Posisi Seks Aman Pada Masa Kehamilan


Posisi Seks Aman Pada Masa KehamilanBerhubungan seks bagi pasangan suami istri yang sah merupakan salah satu bentuk pernyataan kasih sayang, kebersamaan dan kedekatan perasaan dalam hubungan suami istri. Namun, ketika sang istri hamil, banyak kebingungan dan keragu-raguan bahkan ketakutan yang dialami oleh pasangan suami istri dalam melakukan hubungan seks.

Banyak pertanyaan yang ada di benak mereka,  apakah seks benar-benar harus dihindari oleh ibu hamil? apakah seks aman bagi bayi yang dikandungnya? apakah orgasme akan membahayakan kehamilan? atau posisi seperti apa yang aman bagi ibu hamil saat berhubungan seks? seks selama kehamilan, amankah? dan banyak pertanyaan lainnya yang membuat pasangan suami istri menjadi bertambah bingung mengenai seks saat hamil.

Hamil bukan berarti dapat menghentikan aktivitas seksual Anda. Meski hamil, Anda dan pasangan masih bisa melakukan hubungan seks selama dokter kandungan tidak menyatakan bahwa kegiatan seks Anda dapat menyebabkan risiko keguguran, rentan perdarahan, ketuban rawan pecah, atau ari-ari janin berada di bawah.

Di awal kehamilan, ibu hamil memproduksi hormon yang dapat memicu gairah bercinta sehingga pada masa ini wanita akan lebih sering menginginkan hubungan seks bersama pasangan. Meski begitu, seks saat trimester pertama juga perlu di waspadai karena benturan pada janin usia tiga bulan pertama beresiko menyebabkan keguguran. Hubungan seks di awal kehamilan mudah menimbulkan kontraksi. Ari-ari belum terbentuk sehingga dapat mengakibatkan keguguran bila terjadi kontraksi dahsyat.

Walaupun demikian, seks saat hamil tidak berbahaya jika dilakukan dengan sangat hati-hati. Saat usia kehamilan sekitar 0 – 12 minggu Anda bisa melakukan seks dengan posisi apapun. Bila usia kandungan sudah di atas 12 minggu maka lakukan konsultasi ke dokter kandungan untuk memastikan kondisi kehamilannya.

Biasanya pada usia kehamilan 12 minggu posisi seks yang disarankan antara lain :

  • Posisi menyamping (sideways)

Pada posisi ini pasangan tidur berbaring dengan menghadap satu sama lain. Pada posisi ini berat badan dari perut akan mendukung rahim pada saat melakukan hubungan seks. Selain itu, posisi ini juga dapat menambah keintiman Anda dan pasangan karena saling berhadapan satu sama lain.

  • Menungging (doggy style)

Posisi ini menjadi gaya favorit wanita hamil karena dapat membuat penetrasi lebih dalam. Saat melakukan gaya ini payudara dan perut bisa diganjal dengan bantal. Sementara pasangan bisa berdiri atau berlutut di belakang istri.

  • Duduk (woman on back)

Melakukan seks dengan posisi ini dapat memungkinkan ibu hamil mengatur kedalaman dan kecepatan penetrasi. Posisi ini cocok dilakukan pada kehamilan di usia pertengahan saat tidak membutuhkan banyak gerakan. Suami duduk dan ibu hamil duduk di atasnya saling berhadapan, bila kehamilan sudah membesar, ibu hamil bisa duduk sambil membelakangi suami.

Bila usia kehamilan sudah menginjak 29 – 36 minggu atau menjelang persalinan posisi seks yang dianjurkan adalah posisi miring (spooning) atau duduk (woman on top).

  • Spooning

Pada posisi ini Anda bisa membelakangi suami karena berat badan dari perut tidak akan mengganggu saat sedang berhubungan seks.

  • Woman on top

Posisi ini merupakan posisi yang paling baik untuk ibu hamil, karena dalam posisi ini ibu hamil dapat mengontrol kedalaman dan kecepatan penetrasi.

Perlu diketahui bahwa hal penting yang harus diperhatikan selama melakukan hubungan seks adalah jangan sampai membebani perut ibu. Sebisa mungkin batasi tekanan di perut ibu hamil.


3 Komentar

  1. fitri mardiayah says:

    sangat membantu penjelasanya

  2. fitri mardiayah says:

    proses kehamilan sampai melahirkan berapa minggu mohon penjelasannya

  3. desy anggara says:

    terus spermanya boleh dikeluarin didalem apa tidak?

Beri Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>