar dari yang Kuasa untuk pasangan suami isteri. Do’a dan harapan untuk segera memiliki keturunan dalam kelahiran bayi setelah kehamilan sungguh sangat mengharukan.

Saat seorang wanita mengalami kehamilan, maka tubuh mengalami ketidakseimbangan hormon. Pada umumnya wanita mengalami beberapa perubahan hormon pada dirinya dan untuk mengenali perubahan hormon tersebut serta penyebabnya, ada baiknya Anda (wanita hamil) memperhatikan perubahan itu agar dapat menghadapinya dengan mudah.

Perubahan hormon pada masa kehamilan dan cara mengatasinya adalah :

1.   Pusing

Ketika hormon progesteron itu meningkat akan memberikan efek yang menyebabkan otot-otot menjadi kendur dan pembuluh darah melebar yang mengakibatkan tekanan darah menjadi turun. Hal ini yang mengakibatkan rasa pusing dikepala anda.

Tips untuk mengurasi rasa pusing tersebut atasi dengan cara berikut :

  • Bayangkanlah suasana yang tenang dan nyaman sambil berbaring dan pejamkan mata selama beberapa menit.
  • Bergerak pelan saat mengubah posisi tubuh anda, misalnya pada saat bangun tidur.
  • Perbanyak minum air putih.

2.   Mual serta muntah

Mual-mual dan muntah adalah merupakan hal yang wajar terjadi pada wanita hamil. Ini disebabkan karena meningkatnya hormon HCG (Human Chorionic Gonodotrophin) yang memicu asam lambung juga meningkat sehingga timbul rasa mual. Selain itu hormon ini menyebabkan gula pada darah mudah keluar, sehingga terasa lapar pada saat anda mual.

Tips mengatasinya sebagai berikut :

  • Atur pola makan, dengan cara menambah jam makan namun dalam porsi kecil. Ini berguna agar anda tidak kelaparan dan produksi lambung anda tidak meningkat.
  • Minum air jahe hangat agar tubuh terasa lebih segar.
  • Minum air putih yang banyak untuk mengganti cairan tubuh yang hilang saat muntah.

3.   Sembelit

Meningkatnya hormon progesteron sebenarnya membantu dalam menguatkan janin pada rahim. Namun hal ini memberikan efek samping yang menghambat gerak gerik peristaltik usus (gelombang yang mendorong makanan). Akibat dari hal tersebut adalah terhambatnya jalan sisa makanan yang berasal dari usus menuju saluran pembuangan yang kemudian menumpuk dalam usus sehingga menjadikan gangguan sembelit.

Tips untuk  mengatasi atau mengurangi rasa sembelit itu adalah :

  • Makan makanan yang berserat seperti padi-padian, agar-agar, gandum, sayur dan buah-buahan.
  • Konsumsi yoghurt.
  • Biasakan minum air putih sebanyak 8 gelas setiap harinya.

4.   Payudara sakit dan bengkak

Pada saat kehamilan hormon ini biasa diproduksi oleh plasenta. Hal ini berfungsi dalam memproduksi ASI (Air Susu Ibu). Namun akibat dari produksi ASI tersebut membuat payudara semakin membesar dan terasa bengkak yang dibarengi rasa sakit dan sedikit sensitif.

Tips mengatasi rasa sakit pada payudara Anda :

  • Ganti ukuran bra dengan ukuran yang sesuai, sehingga tidak terasa sesak saat digunakan.
  • Hindari stimulasi yang berlebih pada payudara.

5.   Rambut Rontok

Hormon progesteron serta estrogen yang meningkat pada saat hamil, sehingga mengakibatkan rambut patah dan mengalami pecah-pecah. Rambut patah akan tampak seperti rontok, namun jumlah akar pada rambut itu tidak berkurang.

Tips untuk mengatasinya dengan cara berikut :

  • Jangan terlalu sering menyisir rambut.
  • Menggunakan shampo ringan supaya tidak mengiritasi kulit kepala dan rambut.
  • Pakailah conditioner agar rambut tidak kering dan tidak cepat patah.
  • Banyak mengkonsumsi ikan, susu, kacang, dan sayuran untuk memperkuat rambut.

6.   Wajah berminyak dan jerawat

Hormon progesteron dapat merangsang kelenjar minyak, yang menghasilkan minyak berlebih pada wajah. Minyak berlebih pada wajah membuat kotoran mudah menempel pada wajah yang lengket dan menyumbat pori-pori, sehingga menimbulkan jerawat pada wajah.

Tips untuk mengatasi wajah yang berminyak dengan cara berikut :

  • Kurangi makanan yang mengandung banyak
  • Rajinlah merawat dan mmbersihkan wajah dengan produk yang aman.
  • Pakailah pembersih khusus untuk kulit berjerawat
  • Tidak memencet jerawat dengan tangan atau alat apapun.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *